Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Pandemi Sebabkan Jumlah Siswa SMP di Madina Berkurang

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Senin, 29 Nov 2021
  • print Cetak

BUKIT MALINTANG (Mandailing Online) – Pandemi Covid-19 telah menyebabkan terjadinya pergeseran cara hidup masyarakat. Bukan saja terjadi pada sektor kesehatan, tapi juga pada penentuan tempat sekolah anak-anak.

Tingginya kasus Covid-19 pada 2020 lalu membuat pemerintah mengeluarkan kebijakan belajar di rumah. Namun, awal tahun ini pemerintah membuaka sekolah untuk jenis pesantren.

Hal ini memeengaruhi para orang tua dalam memilih sekolah untuk anaknya. Banyak orang tua memilih pesantren karena menghindari sekolah daring.

Kondisi ini menyebabkan sekolah-sekolah non pesantren, termasuk sekolah negeri di banyak wilayah Mandailing Natal (Madina) mengalami penurunan siswa. Salah satu sekolah yang terpengaruh adalah SMP Nageri 1 Bukit Malintang.

Dari pengakuan Kepala Sekolah Zulkarnain ketika menerima kunjungan Komisi I DPRD Madina, Senin (29/11) terjadi penurunan jumlah yang signifikan.

“Tahun-tagun sebelumnya jumlah siswa kita lebih dari 200, tapi tahun ini hanya 140 saja,” katanya.

Zulkarnaen mengatakan pihak sekolah telah melakukan berbagai upaya untuk membujuk orang tua agar menyekolahkan anaknya di SMP tersebut.

“Bahkan kita menjumpai masyarakat secara door to door. Sekolah daring membuat para orang tua siswa memilih menyekolahkan anaknya di yayasan (pesantren),” ujarnya.

Ketua Komisi I Zubaidah Nasution mengaku prihatin dengan keadaan sekolah tersebut.

“Kita akan sampaikan persoalan ini kepada Dinas Pendidikan. Fasilitas sekolah ini tergolong lengkap, tapi siswanya sangat sedikit,” katanya.

Selain itu Zubaidah juga menyarankan agar pihak sekolah melakukan inisiatif sehingga anak-anak merasa nyaman sehingga minat untuk sekolah di SMP ini kembali muncul.

Komisi I menekankan agar sekolah meningkatkan prestasi akademik dan non akademik siswa sehingga bisa bersaing dengan sekolah lain sederajat.

“Sehingga untuk tahun-tahun berikutnya menjadi pemicu bagi masyarakat menyekolahkan anaknya di SMPN 1 Bukit Malintang,” terangnya.

Saat ini vaksinasi menjadi satu indikator penentu level PPKM yang artinya juga menentukan bisa tidaknya sekolah tatap muka dilangsungkan. Kunjungan Komisi I ke Bukit Malintang pun pada dasarnya untuk mengecek persentase vaksinasi di tingkat pelajar.

Terkait hal ini, pihak SMPN 1 Bukit Malintang telah melakukan pendekatan yang bagus sehingga capaian vaksinasi di sekolah tersebut sudah hampir 100 persen.

“Kita ingin sekolah tatap muka terus berlangsung, untuk itu kita mendorong capaian target vaksinasi. Dari 140 siswa tinggal 6 orang lagi yang belum divaksin,” jelas Zulkarnain.

Kondisi penurunan jumlah siswa juga terjadi di sekolah-sekolah lain yang jauh dari Kota Panyabungan, misalnya di SMPN 1 Hutabargot dan SMPN 1 Panyabungan Barat.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bawaslu Madina Turunkan APK Calbup yang Salahi Aturan

    Bawaslu Madina Turunkan APK Calbup yang Salahi Aturan

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bawalu Madina melakukan razia APK para calon bupati, di Panyabungan, Sabtu (17/10/2020). Setidaknya empat alat peraga kampanye (APK) jenis baliho dan spanduk ditirunkan tim Bawslu di sepanjang jalan protokol Panyabungan dari titik Jembatan Batang Gadis hingga Titi Kuning. Penurunan APK itu karena lokasinya  menyalahi aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Razia tersebut […]

  • Apdesi Madina Tak Tahu Ikhwal Bimtek PKK

    Apdesi Madina Tak Tahu Ikhwal Bimtek PKK

    • calendar_month Rabu, 17 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Apdesi Kabupaten Madina, Sumut tak tahu menahu soal Bimtek TP PKK yang didanai Dana Desa. Ketua Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Mandailing Natal, Ahyar Siregar menjawab Mandailing Online melalui telefon seluler, Rabu (17/3/2021) menyatakan pihaknya tak pernah dilibatkan dalam perencanaan Bimtek TP PKK itu. Dia menyatakan kurang memahami […]

  • Aktifitas Tambang Emas Ilegal di Kotanopan Dekat Kantor Polsek

    Aktifitas Tambang Emas Ilegal di Kotanopan Dekat Kantor Polsek

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    KOTA NOPAN – (Mandailing Online) – Aneh, Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Jambur Tarutung, Kecamatan Kota Nopan, Madina leluasa beraktivitas meski hanya sekitar ratusan meter dari polsek, Kantor Camat dan bahkan Kantor Koramil Kecamatan Kotanopan. Bebasnya aktifitas tambang emas ilegal menggunakan alat berat jenis excavator itu diduga memiliki jaringan kuat sehingga kelas Polisi dan […]

  • Jemaah Haji Asal Madina Jalin Kerja Sama Dengan KKSU

    Jemaah Haji Asal Madina Jalin Kerja Sama Dengan KKSU

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MAKKAH (Mandailing Online) – Untuk memperlancar pelaksanaan ibadah haji di Mekkah dan Armina,  jemaah haji asal Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang tergabung dalam kloter 3 Medan menjalin kerja sama dengan Kerukunan Keluarga Sumatera Utara (KKSU) yang tinggal di Mekkah. Itu dikatakan Ketua Kloter 3 Embarkasi Medan, Ahmad Zainul Khobir Batubara, S. Ag, MM, Jum’at […]

  • Pengolahan limbah Martabe kurang sosialisasi

    Pengolahan limbah Martabe kurang sosialisasi

    • calendar_month Sabtu, 6 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – PT Agincourt Resources yang melakukan pertambangan emas di Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, dinilai kurang mampu menyosialisasikan program pengolahan limbah, sehingga mendapatkan protes dan perlawanan masyarakat. “Sosialisasinya kurang. Parahnya lagi, pihak perusahaan kurang arif menyikapi aspirasi masyarakat,” kata anggota DPRD Sumut Pasiruddin Daulay yang melakukan reses di Tapanuli Selatan ketika […]

  • Terkait Teror ke Jurnalis TVRI, Pengelola SPBU Lingga Bayu Diduga Terlibat

    Terkait Teror ke Jurnalis TVRI, Pengelola SPBU Lingga Bayu Diduga Terlibat

    • calendar_month Senin, 12 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online)- Pengelola SPBU 15229022 di Kecamatan Linggabayu bernama Bertua diduga berada di belakang pengancaman pengerahan massa ke rumah wartawan TVRI merangkap jurnalis StartNews.co.id, Agussalim Hasibuan, di Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada Jumat (9/8/2024) lalu. Pasalnya, nama Bertua disebut-sebut dalam pesan WhatsApp yang dikirimkan Nopiansyah alias Pian kepada Agussalim Hasibuan. Pian […]

expand_less