Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Malaria Serang Tabuyung, Seorang Warga Meninggal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 28 Apr 2011
  • print Cetak


Panyabungan,

Sejumlah warga Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terserang penyakit malaria dan telah menewaskan salah seorang warga.

Denip (35) salah seorang warga Tabuyung yang terserang Malaria hingga dirawat di RS Permata Madina, Panyabungan, Selasa (26/04/2011) mengungkapkan, sejumlah warga khususnya pekerja di salah satu perusahaan di Tabuyung diduga terjangkit malaria dalam dua minggu terakhir banyak. Satu warga tewas diduga akibat penyakit tersebut.

Dikatakannya, malaria mulai menyerang masyarakat dalam dua minggu terakhir. Satu persatu warga yang bekerja di salah satu perusahaan terjangkit malaria. “Berdasarkan hasil analisis dokter, ternyata saya terkena malaria,” tuturnya. Warga yang berada di desa tersebut merasa resah karena penyakit itu sudah banyak menjangkiti warga.

Diakuinya, sampai saat ini pemerintah belum melakukan tindakan pencegahan. Namun, pihak perusahaan tempat dia bekerja sudah melakukan penyemprotan tapi hanya di wilayah perusahaan. “Belum ada tindakan dan pencegahan dari pemerintah, tapi pihak perusahaan sudah menyemprot lingkungan tempat tinggal warga,” ujarnya.

Dia berharap pemerintah secepatnya melakukan tindakan, karena penyakit tersebut sudah mulai merebak dan semakin mebahayakan masyarakat terutama anak-anak.

Sementara itu, Bupati Madina Aspan Sopian Batubara saat dikonfirmasi wartawan, mengakui belum mengetahui kejadian tersebut. Menurutnya, pemerintah akan segera melakukan tindakan pencegahan ke wilayah yang diduga sudah terjangkit.

“Saya akan langsung memerintahkan Badan Penanggulangan dan Pencegahan Penyakit Malaria untuk memeriksa kondisi masyarakat di Desa Tabuyung termasuk dilingkungan perusahaan,” ujarnya.

Dijelaskannya, Madina merupakan daerah endemis malaria karena kondisi wilayahnya sangat memungkinkan untuk perkembangan nyamuk malaria.

Dia juga berharap masyarakat menjaga kebersihan lingkungan agar penyebaran penyakit yang mematikan tersebut bisa dicegah. “Lebih baik mencegah daripada mengobat,” tegasnya.

Anggota DPRD Madina Arsidin Batubara mendesak pemerintah melakukan pemeriksaan di desa tersebut. Pemerintah harus segera melakukan tindakan, karena kejadian dugaan penyakit malaria itu sudah berlangsung selama dua minggu. Anggota DPRD itu menyangkan sikap pemerintah yang tidak mengetahaui kejadian tersebut.

Dia mengatakan, tingkat pengawasan dinas terkait harus ditingkatkan, sehingga jika ada penyakit malaria dapat secepatnya diantisipasi. “Saya berharap agar pemerintah untuk melakukan tindakan sebelum lebih banyak lagi korban,” tuturnya. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ayah Gauli Putri Kandung

    Ayah Gauli Putri Kandung

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    TAPSEL – Tersangka cabul terhadap putri kandung, A Laia (36), mengaku menyesal dan mengakui semua perbuatan bejatnya. Pria yang baru setahun merantau dan memboyong keluarganya dari Pulau Nias ke perkebunan PT Torganda di Paluta ini pun terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara. “Pelaku terancam hukuman maksimal 20 tahun dan minimal 5 tahun,” jelas Aiptu Kasianna […]

  •  Pengerjaan SPAM dan Sanitasi di Desa Muarapotan Masih Sesuai Target

     Pengerjaan SPAM dan Sanitasi di Desa Muarapotan Masih Sesuai Target

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Kota Nopan ( Mandailing Online) : Kapala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Mandailing Natal( Madina) Iwan Dermawan mengatakan kegiatan Sanitasi di Desa Muarapotan mendapatkan 50 pemasangan Sanitasi. Untuk pengerjaannya sudah masuki progres 25 persen tahap pertama, diperkirakan rampung di bulan 12 sesuai dengan kontrak. Untuk pengerjaan SPAM sendiri progres sudah mencapai 37 persen. Hal ini […]

  • Pilkada Madina, Perempuan Lebih Banyak Datang ke TPS

    Pilkada Madina, Perempuan Lebih Banyak Datang ke TPS

    • calendar_month Jumat, 11 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Total Tingkat Kehadiran Hanya 57,47 % PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Berdasar amatan Mandailing Online di website KPU Madina, jumlah yang datang ke TPS atau yang menyalurkan hak pilih sebanyak 189.477 orang terdiri dari 85.365 pria dan 101.162 perempuan. Jumlah itu dari DPT (Daftar Pemilih Tetap) sebanyak 329.697 terdiri dari 158.404 pria dan 168.473 perempuan. Berdasar […]

  • Inilah Rumus Kelulusan antara Nilai UN dan Nilai Sekolah

    Inilah Rumus Kelulusan antara Nilai UN dan Nilai Sekolah

    • calendar_month Senin, 20 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pemerintah dan Badan Standar Pendidikan Nasional telah siap dengan formula baru penilaian kelulusan siswa dari satuan pendidikan. Untuk itu, pelaksanaan ujian nasional tahun ajaran 2010/2011 hanya dilaksanakan satu kali pada bulan Mei 2011. Ujian nasional (UN) utama untuk SMA/SMK digelar pada minggu pertama Mei 2011, sedangkan untuk SMP pada minggu kedua Mei 2011. […]

  • Kasus Maga, Pencabutan Izin PT.SMGP Ternyata Belum Redakan Konflik

    Kasus Maga, Pencabutan Izin PT.SMGP Ternyata Belum Redakan Konflik

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Terkait kasus pengeroyokan di Desa Maga Lombang, Kecamatan Lembah Sorik Marapi Selasa (20/1) yang menyebabkan Ispara Sakti Nasution alias 'Adek' (50) meninggal dunia, Bupati Madina Dahlan Hasan menyatakan akan mengupayakan tidak akan terjadi lagi konflik. “Kita akan mengupayakan agar kedua kubu tidak lagi terjadi konflik-konflik berikutnya. Negara kita adalah negara hukum,” […]

  • Utang Pemprovsu Ke Madina 37 Milyar Lebih

    Utang Pemprovsu Ke Madina 37 Milyar Lebih

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Pemerintah Provinsi Sumatra Utara masih memiliki utang kepada Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mencapai 37 milyar rupiah lebih. Hutang itu berasal dari Dana Bagi Hasil (DBH) sejak tahun 2013 hingga 2014. Itu belum termasuk untuk tahun 2015. Demikian disampaikan Kabid Anggaran Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Madina, Navrizal […]

expand_less