Rabu, 23 Sep 2026
light_mode

Investasi Bagai Dua Bilah Mata Pisau

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 14 Mar 2021
  • print Cetak

Oleh: Riani S.Pd.I
Guru tinggal di Medan

Kran investasi asing kian terbuka lebar, agaknya memberi peluang baru dunia perekonomian Indonesia, namun tentu perlu ditelisik ulang, karena investasi asing bisa jadi dua bilah mata pisau. Butuh siaga ketat dalam menerima investasi asing, jangan sampai rakyat dirugikan, karena sejatinya semua kebijakan negara harus ditujukan untuk kepentingan rakyat.

Ridha Wirakusumah menetapkan tiga rencana tata kelola Sovereign Wealth Fund usai ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai CEO Lembaga Pengelola Investasi(LPI) atau Indonesia Investment Authority (INA). Ridha mengatakan bahwa mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Direksi merupakan tugas mulia. “Akan tetapi, penunjukan ini tidak ringan. Memang visi dan misi SWF itu luar biasa luasnya dan yang pertama yang ingin saya tekankan adalah kami ingin menciptakan sebuah iklim investasi sehingga para investor bisa masuk ke Indonesia dengan lebih nyaman dan lebih yakin,” kata Ridha dalam keterangan pers di Istana Negara, Jakarta, Selasa (16/2).

Investasi asing sering dianggap menjadi batu alas pembangunan ekonomi, menciptakan perusahaan-perusahaan baru, memperluas pasar, meningkatkan daya saing industri ekspor, merangsang ekonomi lokal melalui sektor keuangan dan sektor jasa/pelayanan, meningkatkan pajak pendapatan serta memperkuat nilai mata uang.

“Prioritas INA (Indonesia Investment Authority) ada tiga, infrastruktur. Termasuk optimalisasi market atau aset market di BUMN,” ujar  Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dalam gelaran Economic Outlook 2021 ‘Menuju Pemulihan Ekonomi Indonesia 2021’, Kamis (25/2).

Investasi digadang-gadang membawa angin segar. Namun kenyataannya, investasi asing lebih tertarik untuk membeli perusahaan-perusahaan BUMN kategori untung/sehat  kemudian memprivatisasinya atau membeli perusahaan-perusahaan swasta dalam kategori yang sama. Tak hanya itu, derasnya kran investasi dengan digandeng UU Ciptakerja membuka peluang tenaga kerja asing sehingga menyisihkan tenaga kerja negeri sendiri.

Sungguh miris saat negara kian maju justru pengangguran meningkat, bukan karena tiada Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA) sebagai modal, namun karena dari hulu ke hilir dikuasai asing. Negara seyogyanya menjadi tameng penjajahan modern dengan berkedok investasi, negara seyogyanya memperkuat dan meningkatkan SDM dan mengelola SDA dengan maksimal, agar tercipta kemakmuran di negara ini. wallahu’allam bi shawab.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sah! Ini Struktur PAPBD Madina Tahun 2021

    Sah! Ini Struktur PAPBD Madina Tahun 2021

    • calendar_month Kamis, 30 Sep 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) dan DPRD telah mengesahkan Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (PAPBD) melalui rapat paripurna Persetujuan Bersama Terhadap Rancangan PAPBD Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2021 pada Kamis (30/9) di ruang rapat paripurna DPRD Madina, Panyabungan. Adapun struktur pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah hasil persetujuan bersama terhadap rancangan […]

  • Jalur Gunung Manaon-Adian Jior Akan Dihotmix

    Jalur Gunung Manaon-Adian Jior Akan Dihotmix

    • calendar_month Jumat, 22 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Badan jalan di titik Gunung Manaon-Adian Jior akan diaspal hotmix tahun ini. Titik ini sudah beberapa tahun hancur luluh lantak menyebabkan kenderaan kesulitan melewatinya. Titik ini merupakan Jalur Lingkar Dalam Barat Panyabungan yang bermula dari titik persimpangan Sarakmatua hingga pasar lama Panyabungan dan pasar baru Panyabungan. Kepala Bidang Bina Marga Dinas […]

  • Pembangunan Drainase Jalur Batang Natal Bermasalah?

    Pembangunan Drainase Jalur Batang Natal Bermasalah?

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      BATANG NATAL (Mandailing Online) – Pihak Bina Marga Sumut UPT Kotanopan menyatakan telah menyurati kontraktor yang mengerjakan pembangunan drainase jalan titik Jembatan Merah – Muara Soma terkait dugaan pengerjaan asal jadi. Hal itu dikatakan Pengawas Bina Marga Sumut UPT Kotanopan, Ade Paisal, menjawab Mandailing Online, Rabu (20/9/2019) terkait munculnya penilaian masyarakat terhadap pembangunan drainase […]

  • Selain Guru juga Editor Film

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, (Mandailing Online), Ali Fikri Pulungan (a.fickri). Lahir di desa Hutabangun tanggal 1 Pebruari 1977. Menamatkan sekolah di SD Muhammadiyah Hutabangun tahun 1989, SMP Negeri Siabu tahun 1992, SMA Negeri 2 Padangsidimpuan 1995. Menikah tahun 2005 dan dikaruania 3 orang anak.Selain seorang pendidik juga editor di Tympanum Novem Films. Ia menjadi tenaga pendidik sejak 1997 […]

  • Kepdes dan Aparat Desa Akan Dapat Gaji Tetap dan Dana Tunjangan

    Kepdes dan Aparat Desa Akan Dapat Gaji Tetap dan Dana Tunjangan

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Terkait Undang-Undang Desa Yang Baru Disahkan DPR RI PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tak lama lagi, desa akan mendapat alokasi anggaran pembangunan tersendiri yang cukup besar dari pemerintah pusat. Tak itu saja, kepala desa hingga para aparat desa juga akan mendapat gaji tetap, dana tunjangan pokok dan tunjangan kesehatan. Regulasi ini tertuang dalam Undang-Undang Desa yang […]

  • Pejabat SMGP Akan Diadukan ke Polisi

    Pejabat SMGP Akan Diadukan ke Polisi

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejumlah elemen masyarakat Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, siang ini, Rabu  (28/9/2022) dijadwalkan akan mengadukan PT SMGP ke Polres Madina terkait pidana lingkungan hidup. Elemen yang akan mengadu tergabung dalam gerakan Masyarakat Madina Menggugat (GM3). Laporan ini sehubungan  jatuhnya kembali korban keracunan yang diduga sebagai dampak aktivitas PT SMGP (Sorik […]

expand_less