Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Harga Karet Tembus Rp19 Ribu per Kg

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
  • print Cetak


MADINA-Para petani karet di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) saat ini sepertinya dapat tersenyum. Pasalnya, harga karet di Pasar Simangambat, Kecamatan Siabu, Jumat (4/2), menembus Rp19 ribu per kilogram (kg).
Muhammad Ikhwan Nasution (40), warga Kelurahan Simangambat saat ditemui METRO usai menjual karetnya menuturkan, sejak beberapa pekan terakhir ini, harga karet yang dijualnya di Simangambat terus mengalami kenaikan.
Dijelaskannya, dua pekan lalu ketika dia menjual karet, harganya masih sekitar Rp17 ribu per kilogram. Kemudian, Jumat pekan lalu, harganya naik menjadi Rp18 ribu, bahkan ada yang menjual Rp18.500 per kg.
“Hari ini saya lihat harganya naik lagi menjadi Rp19 ribu per kilogram, dan ada yang menjual Rp20 ribu per kg. Itu tergantung kualitas karetnya,” ungkap Nasution.
Menurutnya, harga karet saat ini merupakan harga tertinggi sejak setahun terakhir. Sebab setahun lalu, harga karet pernah anjlok sampai Rp4 ribu per kg.
Diakui Nasution, kenaikan harga karet tersebut sebenarnya tidak sebanding dengan harga kebutuhan pokok yang melambung.
“Kalau menurut saya harga karet di kisaran Rp20 ribu per kg bukan harga yang terlalu tinggi. Sebab seluruh kebutuhan pokok juga harganya juga mahal. Semisal harga beras yang masih di atas Rp30 ribu per suat atau tabung (4 liter) atau Rp7.500 per kg. Bahkan, harganya masih di atasnya lagi. Belum lagi dilihat harga kebutuhan lainnya seperti cabai merah yang mencapai Rp50 ribu per kg,” terangnya.
Sementara itu Bahri (33), seorang pengumpul karet di Pasar Simangambat mengatakan, harga karet tidak sama dengan harga di daerah lainnya. Harga karet sesuai dengan mutu getah karetnya. Dicontohkannya, harga karet di Panyabungan Timur biasanya lebih rendah dari harga karet di Simangambat.
“Hal yang membedakan adalah kepadatan dan kekeringan karet itu, dan ada juga di sejumlah daerah yang hasil getah karetnya tidak bersih seperti bercampur dengan daun-daun atau lainnya. Sehingga kalkulasinya bisa dikurangi dari kepadatannya,” ucapnya.
Ismail Nasution, pemiliki kebun karet di Desa Tanjung, Kecamatan Panyabungan Timur mengatakan, harga karet di Panyabungan Timur hanya sebesar Rp13,5 ribu per kg.
“Hari kamis kemarin saya menjual karet dengan harga Rp13,5 ribu per kg, begitu juga dengan pekan lalu,” ujar Ismail.
Diutarakannya, harga karet di Panyabungan Timur berbeda dengan harga karet di Siabu. Menurutnya, perbedaan harga ini disebabkan oleh kualitas karetnya.
“Kalau di Siabu, saya lihat getah karet yang dijual bentuknya sangat kering dan padat. Sedangkan di Panyabungan Timur, karet kita simpan seminggu, hasilnya tak seperti keringnya karet di Siabu,” terang Ismail mengakhiri. (wan)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lebaran, Pemandian Alam dan Kolam Renang Ramai

    Lebaran, Pemandian Alam dan Kolam Renang Ramai

    • calendar_month Rabu, 29 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (MO) – Sepekan sudah lebaran, tempat – tempat rekreasi keluarga, baik pemandian alam maupun kolam renang di Mandailing Natal (Madina) ramai dikunjungi warga. Water Bum di Kelurahan Dalan Lidang Kecamatan Panyabungan sudah ramai dikunjungi warga sejak lebaran hari ke-2. Begitu juga dengan pemandian alam lainnya seperti pemandian Air Panas di Sibanggor dan pemandian di […]

  • Intimidasi wartawan, Kajati Sumut layak dicopot

    Intimidasi wartawan, Kajati Sumut layak dicopot

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu), AK Basuni Masyarif pantas dicopot dari jabatannya karena telah melakukan upaya intimidasi terhadap wartawan 2 orang Waspada Online saat melakukan konfirmasi atas penyidikan kasus korupsi yang ditangani Kejati Sumut. Intimidasi dan ancaman yang dilakukan Kajati Sumut, AK Basuni dan juga Asisten Intel (Asintel) Kejati Sumut, Andar Perdana […]

  • Punya Visi dan Misi yang Kuat dan Jelas, NNB Tiga Kecamatan di Madina Nyatakan Dukungan ke Harun- Ichwan

    Punya Visi dan Misi yang Kuat dan Jelas, NNB Tiga Kecamatan di Madina Nyatakan Dukungan ke Harun- Ichwan

    • calendar_month Minggu, 29 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): Naposo Nauli Bulung ( NNB ) 3 Kecamatan yakni Panyabungan Selatan, Lembah Sorik Marapi dan Puncak Sorik Marapi nyatakan bergabung dengn Pasangan Calon Bupati nomor urut 1 Harun-Ichwan. mereka mengaku siap memenangkan pasangan Harun-Ichwan dalam Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada ) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mandailing Natal. Sikap gabungan […]

  • Tindak Tegas Oknum DPRD Madina Diduga Pemerkosa

    Tindak Tegas Oknum DPRD Madina Diduga Pemerkosa

    • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, LSM Republik Anti Korupsi (Reaksi) mengutuk keras tindakan salah seorang Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berinisial DSN yang disebut-sebut memperkosa seorang gadis berinisial NH (22) di Medan beberapa waktu lalu. “Seorang anggota DPRD tidak seharusnya melakukan perbuat keji seperti itu, dia seharusnya melindungi masyarakat bukan malah merusaknya,” ujar Sekretaris LSM Reaksi Madina Jeffry […]

  • Kampung Tambahtin, Kampung Berbahasa Mandailing di Malaysia

    Kampung Tambahtin, Kampung Berbahasa Mandailing di Malaysia

    • calendar_month Selasa, 5 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kampung Tambahtin ini berada di Pertang, Jelebu, Negeri Sembilan, Malaysia.  Satu dari tiga kampung yang berbahasa Mandailing di Negeri Sembilan. Penduduk kampung ini adalah etnis Mandailing yang bermigrasi dari Mandailing, Sumatera ke kawasan Negeri Perak di era 1800-an kemudian pindah ke kawasan Negeri Sembilan. Logat mereka berlanggam Mandailing Godang. Menurut Maznah Hasibuan, semua penduduk di […]

  • Sumut Dipecah Jadi 4 Provinsi, Ini Dia Wilayahnya

    Sumut Dipecah Jadi 4 Provinsi, Ini Dia Wilayahnya

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN, – Rapat paripurna DPRD Sumut dalam agenda penyampaian pandangan fraksi soal pemekaran tiga Provinsi di Sumatera Utara memang sempat diwarnai perbedaan pendapat. Tujuh dari 10 fraksi menyatakan mendukung pembentukan Protap, Sumtra dan Kepni, Dua fraksi menyatakan menolak memberikan pendapat dan satu fraksi menyatakan tidak keberatan. Tujuh fraksi yang mendukung adalah Fraksi Partai Demokrat, PDI […]

expand_less