Jumat, 16 Okt 2026
light_mode

Harga Karet Tembus Rp19 Ribu per Kg

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
  • print Cetak


MADINA-Para petani karet di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) saat ini sepertinya dapat tersenyum. Pasalnya, harga karet di Pasar Simangambat, Kecamatan Siabu, Jumat (4/2), menembus Rp19 ribu per kilogram (kg).
Muhammad Ikhwan Nasution (40), warga Kelurahan Simangambat saat ditemui METRO usai menjual karetnya menuturkan, sejak beberapa pekan terakhir ini, harga karet yang dijualnya di Simangambat terus mengalami kenaikan.
Dijelaskannya, dua pekan lalu ketika dia menjual karet, harganya masih sekitar Rp17 ribu per kilogram. Kemudian, Jumat pekan lalu, harganya naik menjadi Rp18 ribu, bahkan ada yang menjual Rp18.500 per kg.
“Hari ini saya lihat harganya naik lagi menjadi Rp19 ribu per kilogram, dan ada yang menjual Rp20 ribu per kg. Itu tergantung kualitas karetnya,” ungkap Nasution.
Menurutnya, harga karet saat ini merupakan harga tertinggi sejak setahun terakhir. Sebab setahun lalu, harga karet pernah anjlok sampai Rp4 ribu per kg.
Diakui Nasution, kenaikan harga karet tersebut sebenarnya tidak sebanding dengan harga kebutuhan pokok yang melambung.
“Kalau menurut saya harga karet di kisaran Rp20 ribu per kg bukan harga yang terlalu tinggi. Sebab seluruh kebutuhan pokok juga harganya juga mahal. Semisal harga beras yang masih di atas Rp30 ribu per suat atau tabung (4 liter) atau Rp7.500 per kg. Bahkan, harganya masih di atasnya lagi. Belum lagi dilihat harga kebutuhan lainnya seperti cabai merah yang mencapai Rp50 ribu per kg,” terangnya.
Sementara itu Bahri (33), seorang pengumpul karet di Pasar Simangambat mengatakan, harga karet tidak sama dengan harga di daerah lainnya. Harga karet sesuai dengan mutu getah karetnya. Dicontohkannya, harga karet di Panyabungan Timur biasanya lebih rendah dari harga karet di Simangambat.
“Hal yang membedakan adalah kepadatan dan kekeringan karet itu, dan ada juga di sejumlah daerah yang hasil getah karetnya tidak bersih seperti bercampur dengan daun-daun atau lainnya. Sehingga kalkulasinya bisa dikurangi dari kepadatannya,” ucapnya.
Ismail Nasution, pemiliki kebun karet di Desa Tanjung, Kecamatan Panyabungan Timur mengatakan, harga karet di Panyabungan Timur hanya sebesar Rp13,5 ribu per kg.
“Hari kamis kemarin saya menjual karet dengan harga Rp13,5 ribu per kg, begitu juga dengan pekan lalu,” ujar Ismail.
Diutarakannya, harga karet di Panyabungan Timur berbeda dengan harga karet di Siabu. Menurutnya, perbedaan harga ini disebabkan oleh kualitas karetnya.
“Kalau di Siabu, saya lihat getah karet yang dijual bentuknya sangat kering dan padat. Sedangkan di Panyabungan Timur, karet kita simpan seminggu, hasilnya tak seperti keringnya karet di Siabu,” terang Ismail mengakhiri. (wan)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madina Kunjungi Menteri Desa, Beber Potensi Daerah

    Bupati Madina Kunjungi Menteri Desa, Beber Potensi Daerah

    • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar bersama Staf Khusus Ahmad Iman menerima kunjungan Bupati Mandailing Natal (Madina) Ja’far Sukhairi Nasution di ruang kerja, Rabu (6/10/2021). Bupati Madina yang datang bersama sejumlah Kepala Dinas melaporkan kondisi ril di kabupaten yang dipimpinnya terkait desa, daerah tertinggal dan transmigrasi. Bupati Madina mendiskusikan […]

  • Bapenda Raih Juara Umum, Pemkab Madina Serahkan Hadiah Lomba Inovasi Daerah 2025

    Bapenda Raih Juara Umum, Pemkab Madina Serahkan Hadiah Lomba Inovasi Daerah 2025

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Bertempat di Aula Bupati, Komplek Perkantoran Payaloting, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar acara puncak penyerahan hadiah Lomba Inovasi Daerah tahun 2025 pada Senin (2/2/2026). Acara ini menjadi momentum penting dalam mengapresiasi kreativitas serta terobosan inovatif yang lahir dari masyarakat dan perangkat daerah. Lomba yang diinisiasi oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) berkolaborasi dengan […]

  • Komponen Mandailing di Medan Deklarasi Tolak Batak

    Komponen Mandailing di Medan Deklarasi Tolak Batak

    • calendar_month Senin, 13 Nov 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Penolakan terhadap label “Batak” terus bergulir dari kaum Mandailing di Indonesia. Komponen Mandailing di Kota Medan, Senin (13/11/2017) mendeklarasikan pernyataan sikap menolak label Batak terhadap etnis Mandailing. Deklarasi itu bertempat di Amaliun Food Court, Medan. Komponen-komponen kaum mandailing Kota Medan itu meliputi tokoh perantau asal Mandailing, Ikatan Keluarga Nasution (Ikanas) Provinsi […]

  • Atika Tinjau Ruas Jalan Tambiski-Sayurmaincat

    Atika Tinjau Ruas Jalan Tambiski-Sayurmaincat

    • calendar_month Kamis, 6 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    NAGA JUANG (Mandailing Onlibne) – Ruas jalan Tambiski-Sayur Maincat yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal (Madina) yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2022 sepanjang 2,5 KM senilai Rp.2.947.225.000 melalui Dinas PUPR oleh CV Taufik Prima Putra telah selesai 100persen. Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utami didampingi Kadis PUPR Ruly Andriansyah dan Kabid […]

  • UU 23 Tahun 2014 Mulai Menimbulkan Masalah di Sektor Investasi

    UU 23 Tahun 2014 Mulai Menimbulkan Masalah di Sektor Investasi

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kelambanan penerbitan Peratutan Pemerintah untuk pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, mulai menimbulkan masalah, terutama terkendalanya penerbitan dan perpanjangan izin-izin terkait investasi di bidang kelautan, kehutanan serta energi dan sumber daya mineral. Itu diungkapkan tokoh masyarakat Pantai Barat Mandailing Natal, Ir.Ali Mutiara Rangkuti kepada wartawan, Selasa (07/07). […]

  • MERDEKA DI DEPAN ALGORITMA

    MERDEKA DI DEPAN ALGORITMA

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Moechtar Nasution
    • 0Komentar

      Oleh: Moechtar Nasution* Penggiat GEREP INSTITUTE (Pusat Kajian Madina)   Pendahuluan Setiap fajar menyingsing hal pertama yang mengetuk kesadaran kita bukanlah derit pintu yang dibuka melainkan membuka telpon selular. Sesuatu yang intim telah berpindah, seakan-akan telepon selular itulah yang menemani malam hingga azan subuh memecah sunyi. Kita hidup di dalam dunia di mana hasrat, […]

expand_less