Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Tolong Pak, Tertibkan Terminal!

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2015
  • print Cetak

SIDIMPUAN – Tolong pak, tertibkan terminal! Kalau tidak bisa, silahkan mundur dari jabatannya pak. Demikian ungkapan para supir angkutan kota lin 01 Kota Padangsidimpuan, saat ketika menyampaikan orasi, kemarin (20/4).

Puluhan supir ini melakukan aksi unjukrasa di halaman Sekretariat Daerah Pemko Psp, mulai pukul 09.30 WIB. Mereka menuntut pemerintah kota menertibkan dan menyesuaikan fungsi Terminal Hutaimbaru, sesuai dengan aturan yang ada, serta Surat Keputusan Wali Kota Psp nomor 171/KPTS/2014 tentang Lin Trayek Angkutan Mobil Penumpang Umum dan Penempatan Loket dan Pool Taksi L300.

Unjukrasa mereka disertai aksi mogok dengan memarkirkan puluhan mobil penumpang (mopen) lin 01 di Jalan Merdeka, tepat di depan kantor walikota.

Dalam orasinya, para supir meminta agar Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika secepatnya melakukan penertiban terminal sesuai fungsinya. Sebab, selama ini mereka hanya menerima janji-janji terkait penertiban. Bahkan belum ada tindakan tegas yang dilakukan Dishub selaku instansi terkait.

Hal itu terbukti dengan masih adanya angkutan umum luar yang beroperasi di dalam kota.

“Pak, kami hanya ingin terminal itu ditertibkan, kedatangan kami ke sini, agar terminal dapat difungsikan sesuai aturannya,” ujar mereka. Tak lama setelah berorasi, salah seorang personil Polres Kota Psp menghampiri. Polisi itu memberitahukan agar perwakilan supir masuk ke Aula Sekretariat untuk membahas persoalan itu secara langsung dengan pemerintah kota.

Saat itu juga, Koordinator Angkutan Umum Kota Psp Nurdin Waruwu bersama Koordinator Angkutan Umum Lin 01 Ahmad Soleh Manullang dan pengurus serta beberapa supir, masuk ke aula. Sementara itu  Walikota Psp diwakili Asisten II DR Alipada serta jajaran Dishub yang dipimpin Sekretaris Dishub Drs M Gunawan Harahap. Turut hadir juga Kasat Binmas AKP Ali Nurman Siregar, Kasat Lantas AKP Hasan, dan Sekretaris Organda Uly Panjaitan.

“Kami datang untuk satu tujuan. Kami mohon kepada Bapak untuk segera mengoptimalkan Terminal Hutaimbaru. Kalau tidak, kami tidak akan beranjak dari sini sebelum ada keputusan yang bisa kami pegang,” ujar Ahmad Soleh Manullang membuka dialog.

Ia menjelaskan, Terminal Hutaimbaru yang hanya memiliki 2 trayek, salah satunya lin 01 ingin pemko merealisasikan penertiban terminal. Bahkan, mereka sudah pernah melakukan audensi dan mengirim surat secara langsung ke Dishub, terkait hal itu.

“Sudah setahun terminal itu difungsikan, tapi kami tidak pernah mendapatkan apa-apa.  Maksudnya, masih saja ada angkutan umum luar yang beroperasi di dalam kota. Padahal sudah ada aturannya, bahwa terminal dija dikan sebagai tempat naik-turun penumpang,” katanya.

“Di antara kami memang banyak surat-surat kendaraannya yang tidak hidup. Kami bukan tidak mau mengurus surat-surat itu, tapi lantaran pendapatan kami semakin minim. Bagaimana kami mau mengurus surat, sementara uang pendapatan sehari-hari hanya pas-pasan. Daripada kami mencuri, mending kami narik angkot walaupun mati suratnya. Dan itu hanya untuk sekedar mencari makan saja, bukan mencari kekayaan,” katanya.

Kordinator Angkutan Umum Kota Psp Nurdin Waruwu menambahkan, awak angkutan umum lin 01 yang ada di Terminal Hutaimbaru dan angkutan umum lain yang ada di Terminal Batunadua dan Terminal Pijorkoling, sudah lama menunggu tindakan Dishub terkait penertiban terminal ini.

“Sampai sekarang tidak maksimal, inilah tuntutan kita. Karena, sudah jelas ada aturannya dan SK Walikota yang mengatur tentang penertiban terminal sesuai fungsinya. Kedatangan kami ke sini tidak lain hanya untuk meminta kepastian dari Pemerintah Kota Psp,” terangnya.

Sekretaris Dishub Drs M Gunawan Harahap kemudian memberikan penjelasan. Katanya, bahwa pada tahun lalu, Pemko melalui Dishub bersama jajaran Bakortiblantas telah melakukan penertiban sesuai arahan SK Walikota tersebut. Namun, ia sangat menyayangkan adanya angkutan umum yang masih melanggar aturan dari SK Walikota itu.

