Senin, 2 Mar 2026
light_mode

Generasi Muda Amburadul Akibat Sistem Sekularisme

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 21 Mar 2021
  • print Cetak

Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd
Pemerhati Generasi Muda dan Anggota Komunitas Forum Kajian Akhwat Islam

Generasi muda adalah generasi penerus yang mana di tangan merekalah perubahan suatu bangsa itu berada, baik perubahan ke arah yang baik atau pun rusak. Semua itu tergantung bagaimana generasi ini dididik. Oleh karena itu, sangat penting sekali memperhatikan bagaimana pendidikan para generasi muda hari ini agar mereka bisa menjadi agent of change, terutama dalam pendidikan agama agar tidak terperosok dalam kubangan kemaksiatan.

Lihat saja hari ini bagaimana kelakuan para pemuda di setiap daerah, mereka sangat jauh dari Allah. Seperti fenomena balap liar yang terjadi baru-baru ini di Padang Sidempuan. Dimana karena kenakalan remaja ini sehingga mengakibatkan salah satu teman mereka meninggal dunia akibat bersenggolan dengan temannya saat melakukan balap liar. (Lampung.tribunnews.com)

Bukan hanya itu, baru-baru ini di Makassar seorang selegram bernama Ari Pratama ditikam oleh pacarnya sampai tewas dikarenakan sakit hati. (m.tribunnews.com)

Sungguh mengerikan sekali dan tentunya sangat memprihatinkan melihat kelakuan generasi muda hari ini. Mereka sama sekali tidak takut dalam melakukan kemaksiatan. Rasanya kemaksiatan itu menjadi hal wajar dalam kehidupan mereka.

Bagaimana tidak! Hal ini bisa terjadi tentunya karena diterapkannya sistem sekularisme-kapitalisme dalam kehidupan kita. Dimana dalam sistem sekularisme ini setiap aktivitas kehidupan selalu dipisahkan dengan agama. Sistem sekularisme memaksa manusia untuk tidak melibatkan Allah dalam setiap aktivitasnya.

Sistem ini juga membuat manusia selalu melakukan apa saja sesuai kehendak mereka walaupun jelas yang mereka lakukan dosa, mereka akan tetap melakukannya sebab mereka hanya melihat kesenangan dan manfaat apa yang mereka dapatkan dari melakukan seluruh aktivitas itu. Tidak peduli lagi halal dan haram suatu perbuatan.

Padahal jelas sekali sudah tampak kerusakan yang terjadi dalam kehidupan kita jika kita hidup tanpa aturan dari Sang Pencipta maka kehidupan kita akan rusak, sebab kita manusia memiliki sifat terbatas, serba kurang dan membutuhkan yang lebih dari kita yaitu Sang Pencipta dan Pengatur. Oleh karenanya, harusnya kita selalu melibatkan Allah dalam setiap aktivitas kita.

Allah sebagai pencipta sudah menyiapkan aturan yang jelas kepada seluruh umat manusia agar kita menerapkannya. Aturan itu sudah tertulis dalam Alquran dan Assunnah. Jadi harusnya, jika kita ingin menyiapkan generasi muda yang baik dan taat maka kita harus menjadikan sistem Islam kaffah sebagai aturan sebab hanya sistem inilah yang akan mampu memuliakan seluruh makhluk tanpa terkecuali.

Dan sistem Islam kaffah sudah terbukti diterapkan 1300 tahun yang lalu. Yang mana karena diterapkannya sistem Islam kaffah maka muncullah generasi muda yang sangat memukau dunia. Seperti muncul ahli bedah, muncul ahli astronomi, muncul penghafal hadist, muncul ahli gravitasi, dan lain-lain, yang mana semua generasi muda ini memberikan kontribusi kepada dunia sampai hari ini ilmu yang mereka gali selalu dimanfaatkan untuk kehidupan manusia hari ini. Begitulah memang mulianya dan berpotensinya manusia jika hidup dalam sistem Islam kaffah.

