Rabu, 17 Jun 2026
light_mode

IPM Rendah, Pertumbuhan Ekonomi Madina Anjlok Sejak 2015

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 25 Sep 2020
  • print Cetak

Prof. Dr. H. Eddy Suratman, SE.,MA

Dalam lima tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi Madina terus menurun. Dari 6,21 persen (2015) anjlok menjadi 6,09 persen (2017). Lalu, terjun lagi menjadi hanya 5,30 persen (2019).

Kondisi inilah yang membuat angka pengangguran di Madina meningkat tajam, dari 4,43 persen (2018) menjadi 6,37 persen (2019).

Itu diungkap Prof. Dr. H. Eddy Suratman, SE.,MA.? Dia adalah salah seorang panelis saat debat Pilpres (pemilihan presiden) 2019 lalu?

Eddy, begitu ia biasa disapa, merupakan salah seorang putra terbaik Mandailing Natal (Madina), Sumut lulusan SMA Negeri 1 Panyabungan (1987). Saat ini ia menjabat guru besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat

Meskipun sudah meninggalkan Madina sejak lulus SMA, atau sekitar 33 tahun lalu, Eddy masih terus mengikuti perkembangan kemajuan tano hasorangan, baik melalui berita, juga lewat keluarga dan sahabat yang ada di kampung.

Informasi itu, kata Eddy, bisa juga didapat melalui pengamatan langsung. Sebab hampir dua atau tiga tahun sekali, dia pulang ke Panyabungan untuk melepas rindu dengan keluarga besar.

“Terus terang saya sangat khawatir melihat perkembangan ini,” kata peraih cumlaude saat lulus doktor dari Universitas Indonesia,Jakarta (2004), kepada Beritahuta.com, Jumat pagi (25/9-2020).

IPM juga sangat lamban, bahkan nomor 5 terrendah di Sumut.

Menurut Eddy yang juga lulus cumlaude saat mengambil gelar MA (Master of Arts) bidang ekonomi kependukan dan ketenagakerjaan di Universitas Indonesia (UI), Jakarta (1994), Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Madina juga berkembang lambat.

Pada 2019 memiliki nilai 66,52 dan menempati peringkat lima terbawah dari seluruh kabupaten/kota di Sumut. Dengan kata lain, IPM Madina hanya lebih baik dari 4 kabupaten di Pulau Nias, yaitu: Nias Utara, Nias, Nias Selatan, dan Nias Barat.

Angka IPM Madina yang rendah tersebut terutama disebabkan dua hal, pertama: Angka Harapan Hidup (AHH) yang sangat rendah bahkan terendah se-Provinsi Sumut. Yaitu, hanya 62,51 tahun.

“AHH yang rendah tentu saja menggambarkan ketertinggalan dalam pelayanan kesehatan,” jelas lulusan terbaik dan tercepat jurusan ekonomi pembangunan Universitas Tanjungpura (1991).

Kedua, angka Rata-Rata Lama Sekolah (RTL) yang relatif rendah, yaitu hanya sekitar 8,36 tahun. Artinya rata-rata penduduk di Madina belum tamat SMP (butuh waktu 9 tahun).

Angka ini hanya lebih baik dari kabupaten-kabupaten yang ada di Pulau Nias (RTL sekitar 6 tahun) dan Kabupaten Batubara (RTL sekitar 8,02 tahun).

Padahal menurut Eddy, Madina memiliki kekayaan sumber daya alam (SDA) melimpah dan juga memiliki sejarah sebagai daerah penyumbang tokoh-tokoh yang sukses yang berkiprah di tingkat provinsi dan tingkat nasional.

Oleh karena itu patut diduga kalau perkembangan Madina yang mengkhawatirkan tersebut disebabkan “salah kelola” atau “salah urus”.

Sebab itu, mantan pembantu rektor (PR) bidang kemahasiswaan dan alumni Universitas Tanjungpura ini berharap momentum Pilkada Madina 9 Desember 2020 nanti dapat digunakan masyarakat untuk mengevaluasi secara obyektif perkembangan kemajuan kabupaten paling selatan Provinsi Sumatera Utara ini.

Kalau betul faktor utama-nya adalah karena “salah kelola”, maka Madina membutuhkan perubahan kepemimpinan daerah dengan orang yang memiliki karakter kepemimpinan kuat sekaligus memahami kondisi riil daerah.

