Minggu, 30 Agu 2026
light_mode

Pemuda Pancasila : Kapasitas Apa Dr Isa Ansori Lakukan Tes Urin Narkoba?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 10 Feb 2020
  • print Cetak

 

Al Hasan Nasution saat menyampaikan paparan di ruang paripurna DPRD Madina

PANYABUNGAN (Mandailing Online) Pemuda Pancasila (PP) mempertanyakan kapasitas Kepala Puskesmas Sinunukan, Dr Isa Ansori melakukan tes urin narkoba terhadap karyawan PT Sago Nauli.

Pertanyaan itu dicuatkan Sekretaris MPC PP Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Al Hasan Nasution di ruang paripurna DPRD Madina, Senin (10/2/2020) saat DPRD Madina menerima ratusan kader PP Madina yang berunjukrasa.

Al Hasan mengungkapkan, 6 kader Pemuda Pancasila dipecat secara sepihak oleh PT Sago Nauli tanpa pesangon sepeser pun.

PT Sago Nauli merupakan perusahaan yang bergerak di perkebunan sawit dan pabrik CPO di kawasan Pantai Barat Madina.

Delegasi pengunjukrasa itu dipimpin Ketua MPC PP Madina, Sahriwan Nasution “Kocu”. Sedangkan pihak dewan dipimpin Wakil Ketua DPRD Madina, Harminsyah Batubara.

Alasan pemecatan itu berdasar hasil pemeriksaan tes urin oleh Dr Isa Ansori yang menyebut 6 karyawan itu positif memakai narkoba.

“Tetapi saat diperiksa pihak BNN, justru hasil yang diperoleh BNN keenam karyawan itu negatif,” ungkap Al Hasan.

Al Hasan melanjutkan bahwa hasil tes urin oleh pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Madina ini sudah disampaikan MPC PP Madina kepada PT Sago Nauli, tapi tak ada resfon.

Mediasi hingga unjukrasa sudah dilakukan namun PT Sago Nauli tak meresfon.

Selanjutnya MPC PP Madina juga telah mengkordinasikan kepada Dinas Tenaga Kerja Madina, tapi instansi itu tak memiliki resfon sesuai yang diharapkan.

Al Hasan mempertanyakan spesifikasi Dr Isa Ansori dan spesialisasi yang bagaimana sehingga bisa melakukan tes urin. Termasuk juga apa alat-alat yang dipakainya.

Menurut Al Hasan, yang memiliki kompetensi melakukan tes urin narkoba itu rumah sakit dan BNN. Bahkan rumah sakit itu pun harus berdasar rekomendasi BNN.

Oleh karenanya dia meminta agar Dr Isa Ansori diperiksa. Jika memungkinkan agar ditindak tegas, termasuk pecopotan status PNS.

Wakil Ketua DPRD Madina, Hardiansyah Batubara yang memimpin pertemuan di ruang paripurna DPRD ini menyatakan bahwa pihak DPRD Madina akan memangil kepala Puskesmas Sinunukan, kepala Dinas Kesehatan Madina, kepala Dinas Tenaga Kerja Madina, manajemen PT Sago Nauli dan menghadirkan utusan MPC PP Madina.

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Punya Uang 300 Ribu Biaya Melahirkan, RSU Panyabungan Tahan Ibu dan Bayinya

    Tak Punya Uang 300 Ribu Biaya Melahirkan, RSU Panyabungan Tahan Ibu dan Bayinya

    • calendar_month Kamis, 18 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Akibat tidak mampu membayar biaya persalinan, seorang ibu dan bayinya berasal dari keluarga miskin ditahan pihak Rumah Sakit Umum RSU Panyabungan. Hingga Kamis sore (18/2) Rodiah dan bayi laki-lakinya masih tertahan di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal sejak melahirkan 3 hari lalu. Dia dan Aswir suaminya warga Kelurahan Panyabungan […]

  • Gempa 5,1 SR Guncang Madina

    Gempa 5,1 SR Guncang Madina

    • calendar_month Minggu, 30 Apr 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gempa berkekuatan sekitar 5.1 skala richter mengguncang Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut, Minggu dini hari (30/4/2017) sekira pukul 00:52 WIB. Berdasar laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melalui website resmi http://www.bmkg.go.id/gempabumi/gempabumi-terkini.bmkg, pusat gempa berada di 0.77 Lintang Utara – 99.56 Bujur Timur atau 21 km arah Timur Laut Mandailing Natal. BMKG […]

  • Terkait Ijazah, Kuasa Hukum Desak KPU Mendiskualifikasi Harun

    Terkait Ijazah, Kuasa Hukum Desak KPU Mendiskualifikasi Harun

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tim kuasa hukum Henri Husein Nasution mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) agar mendiskualifikasi atau membatalkan pencalonan Harun Mustafa Nasution sebagai calon bupati Madina nomor urut 1 pada Pilkada Madina 2024. Alasannya, Harun Mustafa Nasution dinilai tidak memenuhi persyaratan calon sesuai dengan Pasal 14 ayat (2) huruf […]

  • HMI Madina Nilai Sukhairi-Atika Progres Positif Tangani Sampah

    HMI Madina Nilai Sukhairi-Atika Progres Positif Tangani Sampah

    • calendar_month Minggu, 22 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – HMI Madina menilai penanganan sampah di kota Panyabungan sejauh ini memiliki progres yang baik dari Sukhairi-Atika. Meski sampah belum terhilangkan 100 persen, HMI melihat bahwa itu suatu tantangan yang masih dihadapai pemerintahan baru, terutama menghadapi kendala keterbatasan armada dan teknologi serta kondisi masyarakat. Itu dikatakan Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang […]

  • Awas!!! Lobang Maut di Tambangan Jae

    Awas!!! Lobang Maut di Tambangan Jae

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LOBANG MAUT – Satu unit angkutan pedesaan harus mengambil sisi pingir jalan untuk menghindar dari sebuah lobang yang dalam di jalur titik Desa Tambangan Jae, Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal, Rabu (1/1/2014). Berdasar keterangan warga setempat, lobang ini sangat dalam sehingga jika pengemudi kederaan tak hati-hati di malam hari kenderaannya bisa terjungkal, malah dapat mengancam keselamatan […]

  • PPKM Terlambat, Negara Kian Darurat

    PPKM Terlambat, Negara Kian Darurat

    • calendar_month Senin, 12 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Alfi Ummuarifah, S.Pd Guru dan Pegiat Literasi Islam di Medan Sudah terlambat. Begitulah kiranya pernyataan yang tepat dinyatakan saat ini. Hanya nama yang berubah. Namun hasilnya tetap sama. Mulai dari PSBB, PPKM terbatas, hingga PPKM Darurat. Semata-mata hanya pergantian nama. Negara tetap dalam keadaan gawat. Belum nampak gambaran penurunan kasus Covid-19 beberapa bulan ke […]

expand_less