Jumat, 4 Sep 2026
light_mode

Kembalilah Kepada Sang Pencipta

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2020
  • print Cetak

Oleh : Nurhabibah, S. Pd

Ketika kemaksiatan merajalela. Keangkuhan tampak di mana mana. Hampir di setiap penjuru dunia kemungkaran menjadi hal yang biasa.

Di saat alam sudah mulai muak. Namun Allah SWT yang Maha Kasih yang Maha Sayang, memberi peringatan melalui mahluk kecilnya yang bernama corona. Virus ini telah menyebar di 198 negara. Di China, tempat sebaran virus berasal.

Di benua biru, Eropa, dan di Amerika Serikat justru mengalami tren kenaikan yang cukup mengkhawatirkan dengan jumlah kematian yang tidak sedikit. Perkembangan pandemi global ini bisa dilihat di situs worldometer.

Situasi ini semakin membuat kepanikan di setiap negara. Pun dengan situasi di negara kita, tren kenaikan pasien Covid-19 mengalami pertambahan berikut dengan kasus kematian. Sementara yang berhasil pulih memang ada, namun tidak signifikan. Situasi panik dan khawatir memerlukan katarsis.

Sang Pencipta mengirimkan mahluk kecilnya sebagai bukti tanda cinta dan sayang. Ya. Allah masih sayang, Allah masih memberikan kita kesempatan. Di saat banyak nyawa melayang terjangkit wabah yang mematikan, kita masih diberi Allah kesehatan dan keselamatan.

Di seluruh penjuru dunia ribuan nyawa telah melayang, mahluk Allah yang teramat kecil telah mampu membuat gempar seluruh dunia, membuktikan kepada kita bahwa kita bukan siapa – siapa. Persoalannya apakah saat menyaksikan ribuan nyawa yang melayang ketaatan kita bertambah? Atau bahkan makin bergelimang dengan kemaksiatan?

Kenyataannya yang kita lihat sekarang, Allah beri kita teguran namun tak mampu membuat kita sadar yang ada malah membuat manusia semakin terjerumus kepada kemaksiatan.

Di tengah pandemi Corona saat ini fitnah semakin merajalela, kepincangan sosial semakin nampak di depan mata. Kelaparan ada dimana mana. Kemaksiatan terus saja dibiarkan bahkan didukung.

Saat semua ini terjadi maka tak salah bila petaka, baik yang menimpa orang zolim maupun orang shalih, harus dipandang sebagai teguran dan peringatan keras dari Allah SWT.

Sebagai orang yang beriman di saat seperti sekarang ini yang harus kita lakukan adalah muhasabah diri. Kembalilah kepada Allah sebagai sang Pencipta, kita harus kembali mencintai Allah dengan cara menjalankan perintah-Nya.***

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesantren Pertanyakan Pendidikan Gratis

    Pesantren Pertanyakan Pendidikan Gratis

    • calendar_month Rabu, 25 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kotanopan (MO) – Program pendidikan gratis yang sudah berlangsung untuk tingkat SLTA di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menuai protes dari kalangan pesantren. Pasalnya program pasangan Hidayat-Dahlan ini tak mengikutkan pesantren dan Madrastah Aliyah. Pimpinan Pesantren Subulussalam, Kotanopan, Esmin Pulungan, S. Ag menilai Pemkab Madina tidak adil dalam memberlakukan program pendidikan gratis tersebut karena hanya diperuntukkan […]

  • Grebek Rumah Pelaku Curanmor, Tapi 12 Bal Ganja Yang Didapat

    Grebek Rumah Pelaku Curanmor, Tapi 12 Bal Ganja Yang Didapat

    • calendar_month Sabtu, 25 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Personil Reskrim Polres Madina menggrebek rumah di Desa Siobon, Panyabungan, Sabtu (25/6) hendak menangkap pelaku yang diduga telah melakukan 7 kali pencurian sepeda motor. Penggrebekan sekira pukul 02.00 Wib itu, tertangkap dua orang tersangka serta 12 bal daun ganja kering dan satu timbangan. Kedua tersangka yang tertangkap masing-masing RN (17) status […]

  • The Scary Khilafah

    The Scary Khilafah

    • calendar_month Kamis, 24 Agt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Emha Ainun Najib Kenapa dunia begitu ketakutan kepada Khilafah? Yang salah visi Khilafahnya ataukah yang menyampaikan Khilafah kepada dunia? Sejak 2-3 abad yang lalu para pemimpin dunia bersepakat untuk memastikan jangan pernah Kaum Muslimin dibiarkan bersatu, agar dunia tidak dikuasai oleh Khilafah. Maka pekerjaan utama sejarah dunia adalah: dengan segala cara memecah […]

  • Video Ucapan Selamat Pelantikan Sukhairi Atika dari BAKD Kecamatan Kotanopan

    Video Ucapan Selamat Pelantikan Sukhairi Atika dari BAKD Kecamatan Kotanopan

    • calendar_month Jumat, 23 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Klik di sini >>>>   VID-20210723-WA0029

  • Spanduk “Usir TKA China” Raib dari Pagar Taman Panyabungan

    Spanduk “Usir TKA China” Raib dari Pagar Taman Panyabungan

    • calendar_month Sabtu, 14 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Spanduk yang bertulis “USIR TKA CHINA DARI BUMI GORDANG SAMBILAN” sudah raib dari pagar taman Panyabungan. Pantauan Mandailing Online, Sabtu (14/7/2018), spanduk itu tak ada lagi di pagar taman itu. “Saya juga tak tahu kapan spanduk itu diturunkan, siapa yang nurunkan juga tak tahu,” kata seorang pengemudi beca bermotor menjawab Mandailing […]

  • Membawa Buruh Keluar dari Jebakan Angka Kemiskinan Madina

    Membawa Buruh Keluar dari Jebakan Angka Kemiskinan Madina

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Muhammad Ludfan Nasution   Sebagai Ketua DPC Konfederasi Serikat Buruh Muslim Indonesia Kabupaten Mandailing Natal, saya menyampaikan Selamat Hari Buruh kepada seluruh pekerja, penggerak serikat, pelaku usaha, dan pemerintah daerah yang menjadi bagian dari ekosistem ketenagakerjaan di daerah ini. May Day bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk melihat dengan jujur kondisi buruh kita […]

expand_less