Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Sistem Tak Menjamin Kesehatan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 30 Mar 2021
  • print Cetak

Oleh: Endang Pohan
Mahasiswi tinggal di Padang Lawas Utara

Kesehatan merupakan salah satu kebutuhan vital masyarakat yang pelayanannya dijamin oleh negara. Berita viral pekan ini yang banyak tersebar melalui media di kalangan masyarakat, menyatakan seorang mantan atlet timnas bola Volli Putri  dan juga sebagai Serda TNI-AD, yang telah disahkan secara hukum di persidangan penggantian nama dan jenis kelamin di Pengadilan Negeri Tondano, Sulawesi Utara. Hasil dari persidangan tersebut menyatakan bahwa mantan atlet tersebut disahkan secara hukum berjenis kelamin laki-laki, yang sebelumnya ia dinyatakan berjenis kelamin wanita (Kompas.com).

Mantan atlet tersebut telah berjenis kelamin wanita sudah 28 tahun lamanya. Perihal ini menimbulkan keperihatinan di kalangan masyarakat dan pemerintah, di mana kondisi yang dialami mantan atlet tersebut bukanlah karena  melakukan tindakan transgender atau mengalami kelamin ganda (ambigous genitalia). Hal yang menyebabkan terjadinya kondisi ini kepada mantan atlet timnas bola volly putri ialah mengalami kondisi penyakit yg dinamakan Hipospadia dimana suatu kelainan yang menyebabkan letak uretra pada bayi laki-laki menjadi tidak normal.  Kondisi ini hanya terjadi pada laki-laki, kelainan biasanya ada yang ringan dan yang sulit.

28 tahun lamanya ia telah menjalani aktivitas sebagi wanita, keterbatasan ekonomi dan keterbatasan pengetahuan tentang ilmu kesehatan di daerahnya menjadi penyebabnya. Mantan atlet tersebut bukanlah orang pertama yang mengalami kondisi ini, ada banyak mengalami kondisi demikian.

Kondisi seperti ini seharusnya tidaklah menjadi masalah, jika diatasi dan difasilitasi.

Namun, sistem tak menjamin itu semua. Walaupun adanya jaminan kesehatan/asuransi kesehatan, itu bukanlah hal yang dapat mempermudah masyarakat, akan tetapi banyak pengurusan yang membuat masyarakat kurang mengerti dan membuat rumit, dan walaupun jaminan kesehatan bisa didapati, pelayanan dan fasilitas pun kurang memuaskan/mendukung bagi masyarakat. Sehingga perihal tentang kesehatan pun berulang terjadi. Ini semua didasari atas penerapan hukum yang ada, dimana hukum yang dipakai tak sesuai dengan fitrah manusia sehingga mengakibatkan banyaknya yang bukan masalah menjadi masalah besar.

Pada masa keemasan Islam, sistem menjamin dan bertanggungjawab sepenuhnya dalam penyediaan fasilitas kesehatan yang memadai secara gratis dan bermutu tanpa jaminan kesehatan kepada masyarakat. Terbukti banyaknya ilmu-ilmu kesehatan dan kedokteran serta berdirinya rumah sakit yang modern dan tenaga medis yang profesional.

Tetapi hukum/sistem yang ada sekarang ini jauh dari penerapan aturan terbaik yakni akidah dan syariah Islam, tak ada hukum yang layak tegak dibumi ini selain hukum yang  berasal dari Allah, sebab manusia bersifat terbatas, aturan terbaik hanya berasal dari Allah.

Karena sesungguhnya tidak ada hukum yang paling adil dan baik dibandingkan dengan hukum Allah SWT.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rapim I PD Muhammadiyah "Berantas Miras dan Judi"

    Rapim I PD Muhammadiyah "Berantas Miras dan Judi"

    • calendar_month Senin, 11 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tapsel, Pihak terkait diminta memberantas berbagai penyakit sosial yang terjadi di tengah-tengah masyarakat, seperti perjudian, minuman keras (miras), peredaran narkoba serta perbuatan maksiat lainnya. Demikian rekomendasi Rapat pimpinan (Rapim) I Pimpinan Daerah (PD) Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) tahun 2011 yang digelar di aula Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS), Minggu (10/4). Dalam Rapim tersebut, […]

  • Anggota KPU Asahan Meninggal

    Anggota KPU Asahan Meninggal

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Anggota KPU Asahan Edy Syam meninggal dunia, Sabtu (26/4/2014). Kabar duka ini disampaikan oleh anggota KPU Sumut Yulhasni yang pagi tadi mendapat info dari Ketua KPU Asahan. “Edy Syam ikut dalam Rapat Pleno Tingkat Provinsi. Waktu itu saya melihat dia masih pucat. Katanya dia baru saja keluar dari rumah sakit. Setelah rapat disini, […]

  • Tingkat Kelulusan SMP di Madina Mencapai 99,90 Persen

    Tingkat Kelulusan SMP di Madina Mencapai 99,90 Persen

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Hasil kelulusan Ujian Nasional Tingkat SMP/MTs di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tahun ini mencapai 99,90 persen dari 8.467 peserta. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Madina melalui Sekretaris Khairul Bahri Batubara di Panyabungan, Sabtu (04/06/2011). Batubara menyampaikan, jumlah peserta UN SMP yang tidak lulus tahun ini sebanyak 9 orang dari jumlah peserta keseluruhan sebanyak […]

  • Pemkab Madina Bantu Korban Kebakaran Kotasiantar

    Pemkab Madina Bantu Korban Kebakaran Kotasiantar

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran kelurahan Kotasiantar, Jum’at (26/12/2019). Bantuan dalam bentuk uang senilai 80 juta Rupiah itu diserahkan Sekda Madina, Gozali Pulungan didampingi Wakil Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Nasution dan anggota DPRD Madina, Sobir Lubis dari Dapil Madina 1. Perwakilan keluarga korban […]

  • Pengaduan Sekretaris DPRD Madina Tidak Berdasar

    Pengaduan Sekretaris DPRD Madina Tidak Berdasar

    • calendar_month Rabu, 26 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kemelut di DPRD Madina pun akhirnya masuk ke wilayah hukum. Aksi menyegel 2 ruangan pimpinan DPRD dan ruangan Sekretaris DPRD yang dilakukan sejumlah anggota dewan justru diadukan ke polisi. Sekretaris DPRD Madina Zulkarnaen Siregar resmi mengadukan anggota DPRD Madina, Sofyan Edisyahputra dan anggota DPRD lainya ke Polres Madina pada 22 September […]

  • Listrik Sering Padam, Pelanggan PLN di Madina Kecewa

    Listrik Sering Padam, Pelanggan PLN di Madina Kecewa

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Akibat aliran listrik di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) akhir-akhir ini sering padam tanpa penjelasan yang jelas dari pihak PT PLN Cabang Panyabungan, masyarakat Madina merasa kesal dan mengecam keras kinerja PLN. Banyak masyarakat yang mempunyai usaha menggunakan jasa arus listrik seperti warnet, radio dan usaha lain lainnya merasa kecewa akibat banyaknya kerugian yang mereka […]

expand_less