Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Warga 4 Desa Minta Lahan Mereka Dikeluarkan dari Izin Lokasi KP USU

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 14 Mei 2016
  • print Cetak
Para kepala desa 4 desa, pimpinan 4 koperasi dan tokoh masyarakat saat jumpa pers di Panyabungan

Para kepala desa 4 desa, pimpinan 4 koperasi dan tokoh masyarakat saat jumpa pers di Panyabungan

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga empat desa di Kecamatan Muara Batang Gadis meminta bupati Mandailing Natal mengeluarkan lahan seluas 2.542 hektar dari Izin Lokasi KP USU.

Ini mengindikasikan, bahwa kebijakan pemerintah di era bupati Amru Daulay yang memberikan izin lokasi kepada KP USU tak berterima di tingkat rakyat di empat desa selaku pemilik lahan. Juga mengindikasikan bahwa kebijakan pemerintah daerah yang memberikan izin  lokasi kepada KP USU sebagi kebijakan keliru.

Oleh karenanya, pemerintah Kabupaten Mandailing Natal dibawah kepemimpinan bupati Dahlan Hasan Nasution harus kembali mengkaji ulang lahan-lahan mana yang layak diberikan kepada KP USU. Dan tentunya pemerintah daerah harus bertanya kepada warga di empat desa apakah mereka bersedia menerima KP USU atau tidak.

Lahan seluas 2.542 hektar itu berada di empat desa, yakni Desa Tabuyung, Sigkuang II, Suka Makmur dan Desa Manuncang.

“Kami meminta sangat kepada bupati agar kebun milik kami seluas sekitar 2.542 hektar dikeluarkan dari izin lokasi KP USU,” kata Hilman Tanjung, juru bicara 4 desa dalam temu pers di Panyabungan, Jum’at (13/5/2016).

Temu pers itu dihadiri masing-masing kepala desa dari empat desa itu, para ketua koperasi serta tokoh masyarakat empat desa.

Mereka menilai KP USU tidak memiliki niat baik untuk bekerjasama dengan masyarakat keempat desa itu dalam membangun kebun plasma sawit, sehingga mereka tak memilki kepercayaan kepada KP USU sebagai mitra.

Warga menyatakan bahwa merekalah yang paling tahu perusahaan mana yang paling cocok sebagai mitra mereka, sehigga pemerintah daerah harus mengeluarkan lahan seluas 2.542 hektar itu dari izin lokasi KP USU.

“Kamilah yang paling tahu perusahaan mana yang kami nilai layak sebagi mitra kami. Kami lebih tahu, karena kami yang merasakan, bukan pemerintah daerah,” kata Hilman.

Lagi pula, di lahan seluas 2.542 hektar itu telah ditanami sawit oleh warga empat desa melalui empat koperasi sejak tahun 2013, dimana sebanyak 1.271 kepala keluarga masing-masing memperoleh 2 hektar. Malah sebagian sudah berbuah pasir.

Keempat koperasi itu adalah Koperasi Produsen Rizky Tabuyung Mandiri, Koperasi Rezky Maju Bersama, KUD Pelita Andesma dan Koperasi Produsen Al-Syukri.

Mereka juga meminta kepada bupati agar lahan seluas  2.542 hektar diberikan legalitas hak-hak atas tanah (sertifikasi hak milik) sebanyak 2 hektar per kepala keluarga.

Peliput : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jokowi Sebut Batak Mandailing, Raja di Mandailing Berreaksi

    Jokowi Sebut Batak Mandailing, Raja di Mandailing Berreaksi

    • calendar_month Kamis, 21 Mar 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Raja di Mandailing berreaksi terhadap sebutan Batak Mandailing oleh Presiden Jokowi. Mandailing itu bukan suku, tapi sebuah bangsa. Sehingga tak bisa disebut suku Batak atau sub suku Batak. Hal itu dikatakan Raja Onggara Lubis, dari kerajaan Hutanagodang Ulu Pungkut menjawab Mandailing Online, Kamis (21/3/2019) menanggapi munculnya sebutan “Batak Mandailig” oleh Presiden […]

  • Pelaku Tambang Emas Ilegal Mulai Garap Kawasan Perkebunan PT PSU di Natal

    Pelaku Tambang Emas Ilegal Mulai Garap Kawasan Perkebunan PT PSU di Natal

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online- Aktifitas tambang emas ilegal di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) mulai merambah ke kawasan aset pemerintah. PT.Perkebunan Sumatera Utara ( PT.PSU ) kebun patiluban di Kecamatan Natal menjadi lahan subur bagi pelaku tambang Belasan alat berat jenis excavator milik penambang dilaporkan telah merubah perkebunan tersebut menjadi areal tambang emas ilegal. Meski Polisi […]

  • Pengisap Ganja Divonis 6 Bulan

    Pengisap Ganja Divonis 6 Bulan

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan,Tiga orang terdakwa pengisap ganja dijatuhi vonis masing-masing enam bulan penjara pada sidang pembacaan putusan di Pengadilan Negeri Panyabungan, Rabu (26/01/2011) siang. Ketiga terdakwa yakni Heriansyah Hanzali Dalimunthe dan Dedek Ispensyah Siregar, keduanya oknum PNS Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal dan satu orang wiraswasta, Edi Syahputra. Sidang pembacaan putusan dipimpin langsung Ketua PN Ikhwan Effendi. Sebelumnya, […]

  • API, BARANG BUKTI DAN BAYANGAN HITAM KRIMINALITAS DI MADINA (Bagian 1)

    API, BARANG BUKTI DAN BAYANGAN HITAM KRIMINALITAS DI MADINA (Bagian 1)

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Barang Bukti Musnah, Akar Kejahatan Terus Menjalar?     Oleh: Tim Mandailing Epcentrum   Baru- baru ini, Kajari Madina melaksanakan pembakaran banyak barang bukti. Katanya, semuanya tanpa sisa. Ada sesuatu yang terasa ganjil setiap kali publik menyaksikan pemusnahan barang bukti. Tumpukan ganja dibakar. Sabu dimusnahkan. Rokok ilegal dihancurkan. Kamera menyala. Pejabat berdiri rapi. Lalu publik […]

  • PKS Madina Kunjungi NU dan Muhammadiyah

    PKS Madina Kunjungi NU dan Muhammadiyah

    • calendar_month Senin, 28 Jun 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN  (Mandailing Online) – DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Madina mengunjungi dua ormas islam terbesar, Senin (28/6/2021) di Panyabungan. Dua ormas itu DPD Muhammadiyah dan PC Nahdhatul Ulama (NU). Kunjungan ini merupakan upaya PKS mengeratkan silaturrahim dan kerjasama dengan berbagai elemen dalam membangun pemikiran-pemikiran positif bagi kemaslahatan umat dan pembangunan daerah. Rombongan dipimpin Ketua DPD […]

  • Rambin di Sabadolok Rusak Parah

    Rambin di Sabadolok Rusak Parah

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – Titi Ganting di desa Sabadolok, Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal, Sumut, rusak parah. Rambin itu menuju Saba Rimbaan, pusat aktivitas pertanian dan perkebunan warga Saba Dolok. Melintang di atas Sungai Batang Gadis yang berarus deras. Kondisi rusak ini sudah berlangsung hampir satu tahun terakhir. Agar titi gantung ini tetap bisa di […]

expand_less