Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode

Sudah Tak Gajian 3 Bulan Diminta Uang Pula

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Kamis, 21 Jul 2022
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Malang nian nasib guru honor TKS di Mandailing Natal (Madina). Sudah tak gajian 3 (tiga) bulan, April sanpai Juni, ada pula permintaan uang untuk penerimaan SK tahun 2022.

Mendapat informasi adanya permintaan uang dari Korwil Dinas Pendidikan sebesar Rp 50 ribu kepada guru TKS yang hendak menerima SK, tim redaksi Mandailing Online langsung menghubungi beberapa honorer untuk konfirmasi.

Permintaan uang senilai Rp 50 ribu itu dibenarkan oleh salah seorang TKS di wilayah Panyabungan.

Honorer yang enggan namanya dituliskan mengatakan, kepala sekolah tempat ia bekerja turut meminta uang terima kasih.

“Kata kepala sekolah SK sudah keluar dan Dinas Pendidikan minta uang lima puluh ribu per orang,” katanya, Kamis (21/7).

Ia menambahkan, untuk bisa menerima SK tersebut uang yang Rp 50 ribu itu harus terlebih dahulu diserahkan.

Untuk kepala sekolah, ia menerangkan tidak ada patokan.

“Untuk kepala sekolah pemberian seikhlasnya saja, katanya. Tapi, kan, tidak mungkin dikasih Rp 20 ribu,” terangnya.

Anehnya, honorer diwajibkan menandatangani surat pernyataan bahwa mereka tidak memberikan apa pun atau sejumlah uang kepada Dinas Pendidikan Mandailing Natal, Korwil I Dinas Pendidikan Kecamatan Panyabungan, dan kepala sekolah.

Permintaan uang ini tidak hanya di Korwil I Panyabungan, ternyata hal serupa juga terjadi di wilayah Panyabungan Barat. Namun, tidak ada penandatanganan surat.

“Tidak ada (surat pernyataan), Pak. Tapi, memang bayar lima puluh ribu ke pihak korwil,” jelas salah satu honorer di Panyabungan Barat yang dihubungi media.

Sementara itu Kabid PTK Disdik Madina Zulhamzah yang diklarifikasi terkait kutipan ini membantah pihak dinas terlibat.

“Tidak ada. Itu mungkin pihak korwil. Dinas tidak ada memerintahkan pengutipan uang,” katanya.

Permintaan uang dalam perpanjangan SK memang sering terjadi di Madina. Bahkan pernah satu ketika setiap honorer di wilayah tertentu diminta sampai Rp 1 juta meskipun pada saat itu urung diberikan oleh guru TKS karena telanjur menjadi perbincangan masyarakat.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aparatur Desa: Budiman Sudjatmiko Palsukan Sejarah UU Desa

    Aparatur Desa: Budiman Sudjatmiko Palsukan Sejarah UU Desa

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Prabowo Subianto tidak pernah memalsukan sejarah Undang-Undang Desa. Justru, capres nomor urut 1 itu telah terlebih dahulu menandatangi komitmen dengan para aparatur desa yang tergabung dalam Parade (Persatuan Rakyat Desa) Nusantara. Demikian disampaikan Ketua Parade Nusantara Sudir Santoso  kepada wartawan di Jakarta, Rabu (7/6). "Prabowo Subianto adalah satu-satunya capres yang memiliki andil dan kontribusi dalam […]

  • SRI dan BPGC Bantuk  Tim Pengembangan Kopi Mandailing

    SRI dan BPGC Bantuk Tim Pengembangan Kopi Mandailing

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sumatera Rainforest Institute (SRI) dan Batang Pungkut Green Conservation (BPGC) sepakat membentuk tim pengembangan kopi Mandailing.  Tujuannya, mengupayakan kembali kejayaan kopi Mandailing.   Demikian disampaikan Penasehat BPGC Iswar Matondang didampingi direktur SRI Rasyid Assaf Dongoran,M.Si kepada wartawan, Rabu (4/3) di Panyabungan. Gerakan tim dinyatakan sebagai bentuk respon terhadap keluhan petani […]

  • Aturan Syariat Terhadap Perempuan Kembali Dipropogandakan Negatif!

    Aturan Syariat Terhadap Perempuan Kembali Dipropogandakan Negatif!

    • calendar_month Kamis, 9 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Semenjak Taliban menguasai Afganistan, isu miring terhadap perempuan dan syariat kembali dihembuskan. Siapa lagi kalau bukan sekelompok pemikir liberal yang mengatasnamakn perjuangan hak-hak perempuan. Merekalah kaum feminis yang diracuni pemikirannya jauh dari nilai-nilai Islam dan mendewakan budaya kebebasan Barat liberal. Implementasi sebagian syariat Islam bagi kaum perempuan […]

  • Mencari Keluarga Ayah

    Mencari Keluarga Ayah

    • calendar_month Senin, 6 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Seorang keturunan Mandailing bernama Tapian Suri Sundari yang berdomisili di Jalan R Wolter Monginsidi No. 210, Yosomulyo 21D, Kodya Metro Lampung saat ini sedang berjuang mencari keberadaan ayah kandungnya bernama Aziz Nasution. Tapian Suri Sundari tidak pernah bertemu sang ayah, karena sang ayah sudah menghilang ketika Tapian Suri Sundari masih di dalam kandungan. Hingga kini […]

  • Suami Yang Tak Dirindukan

    Suami Yang Tak Dirindukan

    • calendar_month Minggu, 13 Nov 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dayanur Ibu rumah tangga, tinggal di Natal Suami merupakan kepala rumah tangga yang memiliki hak dan tanggung jawab besar terhadap istri dan anak-anaknya. Selain itu suami juga pemimpin (qowwam) terhadap istrinya. Suami memiliki kewajiban terhadap keluarganya dalam memberikan nafkah lahir batin. Namun, sayang seribu sayang banyak para suami hari ini melupakan tanggung jawabnya. Bahkan tidak […]

  • Baru 4 Kecamatan di Medan Terima Raskin Bulan Mei

    Baru 4 Kecamatan di Medan Terima Raskin Bulan Mei

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Penyaluran raskin untuk bulan Mei 2011 telah dilaksanakan di empat kecamatan di Kota Medan yakni Kecamatan Medan Marelan, Medan Belawan, Medan Tuntungan dan Medan Helvetia. Menyusul kecamatan lainnya setelah melunasi tunggakan bulan April 2011. Hal ini diungkapkan Asisten Kessos Musaddad pada saat rapat evaluasi penyaluran raskin bulan April 2011 di Kantor Walikota Medan, Selasa […]

expand_less