Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Pidato HUT Madina, Bupati Beber Capaian Hingga Ekonomi Makro

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 9 Mar 2023
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) –
Hari ini 9 Maret 2023, Kabupaten Mandailing Natal genap berusia 24 tahun.

Bupati Madina Jafar Sukahiri Nasution dalam pidatonya membeberkan capaian-capaian serta gambaran ekonomi makro daerah.

Pidato itu disampaikan di hadapan Rapat Paripurna Istimewa DPRD memperingati HUT ke 24 Kabupaten Mandailing Natal, Sumut, berlangsung di Gedung Serba Guna, Panyabungan, Kamis (9/3/2023).

Ketua DPRD Mandailing Natal Erwin Efendi Lubis memimpin rapat paripurna, dihadiri para anggota legislatif.

Bupati Madina Jafar Sukahiri Nasution, Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution, serta para pejabat dan unsur Forkopimda dan masyarakat luas.

Dalam pidatonya, bupati mengucapkan terimakasih kepada seluruh kalangan, mulai dari legislatif, aparatur pemerintah, tokoh masyarakat, alim ulama dan cendekiawan serta seluruh elemen masyarakat kabupaten Mandailing Natal yang telah mendorong terbangunnya suasana kondusif di bumi Gordang Sambilan ini. Karena dalam suasana yang aman, tentram, damai dan demokratis inilah pelaksanaan tahapan-tahapan pembangunan daerah tercapai secara baik.

Peringatan hari jadi ini harus digunakan sebagai momentum untuk melihat masa lalu sebagai sebuah mata rantai sejarah dan sebuah masa lalu yang sangat bernilai sebagai referensi dalam menapaki masa kini, masa depan dan mengingat kembali bahwa setiap capaian pembangunan yang  terraih saat ini adalah berkat kerja keras para pendahulu. Tugas masa kini hanyalah melanjutkan pembangunan yang telah mereka rintis dan perjuangkan, sehingga Mandailing Natal menjadi daerah seperti saat ini.

Maka sebagai wujud syukur dan terima kasih kepada para pendahulu, semua harus bertekad untuk tetap bekerja dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan daerah.

Ada sesuatu yang terasa di dalam suasana peringatan HUT ke-24 Kabupaten Mandailing Natal kali ini, yakni suasana berkabung atas wafatnya salah satu tokoh pembangunan yang juga kepala daerah pertama Kabupaten Mandailing Natal, H. Amru Daulay,SH.

“Kita semua patut berterimakasih atas dasar-dasar (pondasi) pembangunan yang telah diletakkan dan semoga kita semua bisa meneruskan cita-citanya dalam membangun dan memajukan Kabupaten Mandailing Natal.

Pembangunan sebagaimana yang dipahami adalah proses multidimensional yang menyentuh dan merangkum semua aspek kehidupan masyarakat.

Oleh karena itu proses dan dinamika pembangunan termasuk pembangunan di Kabupaten Mandailing Natal, haruslah dikawal dengan landasan yuridisoperasional dan pendekatan yang holistik integral, maka tersusunlah sebuah visi misi pembangunan dan pemerintahan yakni “Akselarasi Pembangunan Menuju Mandailing Natal Yang Mandiri, Kompetitif, Berkeadilan dan Bermartabat”.

Visi inilah, ujar bupati, yang menjadi titik capaian (ultimate goal) dari seluruh rangkaian proses pembangunan sejak Sukhairi-Atika memulai pemerintahan ini. Sedangkan tema HUT Kabupaten Mandailing Natal tahun ini “Mewujudkan Infrastruktur dan Kemandirian Ekonomi Mandailing Natal”.

Esensi dari tema tersebut bermakna harapan pembangunan infrastrukur yang mantap sebagai pendukung perekonomian dalam upaya mewujudkan kemandirian ekonomi.

Bupati menyatakan, peringatan hari jadi ke-24 Kabupaten Mandailing Natal ini merupakan tahun kedua bagi, Jafar Sukhairi Nasution dan Atika Azmi Utammi, B.App.Fin,M.Fin melaksanakan amanah menjadi bupati dan wakil bupati. Perjalanan pemerintahan dan pembangunan, Mandailing Natal telah banyak mengalami kemajuan walau juga diakui masih banyak kondisi dan permasalahan yang muncul secara langsung maupun tidak langsung berpengaruh terhadap dinamika kehidupan masyarakat.

Memperhatikan berbagai peluang dan tantangan serta kondisi internal maupun eksternal yang ada, tentu menuntut sistem pengelolaan pemerintahan dan pembangunan yang responsif, inovatif dan berkelanjutan dalam upaya memaksimalkan berbagai potensi dan keunggulan daerah.

