Jumat, 28 Agu 2026
light_mode

Jaminan Keselamatan Warga Tak Jelas, Tan Gozali Desak SMGP Tutup

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 8 Mar 2021
  • print Cetak

Tan Gozalil

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – KNPI Mandailing Natal tetap besikap agar PLTP Sorik Marapi ditutup sebelum ada jaminan keselamatan bagi rakyat sekitar.

Selain itu, konpensasi kepada korban tersisa yang terdampak tragedi keracunan tanggal 25 Januari 2021 menjadi perhatian Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Mandailing Natal (Madina)

Dalam siaran persnya diterima Mamdailng Online, Senin (8/3/2021) Ketua KNPI Madina, Tan Gozali Nasution yang juga merupakan putera daerah di WKP PT SMGP itu menyampaikan kekecewaannya terhadap pihak perusahaan yang dinilai hanya mau mengejar keuntungan saja tanpa peduli bagaimana kondisi psikis, kesehatan, dan perekonomian masyarakat pasca insiden tersebut.

Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sorik Marapi dikelola PT SMGP (Sorik Marapi Geothermal Power).

KS Orka berbasis di Singapura merupakan usaha patungan antara Hugar Orka ehf, sebuah perusahaan Islandia dan Zhejiang Kaishan Compressor Co., Ltd (Kaishan) yang tercatat di bursa saham Shenzhen, Cina. 

Saham PT SMGP dimiliki KS Orka setelah mengakuisisi 100 persen kepemilikan OTP Geothermal Pte Ltd (OTP) dari Origin Energy Geothermal Singapore Pte Ltd (Origin Energy) dan Tata Power International Pte Ltd (Tata Power) di SMGP tahun 2016 lalu.

“Insiden 25 Januari mengakibatkan 5 warga meninggal dunia dan puluhan orang  dilarikan ke Rumah Sakit. Ini kasus terbesar dalam ruang lingkup PLTP yang katanya ramah lingkungan. Dan ingat! Meski perdamaian telah disepakati, untuk persoalan kompensasi kepada korban luka yang pernah dirawat Rumah Sakit itu juga belum semuanya dituntaskan oleh SMGP,” ucap pria kelahiran Desa Roburan Lombang, Panyabungan Selatan ini.

“Selain itu, permohonan warga kepada pihak perusahaan untuk mengganti kerugian masyarakat selama 20 hari karena tidak bisa melakukan aktivitas juga belum disahuti sampai sekarang. Bayangkan berapa kerugian masyarakat khususnya petani yang terpaksa meninggalkan mata pencahariannya,” sambung Tan Gozali.

Dan lagi, menurut pria yang akrab disapa Tan ini, salah satu poin terpenting dalam persoalan ini adalah tidak adanya jaminan keselamatan terhadap warga.

“Dan juga sangat kita sayangkan, sampai saat ini kita lihat perusahaan belum bisa  memberikan jaminan keselamatan warga yang bermukim di sekitar SMGP, akan tetapi izin beraktivas kembali sudah terbit. Jaminan keselamatan warga adalah hal yang sangat urgen dan mutlak dipenuhi oleh perusahaan, karena hal itu adalah hukum tertinggi menurut kita,” bebernya lagi.

“Hal yang sanga krusial ini menurut kita harus dibuat dalam surat perjanjian antara perusahaan, pemerintah dan warga agar tidak terulang lagi kejadian yang mengakibatkan korban meninggal dunia.  Jika belum ada perjanjin tertulis saya kira lebih baik pihak management SMGP berpikir untuk menutup aktivitasnya,  atau pindah lokasi ke tempat yang jauh dari aktivitas warga. Karena kami tidak ingin mati konyol,” desak Tan.

“Ini adalah tanah leluhur kami, tempat dimana kami dilahirkan dan tumbuh kembang, wajar jika kami memilki hak veto untuk menolak investasi yang menurut kami belum memiliki komitmen yang jelas dengan keselamat kami.Karena kejadian ini bukan pertama kalinya, masih ada kasus kebocoran pipa dulu, belum lagi meninggalnya dua santri,” tegasnya.

