Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Peduli UMKM, Saipullah Komitmen Bantu Pengembangan Produksi Gula Merah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Membantu pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), khususnya produksi gula merah, menjadi salah satu program prioritas Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) jika terpilih sebagai bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) periode 2025-2030.

Kepedulian terhadap pengembangan sektor UMKM itu diwujudkan Saipullah ketika mengunjungi para pelaku industri rumahan gula merah di Desa Sipapaga, Kecamatan Panyabungan, Madina, Senin (21/10/2024).

Saipullah berdialog dan menyerap aspirasi para pegiat industri rumahan gula merah itu. Dia menyimpulkan, ada beberapa kendala yang dihadapi para produsen gula merah di Desa Sipapaga, yakni permodalan dan pemasaran hasil produksi gula merah.

Atas dasar itu, jika mendapat amanah memimpin Madina, Saipullah berkomitmen mengembangkan UMKM gula merah. Dia akan mengarahkan Dinas Koperas dan UMKM lebih proaktif memberi pendampingan dan pembinaan kepada para pegiat UMKM, khususnya produsen gula merah.

“Saya yakin dengan pendampingan dan pembinaan yang lebih intensif, produk gula merah dari Desa Sipapaga ini akan unggul dan mampu bersaing di pasar nasional,” kata Saipullah.

Selain itu, kata dia, pemerintah juga akan menjalin kerja sama dengan perbankan untuk memfasilitasi pinjaman modal dengan bunga rendah bagi pelaku UMKM.

“Bisa juga kiat bikin koperasi atau badan usaha lainnya untuk meningkatkan pendapatan pelaku usaha rumahan ini,” tuturnya.

Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Nasution (IKANAS) itu menjelaskan, langkah pertama yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi gula merah dengan memberikan pendampingan dari instansi terkait agar menghasilkan gula merah yang berkualitas.

Jika pendampingan dan pemberian modal usaha berjalan dengan baik, kata Saipullah, dibutuhkan pasar yang luas untuk menampung produksi gula merah tersebut.

“Untuk pemasarannya, pemerintah akan menggandeng KADIN atau HIPMI dan instansi lainnya untuk membuka pasar seluas-luasnya. Bukan di hanya kabupaten, kalau bisa pasarnya menasional, bahkan ekspor,” katanya.

Sementara Siti, pegiat UMKM gula merah di Desa Sipapaga, menaruh harapan besar Saipullah-Atika akan memperhatikan nasib produsen gula merah jika terpilih menjadi bupati dan wakil bupati Madina periode berikutnya.

“Kalau Pak Saipullah nanti jadi Bupati, kami ingin dikasih modal tambahan usaha. Kalau bisa harga pasarnya pun naik dari sebelumnya, sehingga kami sejahtera dan bisa menopang biaya hidup sehari-hari rumah tangga,” harapnya.

Untuk diketahui, pendampingan dan pembinaan UMKM sudah dijalankan pemerintahan Sukhairi-Atika. Dinas Koperasi dan UKM Madina hingga kini terus mendorong para pelaku UMKM agar naik kelas. Satu di antara upaya yang dilakukan adalah melakukan pendampingan kepada para pelaku UMKM dalam pengurusan izin dan peningkatan sumber daya manusia.

Pendampingan itu mencakup beberapa bentuk perizinan, di antaranya NIB, sertifikat PIRT (BPOM), dan sertifikat halal.

Untuk sosialisasi berupa penyuluhan keamanan pangan dan push rank yang diadakan bersama Bank Indonesia Cabang Sibolga.

Pada tahun 2023, Dinas Koperasi dan UKM Madina memberikan pendampingan pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi 97 pelaku usaha di Madina. NIB semua pelaku usaha yang didampingi telah diterbitkan.

NIB merupakan perizinan usaha dasar untuk memperoleh perizinan lainnya seperti Sertifikat PIRT (BPOM) dan sertifikat halal.