PERKEMBANGAN EKONOMI MAKRO

Perkembangan ekonomi makro Kabupaten Mandailing Natal pada tahun terakhir seperti berikut :

Jumlah penduduk Kabupaten Mandailing Natal tahun 2021 adalah 472.886 jiwa, terjadi peningkatan jumlah penduduk tahun 2022 menjadi 478.062 jiwa. laju pertumbuhan 1,0975.

Sumber pembiayaan pembangunan dari APBD Kabupaten Mandailing Natal dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Total APBD Kabupaten Mandailing Natal pada tahun 2023 sebesar Rp1.742.01 9.352.276.

Dari sisi pendapatan, PDRB  Kabupaten Mandailing Natal atas dasar harga berlaku selalu mengalami peningkatan. Tahun 2020 nilai PDRB Kabupaten Mandailing Natal sebesar Rp13,843 miliar. Nilai ini meningkat pada tahun 2021 menjadi Rp14.880 miliar, dan pada tahun 2022 juga mengalami kenaikan menjadi Rp16.403 miliar.

KUALITAS KEHIDUPAN MANUSIA

Kualitas kehidupan manusia Kabupaten Mandailing Natal juga terus membaik, hal ini terlihat dengan meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang sudah masuk dalam kategori sedang. Dari angka IPM di tahun 2021 yaitu 67,19 sudah meningkat menjadi 68,05 di tahun 2022.

Sedangkan jika dilihat dari sisi pertumbuhan IPM untuk Kabupaten di Sumatera Utara, Kabupaten Mandailing Natal berada pada posisi peringkat 9. Namun demikian, upaya peningkatan pembangunan manusia ini masih membutuhkan perhatian serius dan kerja keras.

Capaian IPM ini tidak terlepas dari kontribusi tiga komponen utama, yaitu dimensi kesehatan, dimensi pengetahuan dan dimensi standar hidup layak.

Terkait dengan pertumbuhan ekonomi, Kabupaten Mandailing Natal mengalami trend pertumbuhan yang semakin membaik yang pada mulanya   pada tahun 2020 saat pandemi covid19 sedang berlangsung pertumbuhan ekonomi Mandailing Natal sangat terpuruk yaitu sebesar minus 0,94 persen, kondisi ini kemudian bangkit dan membaik pada tahun 2021 menjadi sebesar 3,20 persen dan pada tahun 2022 kembali mengalami kenaikan pada angka 4,34 persen.

Tentang stunting, bahwa Mandailing Natal ditetapkan menjadi lokus stunting, namun atas kerja keras bersama, pada tahun 2022 tingkat prevalensi stunting yang semula sebesar 47,7 persen pada tahun 2021 menurun menjadi sebesar 34,2 persen pada tahun 2022 atau turun sebesar 13,5 persen.

Di sisi tingkat kemiskinan, keberhasilan pembangunan salah satunya tergambar dari aspek kesejahteraan masyarakat dengan persentase penduduk miskin tahun 2021 adalah 9,499 dan kondisi ini berhasil diturunkan menjadi 8,925 pada tahun 2022.

Dalam kurun waktu lima tahun bahwa kategori lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan merupakan kategori yang paling besar peranannya terhadap pembentukan PDRB Kabupaten Mandailing Natal dimana tahun 2021 kontribusinya terhadap PDRB Kabupaten Mandailing Natal yaitu sebesar 44,88 persen dan pada tahun 2022 memberikan kontribusi sebesar 46,720.

Salah satu capaian yang diraih pada tahun 2022 terkait dengan keberhasilan koordinasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi adalah peningkatan infastruktur khususnya ruas jalan nasional dan jalan provinsi yang ada di Kabupaten Mandailing Natal.

Dalam hal pelaksanaan E-Government, Kabupaten Mandailing Natal berhasil meraih predikat SPBE terbaik di Provinsi Sumatera Utara untuk penilaian indeks pemerintahan berbasis elektronik dengan skor 2,73.

Terkait inovasi daerah, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal juga berhasil meraih skor 54,61 dengn predikat inovatif sekaligus menempatkan Kabupaten Mandailing Natal sebagai daerah paling inovatif di Sumatera.

Terkait itu semua, bupati menyampaikan beberapa imbauan. Pertama: mengajak kepada semua pihak agar selalu menjaga persatuan dan kesatuan. Menghindari tindakan-tindakan atau isu-isu tidak bertanggung jawab yang bernuansa politik maupun yang bersinggungan dengan suku, agama, ras dan golongan (SARA) yang dapat memecah belah, memicu permusuhan, pertikaian dan perbuatan anarkis yang mengganggu keamanan dan perekonomian masyarakat Mandailing Natal khususnya menjelang pesta demokrasi nanti di tahun 2024.

