Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Lumban Pasir Berhasil di Bawang Merah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 17 Jan 2020
  • print Cetak

 

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Desa Gunungtua Lumban Pasir Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal berhasil memproduksi bawang merah dengan bagus.

Panen kali kedua di hamparan Saba Pasir, Kamis (16/1/2020) mampu memproduksi sekitar 2 ton bawang merah di lahan seluas 1/3 hektar.

Dalam 1 Kg bibit mampu menghasilkan rata-rata 12 Kg bawang merah.

Capaian itu meningkat dibanding budidaya kali pertama yang masih menghasilkan sekitar 10 Kg per 1 Kg bibit.

Petani yang berbudidaya bawang merah ini tergabung dalam kelompok tani Membangun Dua.

Ketua kelompok tani ‘Membangun Dua’, Akhiruddin Borotan kepada wartawan di lokasi mengatakan, budidaya bawang merah ini masih swadaya petani.

Ia menerangkan, keuntungan bawang merah ini diperkirakan lebih besar dibandingkan bertani padi. Apalagi usia panennya berbeda. Padi panen di usia 4 bulan lebih, sementara bawang merah hanya dua bulan.

“Karena itu kami mengalihkan lahan tani kelompok kami dari padi ke bawang merah. Ini lahan percontohan dan swadaya masyarakat. Dan kami sudah menyiapkan lahan seluas 1 hektar untuk tanam berikutnya,” kata Akhiruddin.

Kepala Desa Lumban Pasir, Zulham Riyadh Nasution kepada wartawan menyebut, kebun bawang merah milik kelompok tani ‘Membangun Dua’ ini akan dijadikan sebagai percontohan. Dan, pihaknya sudah menyiapkan lahan seluas 1 hektar untuk tanam selanjutnya.

Lahan seluas satu hektar itu akan bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Madina.

“Ini akan kami jadikan sebagai percontohan, dengan harapan Desa Lumban Pasir bisa jadi desa Penangkar bawang merah untuk Kabupaten Madina,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Anggota DPRD Madina, H. Zainuddin Nasution yang hadir pada panen bawang merah itu menyampaikan apresiasi kepada kelompok tani ‘Membangun Dua’ yang telah berhasil merubah mindset petani agar tidak hanya mengandalkan hasil padi.

Ia menyebut, selama ini warga mengandalkan hasil tani padi. Tetapi, setelah perkebunan bawang merah ini dimulai, masyarakat sudah mulai mengalihkan komoditi padi ke bawang merah.

Sumber : Sidaknews
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Lulus Akreditasi, 483 Prodi Harus Dibubarkan

    Tak Lulus Akreditasi, 483 Prodi Harus Dibubarkan

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristek-Dikti) Muhammad Nasir merespon banyaknya program studi (prodi) kampus negeri yang tidak lulus akreditasi. Dia mengatakan, prodi-prodi itu dilarang menerima mahasiswa baru. Nasir menuturkan pengelola PTN harus fair terhadap penilaian dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Ketika hasil penilaian BAN-PT menetapkan ada prodi yang tidak lulus […]

  • MANDAILING DALAM LINTASAN SEJARAH (1)

    MANDAILING DALAM LINTASAN SEJARAH (1)

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Z. Pangaduan Lubis Sepanjang yang dapat diketahui sampai sekarang, belum ada seseorang yang menulis dan menerbitkan sejarah Mandailing. Oleh karena itu kita tidak dapat memperoleh refensi untuk membicarakan sejarah Madailing. Suku bangsa atau kelompok etnis Mandailing. Suku bangsa atau kelompok etnis Mandailing memang mempuyai aksara sendiri yang dinamakan Surat Tulak-Tulak. Tetapi ternayata orang-orang […]

  • Etnis Mandailing Di Malaysia

    Etnis Mandailing Di Malaysia

    • calendar_month Sabtu, 8 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    Catatan: Dahlan Batubara Dua kali saya bertemu dengan Prof. Artori Husein, dosen di Universitas Sain, Malaysia. Dia bermarga Lubis dari buyut yang merantau dari tanah Mandailing ke kawasan Rantau Parapat, lalu kakeknya lah yang merantau ke semenanjung Malaka. Kali pertama pada April 2012 dimana saya mewawancarai beliau dalam satu acara interaktif di radio Start FM, […]

  • Gatot-Tengku Resmi Pimpin Sumut

    Gatot-Tengku Resmi Pimpin Sumut

    • calendar_month Selasa, 18 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN- Pasangan H Gatot Pujo Nugroho, ST, Msi – Erry Nuradu, (Ganteng) resmi menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur, Senin (17/6) siang setelah prosesi pelantikan dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri (mendagri) Gamawan fauzi. Pasangan ini resmi menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur ke-18 Sumatera Utara. Bersama wakilnya Tengku Erry Nuradi, pasangan yang populer disebut GanTeng dilantik Menteri […]

  • Wabup Atika: Gotong Royong Harus Dijaga

    Wabup Atika: Gotong Royong Harus Dijaga

    • calendar_month Kamis, 6 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) membuka secara langsung kegiatan pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-19 yang ditandai dengan pemukulan gong di Desa Banua Simanosor, Kecamatan Bagajuang, Kabupaten Madina, Kamis (6/10/2022). Atika menyampaikan salam dari Bupati dan Ketua TP PKK Madina yang tidak bisa hadir pada kesempatan tersebut. “Pak Bupati […]

  • Bonus Produksi PT SMGP tak Maksimal, PNNB Puncak Sorik Marapi Demo ke Kantor Bupati Madina

    Bonus Produksi PT SMGP tak Maksimal, PNNB Puncak Sorik Marapi Demo ke Kantor Bupati Madina

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA-Mandailing Online: Ratusan pemuda mengatasnamakan dirinya dari Persatuan Naposo Nauli Bulung ( PNNB) di Kecamatan Puncak Sorik Marapai, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) datangi kantor Bupati Madina Senin 15/7. Kedatangan mereka mempertanyakan bonus produksi PT. Sorik Marapi Geotermal Power ( SMGP) yang beroperasi di wilayah mereka. Dalam orasinya di depan Sekretaris Daerah, Riski Koordinator Aksi […]

expand_less