Untuk itu, ayah tiga anak yang pernah menjadi anggota tim asistensi menteri keuangan bidang desentralisasi fiskal di Kementerian Keuangan RI ini mengharapkan masyarakat Madina harus jeli menilai pasangan calon mana yang betul-betul menggambarkan adanya perubahan kepemimpinan di Madina.

“Madina harus bangkit. Madina harus dibenahi, dan saya kira masyarakat Madina sudah sangat cerdas menemukan solusi untuk mewujudkan perubahan itu,” kata Eddy. (*)

Sumber : Beritahuta.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Foto Naskah Ujian SD di Facebook Ternyata Rekayasa

    Foto Naskah Ujian SD di Facebook Ternyata Rekayasa

    • calendar_month Kamis, 16 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Misteri foto kertas ujian sekolah dasar di Mandailing Natal yang beredar di Facebook akhirnya terkuak. Foto-foto itu sempat menggegerkan publik karena tidak sinkron poin-poin pertanyaan dengan poin-poin jawaban. Setelah ditelusuri, ternyata lembar pertanyaan di foto itu adalah naskah untuk kelas 3, sedangkan lembar jawabannya naskah untuk kelas 5. Penelusuran yang dilakukan Mandailing Online di sejumlah […]

  • Cetak Sawah di Huraba Segera Dimulai

    Cetak Sawah di Huraba Segera Dimulai

    • calendar_month Jumat, 22 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Pencetakan sawah di Mandailing Natal kembali dilaksanakan. Tetapi, apakah masih akan berakhir ke ranah penyidik kepolisian karena dugaan penyelewengan dana seperti beberapa tahun lalu? Bisa iya, bisa tidak. Sebab, untuk tahun 2016 ini Dinas Pertanian Mandailing Natal (Madina) tak lagi sendiri, karena yang melaksnakan pencetakan di lapangan adalah pihak TNI bekerjasama […]

  • Kuasa Hukum Ali Makmur Nasution Ajukan PK, Minta Eksekusi Ditunda

    Kuasa Hukum Ali Makmur Nasution Ajukan PK, Minta Eksekusi Ditunda

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kuasa hukum Ali Makmur Nasution, Elsa Syarif meminta Kejaksaan Negeri Panyabungan menunda eksekusi hukuman terhadap Ali Makmur Nasution yang divonsi 2 tahun penjara oleh Mahkamah Agung. Permintaan penundaan eksekusi tersebut dikirim melalui surat nomor 012/ESL/1/2014 tanggal 20 Januari 2014. Sementara itu, Kajari Panyabungan, Satimin, SH melalui Kasi Intel, Muhammad Yusuf, SH […]

  • Resmikan Panti Jompo, Bupati Madina: Pemda Akan Bantu Kelanjutan Pembangunannya

    Resmikan Panti Jompo, Bupati Madina: Pemda Akan Bantu Kelanjutan Pembangunannya

    • calendar_month Minggu, 17 Okt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    LONGAT (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution meresmikan panti jompo Imam An Nasai di Longat, Kecamatan Panyabungan Barat pada Minggu (17/10). Dalam sambutannya, Bupati mengapresiasi Pengajian Baitul Bukhori yang telah membangun panti jompo. Ke depan, tambah Sukhairi, Pemda Madina akan ikut serta membantu kelanjutan pembangunan panti tersebut. “Kita akan […]

  • Harga Kakao Turun Lagi

    Harga Kakao Turun Lagi

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam satu pekan terakhir ini harga kakao kering di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengalami penurunan sekitar Rp.2.000/ Kg di tingkat petani. Harga pada Senin (17/11) dikisaran Rp.26.000/kg dari sebelumnya Rp.28.000/Kg. Pernurunan ini terus terjadi dimana beberapa bulan lalu masih di atas 30.000 rupiah per kilo gram. Pulen Rangkuti seorang pengumpul […]

  • Willem Iskander Jadi Pahlawan Nasional: Why Not?

    Willem Iskander Jadi Pahlawan Nasional: Why Not?

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Komunitas Pengusul Willem Iskander Pahlawan Nasional   Indonesia sering ribut mencari teladan pendidikan nasional. Nama-nama besar terus diperingati. Seminar digelar. Hari pendidikan dirayakan saban tahun. Tetapi di tengah gegap-gempita itu, ada satu nama dari tanah Mandailing yang seperti berdiri sunyi di pinggir sejarah nasional: Willem Iskander. Atau lebih tepatnya: Sati Nasution. Pertanyaannya, sederhana […]

expand_less