Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Terbakar, 5 Rumah Rata dengan Tanah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 10 Agt 2011
  • print Cetak


SIPIROK-
Lima unit rumah di Dusun Bunga Bondar 10, Desa Pinagar, Kecamatan Arse, Tapsel, rata dengan tanah usai dilalap si jago merah. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Namun, kerugian sementara ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Informasi yang dihimpun METRO dari lokasi kebakaran, Selasa (8/8), menyebutkan, api bermula dari rumah Dimas boru Siregar (62) atau akrab disapa Oppu Lamsari. Saat itu, seperti biasa nenek dua cucu ini memasak untuk sarapan pagi sebelum berangkat ke gereja. Oppu Lamsari memasak menggunakan kayu bakar.
Selesai memasak dan sarapan, sekitar pukul 08.00 WIB Oppu Lamsari ke luar rumah dan ngerumpi (manjojor) dengan tetangganya. Awalnya, Oppu Lamsari bermaksud manjojor hingga pukul pukul 10.00 WIB atau sebelum pergi ke geraja. Namun, karena asyik ngerumpi bersama beberapa nenek seusianya, Oppu Lamsari tidak jadi ke gereja.
Lalu, sekitar pukul 12.00 WIB, salah seorang tetangganya Umak Mawar yang sedang menyuci di Tapian Umum yang berada di seberang jalan melihat asap mengepul dari rumah Oppu Lamsari. Selanjutnya, ia berteriak kebakaran..kebakaran.
Dalam hitungan menit, asap terus mengepul dan kobaran api mulai membara. Akhirnya masyarakat dusun yang berjumlah sekitar 12 kepala keluarga (KK) berhamburan, apalagi setelah mendengar isyarat yang dibunyikan dari masjid yang memberitahukan kebakaran.
Selanjutnya, api menjalar ke rumah yang dihuni Bulan (30) yang kebetulan sedang kosong. Akhirnya rumah panggung dengan ukuran sekitar 1X18 tersebut juga rata dengan tanah. Lalu, kendati ada upaya memadamkan api dari masyarakat, si jago mereh terus menunjukkan aksinya dengan melalap rumah Tarmidzi Pulungan yang juga sedang ditinggal pemiliknya. Api juga meratakan rumah Jannes Siregar (52) yang berada di depan rumah Oppu Lamsari, sedangkan Rumah Lena Hasibuan (45) juga harus rata dengan tanah. Tapi, rumah ini dirobohkan untuk menghindari kobaran api menjalar.
“Kebetulan kami sedang asyik cerita-cerita di depan lopo itu (sekitar 50 meter dari rumah terbakar). Dari pagi sampai siang kami duduk di situ, bahkan sempat kami tanyakan dia (oppu Lamsari) apakah sedang memasak, karena terlihat dari sekitar rumahnya ada asap. Tetapi tiba-tiba setelah diperjelas ternyata kebakaran telah terjadi dengan cepat, hanya sekitar 2 jam rumah hangus. Ratusan warga terus berusaha menyelamatkan barang dan memadamkan api dengan menggunakan kran air tapian yang ada namun tetap tak mampu memadamkan api,” terang salah seorang nenek boru Siregar.
Beberapa masyarakat lainnya mengatakan, sempat mendengar dentuman keras dari lokasi kebakaran, setelah bunyi dentuman kobaran api semakin menjadi. “Memang ada dentuman keras dari kobaran api. Selanjutnya, kobaran api semakin membesar. Mungkin saja itu tabung gas yang baru dibagikan,” kata beberapa warga.
Pantauan METRO, lima unit rumah dari bahan kayu rata dengan tanah dan meninggalkan debu dan puing-puing berserakan. Masyarakat setempat terus bergotong-royong membersihkan lokasi. Dan, sesuai dengan hasil musyawarah, kelima rumah akan dibangun dengan cara gotong-royong dan mengumpulkan bantuan.
Sedangkan keluarga yang ditimpa musibah kebakaran untuk sementara menggunakan rumah kosong di sebelahnya. Sedangkan Tarmidzi dan Bulan memilih tinggal dirumah orangtua. Beberapa warga lainnya berupaya mengumpulkan bantuan sukarela dari pengguna jalan yang melintas di jalan Provinsi Sipirok SDH tersebut.
Waspadai Kebaka
Bupati Tapanuli Selatan Syahrul Pasaribu mengajak seluruh masyarakat untuk mewaspadai terjadinya kebakaran. Sebab, saat ini Tapsel sedang dilanda musim kemarau.
“Kebakaran ini bencana bagi mereka dan peringatan bagi kita. Untuk itu tetaplah waspada. Mari kita semua membantu saduara kita yang ditimpa musibah,” ujar Syahrul saat meninjau 5 rumah di Dusun Bunga Bondar X, Desa Pinagar, Kecamatan Arse, yang terbakar Minggu (6/8).
“Atas nama Bupati dan seluruh masyarakat Tapsel saya turut berbelasungkawa atas kejadian yang menimpa bapak dan ibu semua. Yakin lah setiap cobaan dari-Nya pasti ada hikmahnya bagi kita,” ungkap Syahrul.
Mangaraja Endar selaku tetua adat dan mewakili para korban, di hadapan bupati menyebutkan, kalau seluruh masyarakat desa telah bermusyawarah dan sepakat untuk sama-sama membangun rumah bagi para korban.
“Terimakasih atas kunjungan dan kepedulian bupati. Mudah-mudahan bantuan ini dapat kami pergunakan sebaik mungkin untuk membangun kembali rumah korban di atas pertapakan terbakar,” pungkasnya. (ran/neo)
Sumber : Metro_Tabagse

