Sabtu, 7 Mar 2026
light_mode

Kecurangan Pilkada Madina 2020 Dinilai Lebih Dahsyat dari Kotawaringin Barat 2010

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 21 Des 2020
  • print Cetak

Misron Saidi Batubara

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kecurangan di Pilkada Mandaiiling Natal tahun 2020 dinilai lebih dahsyat dari kecurangan Pilkada Kotawaringin Barat tahun 2010.

Mantan Ketua Umum Ima Tabagsel priode 2010-2012, Misron Saidi Batubara,ST menyatakan itu kepada Mandailing Online, Senin (21/12/2020) di Panyabungan.

Menurutnya, fakta-fakta memberikan indikasi kecurangan yang bersifat terstruktur, sistematis dan massif di Pilkada Mandailing Natal (Madina) 2020.

Misron Saidi atau lebih populer dengan panggilan Ade Batubara ini membeber beberapa dugaan kecurangan itu.

Misalnya di Desa Banjar Lancat Kecamatan Panyabungan Timur dimana ditemukan kecurangan terstruktur dan sistematis yakni kehadiran 100 persen DPT dengan cara orang yang sudah wafat memiliki suara, orang yang dipenjara memiliki suara di desa itu dan orang yang tidak berada di desa itu juga memiliki suara.

Di Kecamatan Muarasipongi ditemukan kotak suara terbuka tanpa segel ketika tiba di kantor Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Termasuk juga dugaan adanya pemilih siluman di Desa Silogun, Kecamatan Muarasipongi.

Selain itu, Misron juga menemukan indikasi keterlibatan para kepala desa memenangkan salah satu pasangan calon bupati/wakil bupati dimana para kepala desa terindikasi dipaksa untuk menyediakan uang 20 juta rupiah per kepala desa untuk seterusnya melakukan politik uang.

Selain politik uang, para kepala desa juga ditengarai melakukan modus mengiming-imingi BLT dan dana bansos Covid kepada calon pemilih.

Belum lagi indikasi yang sangat kuat tentang tekanan kepada para pegawai honorer serta keterlibatan ASN dalam memenangkan salah satu calon bupati/wakil bupati.

“Itu semua indikasi-indikasi kecurangan yang terstruktur, sistematis dan massif,” ujar Ade.

Pilkada Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah tahun 2010 terbukti bahwa pasangan dari kubu petahana melakukan kecurangan yang terstruktur, sistematis dan massif serta tekanan dan ancaman.

Indikasi-indikasi kecurangan di Pilkada Kotawaringin Barat tahun 2010 itu pun akhirnya diadukan ke MK.

Pada 7 Juli 2010, Mahkamah Konstitusi (MK) dalam putusannya mendiskualifikasi pasangan calon nomor urut satu atas nama H Sugianto dan H Eko Soemarno (petahana) sebagai pemenang Pilkada Kabupaten Kotawaringin Barat.

Peliput : Dahlan Batubara
Sumber Tambahan : Jawa Pos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 106 Kades se-Madina Dilantik 30 Desember

    106 Kades se-Madina Dilantik 30 Desember

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Sebanyak 106 kepala desa (Kades) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) bakal dilantik pada 30 Desember mendatang. Sekitar 95 orang di antaranya merupakan hasil pilkades yang dilaksanakan beberapa bulan lalu, sedangkan 11 kades lainnya karateker atas desa yang baru dimekarkan. Demikian disampaikan Pj Bupati Madina Ir H Aspan Sofian Batubara MM melalui Kepala Bagian Pemerintahan […]

  • Polri-Komnas HAM Kerjasama Investigasi Kasus Bima

    Polri-Komnas HAM Kerjasama Investigasi Kasus Bima

    • calendar_month Sabtu, 7 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, Kepolisian Negara RI dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) melakukan kerjasama investigasi terkait kasus bentrok antara massa pengunjuk rasa dengan aparat kepolisian di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada hari Sabtu (24/12). “Hasil temuan kami beserta rekomendasinya telah disampaikan kepada Kapolri terkait yang terjadi di pelabuhan Sape, bentuk pelanggaran HAM yang terjadi […]

  • Mahasiswa Diskusi dengan Saipullah Seputar Visi-Misi SAHATA

    Mahasiswa Diskusi dengan Saipullah Seputar Visi-Misi SAHATA

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Panyabungan Timur (IMPATI) mengajak calon Bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2 Saipullah Nasution berdialog interaktif seputar visi-misinya memajukan Kabupaten Madina lima tahun kedepan. Dialog yang berlangsung dalam suasana akrab dan kekeluargaan itu diadakan di Posko Pemenangan Saipullah – Atika (SAHATA), Jalan Willem Iskander, […]

  • Ulu Pungkut Siapkan Festival Gordang Sambilan

    Ulu Pungkut Siapkan Festival Gordang Sambilan

    • calendar_month Sabtu, 4 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan (MO) – Tokoh-tokoh masyarakat Kecamatan Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal saat ini tengah mempersiapakan Festival Gordang Sambilan dan Moncak yang rencananya dilaksanakan pada 23 hingga 24 Agustus. Lokasi festival akan berlangsung di pelataran Bagas Godang, Desa Huta Godang, Ulu Pungkut. Festival ini bersegmen festival rakyat, karena diselenggarakan oleh rakyat dalam upaya pelestarian dan pengembangan […]

  • Ada pulau Indonesia yang dijual

    Ada pulau Indonesia yang dijual

    • calendar_month Kamis, 6 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA (MO)- Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono menyatakan akan segera melakukan koordinasi dengan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring tentang adanya situs yang mempublikasikan penjualan dua pulau di Indonesia. Agus menjelaskan, dalam koordinasi nanti akan dibicarakan, apakah pengumuman mengenai penjualan pulau yang ada di situs tersebut sudah masuk ke dalam pelanggaran kasus pidana. “Nanti […]

  • Kasus Taman Raja Batu, Tiga Pejabat Madina Ditetapkan Tersangka

    Kasus Taman Raja Batu, Tiga Pejabat Madina Ditetapkan Tersangka

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Asisten Intelejen (Asintel) Kejati Sumut, Leo Simanjuntak (kiri) dan Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sumut Irwan Sinuraya (kanan) akhirnya menetapkan 3 orang tersangka dalam Kasus Tapian Siri-Siri Syariah (TSS) dan Taman Raja Batu (TRB) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Jumat (19/7/2019). (foto : Tribun Medan)   MEDAN (Mandailing Online) – Kejati Sumut akhirnya menetapkan tiga orang […]

expand_less