Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Prospek Bandara Mandailing Natal

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Senin, 4 Sep 2023
  • print Cetak

Oleh : Zainuddin JR Lubis.Anggota TP2D Madina

Cukup menarik perhatian mengikuti perkembangan pembangunan bandar udara (bandara) Bukit Malintang yang berada di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), provinsi Sumatera Utara. Hingga dengan pekan lalu dikhabarkan, progres atau laporan kemajuan pembangunan bandara itu sudah mencapai 50 persen. Gubernur Sumatera Utara Eddy Rahmayadi didampingi Wakil Bupati Madina, Atika Nasution juga sempat meninjau pembangunan bandara pekan lalu. Pembangunan itupun terus dimonitor oleh Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) Kabupaten Madina, Todung Mulya Lubis. Salah satunya lewat percakapan di grup WA TP2D Kab Madina itu. Apalagi sekitar dua bulan lalu dia sudah mengunjungi lokasi pembangunan bandara Bukit Malintang yang didamping Bupati Madina Jakfar Suhairi Nasution. Saat kunjungan itu bertemu langsung dengan pejabat pembuat komitmen (PPK) bandara.

Potensi Bandara Bukit Malintang 

Hingga dengan akhir bulan Agustus 2023, operasional bandara Aek Godang di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) belum beroperasi kembali. Bandara ini juga dekat dengan Kota Padang Sidempuan di provinsi Sumatera Utara. Pengecekan itu dilakukan secara sampling dengan mencoba membooking tiket penerbangan dari bandara Kuala Namu, Deli Serdang ke bandara Aek Godang itu. Dari dua layanan pembelian tiket seperti Traveloka.com dn Tiket.com. Ditemukan jawaban bahwa penjualan tiket dari Kuala Namu ke bandara Aek Godang tidak tersedia. Seperti diketahui penerbangan di bandara Aek Godang berhenti setelah munculnya wabah pandemi Covid-19 sekitar tahun 2020 lalu melanda Indonesia dan dunia.

Pembangunan terminal Bandar Udara Mandailing Natal ( ist )

Sejak tahun 2016 lalu maskapai penerbangan Wings Air telah membuka penerbangan dari Kuala Namu ke Aek Godang setiap hari. Penerbangan itu menggunakan pesawat jarak pendek dengan baling baling jenis pesawat ATR 72 600 yang berkapasitas penumpang 70 seat. Penulis juga sempat menggunakan penerbangan itu lebih dari sekali untuk satu urusan menjelang pilkada di Madina tahun 2020 lalu.

Selain maskapai penerbangan Wings Air, tahun 2019 lalu dilaporkan maskapai penerbangan Citilink juga sempat membuka penerbangan Kuala Namu ke Aek Godang. Penerbangan itu dilakukan tiga kali dalam seminggu. Maskapai juga menggunakan jenis pesawat yang sama dengan Wings Air yaitu ATR 72 600.

Tentunya apabila bandara Aek Godang belum beroperasi hingga tahun 2024 potensi bandara Bukit Malintang cukup bagus. Sebab penumpang pesawat terbang yang selama ini dari bandara itu akan memiliki alternatif lewat bandara Bukit Malintang. Aoalagi jarak dari bandara Aek Godang ke bandara Bukit Malintang hanya sekitar satu setengah jam perjalanan dengan kendaraan atau mobil. Lebih dekat dibanding ke bandara Sibolga, Tapanuli Tengah.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), tahun 2019 lalu jumlah penumpang yang datang ke bandara Aek Godang sebanyak 10800 orang. Sementara penumpang yang berangkat dari bandara sebanyak 10749 orang. Jumlah kedatangan dan keberangkatan itu menurun dibanding tahun sebelumnya tahun 2018 dan begitu juga dibanding tahun 2017 lalu. Tidak diketahui dan tidak dijelaskan penurunan jumlah penumpang itu

Akan tetapi apabila bandara Aek Godang telah beroperasi kembali tahun 2023 ini atau tahun depan tentu ceritanya akan berbeda. Dua bandara itu nantinya akan sama sama menjaring calon penumpang dari luar dan dari kawasan Tapanuli bagian Selatan (Tabagsel). Dan tentunya juga calon penumpang dari luar dan Tabagsel dan dari Kabupaten Madina sendiri yang diharapkan bisa menggunakan bandara Bukit Maluntang itu. Selain itu, maskapai penerbangan juga bisa melirik potensi rute penerbangan dari bandara Bukit Malintang ke Padang, provinsi Sumatera Barat dan atau ke Pekan Baru provinsi Riau. Hal itu akan mendukung peran bandara perintis itu untuk mempermudah konektivitas antar daerah dan antar provinsi.

