Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Armada Sampah Kurang, Dilema Menuju Kota Panyabungan Bersih (bagian 1)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 10 Agt 2021
  • print Cetak

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kasmir memantau pengangkutan sampah di kota Panyabungan, Rabu (28/7/2021). Foto: BeritaHuta

Menjadikan kota Panyabungan benar-benar bersih dari sampah nampaknya masih jauh dari target yang diinginkan pasangan Sukhairi-Atika.

Meski di awal-awal pemerintahan baru ini telah menunjukkan grafik kian bersihnya ibukota kabupaten itu, namun Bupati Mandailing Natal (Madina), Sukhairi Nasution dan Wakil Bupati, Atika Azmi Utammi Nasution nampaknya masih harus memeras otak agar harapan kota Panyabungan bebas sampah dapat terwujud.

Keterbatasan armada, amroll hingga jumlah personil yang terbatas menjadi kendala urgen di tengah luasnya titik-titik peta sebaran sampah dan volume produksi sampah per hari.

Keterbatasan-keterbatasan itu masih diperparah pula dengan masih rendahnya partisipasi warga bagi kebersihan “kota Kipang”.

Berdasar data di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Madina yang diperoleh Mandailing Online, Selasa (10/8/2021), potensi sampah di kota Panyabungan atau Kecamatan Panyabungan, volumenya sekitar 108 kubik per hari atau sekitar 43 ton.

Volume itu dihasilkan rumah tangga, aktivitas perdagangan, industri dan perkantoran.

Titik sebaran sampah juga luas dan panjang. Untuk jalan-jalan protokol saja, mulai dari titik jembatan Aek Mompang hingga Parbangunan; jalan raya meliputi Lingkar Dalam Timur mulai dari titik Ladang Sari hingga Titi Kuning di Dalan Lidang, dan dari titik Paranginan hingga SPBU.

Jalur-jalur lain adalah ruas-ruas jalan di kawasan kota Panyabungan, sebut misalnya simpang SD 2 ke arah Telkom; Jl. Kol Nurdin; Jl. Sutan Kumala; jalur Pasar Hilir ke simpang Jl. Abri; jalur Jl.Abri; jalur Lintas Dalam Barat; Jl Bermula, Jl. Pendidikan dan lain-lain yang tak disebut lagi satu persatu.

Itu belum termasuk jumlah jalan-jalan kecil serta jumlah gang pemukiman.

Berdasar peta hitungan, Dinas Lingkungan Hidup mengestimasi peta sebaran sampah di Panyabungan mencapai sekitar 10 kilometer persegi.

Lantas, berapa estimasi ideal kebutuhan armada dan personil agar seluruh titik-titik sampah pada ruas-ruas jalan raya, jalanan kecil hingga ruas-ruas gang pemukiman di Panyabungan itu benar-benar bersih dari sampah?

“Estimasi idealnya, truk harus ada 20 unit. Terbagi dalam dua jenis truk, yakni 10 unit mobil truk sampah (dump truck), 10 unit mobil truk amrol (amroll truck),” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Madina, Kasmir,S.Pd,MM didampingi Kabid Kebersihan, Abduk Kholik Nasution, Selasa (10/8).

Itu masuh mobil truk. Belum lagi grobak sampah yang estimasi idealnya 12 unit; armada jenis beca bermotor terestimasi 26 unit.

Sedangkan jumlah personil terestimasi 172 orang.

Lantas berapa armada dan personil yang ada? Berapa kekurangannya agar semua cukup untuk menjadikan Panyabungan benar-benar bersih dari sampah? Apa peluang dan solusi? (bersambung)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madina Tinjau Banjir Hutabargot dan Panyabungan Barat

    Bupati Madina Tinjau Banjir Hutabargot dan Panyabungan Barat

    • calendar_month Sabtu, 18 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bupati Mandailing Natal Ja’far Sukhairi Nasution sore ini, Sabtu (18/12/2021) meninjau beberapa titik banjir di Kecamatan Hutabargot dan Panyabungan Barat. Dia meminta pemerintah kecamatan dan intansi setingkat untuk bahu membahu memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Banyak desa di seluruh kecamatan di Madina dilanda banjir sejak Jum’at malam akibat curah hujan yang intens dalam sepekan […]

  • Setelah Viral Penderita Sirosis Hepatitis Akhirnya Dirawat di RSU Panyabungan

    Setelah Viral Penderita Sirosis Hepatitis Akhirnya Dirawat di RSU Panyabungan

    • calendar_month Minggu, 4 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) : Rumah Sakit Umum Daerah Mandailing Natal ( Madina ) kedatangan pasien Sirosis Hepatitis. Ia adalah Sawiyah (43) warga Desa Gading Bain, Kecamatan Kota Nopan. Sawiyah di tangani medis setelah viral dimedia sosial tentang kondisi perut yang membesar. Lewat Camat Kota Nopan, Bupati Mandailing Natal H.M.Jakfar Sukheri Nasution memerintahkan untuk di rawat […]

  • PT SMGP Gelar Sosialisasi Pelestarian Alam

    PT SMGP Gelar Sosialisasi Pelestarian Alam

    • calendar_month Senin, 20 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) yang bergerak di bidang panas bumi menggelar sosialisasi pelestarian alam terhadap masyarakat di 3 kecamatan yakni Kecamatan Panyabungan Selatan, Panyabungan Barat, dan Kecamatan Puncak Sorik Merapi Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Acara tersebut selama tiga hari di Kecamatan Penyabungan sejak Selasa (14/12), dan berakhir di aula Kantor Camat Kecamatan […]

  • Korban Ledakan SPBU di Rantauprapat Bertambah

    Korban Ledakan SPBU di Rantauprapat Bertambah

    • calendar_month Selasa, 20 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LABUHANBATU : Korban tewas akibat meledaknya SPBU 14.214.280 Simpang Mangga, Kecamatan Rantau Selatan, Labuhanbatu Minggu (18/9) sekira pukul 16.10 WIB terus bertambah. Legiman (22) karyawan SPBU meninggal Senin (19/9) sekira pukul 03.30 dini hari, menyusul dua rekan kerjanya sebagai karyawan di SPBU itu yang tewas sebelumnya.  Sementara Risma (16) warga lingkungan setempat terpaksa dilarikan ke […]

  • Bupati Madina Bantah Terlibat Korupsi Taman Raja Batu

    Bupati Madina Bantah Terlibat Korupsi Taman Raja Batu

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal, Sumut, Dahlan Nasution membantah soal dugaan korupsi di kasus Tapian Sirisiri dan Taman Raja Batu. Kalau ada kerugian negara yang terjadi, dia meminta agar ditetapkan siapa yang bersalah. “Saya enggak ada pernah korupsi, kok… Jangankan beratus juta, serupiah pun saya tidak ada korupsi di Madina. Kalau ada dapat […]

  • Pelaku Tambang Emas Ilegal Mulai Garap Kawasan Perkebunan PT PSU di Natal

    Pelaku Tambang Emas Ilegal Mulai Garap Kawasan Perkebunan PT PSU di Natal

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online- Aktifitas tambang emas ilegal di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) mulai merambah ke kawasan aset pemerintah. PT.Perkebunan Sumatera Utara ( PT.PSU ) kebun patiluban di Kecamatan Natal menjadi lahan subur bagi pelaku tambang Belasan alat berat jenis excavator milik penambang dilaporkan telah merubah perkebunan tersebut menjadi areal tambang emas ilegal. Meski Polisi […]

expand_less