Rabu, 11 Mar 2026
light_mode

DPRD Sumut Panggil Poldasu, Pertanyakan Progres Pidana di PT SMGP

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 11 Mar 2021
  • print Cetak

Fahrizal Efendi Nasution,SH (kiri) saat RDP lintas Komisi DPRD Sumut dengan Poldasu, Rabu (10/3/2021).

MEDAN (Mandailing Online) – DPRD Sumatera Utara memanggil Polda Sumut, Rabu, salah satu bahasan terkait kelambanan penetapan tersangka kasus kematian 5 warga Desa Sibanggor, Mandailing Natal di wilayah kerja PT. SMGP.

Kelambanan Polda Sumut bisa menimbulkan dugaan bahwa kepolisian menganggap enteng penegakan hukum di Mandailing Natal.

“Hari ini beberapa elemen unjuk rasa di Mandailing Natal, menuntut keadilan terkait tragedi 25 Januari 2021,” kata Anggota DPRD Sumut, H.Fahrizal Efendi Nasution,SH.

Dia menyatakan kasus kematian warga Sibanggor Julu merupakan persoalan besar. Dan sudah menjadi issu internasional. Ada SOP (Standard Operating Procedure) yang tidak dijalankan sebagaimana mestinya oleh pihak perusahaan dalam pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sorik Marapi.

Sebagaimana diketahui, 5 warga Sibanggor Julu tewas dan puluhan dilarikan ke rumah sakit akibat keracunan zat H2S yang keluar dari sumur wellpad SMP-T02 saat dibuka pihak PT SMGP 25 Januari 2021.

Rapat Dengar Pendapat (RDP) lintas Komisi DPRD Sumut itu dihadiri Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut, AKBP Patar Silalahi.

Berdasar penelusuran Fahrizal, PT SMGP bukan perusahaan besar, yang SOP-nya sangat stadar.

“Di pembukaan wellpat SMP-T02 itu menewaskan 5 warga, 54 dilarikan ke rumah sakit. Hari ini rakyat sudah unjukrasa, kok kita masih anggap biasa-biasa saja,” ujar Fahrizal dari Dapil Tabagsel.

“Semestinya kita sebagai sesama penyelenggara negara  harus saling mendengar. Jangan sampai chaos dulu di tengah masyarakat,” katanya tegas.

Dia mewanti-wanti bahwa ketidaksabaran rakyat Mandailing Natal yang menuntut keadilan bisa memuncak penyebab gerakan massa dan berpotensi anarkis. Jangan sampai polisi menangkap orang yang menununtut keadilan.

Oleh karena itu, polisi harus secepat mungkin merilis nama-nama tersangka dalam tragedi geothermal Sorik Marapi.

Mengulangi statemennya beberapa waktu lalu di media massa, Fahrizal menegaskan bahwa perdamian yang dilakukan manajemen PT SMGP dengan keluarga korban tewas tidak serta merta menggugurkan pidana.

“Hukum tetap dijalankan, direktur teknis harus bertanggungjawab, bukan karyawan si tukang buka pipa. Penjelasan pidana itu jelas: siapa yang memberi perintah itu dia yang bertanggungjawab,” katanya.

Di sisi lain dinyatakan, jika masyarakat mendesak agar izin perusahaan itu dicabut, itu permintaan wajar. Tetapi pada prinsipnya masyarakat pro investasi. Namun masyarakat akan menolak manakala perusahaan tidak menjalankan undang-undang.

Sementara itu, Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut, AKBP Patar Silalahi  menjawab Fahrizal menyatakan hingga saat ini pihaknya masih melakukan proses.

Unsur kelalaian ditangani oleh Kriminal Umum Polda karena ada yang meninggal dunia. Sedangkan yang sifatnya teknis di dalam kegiatan perusahaan itu ditangani Subdit Tipiter (Tindak Pidana Tertentu).

Kelambanan terjadi karena Poldasu masih dalam proses kordinasi dengan kementerian ESDM. “Dimana disana ada inspektorat-nya yang lebih teknis, bilamana telah kami dapatkan, bisa kami tingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan,” katanya.

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madina: Kami Yang Harus Datangi Ulama

    Bupati Madina: Kami Yang Harus Datangi Ulama

    • calendar_month Jumat, 24 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    HUTABARGOT (Mandailing Online) –  Bupati Mandailing Natal, H. Muhammaf Jafar Sukhairi Nasution menyatakan bahwa selaku bupati dia yang harus mendatangi ulama. Itu dinyatakannya di hadapan para ulama dan guru-guru agama saat melaksanakan safari Jum’at di masjid Istiqomah, Desa Hutabargot Nauli, Kecamatan Hutabargot, Jumat (24/9/2021). “Kami yang harus mendatangi setiap ulama di kampung ini, bukan kami […]

  • Polling Pilkada madina 2024

    Polling Pilkada madina 2024

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    Loading…

  • Madina Mulai Budidayakan Kepiting Bakau dan Lobster

    Madina Mulai Budidayakan Kepiting Bakau dan Lobster

    • calendar_month Kamis, 26 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA – Himpunan Pemuda Kreatif Kecamatan Batahan dan PTPN IV Unit Batang Laping Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal, bekerja sama mengembangkan budidaya kepiting bakau dan lobster di Kabupaten Madina. “Kerja sama ini merupakan sebagian dari upaya perusahaan dalam menyejahterakan masyarakat,” sebut Manajer PTPN IV Unit Batang Laping, Kasman, Rabu (25/1) “Ini adalah kepedulian kita terhadap […]

  • Video: Warga Hutapuli Kembali Tolak PT Sorikmas Mining

    Video: Warga Hutapuli Kembali Tolak PT Sorikmas Mining

    • calendar_month Selasa, 7 Jun 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Pertemuan antara warga Desa Hutapuli dengan pihak PT Sorikmas Mining belum menemukan titik terang. Warga tetap menolak kehadiran perusahaan yang bergerak di bidang tambang emas tersebut karena khawatir dengan dampak buruk aktivitas perusahaan.

  • Jalan Menuju 3 Desa di Tambangan Hancur, Warga Hanya Dapat Janji Manis

    Jalan Menuju 3 Desa di Tambangan Hancur, Warga Hanya Dapat Janji Manis

    • calendar_month Selasa, 17 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Laporan : Panusunan Nasution – dari Tambangan Tiga Desa di Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal (Madina) bisa dikatakan desa yang minim perhatian pemerintah daerah. Ketiga desa itu berada di bagian ujung kawasan seberang Tambangan, yakni  Desa Rao-Rao Dolok, Rao-Rao Lombang dan Desa Panjaringan. Pantauan Mandailing Online, Selasa (17/11/2020) akses jalan dari perbatasan Desa Tambangan Pasoman menuju […]

  • KMM Peduli Kembali Salurkan Bantuan Korban Banjir dan Longsor di Lima Desa dan Tiga Kecamatan

    KMM Peduli Kembali Salurkan Bantuan Korban Banjir dan Longsor di Lima Desa dan Tiga Kecamatan

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online : Koperasi Konsumen Mitra Manindo (KMM) Peduli kemarin hari Kamis kembali menyerahkan bantuan sembako untuk ratusan keluarga yang terdampak banjir dan longsor di lima desa dan tiga kecamatan di Kabupaten Madina provinsi Sumut. Sebelum menyalurkan bantuan, KMM Peduli terlebih dalu melakukan koordinasi dengan aparat pemerintah di kecamatan maupun aparat desa. Penyerahan di […]

expand_less