Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Angka Putus Kuliah Meningkat Saat Pandemi, Islam Punya Solusi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
  • print Cetak

Oleh: Indah Rizky Aulia
Mahasiswi

 

Meningkatnya kasus pandemi covid-19 ternyata bukan hanya berpengaruh pada sektor kesehatan, melainkan juga sektor perekonomian. Faktanya banyak masyarakat kehilangan lapangan pekerjaan pada masa pandemi ini. Hal ini mengakibatkan terjadinya krisis ekonomi yang menimbulkan berbagai permasalahan termasuk meningkatnya angka mahasiswa yang putus kuliah. Dampak ekonomi di tengah pandemi banyak dialami orang tua mahasiswa yang berada pada perekonomian menengah-bawah di mana mereka kehilangan pekerjaan dan sulitnya memperoleh penghidupan di masa pandemi.

Seperti yang dikutip dari (jawapos.com) Sri mengatakan sepanjang tahun lalu angka putus kuliah di Indonesia mencapai 602.208 orang. “Kita tahu kondisi saat ini bagaimana krisis pandemi covid-19 menyebabkan angka putus kuliah naik tajam,” katanya. Sri mendapatkan informasi soal angka putus kuliah tersebut dari Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kemendikburistek. Informasi yang dia terima, rata-rata angka putus kuliah paling banyak ada di perguruan tinggi swasta (PTS).

Sri mengatakan pada tahun sebelumnya angka putus kuliah sekitar 18 persen. Kemudian di masa pandemi ini naik mencapai 50 persen. Kondisi ini tidak lepas dari bertambahnya penduduk miskin akibat dampak ekonomi, sosial, dan kesehatan dari pandemi Covid-19.

Melihat fakta di atas, angka putus kuliah paling banyak ada di perguruan tinggi swasta (PTS), hal ini pun berdampak pada kelangsungan perguruan tinggi tersebut. Bahwasannya semakin banyak angka putus kuliah maka kelangsungan perguruan tinggi khususnya yang berada di bawah akan terpengaruh, karena tidak ada pendanaan masuk untuk biaya oprasional dan biaya kelangsungan kampus tersebut. Hal ini dipengaruhi kondisi ekonomi dan sosial masyarakat yang menurun sehingga meningkatnya angka putus kuliah di saat pandemi.

Sejak saat awal pandemi, para mahasiswa telah menyuarakan atas permasalahan mengenai pembiayaan uang kuliah yang masih diberlakukan, namun, upaya yang dilakukan pemerintah ternyata belum dapat menuntaskan permasalahan yang ada. Justru Kebijakan-kebijakan pemerintah dalam hal ini menimbulkan berbagai kontradiktif di kalangan mahasiswa. Pasalnya kebijakan penanganan yang dilakukan tidak sampai pada pembebasan pembiayaan uang kuliah.

Terkendalanya biaya pendidikan di tengah pandemi membuat mahasiswa memutuskan untuk tidak melanjutkan kuliah. Inilah potret pendidikan dari sistem kapitalisme, tidak adanya jaminan dalam hal pendidikan. Padahal pendidikan menjadi suatu hak yang harus dipenuhi oleh negara, sebagai upaya dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

Tapi nyataanya saat ini justru pendidikan dijadikan salah satu bagian untuk memperoleh keuntungan dan menjerat mahasiswa atas biaya pendidikan yang semakin mahal. Pendidikan sangat berperan penting dalam suatu negara. Untuk itu negara harus bertangung jawab dalam memastikan keberlangsungan pendidikan. Serta mampu  menekan dan mencegah angka putus kuliah.

Melihat potret pendidikan pada sistem kapitalisme justru bukan menjaga generasi penerus bangsa melainkan berpotensi mengancam berkurangnya intelektual generasi penerus bangsa. Sudah seharusnya sadar akan lalainya sistem kapitalisme-sekular dalam menjaga potensi intelektual generasi bangsa yang justru telah menjadi ancaman bagi kelangsungan kehidupan di kemudian hari. Oleh karena itu, tidak dapat berharap solusi tuntas pada sistem kapitalisme.

Sebagai hamba Allah sudah seharusnya kembali pada fitrah sebagai manusia atas potensi yang telah Allah berikan dengan senantiasa patuh terhadap aturan-Nya. Salah satunya dengan bersegera kembali pada syariah Islam, karena Islam mampu memberikan solusi tuntas atas seluruh persoalan kehidupan, termasuk mengenai tanggungjawab dan penjagaan terhadap potensi intelektual. Terbukti Islam dengan keagungannya telah berjaya dalam kemajuan peradaban Islam selama 13 abad lamanya. Serta mampu melahirkan generasi intelektual yang handal dari berbagai bidang keilmuan. Islam juga menjamin terpenuhinya semua kebutuhan tiap-tiap individu rakyat, baik pada sektor kesehatan, pendidikan bahkan keamanan semua bisa diperoleh.

