Sabtu, 13 Jun 2026
light_mode

Kepulangan Habib Rizieq dan Kesadaran Umat 

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 20 Nov 2020
  • print Cetak

Oleh: Siti Khadijah Sihombing
Ibu Rumahtangga/tinggal di Barus

 

Selasa, 10 November 2020 Habib Rizieq Shibab pulang ke Indonesia. Dan kepulangannya disambut oleh jutaan umat islam di seluruh Indonesia baik yang menyambut langsung ke bandara Soekarno-Hatta maupun yang mendo’akan dari kejauhan sebab terpisah jarak yang jauh.

Atas kedatangan Habib Rizieq ini banyak pro dan kontra sebab ada yang tidak suka tetapi jauh lebih banyak yang suka.

Setelah pulang Habib Rizieq menggelar 2 acara sekaligus secara serentak yaitu acara Maulid Nabi Muhammad saw dan acara pernikahan putri beliau. Karena acara itu sehingga mengakibatkan Gubernur DKI Jakarta dan jajaran setempat terkena panggilan Polda Metro Jaya.

Anies di panggil pada Selasa (17/11) untuk dimintai klarifikasi terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam acara yang digelar Habib Rizieq tersebut.

Atas panggilan itu Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Dim Syamsuddin mengatakan dalam Cnnindonesia.com bahwa panggilan Polda atas Anies ada nuansa politiknya dan justru semua ini akan menjadi boomerang kepada rezim saat ini. Dan Dim juga menyampaikan bahwa pemanggilan tersebut sebagai sebuah drama dalam proses penegakan hukum oleh kepolisian di Indonesia. Sebab baru kali ini institusi Polda memanggil seorang gubernur yang bertugas hanya untuk klarifikasi.

Drama pemanggilan ini juga sangat membingungkan masyarakat awam seperti kami karena sebagaimana kita ketahui hari ini saat-saat kampanye begitu banyak para calon yang mengadakan kampanye di daerah tanpa memperhatikan protokol kesehatan yang tidak mendapat pemanggilan dan itu dilakukan berulang kali oleh mereka. Dan rezim pun seolah bungkam dengan kasus itu.

Hal ini membuat pertanyaan besar oleh masyarakat sebab mengapa hanya persoalan Habib Rizieq saja yang dipublikasikan Dan diproses. Apakah karena para pejabat dan rezim ketakukan atas kedatangan Habib yang akan membuat kekuasaan mereka goyang? Ini jelas sangat membuat kebingungan.

Dan semua itu mendatangkan banyak pertanyaan di kalangan masyarakat. Karena mereka menilai rezim hari ini sangat kontra kepada umat islam dan ingin selalu menjatuhkan umat islam. Masyarakat juga bingung karena rezim tidak melakukan sesuatu yang sama kepada para asing dan aseng yang melakukan kesalahan. Mereka hanya ingin menjatuhkan umat islam dan ajarannya di mata publik sebagai sesuatu yang tidak baik untuk diambil. Sungguh ini semua menunjukkan bahwa kebencian rezim kepada umat islam.

Kenapa hal ini bisa terjadi?
Karena keengganan umat islam menerapkan sistem islam sebagai aturan disegala lini kehidupan mereka, sehingga membuat mereka dan ajaran islam selalu di jadikan kambing hitam atas persoalan yang terjadi di negeri ini.

Harusnya ini membukakan pintu hati umat islam agar segera sadar dan mau menerapkan aturan islam secara kaffah sebagaimana yang sudah Rasulullah contohkan dan sudah di buktikan 1400 abad lamanya umat islam dihargai sebagai peradaban gemilang yang melahirkan generasi yang cerdas dan berakhlak mulia. Dan dengan penerapan sistem islam secara kaffah itu juga membuat tidak ada satu pun orang maupun kelompok yang menjatuhkan umat islam dan ulama-ulama mereka. Umat islam begitu dihargai dan disegani.

