Senin, 14 Sep 2026
light_mode

Hama Tikus Hantui Petani

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 13 Des 2010
  • print Cetak


Panyabungan, Masyarakat petani Kabupaten Mandailing Natal masih merasa was-was dalam memasuki musim tanam kali ini. Pasalnya serangan hama tikus masih mengahantui karena sampai saat ini hama tikus belum bisa dibasmi habis.

“Kita merasa was-was dalam menghadapi musim tanam kali ini karena benih yang kita tabur untuk bibit menghadapi musim tanam kali ini selalu habis dimakan tikus,” jelas Sorkawi (34), salah seorang petani Desa Huraba, Kecamatan Siabu, Jumat (10/12/2010).

Petani sangat mengharapkan pemerintah daerah dapat mengambil tindakan dalam menghadapi serangan hama tikus yang semakin hari semakin mengganas, karena dalam waktu dekat petani kita akan turun ke sawah memasuki musim tanam.

“Sesuai dengan pengalaman kita pada tahun lalu, hasil panen kita tidak maksimal akibat serangan hama tikus, padahal pada awal musim tanam tahun yang lewat kita sudah melaksanakan perburuan hama tikus,” ujarnya.

Sementara Kepala Desa Huraba II Kasmir Dalimunthe, mengatakan memasuki musim tanam kali ini pihaknya juga akan melaksanakan perburuan hama tikus. Namun bantuan pemerintah daerah juga sangat diharapkan dalam pelaksanaan perburuan hama tikus ini.

“Tahun yang lalu kita juga telah melaksanakan perburuan hama tikus namun hasilnya tidak maksimal, karena pada waktu itu perburuan hama tikus yang kita lakukan hanya mengandalkan alat seadanya,” katanya.

Dalam rencana perburuan hama tikus kali ini kita mengharapkan kepada pemerintah daerah untuk memberikan bantuan alat dalam rencana perburuan hama tikus memasuki musim tanam kali ini.

“Bantuan dari pemerintah daerah dalam menanggulangi serangan hama tikus sangat kita harapkan, baik berupa alat pengasapan maupun yang lainnya sehingga dalam perburuan hama tikus kali ini membuahkan hasil yang sangat maksimal,” katanya.

Ditambahkannya, Kecamatan Siabu ini merupakan salah satu lumbung beras Kabupaten Mandailing Natal namun apabila tikus terus menyerang tanaman padi masyarakat dikhawatirkan Kecamatan Siabu sebagai salah satu lumbung padi Madina akan tinggal kenangan saja.

“Kita tidak mau nama Kecamatan Siabu sebagai salah satu penghasil padi di Kabupaten Mandailing Natal ini menjadi kenangan saja, untuk itu kita terus mengupayakan untuk membasmi hama tikus dengan cara perburuan setiap kali menjelang turun ke sawah, walaupun kita akui selama ini hasilnya tidak maksimal akibat keterbatasan alat,” jelas Kasimir. (BS-026)
Sumber : Berita Sumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di PAPBD 2017,  DPRD Madina Tolak Proyek Taman Raja Batu

    Di PAPBD 2017,  DPRD Madina Tolak Proyek Taman Raja Batu

    • calendar_month Jumat, 26 Jul 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Pihak Pemkab Madina pernah mencoba memasukkan sejumlah item proyek pendahuluan Taman Raja Batu ke dalam APBD Perubahan Kabupaten Madina TA 2017, namun ditolak DPRD. Hal itu diungkapkan anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) Sahriwan “Kocu” Nasution dari Partai Bulan Bintang dalam satu wawancara khusus dengan Mandailing Online di kediamannya Desa Gunungtua Julu, […]

  • Bupati Madina Berkeinginan Ada Produk Film Sibaroar

    Bupati Madina Berkeinginan Ada Produk Film Sibaroar

    • calendar_month Minggu, 1 Okt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Madina menyampaikan keinginan adanya penggarapan kisah Sibaroar dalam bentuk film. Itu dicuatkan bupati usai menonton pementasan drama musikal “Sibaroar Raja Nasakti” di Gedung Serba Guna, Panyabungan, Sabtu (30/9/2017) oleh Jeges Art yang disutradarai Askolani Nasution. Bupati menyatakan menyambut baik pementasan itu, sehingga jika difilmkan tariknya semakin memikat. Pengambilan gambar katanya […]

  • OLONG MAROBAN DOMU (Sumber dari Sumber Hukum Adat Mandailing)

    OLONG MAROBAN DOMU (Sumber dari Sumber Hukum Adat Mandailing)

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: M. Daud Batubara Pencinta Adat Mandailing     Setiap bangsa memiliki sumber patron dalam kehidupannya. NKRI menjadikan Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukumnya, sehingga apapun aturan yang dijadikan landasan berpijak dalam berbuat di Nusantara, tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila itu sendiri. Para Ahli Filsafat, lebih mendasari sumber hukum berfokus pada apa yang […]

  • Tindaklanjut Dua Kali Pertamuan Tambang
    Tak Berkategori

    Tindaklanjut Dua Kali Pertamuan Tambang

    • calendar_month Senin, 29 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Deklarasi Muspida Madina dan para Camat serta tokoh-tokoh masyarakat yang mendorong pemerintah pusat untuk merenegosiasi kontrak karya PT.Sorikmas Mining, 25 april lalu merupakan tindaklanjut rapat dengar pendapat antara perwakilan Naga Juang dengan DPRD Madina dan muspida ruang paripirna DPRD Madina, Selasa (9/4) lalu. Juga muara dari pertemuan antara Bupati Madina, perwakilan […]

  • Sejumlah Penambang Batang Natal Kabarnya Ditangkap Polisi

    Sejumlah Penambang Batang Natal Kabarnya Ditangkap Polisi

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA (Mandailing Online) – Dalam sepekan ini personil polisi mengatasnamakan Polda Sumut dikabarkan menangkap sejumlah penambang emas ilegal Kecamatan Batang Natal, Madina. Media Metro Tabagsel (grup Sumut Pos/JPNN) melansir berita penangkapan itu yang terjadi pada Selasa (11/8/2020) lalu. Sejumlah pekerja tambang dikabarkan ditagkap dan 2 unit excavator (beko) diamankan, Selasa (11/8). Namun, penangkapan ini sempat […]

  • Dahlan Hasan Nasution Akrab Dengan Masyarakat Bawah

    Dahlan Hasan Nasution Akrab Dengan Masyarakat Bawah

    • calendar_month Kamis, 26 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bupati Mandailing Natal (Madina), Dahlan Hasan Nasution dinyatakan sangat akrab dengan masyarakat kalangan bawah. Itu sering dijumpai di setiap kunjungannya ke desa-desa. Setiap kunjungan, Dahlan Hasan sering bercengkrama dengan kaum ibu, kaum bapak dan bahkan anak-anak. Kedekatan dengan kalangan bawah ini menjadi salah satu ciri khas di setiap kunjungannya ke desa. Peliput  : Tim Editor    […]

expand_less