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Madina Dukung Pemekaran Sumatera Tenggara

    Warga Madina Dukung Pemekaran Sumatera Tenggara

    • calendar_month Kamis, 5 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mendukung sepenuhnya pemekaran Provinsi Sumatera Tenggara. Provinsi Sumatera Tenggara yang terdiri atas Kota Padang Sidimpuan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Madina, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, sangat diidam-idamkan khususnya masyarakat Madina. Demikian disampaikan Anggota DPRD Madina dari PDI Perjuangan Iskandar Hasibuan di Panyabungan, Selasa (03/05/2011). Dikatakannya, pihaknya sangat mendukung rencana pemekaran […]

  • Oknum TNI Ketangkap Curi Motor

    Oknum TNI Ketangkap Curi Motor

    • calendar_month Minggu, 31 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIANTAR- Satuan Lalulintas (Satlantas) Polresta Pematangsiantar, berhasil membekuk Koptu EM (48) oknum TNI-AD, pelaku pencurian sepedamotor (ranmor), Jumat (29/7). Informasi yang dihimpun, penangkapan dilakukan setelah Rian Handoko (29) karyawan showroom Motor, berteriak rampok, sekitar pukul 12.00 WIB. Personel Lalulintas yang kebetulan bertugas menertibkan kemacetan di pusat Kota Pematangsiantar itu, langsung merespon dan mengejar oknum TNI […]

  • Antisipasi Pelarian Tanjung Gusta, Polres Madina Razia

    Antisipasi Pelarian Tanjung Gusta, Polres Madina Razia

    • calendar_month Sabtu, 13 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 7Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terkait pelarian ratusan narapidana penjara Tanjung Gusta Medan, Polres Mandailing Natal (Madina) menggelar razia mendadak di sejumlah titik sejak Jumat (10/7/2013). Kapolres Madina, Mardiaz K kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (12/7) menyatakan razia utama dilakukan terhadap pengendara umum, termasuk memeriksa identitas yang melintas di jalur Lintas Sumatera. Kapolres berharap masyarakat […]

  • Golkar Harus Klarifikasi Mosi DPRD Madina

    Golkar Harus Klarifikasi Mosi DPRD Madina

    • calendar_month Senin, 30 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan-MO Partai Golkar Sumut harus melakukan klarifikasi terhadap aksi mosi tidak percaya 26 anggota DPRD Madina kepada Ketua DPRD Madina, As Imran Khaytami Daulay SH. Resfon Golkar Sumut diperlukan karena As Imran Khaytami adalah ketua DPD Golkar Madina. Pamerhati politik Madina, Abdul Muis Pulungan kepada Mandailing Online, Senin (30/1) di Panyabungan menyatakan, ancaman 26 anggota […]

  • Tempat Maksiat Menjamur, Santri Musthofawiyah Unjuk Rasa ke Kantor Bupati Madina

    Tempat Maksiat Menjamur, Santri Musthofawiyah Unjuk Rasa ke Kantor Bupati Madina

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar seribu santri Pesantren Musthofaiyah Purba Baru melakukan unjuk rasa ke kantor Bupati Mandailing Natal (Madina), Senin (30/3) menuntut bupati agar menutup seluruh kafe esek-esek. Mereka berjalan kaki dari pondok pesantren Musthafawiyah menuju kantor bupati berjarak sekira 3 kilo meter. Dalam orasinya, pengunjuk rasa meminta Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution […]

  • Pantastis, Dinas Perdagangan Madina Anggarkan Rp. 184.924.850 Untuk Alat Kebersihan Selama tahun 2025

    Pantastis, Dinas Perdagangan Madina Anggarkan Rp. 184.924.850 Untuk Alat Kebersihan Selama tahun 2025

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN -Mandailing Online :  Dinas Perdagangan Pemkab Mandailing Natal ( Madina ) alokasikan anggaran belanja alat bahan kegiatan kantor senilai Rp.184.924.850. Uang itu akan dibelikan sejumlah untuk pump toilet anti mampet, penyedot WC alat pendorong saluran WC, plat mop, kamper kapur barus toilet. Selain itu dana ratusan juta juga akan dibelikan untuk sapu lidi, refill […]

expand_less