Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Lumban Pasir Berhasil di Bawang Merah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 17 Jan 2020
  • print Cetak

 

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Desa Gunungtua Lumban Pasir Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal berhasil memproduksi bawang merah dengan bagus.

Panen kali kedua di hamparan Saba Pasir, Kamis (16/1/2020) mampu memproduksi sekitar 2 ton bawang merah di lahan seluas 1/3 hektar.

Dalam 1 Kg bibit mampu menghasilkan rata-rata 12 Kg bawang merah.

Capaian itu meningkat dibanding budidaya kali pertama yang masih menghasilkan sekitar 10 Kg per 1 Kg bibit.

Petani yang berbudidaya bawang merah ini tergabung dalam kelompok tani Membangun Dua.

Ketua kelompok tani ‘Membangun Dua’, Akhiruddin Borotan kepada wartawan di lokasi mengatakan, budidaya bawang merah ini masih swadaya petani.

Ia menerangkan, keuntungan bawang merah ini diperkirakan lebih besar dibandingkan bertani padi. Apalagi usia panennya berbeda. Padi panen di usia 4 bulan lebih, sementara bawang merah hanya dua bulan.

“Karena itu kami mengalihkan lahan tani kelompok kami dari padi ke bawang merah. Ini lahan percontohan dan swadaya masyarakat. Dan kami sudah menyiapkan lahan seluas 1 hektar untuk tanam berikutnya,” kata Akhiruddin.

Kepala Desa Lumban Pasir, Zulham Riyadh Nasution kepada wartawan menyebut, kebun bawang merah milik kelompok tani ‘Membangun Dua’ ini akan dijadikan sebagai percontohan. Dan, pihaknya sudah menyiapkan lahan seluas 1 hektar untuk tanam selanjutnya.

Lahan seluas satu hektar itu akan bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Madina.

“Ini akan kami jadikan sebagai percontohan, dengan harapan Desa Lumban Pasir bisa jadi desa Penangkar bawang merah untuk Kabupaten Madina,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Anggota DPRD Madina, H. Zainuddin Nasution yang hadir pada panen bawang merah itu menyampaikan apresiasi kepada kelompok tani ‘Membangun Dua’ yang telah berhasil merubah mindset petani agar tidak hanya mengandalkan hasil padi.

Ia menyebut, selama ini warga mengandalkan hasil tani padi. Tetapi, setelah perkebunan bawang merah ini dimulai, masyarakat sudah mulai mengalihkan komoditi padi ke bawang merah.

Sumber : Sidaknews
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi IV Temukan Obat-obatan TA 2013 Belum Disalurkan

    Komisi IV Temukan Obat-obatan TA 2013 Belum Disalurkan

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi IV DPRD Mandailing Natal (Madina) menemukan obat-obatan pada tahun anggaran 2013 masih belum disalurkan Dinas Kesehatan Madina ke puskesmas-puskesmas. Temuan itu ketika Komisi IV melakukan inspeksi mendadak ke Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Madina, Senin (17/11). Inspeksi mendadak ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Madina Erwin Efendi Lubis […]

  • Harun Mustafa : Selamat Buat Erwin Jadi Ketua DPRD Madina, Kami Punya Tugas Kawal Kebijakan Presiden

    Harun Mustafa : Selamat Buat Erwin Jadi Ketua DPRD Madina, Kami Punya Tugas Kawal Kebijakan Presiden

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online) : Ketua DPC Partai Gerakan Indonesia Raya ( Gerindra) Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) H. Erwin Efendi Lubis resmi menjadi Ketua DPRD SetelahaaQ dilakukan pengambilan sumpah oleh Kepala Pengadilan Negeri Madina pada hari ini Jum’at 25/10/2024.selain Erwin Efendi Lubis, dua wakil pimpinan yakni Indah Anisah dari Partai Golkar dan Miftahul Falah […]

  • Afrika Berpotensi Batal Investasi Rp90 T

    Afrika Berpotensi Batal Investasi Rp90 T

    • calendar_month Kamis, 4 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kemungkinan batalnya perusahaan Afrika, Sasol, disebabkan tidak adanya pasokan batu bara. Perusahaan asal Afrika Selatan, South Africa Coal, Oil, and Gas Corporation (Sasol) diperkirakan batal berinvestasi sekitar US$10 miliar atau setara Rp90 triliun di Indonesia. Kemungkinan batalnya Sasol itu disebabkan oleh tidak adanya pasokan batu bara yang mencukupi dari PT Bukit Asam Tbk. “Sasol sepertinya […]

  • Cewek 17 Tahun Dijual Rp2 Juta

    Cewek 17 Tahun Dijual Rp2 Juta

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    SIDIMPUAN (Mandailing Online) – “Semua ini karena ekonomi Bang. Bapakku sudah tidak ada lagi. Ibuku hanya tukang jahit. Aku ini anak paling besar. Jadi, aku yang menanggung semua biaya kehidupan kami sekeluarga,” ucap WS, cewek 17 tahun yang dijual seharga Rp2 juta. Pengakuan ini disampaikan WS dengan linangan air mata, kepada wartawan Jumat (18/10). WS […]

  • Perempuan Bersuara di Mandailing Online

    Perempuan Bersuara di Mandailing Online

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Moechtar Nasution
    • 0Komentar

    (Catatan Menjelang Ulang Tahun ke-16 Mandailing Online)   Oleh: Moechtar Nasution Penggiat GEREP INSTITUTE (Pusat Kajian Mandailing Natal)   Pernahkah anda membayangkan sebuah ruang diskusi ideal yang dulu sering digagas oleh Jurgen Habermas, filsuf dan sosiolog terkemuka asal Jerman yang lahir pada 18 Juni 1929? Tokoh penting ini melahirkan sebuah  konsep besar bernama ruang publik […]

  • Bupati Tapsel : Kepala Desa Harus Merangkul Lawan Politik

    Bupati Tapsel : Kepala Desa Harus Merangkul Lawan Politik

    • calendar_month Selasa, 15 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPANULI SELATAN (Mandailing Online) – Bupati Tapanuli Selatan, H. Syahrul M Pasaribu mengharapkan kepada kepala desa untuk merangkul lawan palitik. Itu ditekannya usai melantik 67 kepala desa, Senin (14/5/2018) di Sipirok. Para kepala desa terpilih itu hasil Pemilihan Kepala Desa Serentak pada tanggal 23 April 2018 lalu. Syahrul mengingatkan bahwa proses berpolitik di desa sudah […]

expand_less