“Dan catat, kami warga yang ada di sekitar ring SMGP ini tidak akan berhenti melakukan upaya pembelaan terhadap hak kami. Karena sampai saat ini kami masih trauma kejadian yang sama akan terjadi disuatu hari nanti. Dan sampai saat ini belum ada yang bisa menjamin hal itu,” pungkas Tan mengakhiri. (rel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidimpuan Miliki 51.990 Jiwa Fakir Miskin

    Sidimpuan Miliki 51.990 Jiwa Fakir Miskin

    • calendar_month Kamis, 1 Nov 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN (Mandailing Online) – Jumlah fakir miskin di Kota Padangsidimpuan mencapai 51.990 jiwa. Jumlah itu berdasar data yang dihimpun dari Dinas Sosial Kota Padangsidimpuan. Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin, Dinas Sosial Kota Padangsidimpuan, Daulat Parlaungan menyatakan Senin (29/10/2018) dari 51.990 jiwa fakir miskin yang terdaftar di kota Padangsidimpuan, terdapat 11.866 kepala keluarga […]

  • KOPI UNTUK KITA, KITA UNTUK INDONESIA

    KOPI UNTUK KITA, KITA UNTUK INDONESIA

    • calendar_month Jumat, 1 Jun 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Peningkatan Permintaan Kopi Domestik dan Kemajuan Agribisnis Kopi Indonesia Oleh : Sonitia V. Sinaga Mahasiswa Pascasarjana Agribisnis IPB   Kopi merupakan 10 besar komoditi andalan ekspor pertanian Indonesia. Produksi kopi Indonesia pada tahun 2017 sebesar 666.000 ton.Berdasarkan data BPS, pada tahun 2017 kopi menghasilkan nilai ekspor sebesar US$ 1.037,2 juta atau 33,67 % dari total […]

  • Pemkab Madina Jangan Membedakan Pendidikan Pesantren Dan Umum
    Tak Berkategori

    Pemkab Madina Jangan Membedakan Pendidikan Pesantren Dan Umum

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online)- Pemerintah Kab. Mandailing Natal diharapkan jangan membedakan pendidikan Pesantren dan Umum. Sebab, Pesantren juga di akui sebagai pendidikan formal yang ijazahnya bisa dipergunakan untuk lapangan kerja di Indonesia. Hal itu dikatakan Kepala Aliyah Pondok Pesantren Subulussalam Kotanopan, Esmin Pulungan,S.Ag terkait tidak dapatnya Santri Pondok Pesantren jatah pendidikan gratis di Madina untuk tahun […]

  • Bupati Madina Serahkan Seluruh Gajinya kepada Petugas Kebersihan

    Bupati Madina Serahkan Seluruh Gajinya kepada Petugas Kebersihan

    • calendar_month Rabu, 1 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal, Jakfar Sukhairi Nasution menyerahkan seluruh gajinya bulan ini kepada para petugas kebersihan. Gaji itu diserahkannya secara langsung, Rabu (1/9/2021) di lapangan parkir perkantoran Pemkab Madina. Ini adalah gaji perdana Jakfar Sukhairi Nasution pasca dilantik menjadi bupati akhir Juli. Petugas kebersihan itu meliputi tukang sapu, pekerja, sopir, penjaga TPA […]

  • TANAH PENGABDIANKU

    TANAH PENGABDIANKU

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Karya : Annisah Pelajar MAN Simpanggambir Dikala pagi buta mengawali hari / dengan malu fajar menyingsing di ufuk mentari / terdengar suara hiruk pikuk yang menjadi saksi akan perjuangan anak bangsa yang mengabdi / tanda terimaksih atas perjuangan yang telah dilalui Di sepanjang jalan terlihat anak bangsa / dengan seragam sekolah yang mendarah di […]

  • 39 Anggota Polres Tebingtinggi Naik Pangkat

    39 Anggota Polres Tebingtinggi Naik Pangkat

    • calendar_month Selasa, 3 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tebingtinggi. Sebanyak 39 anggota Polresta Tebingtinggi naik pangkat, masing-masing tiga orang menjadi perwira dan 36 selebihnya dari pangkat Brigadir, Sabtu (31/12). Pengambilan sumpah tugas dilakukan langsung oleh Kapolres Tebingtinggi AKBP Andi Rian Djajadi SIK didampingi oleh Waka Polres Tebingtinggi Kompol Safwan Khayat MHum, di Halaman Mapolres Tebingtinggi. Tiga personel perwira yang naik pangkat adalah Iptu […]

expand_less