Kedua: seiring dengan dilaksanakannya pembangunan di segala sektor, bupati mengajak seluruh pihak untuk selalu dan tetap menjaga sumber daya alam lingkungan sehingga pembangunan berkelanjutan dapat terlaksana dengan baik.

Ketiga: kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) baik para pejabat, fungsional umum dan fungsional agar meningkatkan disiplin kerja, kepedulian, tanggungjawab, menjalankan prosedur, menaati ketentuanketentuan yang berlaku dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya masing-masing.

Keempat, mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Mandailing Natal menyambut gembira datangnya bulan yang mulia, bulan suci Ramadan, dengan hati yang ikhlas dan mempersiapkan diri dengan senantiasa meningkatkan ibadah serta mempererat jalinan silaturrahmi dengan sesama.

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • TEMBAKAU PILKADA

    TEMBAKAU PILKADA

    • calendar_month Minggu, 24 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Cerpen: Rina Youlida Nurdina Opuk ukuran dua kali tiga meter yang sudah berdiri miring namun masih digunakan berposisi di tengah kampung seiring usianya yang telah tua. Daun rumbia yang menutupi atap opuk itu tinggal setengah dan sudah ditempeli dengan seng sebahagiannya, sehingga keestetikan opuk legendaris ini sudah berkurang. Tiang-tiang penyangga opuk yang terbuat dari batang […]

  • Pembaca Malintang Pos Mayoritas Inginkan Yusuf Jadi Bupati Madina

    Pembaca Malintang Pos Mayoritas Inginkan Yusuf Jadi Bupati Madina

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polling figur favorit pasangan calon bupati/wakil bupati Madina yang dilakukan surat kabar mingguan Malintang Pos kepada pembacanya, menunjukkan mayoritas pembaca Malintang Pos menginginkan pasangan calon Drs.H.M.Yusuf Nasution.M.Si/H.Imron Lubis,MM menjadi bupati/wakil bupati Mandailing Natal (Madina). Demikian diungkapkan Pemimpin Redaksi Malintang Pos, Iskandar Hasibuan yang dilansir media itu pada edisi Senin (17/8). “Dari […]

  • Malaria Serang Tabuyung, Seorang Warga Meninggal

    Malaria Serang Tabuyung, Seorang Warga Meninggal

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Sejumlah warga Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terserang penyakit malaria dan telah menewaskan salah seorang warga. Denip (35) salah seorang warga Tabuyung yang terserang Malaria hingga dirawat di RS Permata Madina, Panyabungan, Selasa (26/04/2011) mengungkapkan, sejumlah warga khususnya pekerja di salah satu perusahaan di Tabuyung diduga terjangkit malaria dalam […]

  • Atika Tantang Pengusaha UMKM

    Atika Tantang Pengusaha UMKM

    • calendar_month Jumat, 5 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution menantang kalangan pengrajin/UMKM memproduksi besek. “Sebagai bentuk dukungan kepada pelaku UMKM di Mandailing Natal, saya menantang siapa saja dari masyarakat Madina yang mampu membuat besek seperti dalam foto ini,” kata Atika. Pembaca silahkan melihat foto-foto yang disertakan di dalam berita ini. Tantangan itu disampaikan […]

  • Gagal Tes Kesehatan, Capres-Cawapres Harus Diganti

    Gagal Tes Kesehatan, Capres-Cawapres Harus Diganti

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hadar Nafis Gumay menyatakan bakal capres-cawapres yang gagal dalam tes kesehatan harus mengundurkan diri dari pencalonannya. Hal ini disampaikan Hadar saat mendampingi Joko Widodo dan Jusuf Kalla melakukan tes kesehatan lengkap di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Kamis, (22/5). "Kalau tidak lolos ya harus diganti calonnya," kata Hadar. Jika […]

  • SBY: Penegak Hukum Harus Bersih dari Korupsi

    SBY: Penegak Hukum Harus Bersih dari Korupsi

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, Penegak hukum harus bersih dari korupsi. Jangan sampai sebagai pihak yang bertugas melakukan perang terhadap korupsi justru malah tidak beres. Upaya pemberantasan korupsi tidak akan maksimal. “Cegah dan berantas korupsi di lingkungan penegak hukum. Sebagai yang menghunus pedang, penegak hukum harus yang berdiri paling depan,” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam sambutan di acara […]

expand_less