Maka harusnya ini membuat kita sadar bahwa hanya dengan diterapkannya aturan yang berasal dari Sang Pencipta kehidupan kita akan bahagia dunia dan akhirat.

Wallahu’alam bishowab

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMP Muara Batanggadis Cuma Ada 1 Guru PNS

    SMP Muara Batanggadis Cuma Ada 1 Guru PNS

    • calendar_month Selasa, 7 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Panyabungan (MO)- Ini terjadi di SMP Negeri 6 Kecamatan Mura Batang Gadis, Madina. Sekolah ini hanya diisi 1 guru PNS merangkap kepala sekolah. Selebihnya diperkuat beberapa tenaga guru honor. Kondisi ini gambaran kepincangan sebaran tenaga pendidik, di mana wilayah terpencil seperti Kecamatan Muara Batang Gadis mengalami kekurangan guru. Sementara di kawasan kota-kota di Madina kelebihan […]

  • 43 Mobil Dinas DPRD Langkat Tak Masuk Dalam APBD

    43 Mobil Dinas DPRD Langkat Tak Masuk Dalam APBD

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Setelah memanggil mantan pejabat Pemkab Langkat dan sejumlah rekanan, Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sumatera Utara (Kejatisu) kembali memanggil empat saksi terkait aliran dana APBD Langkat Tahun 2000 hingga 2007 senilai Rp102,7 milliar. Untuk mengetahui aliran dana selama tujuh tahun tersebut, kejaksaan pun menelusuri pengeluaran anggaran, termasuk diantaranya menelusuri pembelian sebanyak 43 unit mobil […]

  • Fakta donasi Australia ke Aceh

    Fakta donasi Australia ke Aceh

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Manajer dana internasional Bank Dunia untuk bencana tsunami di Aceh dan Sumatera Utara, Joe Leitman, mengatakan dana bantuan yang dijanjikan Australia tidak sampai ke Aceh. Pada wawancara radio yang dikutip laman ABC, 20 Agustus 2005 lalu, Leitman ketika itu mengatakan kontribusi pemerintah Australia hanya seperdelapan dari $1 miliar atau Rp12,8 triliun yang dijanjikan. […]

  • P-APBD Madina 2022 “Zero Defisit” Disahkan

    P-APBD Madina 2022 “Zero Defisit” Disahkan

    • calendar_month Jumat, 30 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) TA 2022 Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut, disahkan, Jum’at (30/9/2022). Pada P-APBD ini Pendapatan Daerah disepakati sebesar Rp 1.622.439.803.865. Sementara sisi Belanja Daerah disepakati sebesar Rp 1.741.937.114.097. Gambaran angka tersebut mencerminkan pagu pendapatan lebih kecil dibanding belanja. Selisihnya Rp 119.497.310.232. Namun, selisih itu dapat […]

  • Korupsi? Kadis Pertanian Madina Bungkam Soal Anggaran SRI

    Korupsi? Kadis Pertanian Madina Bungkam Soal Anggaran SRI

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kadis Pertanian dan Peternakan Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Taufik Zulhandra Ritonga bungkam, Rabu (4/6/2014) ketika sejumlah wartawan menanyakan realisasi anggaran SRI (Search Rice Intensification) yang dipergunakan untuk kelompok tani di Madina. Dia juga tak menjawab berapa jumlah kelompok tani yang ikut dalam program SRI tersebut. Jumlah total anggaran SRI untuk tahun […]

  • PT SMG Bantu Kompetisi SSB U19 dan U12 Madina

    PT SMG Bantu Kompetisi SSB U19 dan U12 Madina

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam mendukung kesuksesan Kompetisi SSB U19 dan U12 yang saat ini sedang berlangsung, pihak PT Sorik Marapi Gheotermal Power (SMGP) menyalurkan bantuannya. Bantuan diserahkan Adiansyah, Senin (1/6) di secretariat PSSI Madina, Jl. Bermula, Panyabungan yang diterima Ketua Harian PSSI Madina Miswaruddin Daulay. Adiansyah atau akrab di panggil Adi menyatakan, melalui […]

expand_less