Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Sanusi Pane Pengusul Bahasa Indonesia

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 28 Okt 2019
  • print Cetak

 

Askolani Nasution

Catatan ringkas : Askolani Nasution

Yang pertama mengusulkan bahasa Melayu sebagai bahasa Indonesia adalah Sanusi Pane. Beliau lahir di Muara Sipongi, 14 November 1905.

Secara administratif, masa kini Muara Sipongi berada di Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Itu yang diceritakan kepala Balai Bahasa Medan, tanggal 23 September lalu, ketika saya diajak makan siang di ruang kerjanya, karena tahu saya dari Mandailing Natal.

Sanusi Pane bersaudara dengan Armijn Pane (Pelopor Angkatan Pujangga Baru dalam sastra Indonesia) dan Lafran Pane (pendiri HMI).

Sanusi Pane lahir di Muara Sipongi karena ayahnya Sutan Pangurabaan Pane, penulis novel “Tolbok Haleon”, ketika itu mengajar di Muara Sipongi.

Sutan Pangurabaan Pane, lulusan Kweekschool Padangsidempuan, belajar bahasa dan mengenal sastra dari membaca buku-buku Willem Iskander, pendiri Kweekschool voor Inlandsche Onderwijzers Tano Bato—cikal-bakal Kweekschool voor Inlandsche Onderwijzers Padangsidempuan.

Kongres Pemuda I dilaksanakan di Batavia tahun 1926. Dalam kongres itu Sanusi Pane pertama sekali mengusulkan untuk menetapkan Bahasa Melayu sebagai bahasa persatuan, Bahasa Indonesia. Tapi berdebat dengan M. Yamin dan Muhammad Tabrani yang belum setuju dengan usulan itu. Penetapan itu gagal, tetapi kemudian diadopsi lagi dalam Kongres Pemuda II.

Dalam kongres itu, hari kedua tanggal 28 Oktober 1928, usulan Sanusi Pane dua tahun sebelumnya, diakomodir dan ditetapkanlah Bahasa Melayu sebagai bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.

Sanusi Pane

Dan untuk pertama kalinya, Kongres Bahasa Indonesia I dilaksanakan di Medan, tanggal 28 Oktober 1954.

Mengapa di Medan? Karena kota ini semua masyarakat dinilai telah berbahasa Indonesia dengan kaidah-kaidah yang amat sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia.

Tapi di sini, sekolah-sekolah tidak peduli dengan Bulan Bahasa, bulan lahirnya Bahasa Indonesia. Kecuali sebatas upacara di halaman sekolah sebagai rutinitas. Padahal, di tempat lain di Indonesia, bulan bahasa diperingati dengan berbagai kegiatan dan lomba, berhari-hari lamanya.

Setahu saya, hanya SMA Negeri 1 Natal yang tetap melaksanakan Bulan Bahasa, dan saya harus menyampaikan salut untuk mereka.

Tapi, jangankan peringatan Bulan Bahasa, peringatan lahirnya Willem Iskander saja tidak pernah dilakukan, sementara di Belanda dilakukan besar-besaran. Siapa peduli?

Kita memang bangsa naif. (Askolani Nasution adalah budayawan Mandailing)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meski Dalam Suasana Bencana, Tambang Emas Ilegal di Desa Rantobi terus Beroperasi

    Meski Dalam Suasana Bencana, Tambang Emas Ilegal di Desa Rantobi terus Beroperasi

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal ( Mandailing Online ): Disaat warga masih berduka akibat banjir dan tanah longsor yang menimpa Kecamatan Batang Natal, Batahan, Natal dan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) yang diduga selain faktor hujan juga akibat aktifitas tambang emas ilegal. Para pelaku tambang masih saja tidak perduli. Mereka tetap melakukan aktifitas penambangan seperti […]

  • Prospek Bandara Mandailing Natal

    Prospek Bandara Mandailing Natal

    • calendar_month Senin, 4 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Cukup menarik perhatian mengikuti perkembangan pembangunan bandar udara (bandara) Bukit Malintang yang berada di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), provinsi Sumatera Utara. Hingga dengan pekan lalu dikhabarkan, progres atau laporan kemajuan pembangunan bandara itu sudah mencapai 50 persen. Gubernur Sumatera Utara Eddy Rahmayadi didampingi Wakil Bupati Madina, Atika Nasution juga sempat meninjau pembangunan bandara pekan lalu. […]

  • Ayah Bupati yang Dibekuk KPK itu Sosok Pendiam

    Ayah Bupati yang Dibekuk KPK itu Sosok Pendiam

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Penangkapan Anggota Komisi IV Adriansyah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat tanggapan dari sejumlah anggota dewan di Senayan. Mereka meminta kasus ini tidak disangkutpautkan dengan institusi DPR. “Jangan digeneralisasikan dengan institusi, karena itu kan bersangkutan dengan oknum,” ujar Ketua Komisi III Aziz Syamsuddin di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (9/4). Anggota Komisi IV […]

  • Pemkab Madina Akan Ajukan P APBD 2010 Awal Oktober

    Pemkab Madina Akan Ajukan P APBD 2010 Awal Oktober

    • calendar_month Sabtu, 25 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal akan mengajukan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja daerah (PAPBD) tahun 2010 paling lambat pada awal Oktober mendatang, sehingga akan selesai dibahas DPRD Madina di pertengahan Oktober 2010. Demikian dikatakan Sekdakab Madina Gozali Pulungan SH MM yang didampingi Kabah Humasy Pemkab Madina M Taufik Lubis SH, Sekretaris Keuangan dan Aset daerah Jhon […]

  • Lagi Emak Emak Pengajian Panyabungan III Nyatakan Dukungan ke Harun- Ichwan

    Lagi Emak Emak Pengajian Panyabungan III Nyatakan Dukungan ke Harun- Ichwan

    • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan (Mandailing Online) – Lagi Lagi dukungan dan doa dari kalangan masyarakat terus mengalir ke Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 1 Harun Mustafa Nasution dan Ichwan Husein Nasution. Kali ini, dukungan penuh di deklarasikan kaum ibu ibu pengajian Haddad Kelurahan Panyabungan III ke pasangan berjargon “Onma” tersebut. Demi […]

  • Pecandu Narkoba Didesa Huraba II Tebas Leher Ibu nya Hingga Tewas

    Pecandu Narkoba Didesa Huraba II Tebas Leher Ibu nya Hingga Tewas

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rohani (66) warga desa Hurab II Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) tewas dengan luka tebas di bagian leher dan bahu. Pelakunya sendiri adalah anak kandung korban yakni Wildan ( 24 th ). Belum diketahui motif pelaku tega membunuh ibu kandung nya. Dari keterangan abang kandung pelaku Parluhutan Dalimunthe. […]

expand_less