Semua ini dapat ditempuh dengan pemanfaatan kekayaan SDA yang hanya dikelola oleh negara tidak diprivatisasi oleh kelompok elit penguasa. Hasil dari kekayaan yang ada dalam negara nantinya digunakan untuk memberikan kemaslahatan kepada umat dengan memberikan jaminan kesehatan, pendidikan, serta keamanan. Selanjutnya, Islam memandang bahwasannya pemimpin memiliki tanggungjawab dalam mengurusi rakyat. Seperti dalam hadits Nabi Muhammad SAW bersabda “imam (khalifah) adalah raa’in (pengurus rakyat) dan ia bertanggungjawab atas pengurusan rakyatnya”. (HR. Bukhari).

Dalam Islam, pemimpin harus menjalankan tugasnya dengan bersungguh-sungguh serta bertanggungjawab dalam mengurusi urusan rakyatnya. Dengan kesadaran yang penuh atas perannya karena semuanya akan dimintai pertanggungjawaban.

Untuk itu kesadaran pemimpin akan ketakutan kepada Allah hanya ada dalam penerapan Islam secara kaffah. Sehingga tidak ada lagi pengabaian terhadap urusan dan hak rakyatnya. Wallahu’alam bi shawab.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tol Sumatera terganjal perpres

    Tol Sumatera terganjal perpres

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Hutama Karya (HK), sebagai perusahaan pelat merah yang mendapat tugas menggarap tol Trans Sumatera menyatakan kesiapannya membangun jalan Tol Sumatera. Namun, rencana memulai proyek ini masih belum jelas. Pemerintah belum bisa menentukan kapan Peraturan Presiden (Perpres) penunjukkan Hutama Karya keluar. Hutama Karya baru bisa memulai setelah aturan tersebut keluar. “Proses sudah ada […]

  • Brigjend TNI (Purn) Sofwat Nasution

    Brigjend TNI Sofwat Nasution Nyatakan Maju di Pilkada Madina

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) : Menyusul banyanya dorongan dan dukungan, akhirnya Brigjend TNI (Purn) Sofwat Nasution menyatakan siap maju sebagai bakal calon bupati Mandailing Natal (Madina), Sumut. Dihadapan sejumlah tokoh Mandailing Julu di Kotanopan, Senin sore (15/7), dia menyatakan siap bertarung pada Pilkada Madina 2020. “Jika masyarakat menghendaki,  saya siap maju menjadi calon bupati Madina,” kata […]

  • Dua Santri Tewas Tenggelam di kolam PT.SMGP

    Dua Santri Tewas Tenggelam di kolam PT.SMGP

    • calendar_month Sabtu, 29 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Dua santri pesantrern Mustofawiyah Purba Baru meninggal dunia akibat tenggelam di kolam milik PT. SMGP, Sabtu (29/9/2018). Kedua santri itu bernama Irsanul Mahya (15) dan Muhammad Musawi (15). Kedua korban ditemukan dalam keadaan meninggal di kolam penampungan air milik PT. Sorik Marapai Geothermal Power di Desa Sibanggor Jae, Kecamatan Puncak […]

  • Komnas HAM: Polisi intimidasi wartawan di Bima

    Komnas HAM: Polisi intimidasi wartawan di Bima

    • calendar_month Jumat, 6 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sejumlah wartawan di Bima, Nusa Tenggara Barat, mengalami intimidasi dari oknum kepolisian. Ketua Komnas HAM Ifdal Kasim mengatakan, intimidasi itu terkait video yang dipunyai oleh Komnas HAM mengenai kasus kekerasan yang dilakukan kepolisian saat membubarkan paksa pengunjuk rasa di Pelabuhan Sape, Bima, pada 24 Desember 2011. “Situasi yang berkembang sekarang menimpa rekan-rekan wartawan. […]

  • Jalinsum Titik Kotanopan Kembali Dapat Dilalui

    Jalinsum Titik Kotanopan Kembali Dapat Dilalui

    • calendar_month Kamis, 8 Nov 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jalinsum titik Desa Lumban Pasir, Kecamatan Kotanopan yang terputus sekitar 100 meter diterjang Sungai Batang Gadis KOTANOPAN (Mandailing Online) – Jalan negara di di titik Desa Lumban Pasir, Kotanopan, Mandailing Natal kembali dapat dilalui kenderaan, melaui jalur alternatif, Kamis sore (8/11/2018). Badan jalan alternatif ini bersebelahan dengan jalan yang hanyut. Badan jalan negara atau Jalan […]

  • Revisi SK 44, Batas Hutan Madina Bakal Digaris Ulang

    Revisi SK 44, Batas Hutan Madina Bakal Digaris Ulang

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) mulai menyiapkan pemencangan batas sementara hutan di seluruh kawasan Madina. Upaya ini menjawab kungkungan SK 44 yang kontroversial. Itu terungkap dalam rapat dihadiri oleh Plt. Bupati Madina Dahlan Hasan, Kepala Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) wilayah I Medan, Kadis Kehutanan Madina, BPN Madina, para camat, kepala desa […]

expand_less