Senin, 2 Mar 2026
light_mode

Sistem Kapitalisme Melahirkan Generasi Durhaka

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 9 Nov 2021
  • print Cetak

Oleh : Arifah Zahra Zakiah, S.Pd

Aktivis Dakwah, Pemerhati Kehidupan Muslim, Anggota Komunitas Majelis Taklim Islam Kaffah

 

Belum lama ini, jagad media sosial kembali dihebohkan dengan sebuah kasus yang viral dimana seorang ibu bernama Trimah (65) diserahkan oleh anak-anaknya ke panti jompo Griya Lansia Husnul Khotimah, Wajak, Kabupaten Malang, Kamis (28/10/2021). Alasannya mereka tidak sanggup merawat ibunya tersebut lantaran kesibukan, sehingga menyerahkan perawatan sang ibu kepada griya tersebut hingga tutup usia.

Kisah pilu yang dialami oleh orangtua yang usia lanjut bukan hanya kali ini saja.  Sudah sering terjadi kisah penelantaran terhadap Lansia. Bahkan berdasarkan data dari Kementerian Sosial (Kemensos) tercatat jumlah lansia 20,5 juta jiwa sedangkan lansia yang terlantar 2,1 juta. Dan 1,8 juta lansia berpotensi terlantar (05/08/2017). Meningkatnya ketidakpedulian terhadap Lansia membuat penelantaran terhadap Lansia pun semakin meningkat.

Pertanyaannya, mengapa para keluarga, khususnya sang anak tidak peduli terhadap orangtua mereka yang Lansia? Inilah akibat dari asas kapitalisme yang berlaku di tengah masyarakat dan keluarga. Mereka menjalani kehidupan yang telah jauh dari nilai-nilai Islam. Tidak ada lagi rasa hormat terhadap orangtua, durhaka kepada orang tua yang telah merawat dan membesarkannya.

Pemikiran yang kapitalis membuat mereka  sibuk mencari materi  dan menjadikannya alasan menelantarkan orangtua, padahal orangtua merupakan pembuka pintu rezeki dan keberkahan bagi anak-anaknya. Mereka lupa akan perintah Allah SWT untuk birul walidain atau berbakti pada orang tua.

Allah SWT telah berfirman,

وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا

Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ‘ah’ dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.” (Qs. Al Isra’:23)

Berbakti kepada orangtua dalam Islam memiliki kedudukan yang tinggi. Sehingga berbakti kepada orangtua bukanlah sekedar balas jasa, kepantasan maupun kesopanan. Birul walidain atau berbakti pada orang tua, ayah dan bunda, merupakan  kewajiban, bahkan oleh Allah SWT diposisikan setelah beribadah dan mentauhidkan-Nya.

Islam mencetak generasi tangguh yang berkepribadian islam. Mereka memuliakan orangtua dan menyayangi sesama. Sehingga terwujudkan keluarga dan masyarakat yang harmonis. Berbeda dengan sistem kapitalisme yang hanya akan memproduksi orang-orang sekuler yang menimbang perbuatan dengan asas manfaat serta bebas berbuat tanpa memikirkan apakah bertentangan dengan syariat Allah SWT ataupun tidak.

Hanya sistem islam kaffah yang bisa mewujudkan terbentuknya generasi yang unggul bukan generasi yang durhaka.

Wallahu’alam bishowab.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buntut Kades Laporkan Warganya, Pemuda Desa Sirambas Surati Bupati Madina 

    Buntut Kades Laporkan Warganya, Pemuda Desa Sirambas Surati Bupati Madina 

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Buntut tindakan Kepala Desa Sirambas Ilman Suhdi yang melaporkan warganya ke Polisi dengan tuduhan pengrusakan kantor desa. Persatuan Naposo Nauli Bulung (PNNB) melakukan perlawanan dengan melaporkan Ilman Suhdi Ke Bupati Madina, Inspektorat dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD). Selain membuat laporan ke Pemerintah Daerah, PNNB dan masyarakat sirambas berencana akan […]

  • Demo CPNS Diwarnai Aksi Tabur Bunga dan Berkemah di Kantor Bupati Madina

    Demo CPNS Diwarnai Aksi Tabur Bunga dan Berkemah di Kantor Bupati Madina

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aksi Demonstrasi para pelamar CPNS Kabupaten Mandailing Natal (Madina) formasi tahun 2013 di kantor bupati Madina, Senin (2/6/2014) diiringi dengan aksi tabur bunga. Para pengunjukrasa bergantian menaburkan bunga terhadap foto Plt Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution yang dipajang di depan pintu masuk kantor bupati. Penaburan bunga itu disebut sebagai ungkapan duka […]

  • Atika Khairani, figur Halimah Di Film “Balada Gordang Sambilan”

    Atika Khairani, figur Halimah Di Film “Balada Gordang Sambilan”

    • calendar_month Senin, 4 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Meski masih duduk di bangku SMA 3 Panyabungan, Atika Khairani yang berperan sebagai Halimah di film mandailing “Balada Gordang Sambilan” ini sudah banyak aktifitasnya yang gemilang. Film “Balada Gordang Sambilan” tak lama lagi akan beredar di Panyabungan, kawasan Tapanuli, Medan hingga Jakarta. Film ini merupakan karir film pertama bagi Atika. Gadis manis yang menyongsong usia […]

  • Polisi Tangkap 9 Penjudi di Sinunukan

    Polisi Tangkap 9 Penjudi di Sinunukan

    • calendar_month Kamis, 20 Jul 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SINUNUKAN (Mandailing Online) – Sebanyak 9 pria dewasa ditangkap saat sedang bermain judi di Sinunukan, Mandailing Natal, kamis (20/7/2017) Mereka tertangkap basah di satu warung Desa Sinunukan 1, Kecamatan Sinunukan sekira pukul 17.00 Wib petang ini. “Dalam penggerebekan tersebut anggota Tim Operasional Sat Reskrim Polres Madina yang dipimpin oleh Kanit 1 Ipda Binton Silalahi […]

  • Sumut resah isu penculikan anak

    Sumut resah isu penculikan anak

    • calendar_month Selasa, 7 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Sepekan terakhir ini, isu penculikan anak yang disebarkan melalui pesan singkat (SMS) meresahkan warga Sumatera Utara, khususnya Medan. Pasalnya, ada sekelompok orang jahat khusus melakukan aksi penculikan terhadap anak untuk diambil organ tubuh mereka, seperti ginjal, jantung mata dan hati. SMS yang menyebar ke warga isinya, “Polsek atau Polres Madina memohon maaf untuk […]

  • Jejak Arsitektur Rumah di Mandailing

    Jejak Arsitektur Rumah di Mandailing

    • calendar_month Senin, 27 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Rumah tua berumur lebih satu abad masih dapat ditemukan di kawasan Mandailing. Meski tak banyak lagi. Rumah-rumah tua itu menjadi jejak peninggalan arsitektur perumahan penduduk Mandailing masa lampau. Rumah berkolong tinggi, tiang-tiangnya yang kokoh, dinding bertulang kuat, atap menjulang. Beberapa rumah tua itu terdapat di Desa Simalagi, Kecamatan Hutabargot, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut. Belum […]

expand_less