Sabtu, 13 Jun 2026
light_mode

Atikah dan Sektor Ekonomi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 10 Mar 2020
  • print Cetak

Atika Azmi Utammi Nasution, B.AppFin, MFin

Catatan : Dahlan Batubara

Banyak yang dapat disimpulkan dari hasil bincang-bincang antara Atika Azmi Utammi Nasution, B.AppFin, MFin dengan kalangan pers, kemarin.

Kegiatan bincang-bincang di restaurant Dapoer Nenek, Panyabungan, Senin (9/3/2020).

Membahas banyak sektor penting di Mandailing Natal (Madina), tentang potensi, kendala, tantangan dan peluang-peluangnya ke depan. Terutama sektor ekonomi, sosial, pemerintahan, daya saing, kompetitif hingga kemandirian daerah.

Secara akademik dia memang berbasis di ekonomi.

“Oleh karena itu saya akan fokus di ekonomi, pak Jakfar Sukhairi di birokrasinya. Beliau sudah matang di pemerintahan,” kata Atikah.

Atikah gadis dari Kotanopan, Mandailing Natal. Putri kandung saudagar Mandailing, H. Khoiruddin Nasution atau lebih dikenal sebutan Oji Koir.

Dia merupakan bakal calon wakil bupati Madina berpasangan dengan bakal calon bupati Madina, HM Jakfar Sukhairi Nasution.

Atika memperoleh Magister Financial di University of New South Wales, Australia.

Atikah melihat bahwa Madina memiliki potensi ekonomi yang begitu besar. Harus ada upaya pembaharuan sistem, penguatan manajemen dan ketajaman kebijakan agar potensi itu berbanding lurus dengan tingkat kemakmuran rakyat.

Mengembangkan basis-basis potensi lokal dengan pemberdayaan masyarakat. Hulu dan hilir. Agroindustri dan agribisnisnya. Tertata dan terukur secara jangka pendek, menengah dan jangka panjang.

Dan ini juga sekaligus menjawab persoalan pengangguran yang dihadapi usia produktif di Madina.

Sentra-sentra produksi harus dipeta secara akurat agar kebijakan yang diterapkan tepat.

Seiring juga sistem dan manusianya dibenahi agar Madina mampu kompetitif.

Atikah mencontohkan Indeks Pembangunan Manusia yang masih rendah, Madina masih berada di peringkat 28 dari 32 kabupaten/kota di Sumut. Harus dinaikkan minimal 10 besar.

“Bagaimana kita membangun jika IPM kita masih rendah,” katanya.

Dia menyebut kebijakan terhadap komoditi kopi sebagai salah satu sampel kelemahan strategi Madina.

Kopi Mandailing yang sangat tinggi nilainya di dunia internasional namun justru kopi Toraja dan kopi Aceh yang merajai ekspor.

Strategi di sektor hulu, tengah dan hilir butuh ketajaman.

Data akurat lapangan harus jadi acuan penting. Dan ini membutuhkan pos komando sebagai sentra kordinasi di tiap kecamatan.

Dan pos-pos komando didirikan di titik-titik yang ditetapkan itu akan menjadi kantor kerja Atikah sebagai wakil bupati di luar perkantoran pemkab.

“Selain pembenahan pada variabel-variabel itu, saya akan cari importir kopi ke banyak negara, kenapa rupanya,” imbuhnya.

Kondisi itu juga tergambar di sektor perikanan laut untuk wilayah Pantai Barat Madina. Nelayan membutuhkan penguatan-penguatan di berbagai aspek, dari sisi fasilitas tangkap hingga hilirnya agar nelayan mampu berdaya saing dan kompetitif.

“Saya akan turun ke sana agar data akurat diperoleh. Apa dan bagaimana kebutuhan nelayan,” ujarnya.

Di sisi infrastruktur juga sangat urgen dalam menopang aktivitas perekonomian rakyat di sektor pertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan.

Selain ekonomi, bidang ahlak juga mejadi perhatian Sukhairi-Atikah. Dan ini akan diawali dengan penguatan eksistensi madrasah yang terhubung dengan anggaran daerah.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketokohan dan Kepeloporan Marga Nasution Tak Diragukan Lagi

    Ketokohan dan Kepeloporan Marga Nasution Tak Diragukan Lagi

    • calendar_month Kamis, 12 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketokohan dan kepeloporan marga Nasution dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara sudah tidak diragukan lagi. Demikian disampaikan Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution ketika menyampaikan pidato sambutan pada acara Horja Godang dan Pelantikan Pengurus DPC Khusus Ikanas di Alaman Bolak Aek Lapan, Panyabungan. “Pengabdian (marga Nasution) kepada Bumi […]

  • Jangan Marah Kepada Tirta Madina

    Jangan Marah Kepada Tirta Madina

    • calendar_month Selasa, 19 Jul 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Warga perumahan Cemara harus marah sejak pukul 5 pagi sampai jam 2 siang. Lalu, sejak pukul 2 siang hingga pukul 4 pagi giliran penduduk Desa Parbangunan yang harus marah-marah. Marah-marah itu gara-gara Tirta Madina menetapkan pembagian waktu aliran air kepada dua wilayah bertetangga itu. Parbangunan dan perumahan Cemara berada di Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), […]

  • 59% Anak Didik Buka Situs Porno

    59% Anak Didik Buka Situs Porno

    • calendar_month Jumat, 12 Feb 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      Padangsidimpuan –  Hasil penelitian, monitor dan tinjauan ke lapangan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padangsidimpuan menemukan sekitar 59% anak didik di kota tersebut membuka situs porno. “Fakta ini membuat kita terperangah dan bertanya sudah separah itukah kerusakan moral kalangan pelajar kita. Masihkah ada solusi mengatasinya,” kata Ketua MUI Kota Padangsidimpuan Zulfan Efendi Hasibuan dalam […]

  • Pemerintah Desa Aek Botung: Selamat Pelantikan Sukhairi Atika

    Pemerintah Desa Aek Botung: Selamat Pelantikan Sukhairi Atika

    • calendar_month Jumat, 23 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar
  • DPRD Simalungun Setujui 12 Ranperda

    DPRD Simalungun Setujui 12 Ranperda

    • calendar_month Selasa, 16 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIMALUNGUN : DPRD Simalungun melalui fraksi-fraksi, menyetujui usulan 12 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) untuk dijadikan Peraturan Daerah (Perda), serta memberikan rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Simalungun tahun 2010, Senin 15 Agustus 2011. Ini ditandai dengan penandatanganan persetujuan bersama tentang Ranperda menjadi Perda antara Pemkab dan DPRD Simalungun. Penandatanganan tersebut langsung dilakukan Bupati Simalungun, […]

  • Kebutuhan Tenaga Ahli Teknologi Informasi Mencapai 1.000 Orang per Bulan

    Kebutuhan Tenaga Ahli Teknologi Informasi Mencapai 1.000 Orang per Bulan

    • calendar_month Rabu, 10 Mei 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Sumber : Bisnis.com / Editor : Dahlan Batubara JAKARTA (Mandailing Online) – Jika Anda atau anak Anda bingung memilih jurusan di perguruan tinggi, dan mudah mencari kerja setelah wisuda, maka ini satu solusi. Permintaan terhadap tenaga ahli Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) di Indonesia mencapai 1.000 per bulan. Tetapi akibat minimnya generasi muda yang menekuni […]

expand_less