Selasa, 16 Jun 2026
light_mode

Harga Karet Tembus Rp19 Ribu per Kg

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
  • print Cetak


MADINA-Para petani karet di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) saat ini sepertinya dapat tersenyum. Pasalnya, harga karet di Pasar Simangambat, Kecamatan Siabu, Jumat (4/2), menembus Rp19 ribu per kilogram (kg).
Muhammad Ikhwan Nasution (40), warga Kelurahan Simangambat saat ditemui METRO usai menjual karetnya menuturkan, sejak beberapa pekan terakhir ini, harga karet yang dijualnya di Simangambat terus mengalami kenaikan.
Dijelaskannya, dua pekan lalu ketika dia menjual karet, harganya masih sekitar Rp17 ribu per kilogram. Kemudian, Jumat pekan lalu, harganya naik menjadi Rp18 ribu, bahkan ada yang menjual Rp18.500 per kg.
“Hari ini saya lihat harganya naik lagi menjadi Rp19 ribu per kilogram, dan ada yang menjual Rp20 ribu per kg. Itu tergantung kualitas karetnya,” ungkap Nasution.
Menurutnya, harga karet saat ini merupakan harga tertinggi sejak setahun terakhir. Sebab setahun lalu, harga karet pernah anjlok sampai Rp4 ribu per kg.
Diakui Nasution, kenaikan harga karet tersebut sebenarnya tidak sebanding dengan harga kebutuhan pokok yang melambung.
“Kalau menurut saya harga karet di kisaran Rp20 ribu per kg bukan harga yang terlalu tinggi. Sebab seluruh kebutuhan pokok juga harganya juga mahal. Semisal harga beras yang masih di atas Rp30 ribu per suat atau tabung (4 liter) atau Rp7.500 per kg. Bahkan, harganya masih di atasnya lagi. Belum lagi dilihat harga kebutuhan lainnya seperti cabai merah yang mencapai Rp50 ribu per kg,” terangnya.
Sementara itu Bahri (33), seorang pengumpul karet di Pasar Simangambat mengatakan, harga karet tidak sama dengan harga di daerah lainnya. Harga karet sesuai dengan mutu getah karetnya. Dicontohkannya, harga karet di Panyabungan Timur biasanya lebih rendah dari harga karet di Simangambat.
“Hal yang membedakan adalah kepadatan dan kekeringan karet itu, dan ada juga di sejumlah daerah yang hasil getah karetnya tidak bersih seperti bercampur dengan daun-daun atau lainnya. Sehingga kalkulasinya bisa dikurangi dari kepadatannya,” ucapnya.
Ismail Nasution, pemiliki kebun karet di Desa Tanjung, Kecamatan Panyabungan Timur mengatakan, harga karet di Panyabungan Timur hanya sebesar Rp13,5 ribu per kg.
“Hari kamis kemarin saya menjual karet dengan harga Rp13,5 ribu per kg, begitu juga dengan pekan lalu,” ujar Ismail.
Diutarakannya, harga karet di Panyabungan Timur berbeda dengan harga karet di Siabu. Menurutnya, perbedaan harga ini disebabkan oleh kualitas karetnya.
“Kalau di Siabu, saya lihat getah karet yang dijual bentuknya sangat kering dan padat. Sedangkan di Panyabungan Timur, karet kita simpan seminggu, hasilnya tak seperti keringnya karet di Siabu,” terang Ismail mengakhiri. (wan)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PKS Madina Gelar Lomba Baca Kitab Kuning

    PKS Madina Gelar Lomba Baca Kitab Kuning

    • calendar_month Sabtu, 26 Nov 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mandailing Natal, Sumut menyelenggarakan Lomba Baca Kitab Kuning tingkat kabupaten. Lomba edisi-6 ini berlangsung Sabtu hingga Selasa (26-29) di sekretariat DPD PKS Mandailing Natal, Jl. Willem Iskander, Pidoli, Panyabungan. Final berlangsung pada Senin. Lomba Baca Kitab Kuning ini adalah agenda tahunan untuk Hari Santri yang diprakarsai […]

