Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

UKT Ditengah Pandemi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 5 Jun 2020
  • print Cetak

Oleh : Elsa Novia Wita Siregar, S.Si

 

Seperti kita ketahui, semenjak wabah melanda dunia termasuk Indonesia banyak kegiatan yang dilakukan dirumah termasuk kegiatan belajar mengajar dimulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi.

Proses belajar mengajar dilakukan secara online dirumah masing-masing. Kegiatan ini otomatis mengharuskan setiap peserta didik menyiapkan kuota setiap kelas online diadakan.

Tentu ini menjadi masalah tersendiri bagi mereka yang memiliki tingkat ekonomi yang rendah. Apalagi ditengah pandemi banyak orangtua yang mengalami penurunan pendapatan bahkan sampai kehilangan pekerjaan.

Ternyata dalam kondisi seperti ini para peserta didik juga harus mempersiapkan pembayaran uang sekolah meskipun kegiatan belajarnya dilakukan dirumah, tak terkecuali mahasiswa.

Kondisi ini membuat mereka gusar dan menuai protes. Mereka meminta keringanan agar pembayaran dikurangi atau bahkan digratiskan. Sebab mereka merasa tidak menggunakan fasilitas apapun dikampus selama pandemi ini. Ditambah lagi kegiatan belajar online selama ini juga tidak optimal sehingga ini semakin menunjukkan ketidakjelasan target dan capaian yang ingin diraih dari pemerintah dengan kegiatan kuliah online. Kemendikbud diharapkan mempertimbangkan hal tersebut. Protes ini mereka sampaikan melalui sosial media hingga tagar #Nadiemmanamahasiswamerana bertengger diposisi nomor satu trending topik twitter.

Kondisi ini memang sangat mengkhawatirkan sekaligus menyedihkan. Rakyat dipaksa memikirkan nasib dirinya sendiri jika ingin mendapatkan kehidupan normal dan fasilitas yang layak, termasuk pendidikan.

Inilah wajah asli negara dengan sistem pendidikan ala kapitalisme yang selalu cenderung memikirkan keuntungan meski kualitas tak bisa dibanggakan. Pendidikan hanya dijadikan sebagai wasilah untuk meraup peluang bisnis saja.

Pendidikan tidak lagi dianggap sebagai kebutuhan dasar setiap warga negara yang wajib mereka tekuni dan sekaligus menjadi hak mereka sendiri. Disistem yang serba kapitalistik seperti sekarang kesempatan mengecap pendidikan yang layak hanya bagi mereka yang memiliki uang banyak saja.

Tentu ini sangat berbeda dengan sistem pendidikan didalam negara islam. Pendidikan bahkan dianggap sesuatu hal yang sangat penting dan semua memiliki hak yang sama mendapatkannya, baik yang kaya atau yang miskin.

Sebab dalam sistem pendidikan islam, rakyat tidak akan dipungut biaya apapun. Dengan sekolah gratis mereka justru disediakan fasilitas terbaik guna mencetak generasi gemilang dan berkualitas. Negara juga akan senantiasa melakukan pengontrolan dan evaluasi terhadap jalannya proses belajar mengajar guna menakar ketercapaian target-target kurikulum yang sudah dirancang oleh negara.

Begitulah hebatnya pendidikan islam, selalu memudahkan dan melahirkan generasi cemerlang, tidak seperti sistem sakarang yang justru menekan rakyat dengan segudang syarat dan biaya yang memberatkan, namun belum tentu juga melahirkan generasi berkualitas.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tewaskan 8 Penumpang, Sopir Gran Max Diburu Polisi

    Tewaskan 8 Penumpang, Sopir Gran Max Diburu Polisi

    • calendar_month Jumat, 18 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Supir Mobil Daihatsu Grand Max BK 1380 KO yang jatuh ke sungai di Jalan Lintas Sumatera, Desa Usor Tolang, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang menyebabkan 8 orang penumpang meninggal, Senin (14/03/2011) dini hari kemarin, hingga kini masih buron. Sopir bernama Heri (32) itu dikabarkan tinggal di kawasan Sukaramai, Kota Medan. Kabarnya lagi, […]

  • Rancu Pendidikan

    Rancu Pendidikan

    • calendar_month Senin, 28 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Roy Samsuri Lubis Editor / tinggal di Madina Pendidikan secara umum diartikan sebagai usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran untuk peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. Sedangkan menurut Ki […]

  • USU Buka Ranking CPNS

    USU Buka Ranking CPNS

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – USU bersedia membeberkan nilai dan perankingan peserta ujian CPNS Pemko Medan jika terbukti ada kecurangan. “Lagipula kan nanti akan ketahuan ada kecurangan saat pembuatan NIP. BKN akan meminta seluruh datanya kepada USU,” ujar Bisru. Kepala BKD Pemko Medan, Lahum, Selasa, menuturkan, jika ada peserta ujian CPNS yang tak puas pada hasil pengumuman atau […]

  • Pegawai KPK: Kami Tidak Takut

    Pegawai KPK: Kami Tidak Takut

    • calendar_month Minggu, 7 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Dukungan untuk kerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam memberantas korupsi terus mengalir. Ketua Wadah Pegawai KPK Nanang Faridz Syam mengatakan, sebagai bagian dari lembaga antikorupsi tersebut, ia dan rekan-rekannya tak ragu menuntaskan kasus-kasus dugaan korupsi, meskipun berbagai terpaan kini tengah melanda KPK. “Kami tidak benci Polri karena yang diperangi adalah perilaku dan […]

  • Direktur RSU Tapsel Bantu Biaya Operasi Tumor Warga Madina

    Direktur RSU Tapsel Bantu Biaya Operasi Tumor Warga Madina

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Direktur RSU Tapanuli Selatan, drg M Firdaus Batubara membantu biaya warga Kabupaten Mandailing Natal, Ronggani Pulungan untuk dapat menempuh operasi tumor di Medan. Ini pukulan telak bagi Pemkab Mandailing Natal karena warganya yang menderita tumor justru tak mampu ditolongnya. Malam ini Ronggani didampingi suaminya sedang dalam perjalan menuju Medan. Drg Firdaus […]

  • Kejari Madina Periksai Sejumlah Camat Terkait Bimtek Desa

    Kejari Madina Periksai Sejumlah Camat Terkait Bimtek Desa

    • calendar_month Jumat, 6 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )- Kejaksaan Negeri Mandailing Natal Kamis 5/10/2023 periksa sejumlah Camat terkait pelaksanaan Bimbingan Teknis ( Bimtek ) perangkat desa yang berlangsung beberapa kali. Pemanggilan sejumlah Camat itu juga terkesan tertutup. sumber Mandailing Online menyebut ada 6 Camat di Kabupaten ini yang dimintai keterangannya oleh penyidik Kejaksaan. Sementara, salah seorang Camat yang enggan […]

expand_less