“Kita sebenarnya sudah mengoptimalkan dan telah berupaya untuk menertipkannya. Tapi, masih ada juga yang melanggar,” katanya. Walaupun begitu, ia menegaskan, dalam waktu dekat ini, ia akan melakukan  koordinasi dengan Bakortiblantas lain, terkait waktu pelaksanaan penertiban terminal.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Organda Kota Psp Uly Panjaitan menegaskan, agar Pemko Psp tidak hanya memberikan janji-janji. “Kami tidak ingin janji-janji, dan kami ingin ada keputusan dan hari ini juga ditertibkan,” katanya.

Namun, Kasat Lantas Kota Psp AKP Hasan kemudian meminta waktu terkait dengan penertiban tersebut. “Tidak mungkinkan hari ini kita laksanakan. Kita di sini sama-sama harus menyampaikan laporan ke pimpinan. Setelah itu, nantinya akan dilakukan koordinasi penentuan waktunya. Jadi kita sebenarnya manusia masih memiliki kelemahan. Makanya, sebaiknya kasih waktu untuk menentukan pelaksanaan penertiban ini,” terangnya.

Selanjutnya Asisten II DR Alipada menegaskan kepada seluruh peserta yang hadir, bahwa pelaksanaan penertiban Terminal Hutaimbaru akan berlangsung pada Rabu (22/4) mendatang.

Sumber : Metrosiantar

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekulerisme Memosisikan Perempuan dan Anak Dalam Bahaya

    Sekulerisme Memosisikan Perempuan dan Anak Dalam Bahaya

    • calendar_month Selasa, 17 Jan 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nur Afni Ibu peduli generasi Sekulerisme adalah sistem yang memisahkan agama dari kehidupan, dan sistem inilah yang paling banyak memengaruhi negera-negara di dunia termasuk negara kita Indonesia. Namun sekulerisme ini telah memberikan dampak yang buruk bagi masyarakat terutama kaum wanita dan anak-anak. Seperti kasus kekerasan dan pelecehan seksual. Baru-baru ini, Polda Metro Jaya telah […]

  • Hari Ini Calhaj Asal Madina Kolter 3 Bertolak Menuju Asrama Haji Medan

    Hari Ini Calhaj Asal Madina Kolter 3 Bertolak Menuju Asrama Haji Medan

    • calendar_month Senin, 13 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – 1 ( satu ) dari 359 Calon Jemaah Haji 1445 / Tahun 2024 kloter 3 asal Mandailing Natal yang berangkat hari ini Senin 13/5/2024 menuju asrama haji medan gagal berangkat karena sakit. Dilaporkan panitia pemberangkatan bahwa Calhaj asal Madina ini akan beemalam beaok di asrama haji medan dan akan terbang tanggal […]

  • Ribuan Ha Sawah Dihantam Banjir

    Ribuan Ha Sawah Dihantam Banjir

    • calendar_month Selasa, 10 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Ribuan hektare lahan persawahan di Kecamatan Siabu rusak dihantam banjir, belum lama ini. Masing-masing lahan tersebar di Desa Sihepeng, Huraba, Simangambat dan Bonan Dolok. Peristiwa ini terungkap saat Wakil Bupati (Wabup) Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution, meninjau lokasi tersebut, Senin (9/1). “Sampai sekarang lahan yang dihantam banjir ini belum bisa digunakan atau ditanami […]

  • Peluang Bebas Bupati Madina Sangat Kecil

    Peluang Bebas Bupati Madina Sangat Kecil

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 9Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Perhimpunan Advokad Indonesia (Peradi) wilayah Tabagsel, Ridwan Rangkuti, SH.MH kepada wartawan, Kamis (27/9/2013) memprediksi sangat kecil peluang Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara bebas dari vonis pidana pengadilan. “Berdasar analisis secara yuridis, sesuai dengan kewenangan KPK, maka dapat disimpulkan sementara bahwa kecil kemungkinannya Hidayat Batubara bebas dari tutuntan jaksa, dalam […]

  • TRADISI MARBANTE

    TRADISI MARBANTE

    • calendar_month Minggu, 1 Mei 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (Kearifan Sosial Ekonomi di Mandailing)   Oleh: Dr. M. Daud Batubara, MSi   ‘Marbante’ adalah kosa kata Bahasa Mandailing yang berasal dari kata ‘bante” yang dapat diartikan sebagai keseluruhan yang halal untuk dimakan dari bagian tubuh hewan yang berukuran besar, yang sudah disembelih seperti kerbau (horbo) dan lembu (lombu). Kemudian ditambah dengan awal ‘mar’ yang […]

  • Warisan Diinfaqkan ke Masjid, Menang di Pengadilan Agama

    Warisan Diinfaqkan ke Masjid, Menang di Pengadilan Agama

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ny. Patianur dan suami (saat suami masih hidup) PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ny. Patianur (61 thn) warga Desa Bintuas, Kecamatan Natal, Mandailing Natal, Sumut, akhirnya merasa lega setelah Gugatan Kewarisan yang diajukan terhadap dirinya berhasil di menangkan oleh Kuasa Hukumnya dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Madina Yustisia, di Pengadilan Agama Panyabungan. Gugatan harta warisan tersebut […]

expand_less