  • Lobi APBN Untuk Pembangunan Madina Bukti Keserasian Dahlan-Aswin

    Lobi APBN Untuk Pembangunan Madina Bukti Keserasian Dahlan-Aswin

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Dahlan Batubara   Keserasian antara Dahlan Hasan Nasution dengan Aswin Parinduri telah lama terbukti. Kebersamaan serta saling bahu membahu kedua tokoh ini bisa dilihat dalam lobi-lobi pembangunan daerah kepada pemerintah pusat di Jakarta. Sebab, percepatan pembangunan Mandailing Natal harus dikejar Dahlan Hasan Nasution selaku bupati Madina sejak beberapa tahun terakhir. Pendanaan pembangunan harus […]

  • LBH Madina Yustisia Minta Kepolisian Waspadai Tindakan Persekusi Terhadap Jurnalis

    LBH Madina Yustisia Minta Kepolisian Waspadai Tindakan Persekusi Terhadap Jurnalis

    • calendar_month Sabtu, 10 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – LBH Madina Yustisia mendesak kepolisian mencegah teror terhadap wartawan TVRI di Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. “Kami mendesak agar pihak Kepolisian bertindak cepat untuk mewaspadai adanya kemungkinan tindakan main hakim sendiri dari kelompok-kelompok tertentu,” kata Ketua LBH Madina Yustisia Ali Isnandar, SH,MH dalam siaran pers, Sabtu (10/8/2024). Desakan LBH Madina Yustisia […]

  • Meski Pemda Tawarkan Pengangkatan Tanpa Tes, Pengunjuk Rasa Tetap Minta Pembatalan Pengumuman PPPK Madina

    Meski Pemda Tawarkan Pengangkatan Tanpa Tes, Pengunjuk Rasa Tetap Minta Pembatalan Pengumuman PPPK Madina

    • calendar_month Rabu, 27 Des 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Aksi saling dorong antara pengunjuk rasa dari kalangan pelamar PPPK yang menganggap terzolimi dengan petugas Satpol PP dan Polisi sempat terjadi karena 30 menit massa berorasi di depan pintu masuk kantor bupati, tak satupun pejabat menemui pengunjuk rasa. Rabu 27/12/2023. Kedatangan para pelanar PPPK yang dinyatakan kalah ke Kantor Bupati […]

  • Pembunuhan di Janji Matogu : Istri Pakai Parang, Suami Pakai Martil

    Pembunuhan di Janji Matogu : Istri Pakai Parang, Suami Pakai Martil

    • calendar_month Selasa, 29 Agt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      BUKIT MALINTANG (Mandailing Online) – Polres Madina melaksanakan rekonstruksi ulang tragedi pembunuhan di Desa Janji Matogu, Kecamatan Bukit Malintang, Mandailing Natal (Madina), Selasa (29/8/2017). Rekonstruksi dipimpin Kapolres Madina, AKBP Martry Sonni. Hadir penasehat hukum tersangka, Ridwan Rangkuti, SH.MH. Peristiwa itu terjadi pada 2 Agustus 2017, dimana DS (40) diduga membunuh istrinya Dewi Huatagalung (35) […]

  • Warga 4 Desa di Natal vs PT.DIS, Bupati Harus Progresif Memediasi

    Warga 4 Desa di Natal vs PT.DIS, Bupati Harus Progresif Memediasi

    • calendar_month Senin, 16 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NATAL (Mandailing Online) – Bupati Madina diminta lebih progresif memediasi antara 4 desa di Kecamatan Natal dengan PT. DIS agar kebun plasma yang tak terrealisasi besalan tahun, bisa tuntas. Dan, konflik antara warga Sikara-Kara, Buburan, Bintuas dan Sundutan Tigo dengan PT.DIS bukanlah persoalan yang rumit jika ada kemauan masing-masing pihak untuk menyelesaikannya. Yakni kemauan yang […]

expand_less