Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Sungai Terusan di APL PT. TBS

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 13 Nov 2019
  • print Cetak

 

Ketua IKAPERTA, Ikhwan Ab berlatarbelakang lahan mangrove yang sekarat di Sikara-kara

Oleh : Dahlan Batubara

Sungai itu dulu mengalirkan air asin. Agar tanaman bakau bisa terus hidup. Agar hutan mangrove lestari.

Saya baru tahu : tanaman bakau tak dapat hidup tanpa menghisap air laut.

Nama sungai itu : Sungai Terusan.

Kini tak ada lagi. Sudah diubah menjadi parit.

Sungai Terusan masih ada sebelum tahun 2012. Lalu dimatikan.

Sejak itu pohon-pohon bakau sekarat.

“Bekas jalur sungai itu berada di lokasi perkebunan sawit,” kata Ikhwan Ab saat saya berbincang dengannya di Panyabungan, Senin malam (11/11/2019).

Dia adalah Ketua Ikatan Putra Putri Ranah Natal (Ikaperta). Yang saat ini sedang memperjuangkan kembalinya hutan mangrove di Sikara-kara, Kecamatan Natal, Mandailing Natal (Madina).

Nasib hutan mangrove ini menjadi issu besar di Pantai Barat Madina.

Warga Natal menduga PT. Tri Bakhtera Srikandi (PT.TBS) melenyapkan hutan untuk membangun kebun sawit.

Tetapi, dugaan itu dibantah Kuasa Hukum PT. TBS, Ridwan Rangkuti, SH.MH yang menyatakan perusahaan tak membabat bakau.

Para tokoh Pantai Barat Madina juga menduga pemerintah daerah tidak becus melakukan pengawasan terhadap proses investasi di Sikara-kara yang berakibat lenyapnya hutan bakau.

Ironi yang disuarakan tokoh-tokoh Pantai Barat itu hingga kini masih menjadi top issu di Madina.

Bahkan mulai masuk ke ranah legislatif. DPRD Madina.

Fakta-fakta yang mencuat selain masalah hutan mangrove (bakau) juga soal perizinan.

Warga mencuatkan fakta tentang pembangunan sawit oleh PT. TBS yang sudah dimulai sejak 2012. Sedangkan izin usaha perkebunannya terbit tahun 2018.

Yang menjadi pertanyaan :

Pertama : apakah PT. TBS boleh memulai pembangunan kebun sawit sebelum mengantongi Izin Lokasi, Izin Lingkungan dan IUP-B?

Kedua : Apakah pemerintah daerah melakukan rangkaian peninjauan terhadap kegiatan pembangunan sawit?

Ketiga : Apakah pemerintah daerah pernah meninjau Sungai Terusan itu dan segala tanaman mangrove di areal APL sebelum dijamah PT. TBS?

Pertanyaan-pertanyaan ini boleh jadi akan menjadi PR legislatif ketika nanti DPRD Madina membentuk Pansus.****

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014. Ruang I. (Sesi I) Hari : Jumat, Pukul : 08.00 s/d 10.00 wib Tanggal : 12 desember 2014   NO.   RUANG UJIAN   NO. PESERTA   NAMA PESERTA 1 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 1 52132000332 ELIDA SAULATIYAH 2 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 1 […]

  • SKATTER… SKATTERRR…

    SKATTER… SKATTERRR…

    • calendar_month Kamis, 16 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Cerpen RINA YOULIDA Nasi sudah jadi bubur. Tak guna lagi disesali, tak perlu… Mungkin itulah kalimat yang pantas disampaikan terhadap Jaultop yang sudah jatuh bangkrut karena kebiasaan barunya yang ia lakoni, hanya sekitar lima bulan belakangan ini. Skatter… ya skatter. Sebuah permainan dengan aplikasi Higgs Domino yang sedang viral di masyarakat dan sangat digandrungi anak-anak, […]

  • Penyalah Gunaan Wewenang Dan Jabatan

    Penyalah Gunaan Wewenang Dan Jabatan

    • calendar_month Selasa, 28 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kadis PU Madina Harus Di Tindak Panyabungan Tindakan Kadis PU Madina dalam mengambil keputusan sepihak mengenai hasil pemenang tender Paket proyek yang baru-baru saja di laksanakan di Kantor PUP Madina di sinyalir merupakan penyalah gunaan wewenang sebagai pejabat pengguna anggaran. Hal itu di ungkapkan Anggota DPRD Madina dari PDI Perjungan Iskandar Hasibuan kepada Wartawan, selasa […]

  • Dosen penjual ijazah palsu terancam

    Dosen penjual ijazah palsu terancam

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online)- Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah I Aceh-Sumut, Dian Armanto menegaskan, oknum dosen Sug (50) yang ditangkap Kepolisan Langsa, Aceh menjual ijazah sarjana S-1 palsu kepada warga Langkat bisa diberhentikan. “Perbuatan oknum dosen tersebut, sangat tidak terpuji, memalukan dan harus diproses secara hukum,” katanya ketika dihubungi di Medan, hari ini. Oknum dosen […]

  • Banjir di Gua Asom Belum Surut, Bantuan dari Pemkab Belum Datang

    Banjir di Gua Asom Belum Surut, Bantuan dari Pemkab Belum Datang

    • calendar_month Rabu, 6 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Perwakilan PT Agincourt Resources Batang Toru, Agus Hutabarat menyerahkan bantuan kemanusiaan, Senin (4/10). Banjir di Gua Asom Belum Surut, Bantuan dari Pemkab Belum Datang TAPSEL-METRO; Hingga Selasa (5/10), 17 rumah warga di Dusun Gua Asom, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan masih direndam air setinggi 1 meter. Sebab, hujan masih terus mengguyur daerah tersebut sehingga […]

  • Pamkab Tetapkan Status Tanggap Darurat

    Pamkab Tetapkan Status Tanggap Darurat

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) telah menetapkan status Tanggap Darurat terhadap musibah kabut asap yang menyelubungi udara Madina. Demikian dinyatakan Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution yang dihubungi melalui telepon selulernya, Kamis (13/3/2014). “Saya bermohon kepada masyarakat Madina untuk tetap waspada dan Kepala Dinas Kesehatan telah saya mintakan membagikan masker kepada masyarakat sebagai […]

expand_less