Kamis, 23 Jul 2026
light_mode

Armada Sampah Kurang, Dilema Menuju Kota Panyabungan Bersih (bagian 1)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 10 Agt 2021
  • print Cetak

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kasmir memantau pengangkutan sampah di kota Panyabungan, Rabu (28/7/2021). Foto: BeritaHuta

Menjadikan kota Panyabungan benar-benar bersih dari sampah nampaknya masih jauh dari target yang diinginkan pasangan Sukhairi-Atika.

Meski di awal-awal pemerintahan baru ini telah menunjukkan grafik kian bersihnya ibukota kabupaten itu, namun Bupati Mandailing Natal (Madina), Sukhairi Nasution dan Wakil Bupati, Atika Azmi Utammi Nasution nampaknya masih harus memeras otak agar harapan kota Panyabungan bebas sampah dapat terwujud.

Keterbatasan armada, amroll hingga jumlah personil yang terbatas menjadi kendala urgen di tengah luasnya titik-titik peta sebaran sampah dan volume produksi sampah per hari.

Keterbatasan-keterbatasan itu masih diperparah pula dengan masih rendahnya partisipasi warga bagi kebersihan “kota Kipang”.

Berdasar data di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Madina yang diperoleh Mandailing Online, Selasa (10/8/2021), potensi sampah di kota Panyabungan atau Kecamatan Panyabungan, volumenya sekitar 108 kubik per hari atau sekitar 43 ton.

Volume itu dihasilkan rumah tangga, aktivitas perdagangan, industri dan perkantoran.

Titik sebaran sampah juga luas dan panjang. Untuk jalan-jalan protokol saja, mulai dari titik jembatan Aek Mompang hingga Parbangunan; jalan raya meliputi Lingkar Dalam Timur mulai dari titik Ladang Sari hingga Titi Kuning di Dalan Lidang, dan dari titik Paranginan hingga SPBU.

Jalur-jalur lain adalah ruas-ruas jalan di kawasan kota Panyabungan, sebut misalnya simpang SD 2 ke arah Telkom; Jl. Kol Nurdin; Jl. Sutan Kumala; jalur Pasar Hilir ke simpang Jl. Abri; jalur Jl.Abri; jalur Lintas Dalam Barat; Jl Bermula, Jl. Pendidikan dan lain-lain yang tak disebut lagi satu persatu.

Itu belum termasuk jumlah jalan-jalan kecil serta jumlah gang pemukiman.

Berdasar peta hitungan, Dinas Lingkungan Hidup mengestimasi peta sebaran sampah di Panyabungan mencapai sekitar 10 kilometer persegi.

Lantas, berapa estimasi ideal kebutuhan armada dan personil agar seluruh titik-titik sampah pada ruas-ruas jalan raya, jalanan kecil hingga ruas-ruas gang pemukiman di Panyabungan itu benar-benar bersih dari sampah?

“Estimasi idealnya, truk harus ada 20 unit. Terbagi dalam dua jenis truk, yakni 10 unit mobil truk sampah (dump truck), 10 unit mobil truk amrol (amroll truck),” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Madina, Kasmir,S.Pd,MM didampingi Kabid Kebersihan, Abduk Kholik Nasution, Selasa (10/8).

Itu masuh mobil truk. Belum lagi grobak sampah yang estimasi idealnya 12 unit; armada jenis beca bermotor terestimasi 26 unit.

Sedangkan jumlah personil terestimasi 172 orang.

Lantas berapa armada dan personil yang ada? Berapa kekurangannya agar semua cukup untuk menjadikan Panyabungan benar-benar bersih dari sampah? Apa peluang dan solusi? (bersambung)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Survey Mulai Memeta Pembukaan Jalur Madina-Palas

    Tim Survey Mulai Memeta Pembukaan Jalur Madina-Palas

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

          PALAS (Mandailing Online) – Pembukaan jalur Madina-Palas bakal diteruskan kembali. Tim survey akan melakukan kegiatan pemetaan mulai hari ini, Selasa (10/6/2025). “Tim hari ini turun ke lokasi untuk bisa mengkaji dan memetakan berupa jarak tempuhnya, panjang keseluruhan dan beberapa jembatan nanti yang akan dibangun,” ungkap Bupati Madina Saipullah Nasution di Sibuhuan, Padang […]

  • Kapolres Dihadiahi Ayam Kampung

    Kapolres Dihadiahi Ayam Kampung

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Berhasil Menutup Galian C BINJAI- Masyarakat Tanah Merah Lingkungan III, IV dan V Binjai Selatan punya cara unik untuk mengucapkan terimakasih. Senin (22/11) kemarin, ratusan warga tersebut memberikan hadiah berupa ayam kampung kepada Kapolresta Binjai AKBP Rina Sari Ginting. Tanda terimakasih itu dialamatkan warga karena kepolisian akhirnya menutup aktivitas galian C di Kelurahan Bhakti Karya, […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 32)

    MARSIDAO-DAO (episode 32)

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara “Biarku nga ipatola guru i ioban ko ia tu bagasan ni kalas,” ning Si Bujing Manis. “Tu kantin ni etek Manna i do gari ami pajagohon,” ning Si Poso. “Oh..olo, keta ma so ita sapai etek Manna,” ning Si Taing. Ipaudur alai Si Pikek dohot Si Poso tu parjagalan […]

  • Jadi Tersangka Penganiayaan Anak, Kades dan Sekdes Tegal Sari Natal Diberhentikan Sementara

    Jadi Tersangka Penganiayaan Anak, Kades dan Sekdes Tegal Sari Natal Diberhentikan Sementara

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA – Mandailing Online : Jadi tersangka kasus penganiayaan anak dibawah umur, Jabatan Kepala Desa dan Sekdes Desa Tegal Sari Natal diberhentikan sementara oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing Natal ( Madina). Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa ( PMD) Irsal Pariadi mengatakan, Kepala Desa dan Sekretaris Desa yang sudah ditetapkan sebagai tersangka akan diberhentikan sementara dari […]

  • Jangan-jangan Kita Ulat Bulu

    Jangan-jangan Kita Ulat Bulu

    • calendar_month Sabtu, 23 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta – Sebelum saya berangkat kerja pagi ini, seperti biasa istri saya mengingatkan agar ekstra hati-hati di jalan, mengingat sebaran ulat bulu sudah sampai ke Jatiasih, beberapa kilometer saja dari rumah kami. Rupanya ia mengikuti sedemikian rupa berita-berita di media massa soal ulat bulu itu. Mulanya diberitakan ulat-ulat bulu itu berbiak dan menyerbu beberapa kawasan […]

  • Mantan Polisi Bacok Selingkuhan Istri

    Mantan Polisi Bacok Selingkuhan Istri

    • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KISARAN- Mantan polisi Mapolres Asahan, Ronggo Warsito (43) menggerebek istrinya, RS (40) sedang berhubungan intim dengan pria selingkuhannya ZE (42) di rumah kontrakannya, Jumat (10/2), di Jalan DR Wahidin Gang Beruang, Kisaran. Akibatnya, Warsito emosi dan membacok ZE. Informasi yang dihimpun POSMETRO MEDAN (Grup Sumut Pos) di lokasi kejadian menyebutkan, Warsito sudah lama mendengar kabar […]

expand_less