Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Contohlah Desa Pujon Yang Berhasil oleh Dana Desa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 2 Jan 2020
  • print Cetak

 

Desa Pujon Kidul, Kabupaten Malang, Jawa Timur patut dicontoh dalam mengelola Dana Desa.

Selain sistem edukasi usaha, desa ini juga menggenjot peternakan dan mengubah beberapa titik sawah menjadi tujuan wisata.

Dan desa ini pun berhasil menurunkan angka pengangguran hingga nol dan kemiskinan berkat dana desa.

Pemerintah mengalokasikan anggaran dana desa mencapai Rp 70 triliun pada tahun ini.

Desa fiktif menjadi satu cerita tak terpisahkan dari penyaluran dana desa yang mencapai Rp 70 triliun. Namun, terdapat pula cerita sukses penggunaan dana tersebut untuk pembangunan desa dan pengentasan pengangguran, seperti yang terjadi di Desa Pujon Kidul, Malang, Jawa Timur.

Desa Pujon Kidul menerima dana desa mulai 2015 sebesar Rp 700 juta dan meningkat tahun ini menjadi Rp 1,01 miliar.

Dana tersebut tak hanya digunakan untuk pembangunan infrastruktur fisik seperti jalan dan jembatan. Sebesar 70% untuk pemberdayaan dan pembinaan desa, dan sisanya untuk operasional.

Kepala Desa Pujon Kidul Udi Hartoko bercerita, dana desa digunakan untuk membangun pariwisata, termasuk kafe sawah.

Adapun terdapat tiga dusun di desanya yang kini bergerak di bidang edukasi hingga peternakan.

“Wisata ini bisa memberikan pendapatan hingga Rp 1,8 miliar,”  kata Udi dalam 9th Annual International Forum on Economic Development and Public Policy di Inaya Hotel, Bali, Jumat (6/12).

Pemberdayaan sektor kreatif itu mampu mempekerjakan warga desa hingga memperoleh upah sebesar Rp 1,5 juta per bulan.

Alhasil, pemuda di desa tak perlu berpindah ke kota untuk mencari pekerjaan.  “Pengangguran menjadi nol sekarang,” ungkap dia.

Buntut dari penurunan pengangguran, angka kemiskinan juga semakin berkurang. Pada 2016, angka kemiskinan di desa Pujon Kidul mencapai 387 jiwa dan berkurang menjadi 257 jiwa pada 2017.

Desa Pujon Kidul memiliki luas wilayah sebesar 330 hektar, terdiri dari 3 dusun, 9 rukun warga, dan 20 rukun tetangga dengan jumlah penduduk 4.279 jiwa. Desa ini merupakan satu dari 74,093 desa yang mengantongi  dana desa.

Direktur Pusat Kebijakan Makro Ekonomi Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Hidayat Amir menyatakan “pembangunan di desa bukan hanya masalah uang,” kata Amir.

Sumber : Seputarpangandaran.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Belum Tarik Pajak Galian C AMP

    Pemkab Madina Belum Tarik Pajak Galian C AMP

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pajak Gailan C dari perusahaan-perusahaan pabrik pencampur aspal (AMP) di Madina belum masuk ke pundi Pendapatan Asli Daerah. Postur PAD di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mandailing Natal  TA 2018 maupun 2019 tidak terlihat pajak galian C dari perusahaan-perusahaan AMP. Padahal, pajak Galian C dari AMP (Asphalt Mixing Plant) […]

  • 500-an Mahasiswa, OKP dan Pelajar Madina Tolak RUU KPK dan KUHP

    500-an Mahasiswa, OKP dan Pelajar Madina Tolak RUU KPK dan KUHP

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 500 mahasiswa, pelajar dan organisasi kepemudaan berunjukrasa ke gedung DPRD Mandailing Natal, Jum’at (27/9/2019) menolak revisi UU KUHP dan UU KPK. Unjukrasa ini berlangsung sejak pukul 9.20 WIB. Massa bergerak pawai dari masjid agung Nur Ala Nur menuju gedung DPRD Mandailing Natal (Madina) yang berjarak sekira 1,5 kilo meter. […]

  • Kadis Juga Tersinggung, Dua Guru Diperiksa

    Kadis Juga Tersinggung, Dua Guru Diperiksa

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    SELUMA, – Kemarin, dua orang guru SMAN 6 Seluma dipanggil dan diperiksa terpisah oleh Kementerian Agama (Kemenag) dan Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Seluma. Salah satunya guru agama SMAN 6 Seluma, Thamrin, S.Ag. Dia diperiksa Kemenag guna mengklarifikasi dan untuk memastikan apakah benar Alquran atau buku lainnya yang diinjak 6 siswa. Thamrin ke Kemang membawa barang […]

  • Tradisi Nazar Memberi Makan Yatim Usai Panen di Desa Huraba

    Tradisi Nazar Memberi Makan Yatim Usai Panen di Desa Huraba

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 5Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Di Desa Huraba, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal (Madina) ada suatu tradisi memberikan makan kepada para anak yatim usai panen padi sawah. Tradisi ini sudah berlangsung sejak puluhan tahun dan berlanjut hingga era sekarang. Biasanya diselenggarakan setelah semua petani sudah menyelesaikan kegiatan panen. Tradisi ini terjadi terkait dengan adanya niat bernazar dari […]

  • UMP Rp2,4 juta bisa di Sumut

    UMP Rp2,4 juta bisa di Sumut

    • calendar_month Selasa, 20 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Keinginan buruh di Sumatera Utara untuk segera menikmati Upah Minimum Provinsi (UMP) di kisaran Rp2,4 juta tampaknya bisa terwujud pada 2013 mendatang. Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan Dewan Pengupahan Daerah Sumatera Utara segera melakukan pertemuan untuk membahas tuntutan buruh tersebut. Kita akan coba bicarakan nantinya Upah Minimum Provinsi (UMP) yang diusulkan para […]

  • Utang Produktif ala LBP dalam Perspektif Islam

    Utang Produktif ala LBP dalam Perspektif Islam

    • calendar_month Jumat, 12 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Djumriah Lina Johan Lingkar Studi Perempuan dan Peradaban Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengakui utang Indonesia mencapai Rp 7.000 triliun. Meskipun begitu, Luhut menegaskan utang tersebut merupakan utang produktif. “Kalau ada yang bilang utang Rp 7.000 triliun, benar tapi utang produktif. Seperti jalan tol ini (Tol Serang-Panimbang) akan dikembalikan sendiri,” […]

expand_less