Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Kecurangan Pilkada Madina 2020 Dinilai Lebih Dahsyat dari Kotawaringin Barat 2010

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 21 Des 2020
  • print Cetak

Misron Saidi Batubara

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kecurangan di Pilkada Mandaiiling Natal tahun 2020 dinilai lebih dahsyat dari kecurangan Pilkada Kotawaringin Barat tahun 2010.

Mantan Ketua Umum Ima Tabagsel priode 2010-2012, Misron Saidi Batubara,ST menyatakan itu kepada Mandailing Online, Senin (21/12/2020) di Panyabungan.

Menurutnya, fakta-fakta memberikan indikasi kecurangan yang bersifat terstruktur, sistematis dan massif di Pilkada Mandailing Natal (Madina) 2020.

Misron Saidi atau lebih populer dengan panggilan Ade Batubara ini membeber beberapa dugaan kecurangan itu.

Misalnya di Desa Banjar Lancat Kecamatan Panyabungan Timur dimana ditemukan kecurangan terstruktur dan sistematis yakni kehadiran 100 persen DPT dengan cara orang yang sudah wafat memiliki suara, orang yang dipenjara memiliki suara di desa itu dan orang yang tidak berada di desa itu juga memiliki suara.

Di Kecamatan Muarasipongi ditemukan kotak suara terbuka tanpa segel ketika tiba di kantor Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Termasuk juga dugaan adanya pemilih siluman di Desa Silogun, Kecamatan Muarasipongi.

Selain itu, Misron juga menemukan indikasi keterlibatan para kepala desa memenangkan salah satu pasangan calon bupati/wakil bupati dimana para kepala desa terindikasi dipaksa untuk menyediakan uang 20 juta rupiah per kepala desa untuk seterusnya melakukan politik uang.

Selain politik uang, para kepala desa juga ditengarai melakukan modus mengiming-imingi BLT dan dana bansos Covid kepada calon pemilih.

Belum lagi indikasi yang sangat kuat tentang tekanan kepada para pegawai honorer serta keterlibatan ASN dalam memenangkan salah satu calon bupati/wakil bupati.

“Itu semua indikasi-indikasi kecurangan yang terstruktur, sistematis dan massif,” ujar Ade.

Pilkada Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah tahun 2010 terbukti bahwa pasangan dari kubu petahana melakukan kecurangan yang terstruktur, sistematis dan massif serta tekanan dan ancaman.

Indikasi-indikasi kecurangan di Pilkada Kotawaringin Barat tahun 2010 itu pun akhirnya diadukan ke MK.

Pada 7 Juli 2010, Mahkamah Konstitusi (MK) dalam putusannya mendiskualifikasi pasangan calon nomor urut satu atas nama H Sugianto dan H Eko Soemarno (petahana) sebagai pemenang Pilkada Kabupaten Kotawaringin Barat.

Peliput : Dahlan Batubara
Sumber Tambahan : Jawa Pos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Atika: Senam untuk Kesegaran Fisik dan Pikiran

    Wabup Atika: Senam untuk Kesegaran Fisik dan Pikiran

    • calendar_month Jumat, 18 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution mengatakan kegiatan senam bersama yang dilaksanakan setiap Jumat di lapangan kantor Bupati Lama, Kelurahan Dalan Lidang, baik untuk kesegaran fisik dan pikiran. “Program senam bersama ini merupakan salah satu platform dalam penyegaran fisik dan pikiran,” kata Atika kepada wartawan usai mengikuti senam, […]

  • Bupati Madina Sampaikan LKPj 2010

    Bupati Madina Sampaikan LKPj 2010

    • calendar_month Sabtu, 30 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bupati Mandailing Natal (Madina) Aspan Sofian Batubara menyerahkan buku LKPj Tahun Anggaran 2010 kepada Wakil Ketua DPRD Madina Syafaruddin Ansari di Ruang Rapat Paripurna DPRD Madina, Panyabungan, Jumat (29/04/2011). (Ist) Sumber ; Beritasumut

  • Akri "Patrio" dan Henky Tornado Jadi Kandidat Wakil Bupati Bogor
    Tak Berkategori

    Akri "Patrio" dan Henky Tornado Jadi Kandidat Wakil Bupati Bogor

    • calendar_month Senin, 29 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bogor, (Mandailingonline) – Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada 8 September 2013 mendatang, dua artis ibu kota turut meramaikan bursa calon Bupati dan calon Wakil Bupati Bogor. Mereka adalah Muhammad Akri Falak atau yang akrab disapa Akri Patrio dan Henky Tornando. Mereka masing-masing direkrut birokrat setempat untuk bersaing sebagai kandidat wakil […]

  • Biografi A. H. Nasution

    Biografi A. H. Nasution

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Nama Lengkap : A. H. Nasution Alias : Abdul Haris Nasution | Pak Nas | AH Nasution Profesi : – Agama : Islam Tempat Lahir : Kotanopan, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara Tanggal Lahir: Selasa, 3 Desember 1918 Zodiac : Sagittarius Hobby : Membaca | Bermain tenis Warga Negara : Indonesia Anak : Hendrianti Saharah, Ade […]

  • Krisis Sumber Energi Akibat Kelangkaan Batu Bara atau Kesalahan Tata Kelola?

    Krisis Sumber Energi Akibat Kelangkaan Batu Bara atau Kesalahan Tata Kelola?

    • calendar_month Senin, 17 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Devita Deandra Pemerhati Kebijakan   Baru-baru ini. Pemerintah Republik Indonesia menyatakan, kebijakan penghentian ekspor batu bara ke sejumlah negara adalah upaya dalam menjaga kepentingan rakyat di dalam negeri. Krisis batu bara internasional yang sedang terjadi, membuat pemerintah harus mengamankan ketersediaan batu bara untuk kebutuhan rakyat. Pemerintah memutuskan untuk melarang seluruh perusahaan pertambangan batu bara […]

  • Utang Suami, Siapa yang Membayar?

    Utang Suami, Siapa yang Membayar?

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Tanggungan utang tidak serta-merta menjadi tanggungan para ahli waris. Dalam kehidupan berumah tangga, kondisi ekonomi keluarga tak selamanya stabil, bahkan membaik. Sering kali, suami, sebagai kepala rumah tangga, memeras otak dan tenaga untuk gali lubang mencari pinjaman di sana-sini. Karena itu, utang pun acap kali menggunung. Tetapi, bagaimana bila ajal menjemput sang suami, sementara utang […]

expand_less