Maka marilah kita sadar sebagai umat islam untuk berjuang menerapkan sistem islam secara kaffah dengan melihat kenyataan rezim hari ini.

Wallahu’alam bishowab

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kota Padang Kekurangan Tenaga Kesehatan

    Kota Padang Kekurangan Tenaga Kesehatan

    • calendar_month Minggu, 24 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANG : Pelayanan kesehatan di Kota Padang Provinsi Sumatra Barat dihadapkan masalah kurangnya tenaga kesehatan, baik dokter, paramedis dan petugas administrasi, kata Walikota Padang, Fauzi Bahar. Hingga akhir 2010, pelayanan kesehatan di Padang masih kekurangan 14 orang dokter, dari kebutuhan 80 orang baru tersedia 66 orang dokter, kata Fauzi Bahar dalam laporan pertanggungjawaban Walikota 2010 […]

  • Saipullah Doakan Anak Yatim Memperoleh Rezeki yang Berkah

    Saipullah Doakan Anak Yatim Memperoleh Rezeki yang Berkah

    • calendar_month Kamis, 24 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      NAGAJUANG (Mandailing Online) – Calon bupati Mandiling Natal (Madina) nomor 2 Saipullah Nasution memanjatkan doa kepada Allah Swt agar seluruh anak yatim senantiasa memperoleh rezeki halal dan berkah. Doa itu dipanjatkan Saipullah ketika dipersilakan memimpin doa pada kegiatan penyantunan anak yatim di Desa Sayur Matua, Kecamatan Nagajuang, Kamis (24/10/2024). Saipullah menyantuni 23 orang anak […]

  • Oprit Jembatan Nagajuang Terancam Amblas

    Oprit Jembatan Nagajuang Terancam Amblas

    • calendar_month Kamis, 28 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oprit Jembatan Nagajuang Terancam Amblas :  Oprit jembatan Nagajuang  (Jembatan Abdul Hakim Ritonga) di Desa Jambur Padang Matinggi, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal, yang dibangun pada 2005-2007 terancam hamblas akibat luapan sungai Batang Gadis. Bagi pengguna kenderaan roda 4 dihimbau untuk lebih berhati-hati.(MO).

  • Latih Paskibra, Dispora Madina Gandeng Tentara Mangga Dua

    Latih Paskibra, Dispora Madina Gandeng Tentara Mangga Dua

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggandeng Kifan B Yonif 123/RW Mangga Dua  melatih pasukan pengibaran bendera menyonsong HUT RI pada 17 Agustus 2015. Sebanyak 7 pelatih yang dikoordinatori oleh Kap. Inf. Baginda Siompul dikerahkan dalam melatih pasukan Paskibraka sejak 22 Juli lalu hingga 16 Agustus […]

  • Tolong Pak, Tertibkan Terminal!

    Tolong Pak, Tertibkan Terminal!

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN – Tolong pak, tertibkan terminal! Kalau tidak bisa, silahkan mundur dari jabatannya pak. Demikian ungkapan para supir angkutan kota lin 01 Kota Padangsidimpuan, saat ketika menyampaikan orasi, kemarin (20/4). Puluhan supir ini melakukan aksi unjukrasa di halaman Sekretariat Daerah Pemko Psp, mulai pukul 09.30 WIB. Mereka menuntut pemerintah kota menertibkan dan menyesuaikan fungsi Terminal […]

  • Bawaslu Madina Turunkan APK Calbup yang Salahi Aturan

    Bawaslu Madina Turunkan APK Calbup yang Salahi Aturan

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bawalu Madina melakukan razia APK para calon bupati, di Panyabungan, Sabtu (17/10/2020). Setidaknya empat alat peraga kampanye (APK) jenis baliho dan spanduk ditirunkan tim Bawslu di sepanjang jalan protokol Panyabungan dari titik Jembatan Batang Gadis hingga Titi Kuning. Penurunan APK itu karena lokasinya  menyalahi aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Razia tersebut […]

expand_less