Semoga pembangunan bandara Bukit Malintang itu selesai sesuai jadwal pada akhir tahun 2023. Dan mulai beroperasi yang direncanakan tahun 2024 nanti.

Bandara Bukit Malintang dibangun oleh Kementerian Perhubungan mulai sekitar tahun 2022 lalu dengan anggaran sekitar Rp 718 Milyar yang menggunakan anggaran multi years (tahun jamak). Data tersebut dari website Kementerian Perhubungan. Panjang runway ataupun landas pacu bandara 1450 meter x 30 meter. Sementara lahan pertapakan untuk bandara dan bangunan penunjang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Madina.

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sudah Tak Gajian 3 Bulan Diminta Uang Pula

    Sudah Tak Gajian 3 Bulan Diminta Uang Pula

    • calendar_month Kamis, 21 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Malang nian nasib guru honor TKS di Mandailing Natal (Madina). Sudah tak gajian 3 (tiga) bulan, April sanpai Juni, ada pula permintaan uang untuk penerimaan SK tahun 2022. Mendapat informasi adanya permintaan uang dari Korwil Dinas Pendidikan sebesar Rp 50 ribu kepada guru TKS yang hendak menerima SK, tim redaksi Mandailing […]

  • Izin Lokasi PT ALN, Ada Dugaan Permainan Sejumlah Pejabat Pemkab

    Izin Lokasi PT ALN, Ada Dugaan Permainan Sejumlah Pejabat Pemkab

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 6Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengakuan Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara bahwa dia tidak pernah mengeluarkan izin lokasi untuk PT Agro Lintas Nusantara (ALN) di lahan Koperasi Pengembangan (KP) USU, sebagai pengakuan yang mengejutkan. Ini memberikan indikasi adanya permainan pejabat di lingkaran Pemkab Madina selama ini soal terbitnya izin lokasi itu ditengah riuhnya polemik lahan […]

  • Kapolres Madina: Laporkan Penyebar Isu SMS Penculikan

    Kapolres Madina: Laporkan Penyebar Isu SMS Penculikan

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Isu penculikan anak yang marak menyebar via short massage service (sms), tampaknya membuat gerah pihak kepolisian. Kapolres Madina AKBP Hirbak Wahyu Setiawan SIk menghimbau, agar masyarakat melaporkan pelaku penyebar sms isu penculikan tersebut. Demikian diungkapkan Kasat Reskrim, AKP SM Siregar SH kepada METRO, Kamis (2/12). Siregar menilai, bahwa isu adanya penculik anak merupakan ulah […]

  • Sumut resah isu penculikan anak

    Sumut resah isu penculikan anak

    • calendar_month Selasa, 7 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Sepekan terakhir ini, isu penculikan anak yang disebarkan melalui pesan singkat (SMS) meresahkan warga Sumatera Utara, khususnya Medan. Pasalnya, ada sekelompok orang jahat khusus melakukan aksi penculikan terhadap anak untuk diambil organ tubuh mereka, seperti ginjal, jantung mata dan hati. SMS yang menyebar ke warga isinya, “Polsek atau Polres Madina memohon maaf untuk […]

  • Malaysia Siapkan Amnesti TKI

    Malaysia Siapkan Amnesti TKI

    • calendar_month Selasa, 30 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, – Kabar baik bagi ratusan ribu tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal di Malaysia. Negeri jiran itu merencanakan akan membuka masa amnesti atau pemutihan dokumen keimigrasian. Dengan pemutihan ini, TKI berstatus ilegal karena urusan keimigrasian bisa dipulihkan menjadi berstatus legal. Penyelenggaraan masa amnesti merupakan program yang ditunggu-tunggu oleh TKI di manapun. Khususnya di negara-negara kantong […]

  • Wakil Ketua DPRD Palas Kunjungi Kampoeng Kaos Madina

    Wakil Ketua DPRD Palas Kunjungi Kampoeng Kaos Madina

    • calendar_month Kamis, 2 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KKM Serupa Perlu Didirikan di Palas   Panyabungan (MO)- Industri kaos yang berlatar semangat etnis dan budaya Mandailing yang dilakoni Kampoeng Kaos Madina (KKM), telah menarik simpati dari kalangan politisi di Kabupaten Padang Lawas (Palas). Wakil Ketua DPRD Palas, Ammar Makruf Lubis berkunjung ke base camp Kampoeng Kaos Madina, di Sipolu-polu, Panyabungan, Madina, Rabu […]

expand_less