Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

75 Persen Camat Tidak Tinggal di Rumah Dinas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 5 Des 2012
  • print Cetak

Iskandar 051212PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hampir 75 persen dari 23 Camat di Mandailing Natal (Madina) tidak berdomisili di ibu kota kecamatan dan tidak menempati rumah dinas yang telah disediakan.

Kebandelan para camat tersebut berdampak pada kinerja pemerintahan kecamatan. Kondisi ini juga menunjukkan para camat kurang mematuhi peraturan bupati tentang kewajiban berdomisili di ibu kota kecamatan.

”Pemkab Madina telah bersusah payah untuk membangun rumah dinas camat namun sayang tidak ditempati oleh Camat, ini berarti para camat yang tidak menempati rumah dinas tersebut tidak mematuhi peraturan bupati,” kata Ketua Komisi I DPRD Madina, Iskandar Hasibuan, Senin (3/12).

Dalam waktu dekat ini ungkap Iskandar, pihaknya melalui Pimpinan DPRD Madina akan segera memanggil para camat-camat se Madina terutama yang tidak berdomisili di ibu kota kecamatan dan tidak menempati rumah dinas.

“Bagaimana ia (seorang camat) mampu mendalami perkembangan per hari di kecamatan serta bisa memahami adat istiadat ataupun kebiasaan masyarakat yang dipimpinnya untuk berkomunikasi dan bersosialisasi saja kurang,” kata Iskandar.

Padahal, lanjut Iskandar, Bupati Madina Hidayat Batubara telah mengeluarkan Peraturan Bupati Madina nomor 72 tahun 2011 lalu tentang Persyaratan Camat Dilingkungan Pemerintah Kabupaten Madina. Peraturan itu dalam upaya mendorong pemerintahan kecamatan yang lebih efisien dan efektif,

Pada pasal 7 huruf (i) peraturan bupati itu disebutkan seorang calon camat harus bersedia berdomisili di ibu kota Kecamatan beserta keluarga selambat-lambatnya 7 hari setelah pelantikan.

Ditegaskan Iskandar, pihaknya telah melakukan kunjungan kerja ke beberapa kecamatan yang ada dan telah mendapatkan informasi tentang camat-camat yang enggan untuk menempati rumah dinas yang telah disediakan.

Bila menyimak dari peraturan Bupati Madina tersebut, kata Iskandar para camat yang tidak menempati rumah dinas ataupun tidak berdomisili di ibu kota Kecamatan telah bisa diberhentikan dari jabatannya.

“Didalam salah satu pasal yang tertuang dalam peraturan bupati itu telah jelas-jelas diungkapkan seorang camat dapat diberhentikan dari jabatannya telah dijelaskan pada pasal 11 huruf (d) disebutkan tidak lagi memenuhi syarat sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 7. Jadi kita meminta agar bupati madina untuk segera mencopot para camat yang tidak menempati rumah dinas ataupun berdomisili di ibu kota kecamatan,”pinta Iskandar. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Garuda akan buka penerbangan Padang-Medan

    Garuda akan buka penerbangan Padang-Medan

    • calendar_month Kamis, 5 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Padang – PT.Garuda Indonesia berencana akan membuka jalur penerbangan baru untuk domestik yakni rute Padang-Medan seiring dengan penambahan pesawat baru. General Manejemen PT.Garuda Indonesia Cabang Padang, Dedi Irawan, di Padang Kamis mengatakan, sebelumnya sempat terjadi penundaan untuk melayani rute penerbangan Padang-Medan yang dilakukan pesawat Garuda Indonesia. “Rute penerbangan pesawat Garuda Padang-Medan direncanakan akhir tahun 2011 […]

  • Darul Mursyid Dominasi OSN Dari Tapsel

    • calendar_month Selasa, 4 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPSEL (Mandailing Online) – Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM) mendominasi kontingen Kabupaten Tapanuli Selatan pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Provinsi Sumatera Utara yang berlangsung di Berastagi pada 3 hingga 4 Juni 2013. Berdasarkan data yang ada, kontingen OSN provinsi dari Tapanuli Selatan tahun ini sebanyak 32 orang. Dan 20 orang diantaranya berasal […]

  • Asap Berubah Warna dan Kian Pekat

    Asap Berubah Warna dan Kian Pekat

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabut asap di Mandailing Natal (Madina) mulai berubah warna, Senin (26/10). “Asapnya terlihat kotor dan kelam. Kemarin-kemarin tak seperti ini. Kemarin-kemarin aspa masih warna keputihan, hari ini warnanya kotor dan pekat,” kata Sahnan Nasution, warga Panyabungan kepada Mandailing Online. Ketebalan asap juga kian menjadi-jadi. “Jarak pandang Cuma 250 meter, Ipar,” kata […]

  • Lagu Mandailing Tak Seistiqomah Lagu Toba

    Lagu Mandailing Tak Seistiqomah Lagu Toba

    • calendar_month Kamis, 28 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOLOM Dahlan Batubara Pemimpin Redaksi Mandailing Online Para pencipta lagu-lagu Toba itu sangat setia kepada bahasa Toba, bahasa mereka, bahasa leluhur, jati diri mereka. Kesetiaan mereka kepada bahasa mereka itu sebagai sebuah keistiqomahan pada kebudayaan mereka, budaya Toba. Para pencipta lagu-lagu Minangkabau itu sangat setia kepada bahasa Minang, bahasa mereka, bahasa leluhur, jati diri mereka. […]

  • Guru di Siantar Pertanyakan Pencairan Dana Insentif dan Tunjangan Profesi

    Guru di Siantar Pertanyakan Pencairan Dana Insentif dan Tunjangan Profesi

    • calendar_month Minggu, 31 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PEMATANGSIANTAR : Hingga saat ini dana insentif dan tujangan profesi tahun anggaran 2011, belum ada diterima para guru di Kota Pematangsiantar. Harusnya triwulan pertama dan kedua (Januari-Juli), dana itu sudah dicairkan. Namun hingga saat ini belum ada kejelasan dari Pemko Pematangsiantar, untuk segera membayarkan hak para guru yang telah mendapat sertifikasi tersebut. Untuk mempertanyakan kejelasan […]

  • Bukan Orang Tua Sempurna, Tapi Orang Tua yang Hadir

    Bukan Orang Tua Sempurna, Tapi Orang Tua yang Hadir

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Erna Dewi
    • 0Komentar

      Oleh: Erna Dewi   Kita hidup di zaman yang menuntut kesempurnaan, di media sosial seperti Instagram, sering kita lihat ibu yang bisa masak 5 menu, sambil nemenin anak les piano. Di TikTok, ada ayah yang rajin bikin konten edukasi sambil gendong bayi. Lalu kita, orang tua biasa, jadi merasa gagal. “Kok aku masih suka […]

expand_less