Minggu, 6 Sep 2026
light_mode

POTRET BURAM NEGERI

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 30 Mar 2021
  • print Cetak

Oleh: Riani,S.Pd.I
Guru di Medan

Angka kemiskinan di Indonesia masih cukup tinggi. Ditambah harus berhadapan dengan wabah covid-19 yang hingga kini belum sirna, diperkirakan bisa bertambah. Bukan hanya kaum laki-laki yang banyak kehilangan pekerjaan. Tak jarang, perempuan pun harus ikut terjun mencari nafkah demi untuk kebutuhan hidup.

Seorang nenek dan cucunya viral di sosial media. Awalnya hal ini karena warganet mengunggah sebuah video badut saat tengah malam. Badut tersebut terlihat lelah hingga duduk di pinggir jalan. Tampak ada seorang anak kecil yang mengintip dari belakang lalu ke depan pangkuan badut tersebut. Kejadian ini membuat perekam terenyuh sehingga turun untuk membagikan kotak makanan. Ketika badut tersebut membuka kostumnya, ternyata ia adalah seorang nenek-nenek. Nenek dan cucunya pun tampak bahagia saat menerima bantuan dari perekam. Minggu (28/3/2021).

Sungguh miris potret kemiskinan di negeri ini.  Di satu sisi, rakyat mengais rezeki demi sesuap nasi. Namun yang menyesakkan dada, di sisi lain, gaya hidup penguasa yang menampilkan kemewahan, dari mulai gaji tinggi hingga mobil mewah. Wajar jika mereka berebut untuk mendapatkan jabatan/kekuasaan.

Pemecahan masalah kemiskinan sejatinya menjadi prioritas utama. Pemerintah perlu mengantisipasi potensi peningkatan kemiskinan yang disebabkan akses pangan, termasuk akibat dari kehilangan pekerjaan. Akses pangan yang tidak terpenuhi dikarenakan kebijakan yang kurang berpihak pada rakyat, mulai dari impor kebutuhan pokok, hingga pengelolaan sumber daya alam yang dikelola oleh investor asing, sehingga mempersempit lapangan pekerjaan serta meningkatkan pengangguran dan kemiskinan. Ditambah hutang ribawi yang menambah kesengsaraan rakyat.

Islam dalam mengentaskan kemiskinan, keberhasilannya sudah terbukti di era gemilang islam. Pertama dalam sistem kepemilikan. Islam membagi kepemilikan menjadi: kepemilikan individu, kepemilikan negara dan kepemilikan umum.

Kepemilikan individu diakui karena merupakan bagian dari hak manusia untuk mempertahankan hidupnya. Kepemilikan individu diatur agar tidak menzalimi manusia lainnya. Karena itu, tidak boleh individu menguasai aset dan sumberdaya yang seharusnya masuk dalam kepemilikan negara atau pun kepemilikan umum.

Kedua pengembangan kekayaan atau investasi. Semua harus terikat syariat dengan sistem mata uang emas dan perak, tanpa riba, sehingga tercipta kemakmuran yang merata. Wallahu ‘alambish Shawab.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muslim Hui Kekurangan Ulama Perempuan

    Muslim Hui Kekurangan Ulama Perempuan

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    NINGXIA – Bagi etnis Hui, etnis Cina beragama Islam keberadaan ulama perempuan sangat penting. Itu sebabnya, kebutuhan akan ulama perempuan di wilayah itu sangat tinggi. Sejak dahulu, etnis Hui lebih memilih ulama perempuan, meski keberadaan ulama dari kalangan pria juga penting. Melihat dari pentingnya posisi ulama perempuan, sejak dahulu sudah dibuat satu mekanisme dimana para […]

  • PT SMGP Rencanakan Tingkatkan Produksi Listrik

    PT SMGP Rencanakan Tingkatkan Produksi Listrik

    • calendar_month Rabu, 3 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – PT. SMGP merencanakan meningkatkan produksi listrik dari 165 MW menjadi 240 MW. Upaya peningkatan kapasitas itu juga meliputi rencana pembukaan lokasi sumur (Wellpad) wilayah kerja PT SMGP. Dalam upayanya meningkatkan kapasitas itu, PT Sorik Marapi Geothermal Power (PT SMGP) menjalankan konsultasi publik terkait analisis dampak lingkungan (AMDAL) di aula Hotel Rindang, […]

  • Pemprov Sumut Pastikan Transfer DBH 2,2 Triliun ke Kabupaten/Kota

    Pemprov Sumut Pastikan Transfer DBH 2,2 Triliun ke Kabupaten/Kota

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memastikan transfer Dana Bagi Hasil (DBH) kepada 33 kabupaten/kota sebesar Rp2,2 triliun untuk periode 2024-2025. Kepastian ini disampaikan Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution dalam Rapat Koordinasi Kepala Daerah se-Sumut di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Kamis (13/3/2025). Bobby menegaskan bahwa DBH yang menjadi hak […]

  • ISLAM TEGAS MELARANG MIRAS !

    ISLAM TEGAS MELARANG MIRAS !

    • calendar_month Jumat, 27 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Rancangan Undang-Undang Larangan Minuman Beralkohol (RUU Larangan Minol) kembali marak diperbincangkan. Terutama setelah Badan Legislasi (Baleg) DPR RI memulai lagi proses pembahasan RUU tersebut dengan mendengar penjelasan dari pengusul pada tanggal 10 November 2020 lalu. Poin penting dari draft RUU Larangan Minol adalah larangan bagi siapapun untuk memproduksi, memasukkan, menyimpan, mengedarkan dan/atau menjual serta […]

  • Gula Aren Morsip Disukai Turis Mancanegara

    Gula Aren Morsip Disukai Turis Mancanegara

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA SIPONGI (Mandailing Online) – Gulo bargot atau gula Aren buatan Desa Ranjo Batu, Kecamatan Muara Sipongi ternyata sangat digemari turis mancanegara. Pasalnya, bus pariwisata setiap hari selalu singgah di warung gulo bargot buatan Elmi (32) yang berada di pinggir Jalur Lintas Sumatera titik Desa Ranjo Batu. Ibu 2 orang anak ini menjawab wartawan, Kamis […]

  • PT Sorik Merapi Geotermal Power Ramah Lingkungan

    PT Sorik Merapi Geotermal Power Ramah Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 26 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan, PT Sorik Merapi Geotermal Power (SMGP) merupakan perusahaan tambang panas bumi di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Selama ini masyarakat menganggap PT SMGP akan membawa bencana akibat pengeboran di sejumlah titik panas bumi karena mempengaruhi cuaca dan aktivitas gunung meningkat. Itu tidak benar karena PT SMGP mempunyai ahli-ahli profesional. Hal itu disampaikan Corporate Sustainability Manager […]

expand_less