Untuk mendapatkan sertifikat PIRT (BPOM) dan sertifikat halal, para pelaku usaha harus mengikuti sosialisasi penyuluhan keamanan pangan sebagai persyaratan mendapatkan sertifikat PIRT. (dahlan batubara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atika: Pembangunan Madina Terkendala Data Mengambang

    Atika: Pembangunan Madina Terkendala Data Mengambang

    • calendar_month Sabtu, 7 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Salah satu penyakit di Pemkab Madina selama ini adalah persolalan data yang tidak akurat. Padahal data harus akurat agar kebijakan yang ditetapkan pemerintah daerah tepat sasaran. Data yang tidak akurat sangat berbahaya karena berdampak pada kekeliruan kebijakan daerah. Contohnya, data sektor pertanian. Jika data produksi, kendala dan kelemahan sektor pertanian amburadul maka kebijakan yang akan […]

  • Bibit Padi Yang Diduga Kadaluarsa, Dinas Pertanian Madina Tuding Dinas Pertanian Sumut

    Bibit Padi Yang Diduga Kadaluarsa, Dinas Pertanian Madina Tuding Dinas Pertanian Sumut

    • calendar_month Rabu, 8 Feb 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Dinas Pertanian Madina belum memberikan konfirmasi soal bantuan bibit padi varietas Mekongga yang diterima petani sebagai bibit yang diduga kadaluarsa. Mandailing Online tak berhasil menemui Kepala Dinas Pertanian Mandailing Natal (Madina), Taufik Zulhandra Ritonga, ketika Mandailing Online mendatangi kantornya, Rabu (8/2/2016). Kepala Bidang Holtikultura, Juli juga tak ditemukan di kantor […]

  • Gerakan Pangan Murah Pemkab Madina, Harga Diklaim Paling Murah

    Gerakan Pangan Murah Pemkab Madina, Harga Diklaim Paling Murah

    • calendar_month Senin, 4 Mar 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal melalui Dinas Ketahanan Pangan gelar pasar murah. Agenda tersebut merupakan atensi pemerintah bagi masyarakat lantaran melonjaknya harga beras Jelang Ramadhan. Pantau Mandailing Online, pasar beras murah yang dilaksanakan di pasar lama panyabungan pagi tadi 4/3/2024 langsung di serbu warga. Antrian mendapatkan beras yang harga perkilonya Rp.10.250 itu […]

  • Usut Proyek Pasca Bencana Rp 21,47 M TA 2010 di Madina

    Usut Proyek Pasca Bencana Rp 21,47 M TA 2010 di Madina

    • calendar_month Sabtu, 7 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN :Pada Tahun 2010 APBN mengucurkan anggaran senilai Rp21.477.044.000 untuk Program Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Namun terindikasi proyek puluhan miliar tersebut banyak penyimpangan dan sejumlah pejabat yang berwenang sudah diperiksa oleh Polres dan Kejari Madina.Sejumlah pejabat yang terduga sudah diperiksa terkait penggunaan anggaran tersebut Drs Ridwan Daulay (Pejabat Pembuat […]

  • Tes Kehamilan Mencegah Pergaulan Bebas, Efektifkah?

    Tes Kehamilan Mencegah Pergaulan Bebas, Efektifkah?

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Hadi Kartini Baru-baru ini beredar video di media sosial yang menunjukkan sejumlah siswa SMA melakukan tes kehamilan. Tes kehamilan dalam video tersebut dilakukan oleh SMA Sulthan Baruna, Desa Padaluyu, Kecamatan Cikarang, Cianjur. Menurut pihak sekolah, tes kehamilan dilakukan setiap usai liburan semester. Hal ini dipicu, tiga tahun lalu ada orang tua siswa menginformasikan kepada […]

  • RUU Kamnas, kekuatan militer dukung penguasa korup

    RUU Kamnas, kekuatan militer dukung penguasa korup

    • calendar_month Senin, 24 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO)- Rancangan Undang-Undang Keamanan Nasional (RUU Kamnas) dinilai memiliki kesalahan paradigmatik, terutama dalam konteks Reformasi 1998. Hal itu karena aturan yang pernah mendapatkan penolakan DPR RI pada 2006 dan kemudian diajukan kembali 2011 tersebut akan mengembalikan fungsi militer pada kewenangan keamanan nasional. Mantan Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Usman […]

expand_less