Sabtu, 6 Jun 2026
light_mode

Hama Tikus Hantui Petani

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 13 Des 2010
  • print Cetak


Panyabungan, Masyarakat petani Kabupaten Mandailing Natal masih merasa was-was dalam memasuki musim tanam kali ini. Pasalnya serangan hama tikus masih mengahantui karena sampai saat ini hama tikus belum bisa dibasmi habis.

“Kita merasa was-was dalam menghadapi musim tanam kali ini karena benih yang kita tabur untuk bibit menghadapi musim tanam kali ini selalu habis dimakan tikus,” jelas Sorkawi (34), salah seorang petani Desa Huraba, Kecamatan Siabu, Jumat (10/12/2010).

Petani sangat mengharapkan pemerintah daerah dapat mengambil tindakan dalam menghadapi serangan hama tikus yang semakin hari semakin mengganas, karena dalam waktu dekat petani kita akan turun ke sawah memasuki musim tanam.

“Sesuai dengan pengalaman kita pada tahun lalu, hasil panen kita tidak maksimal akibat serangan hama tikus, padahal pada awal musim tanam tahun yang lewat kita sudah melaksanakan perburuan hama tikus,” ujarnya.

Sementara Kepala Desa Huraba II Kasmir Dalimunthe, mengatakan memasuki musim tanam kali ini pihaknya juga akan melaksanakan perburuan hama tikus. Namun bantuan pemerintah daerah juga sangat diharapkan dalam pelaksanaan perburuan hama tikus ini.

“Tahun yang lalu kita juga telah melaksanakan perburuan hama tikus namun hasilnya tidak maksimal, karena pada waktu itu perburuan hama tikus yang kita lakukan hanya mengandalkan alat seadanya,” katanya.

Dalam rencana perburuan hama tikus kali ini kita mengharapkan kepada pemerintah daerah untuk memberikan bantuan alat dalam rencana perburuan hama tikus memasuki musim tanam kali ini.

“Bantuan dari pemerintah daerah dalam menanggulangi serangan hama tikus sangat kita harapkan, baik berupa alat pengasapan maupun yang lainnya sehingga dalam perburuan hama tikus kali ini membuahkan hasil yang sangat maksimal,” katanya.

Ditambahkannya, Kecamatan Siabu ini merupakan salah satu lumbung beras Kabupaten Mandailing Natal namun apabila tikus terus menyerang tanaman padi masyarakat dikhawatirkan Kecamatan Siabu sebagai salah satu lumbung padi Madina akan tinggal kenangan saja.

“Kita tidak mau nama Kecamatan Siabu sebagai salah satu penghasil padi di Kabupaten Mandailing Natal ini menjadi kenangan saja, untuk itu kita terus mengupayakan untuk membasmi hama tikus dengan cara perburuan setiap kali menjelang turun ke sawah, walaupun kita akui selama ini hasilnya tidak maksimal akibat keterbatasan alat,” jelas Kasimir. (BS-026)
Sumber : Berita Sumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Personil Polres Sidimpuan Dipecat

    Dua Personil Polres Sidimpuan Dipecat

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Akibat melanggar kode etik kepolisian, dua bintara Polres Padangsidimpuan masing-masing Bripda Romi Chandra dan Bripda Yusriwan dipecat. Upacara pelepasan seragam dinas kepolisian kedua bintara tersebut dipimpin langsung Kapolres P. Sidimpuan AKBP Andi Syahriful Taufik, S.Ik, M.Si di halaman Mapolres setempat, Sabtu (30/7). Dalam amanatnya Kapolres P. Sidimpuan AKBP Andi Syahriful Taufik mengatakan, secara pribadi dirinya […]

  • Empat Lulusan MTSN Panyabungan Masuk MAN Internasional

    Empat Lulusan MTSN Panyabungan Masuk MAN Internasional

    • calendar_month Jumat, 3 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Empat orang siswa MTSN Panyabungan, Madina diterima masuk MAN Insan Cendekiah, di Gorontalo. MAN bertaraf internasional ini didirikan Presiden RI ke-3 BJ Habibie. Demikian dikatakan Kepala MTSN Panyabungan, Drs Alimartua MM kepada MedanBisnis, Rabu (1/6). “Kita ketahui, sekolah yang bertaraf internasional ini menjadi impian para siswa. Selaian karena kualitasnya, seluruh biaya sekolah dan fasilitas […]

  • Panyabungan Utara Jadi Kawasan Pengembangan Ikan Mas

    Panyabungan Utara Jadi Kawasan Pengembangan Ikan Mas

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) akan menjadikan Kecamatan Panyabungan Utara menjadi kawasan pengembangan ikan mas mengingat daerah ini memiliki potensi yang cukup menjanjikan. Seperti banyak kolam yang menganggur dan kebutuhan sumber airnya cukup. “Program ini sudah kami canangkan untuk dijalankan tahun ini. Sekarang tinggal pelaksanaan di lapangan saja untuk menjadikan Kecamatan Panyabungan Utara […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 42)

    MARSIDAO-DAO (episode 42)

    • calendar_month Jumat, 2 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara I jae ni dalan godang i, jongjog Si Isrot, Si Poso dohot si Pikek painte motor nangkan tenggeton ni alai tu Sidimpuan. Si Poso laing sandang do i abarana tas ganan ni pakeanna dohot pakean ni anggina. Soni muse si Isrot. Ngada sajia onok, ro ma tarida motor Aek […]

  • Hutan Madina Akan Dijadikan Latihan Perang TNI

    Hutan Madina Akan Dijadikan Latihan Perang TNI

    • calendar_month Rabu, 13 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Wilayah hutan Mandailing Natal akan dijadikan lokasi latihan perang TNI. Demikian dikatakan Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Lodewyk Pusung saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Madina, Rabu (13/1). Dikatakannya, sangat tepat apabila hutan yang ada di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ini dijadikan lokasi latihan perang hutan bagi prajurit TNI. Pangdam […]

  • Kebakaran Hutan, Problem yang Mengancam Nyawa Rakyat

    Kebakaran Hutan, Problem yang Mengancam Nyawa Rakyat

    • calendar_month Jumat, 29 Sep 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Intan Marfuah Aktivis Muslimah Sebanyak 66 titik panas terdeteksi di Kalimantan Timur (Kaltim) oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan, sepanjang Jumat (18/8). (CNN Indonesia). Terdeteksinya 66 titik panas di Kaltim tersebut diharapkan membuat pihak terkait melakukan penanganan agar tidak terjadi kebakaran hutan. “Sebanyak 66 titik panas itu terpantau sepanjang Jumat (18/8) […]

expand_less