Senin, 20 Apr 2026
light_mode

Massa Satma PP Unjuk Rasa di Kejari Sidimpuan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 8 Jan 2011
  • print Cetak


P. Sidimpuan, Puluhan massa yang mengatasnamakan PC Satma Pemuda Pancasila (PP) menggelar aksi unjuk rasa di halaman gedung Kejaksaan Negeri (Kejari) Padangsidimpuan, Jumat (7/1).

Mereka meminta Kejari tidak tebang pilih dalam penangan berbagai kasus korupsi didaerah ini.”Kami minta Kejari Sidimpuan tegas dan jangan tebang pilih dalam menangani kasus korupsi,” teriak mereka.

Pantauan Analisa, puluhan massa PP tiba di gedung Kejari sekitar pukul 10.00 WIB setelah sebelumnya longmach dari halaman bolak pusat Kota Padangsidimpuan sembari mengusung spanduk serta belasan poster yang mengutuk oknum-oknum yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi.

Di depan gerbang Kejari massa dengan memamaki alat pengeras suara diatas mobil pick up terbuka segera menggelar orasi desakan agar Kejari segera keluar menemui mereka, sekaligus meminta pihak kepolisian yang berada di arena aksi untuk segera membuka pintu gerbang.

Setelah melakukan negosiasi dengan aparat kepolisian, akhirnya gerbang Kejari dibuka dan massapun leluasa memasuki halaman kantor.

Selang beberapa menit kemudian Kajari P. Sidimpuan Indrasyah Djohan didampingi sejumlah stafnya menemui para pengunjukrasa di halaman gedung.

Dalam pernyataan sikapnya yang dibacakan Kordinator Lapangan (Korlap) Muhammad Syukur Nasution disebutkan, dalam penegakan hukum di Negara kesatuan RI, pemerintah berupaya menanamkan terhadap semua instansi baik eksekutif, legislatif dan yudikatif untuk kiranya bersama-sama mendukung pemerintahan yang bersih dan bermartabat serta terhindar dari KKN.

Namun, hal itu berbanding terbalik pada apa yang terjadi di Tapsel, dimana hingga hari ini penanganan kasus korupsi TPAPD masih terombang-ambing tanpa ada kepastian.

Atas dasar itu, mereka meminta Kejari dapat menegakkan hukum seadil-adilnya tanpa ada unsur pandang bulu dan tidak mempetieskan kasus dugaan korupsi TPAPD Tapsel TA 2005.

Serta mendesak Kejari untuk mengeluarkan rekomendasi terhadap Kejatisu tentang dukungan penyelesaian kasus tersebut.

Menanggapi pernyataan sikap itu, Kajari P. Sidimpuan Indrasyah Djohan mengungkapkan dukungannya atas item per-item keinginan massa tersebut. “Kami akan terus komit dalam penanganan kasus korupsi di daerah ini,” terangnya.

Salah satu bukti nyata komitmen tersebut bisa dapat dilihat dari terpilihnya Kacabjari Sibuhuan Cabang Kejari Sidimpuan sebagai Kacabjari terbaik no 2 dalam penanganan kasus korupsi.

Usai mendengar tanggapan Kajari, massa kemudian membubarkan diri dengan tertib sembari mengancam akan kembali datang dengan massa yang lebih besar, jika tuntutan tidak direalisasikan. (hih)
sUMBER : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • BAHAYA MEMUSUHI DAN MENYAKITI ULAMA

    BAHAYA MEMUSUHI DAN MENYAKITI ULAMA

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ulama adalah sosok yang Allah SWT muliakan. Sudah sepantasnya kaum Muslim juga memuliakan ulama. Melindungi dan menjaga mereka. Tidak memperolok-olok apalagi menyakiti mereka. Sayang, yang terjadi di Tanah Air, untuk kesekian kali terjadi serangan terhadap ulama dan tokoh Islam. Bukan saja diolok-olok. Bahkan nyawa mereka sampai terancam. Sebagian dari mereka ada yang dianiaya di rumah, […]

  • Batang Angkola Surplus Beras 70,14 Ton

    Batang Angkola Surplus Beras 70,14 Ton

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bupati : Mari Tanam Serentak TAPSEL-Bupati Tapsel, H Syahrul M Pasaribu mengajak seluruh petani sawah untuk kembali menerapkan pola tanam serentak. Dengan sistem ini dapat meningkatkan hasil panen dan menghindarkan tanaman padi dari serangan hama. “Musuh utama petani di Batang Angkola ini adalah hama tikus. Minimal sekali dua minggu masyarakat bergotong-royong memburu tikus. Tapi yakinlah, […]

  • Minibus Hantam Rumah Warga di Pidoli

    Minibus Hantam Rumah Warga di Pidoli

    • calendar_month Rabu, 24 Apr 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mobil minibus pengangkut keluarga dengan nomor polisi BH 1748 FS ringsek setelah menghantam rumah warga di jalan Willem Iskandar, Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Rabu (24/04/2024). Informasi yang dihimpun wartawan dilapangan. Roda empat yang dikendarai oleh rombongan keluarga itu beranjak dari Simpang Gambir Kecamatan Lingga Bayu menuju Desa […]

  • Usia Masih Baru, SMA Negeri 2 Siabu Gemilang

    Usia Masih Baru, SMA Negeri 2 Siabu Gemilang

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Meski barus berusia muda, SMA Negeri 2 Siabu  termasuk sekolah yang mampu bersaing di Kecamatan Siabu dengan sekolah lain. Soalnya SMA Negeri 2 ini yang berdiri pada tahun 2013  sudah mampu meraih berbagai prestasi, dibuktikan dengan berbagai penghargaan yang mereka proleh, teramusk di bidang seni. Sekolah ini memenangi perlombaan bidang seni […]

  • Rp1 M program fiktif Disdukcapil

    Rp1 M program fiktif Disdukcapil

    • calendar_month Senin, 27 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Kepala Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Madina, Aswan Hasibuan, diterpa isu tentang dugaan memiliki program fiktif terkait pemutakhiran data penduduk dengan sumber dana dekonsentrasi pusat 2010. Program bantuan pusat itu kabarnya berjalan tiap tahun. Isu yang beredar luas via pesan singkat (sms) di kalangan wartawan baru-baru ini menyebutkan, dana pemutakhiran data diduga fiktif […]

  • Saat Umroh, Atika Doakan Madina

    Saat Umroh, Atika Doakan Madina

    • calendar_month Rabu, 29 Mar 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MAKKAH, SAUDI ARABIA (Mandailing Online) – Wakil Bupati Madina, Sumut, Atika Azmi Utammi Nasution mendoakan daerah ini saat melaksanakan umroh. Doa dipanjatkan Atika di dua kesempatan, yakni saat berada di Raudhah dan ketika melaksanakan tawaf. “Saya mendoakan Mandailing Natal (Madina) di dua tempat makbul, InshaAllah. Di Raudhah dan sewaktu tawaf,” ujar Atika dari Arab Saudi […]

expand_less