Jumat, 24 Apr 2026
light_mode

Pemukiman Desa Tabuyung Yang Kian Terancam

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 8 Mei 2020
  • print Cetak

MUARA BATANG GADIS ( Mandailing Online) – Badai dan ombak besar yang terus menerus menerpa pantai Desa Tabuyung mengakibatkan pohon kelapa kembali bertumbangan dan air laut sudah mulai merayap masuk kepemukiman warga.

Seperti terlihat dalam photo yang diabadikan jurnalis ini di lokasi merupakan gambaran situasi pada Jumat (8/5/2020) pukul 08.00 wib pagi ini di Desa Tabuyung Kecamatan Muara Batang Gadis Kabupaten Mandailing Natal Prov. Sumatera Utara.

Berdasarkan penuturan warga,  sejak semalaman angin dan hujan turun dengan derasnya, sehingga menimbulkan gelombang dan ombak besar secara terus menerus menghantam bibir pantai dan akibatnya abrasi pantai semakin parah dan sudah sangat mengancam pemukiman warga. Ditambah lagi angin kencang pagi ini telah menumbangkan sejumlah  pohon kelapa dan menimpa dua buah rumah warga.

Manijan, salah seorang warga yang rumahnya telah digenangi air laut dibibir pantai mengatakan bahwa sejak semalaman mereka khawatir dengan kerasnya ombak menghantam pantai, sesekali menghempaskan air laut ke di dinding dapur rumahnya dan bahkan hingga ombak air laut telah merembes lebih dua meter melewati rumahnya,” sejak semalam kami sekeluarga telah mengungsi, ombak sangat deras dan telah mengancam rumah kami”, ungkap pria berusia 48 tahun ini.

“Tentunya kami sangat khawatir, sehingga saya ambil keputusan mengungsikan seluruh keluarga ketempat aman, disamping itu saya terus mengawasi pergerakan ombak dan merembesnya air laut”, tambahnya dikutip Madina Pos.

Sementara itu, Muslimah yang salah seorang warga yang rumahnya tertimpa pohon kelapa menyampaikan bahwa semalaman mereka juga tidak bisa tidur nyenyak karena cuaca sangat buruk diserta angin kencang,” sebenarnya pagi ini saya dan anak anak sudah mengungsi kerumah tetangga, tinggal suami saya dirumah mengemasi barang, namun saat itu sekitar jam 06.15 tiba tiba pohon kelapa yang berada dibelakang rumah saya tumbang dan mengenai rumah saya”, kata ibu berusia 32 tahun ini.

“Alhamdulilah, suami saya seketika itu lari keluar rumah dan selamat, sementara kondisi rumah belum kami periksa kerusakan didalamnya”, katanya.

Camat Kecamatan Muara Batang Gadis Edy Ikhsan Lubis, SH yang dihubungi via telepon selulernya menyampaikan bahwa saat ini Camat sedang dalam perjalanan menuju Desa Tabuyung setelah rapat tadi malam dengan Bapak Bupati Madina menyampaikan situasi ini,” hasil rapat tadi malam memutuskan bahwa Bapak Bupati telah memerintahkan BPBD, Dinas PU dan Kominfo untuk segera meninjau kondisi abrasi di Pantai Desa Tabuyung”, ungkapnya.

“Tim yang akan turun juga diminta melakukan survei material batu untuk timbunan, serta kemungkinan akan menggunakan anggaran dana APBN yang diupayakan agar cepat diturunkan, kami juga meminta warga untuk tetap tenang namun harus terus mewaspadai dan memantau situasi ombak”, tutupnya.

Sumber : Madina Pos / Sapril

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satpol PP Tertibkan Belasan PKL

    Satpol PP Tertibkan Belasan PKL

    • calendar_month Minggu, 14 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA ; Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menertibkan belasan pedagang kaki lima (PKL) di Kelurahan Kayu Jati, Kecamatan Panyabungan, Kamis (11/11). Dalam operasi tersebut, personel Satpol PP juga berhasil menjaring 2 pelajar sekolah yang keluyuran pada saat jam belajar. Kakan Satpol PP Madina, Nurkholis SH, saat ditemui METRO di ruang […]

  • Produksi dan Harga Karet di Madina Turun

    Produksi dan Harga Karet di Madina Turun

    • calendar_month Senin, 20 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA : Hujan yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dalam satu pekan terakhir mengakibatkan produksi dan harga getah karet di pasar-pasar lelang karet menurun. Seperti di Kelurahan Kota Siantar, harga getah karet turun dari semula Rp15.000 menjadi Rp13.500 per kilogramnya. Begitu juga di Desa Gunungtua Kecamatan Panyabungan, harganya hanya Rp13.000 per kg, dan […]

  • Pengangkatan penyidik Polri di KPK salahi aturan

    Pengangkatan penyidik Polri di KPK salahi aturan

    • calendar_month Sabtu, 6 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeluarkan Surat Keputusan Pengangkatan terhadap 28 penyidik Polri yang dipekerjakan di KPK sebelum berhenti dari Polri menyalahi ketentuan yang berlaku di Polri. Hal tersebut diungkapkan oleh Komisioner Komisi Polisi Nasional (Kompolnas) Syafriadi Cut Ali saat berbincang dengan wartawan, hari ini. “Ada yang harus diluruskan, harusnya dia mundur […]

  • Buang Sampah Sembarangan Bakal Kena Denda Rp 500 Ribu Berlaku Tahun Depan.

    Buang Sampah Sembarangan Bakal Kena Denda Rp 500 Ribu Berlaku Tahun Depan.

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Perusahaan Pelanggar Didenda Rp 50 Juta JAKARTA – Sanksi denda maksimal yang berkisar Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta di wilayah Jakarta tak hanya akan diberlakukan bagi kendaraan yang menerobos jalur Transjakarta (busway) dan parkir sembarangan (liar atau di tempat terlarang). Sanksi yang sama juga akan diberlakukan bagi warga yang suka membuang sampah sembarangan. […]

  • Banyak hakim masuk neraka

    Banyak hakim masuk neraka

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online)- Dua dari tiga hakim masuk neraka karena perilaku yang tidak adil dalam setiap putusannya. Hal tersebut disampaikan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Hamdan Zoelva, usai pengambilan sumpah jabatannya. “Hanya hakim yang memegang teguh kejujuran masuk surga. Sedangkan dua hakim yang tidak adil itu masuk neraka,” kata Hamdan di lantai dua, Gedung MK, hari […]

  • Masyarakat Tetap Tolak Keberadaan KP-USU

    Masyarakat Tetap Tolak Keberadaan KP-USU

    • calendar_month Senin, 7 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Kehadiran KP-USU dalam usaha pembukaan kebun sawit di Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina) masih pro kontra ditengah berlanjutnya sidang di PTUN Medan. Kasus KP-USU ini mencuat setelah pihak Polres Madina menyetop aktivitas KP-SU di lapangan pada bulan Oktober 2012 karena izin lokasi dan izin usaha perkebunan KP […]

expand_less