Rabu, 22 Apr 2026
light_mode

Apdesi Madina Tak Tahu Ikhwal Bimtek PKK

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 17 Mar 2021
  • print Cetak

Undangan bimtek dari LPPCM. (Foto : Malintang Pos)

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Apdesi Kabupaten Madina, Sumut tak tahu menahu soal Bimtek TP PKK yang didanai Dana Desa.

Ketua Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Mandailing Natal, Ahyar Siregar menjawab Mandailing Online melalui telefon seluler, Rabu (17/3/2021) menyatakan pihaknya tak pernah dilibatkan dalam perencanaan Bimtek TP PKK itu.

Dia menyatakan kurang memahami ikhwal Bimtek TP PKK desa itu karena Apdesi tidak dilibatkan dalam perumusannya.

“Makanya saya kurang mengerti tentang ini, ketua,” katanya.

Tetapi, selaku kepala desa Baringin Jaya dia mengetahui Bimtek itu setelah pemerintah desa Baringin Jaya menerima undangan bimtek TP PKK desa dari satu lembaga.

Hanya saja dia lupa nama lembaga pengundang. Pun dia kurang bisa memastikan apakah lembaga pengundang itu lembaga negara atau lembaga swasta. Karena dia sedang berada di Medan pada saat undangan itu datang ke Baringin Jaya.

Apdesi adalah organisasi beranggotakan kepala desa dan perangkat desa. Visinya mewujudkan pemerintah dan masyarakat desa yang maju, adil, sejahtera, profesional dan demokratis.

Bimtek TP PKK desa menjadi sorotan banyak pihak karena dilaksanakan sebelum Dana Desa cair.

Sebelumnya, Ketua LSM Jaringan Pendamping Kebijakan Anggaran (JPKP), Henri Husein Nasution kepada Mandailing Online, Selasa (16/3/2021) menyatakan penetapan waktu pelaksanaan pertengahan Maret 2021 terkesan dipaksakan karena Dana Desa belum cair.

Temuan JPKP itu memberi indikasi ada yang tidak beres tentang penetapan jadwal Bimtek TP PKK desa karena tidak menunggu masa pencairan Dana Desa.

Dikatakan, para kepala pusing karena harus meminjam uang kepada rentenir pembunga uang menutupi beban biaya Bimtek.

Tiap desa di Kabupaten Mandailing dikabarkan mengutus dua personalia TP PKK ke acara bimtek yang dilaksanakan tanggal 18 Maret 2021 di kota Parapat, Kabupetan Simalungun. Kota Parapat tak jauh dari Danau Toba.

Undangan bimtek dari LPPCM. (Foto : Malintang Pos)

Sementara itu Pengamat Hukum dan Sosial, Miswaruddin Daulay dalam satu artikel “Bimtek TP PKK Terindikasi Melanggar Hukum” menilai bimtek TP PKK desa ini menjadi kontroversi disamping suasana Covid-19, ketidakefektifan, tidak tepat sasaran, pemborosan  anggaran juga terindikasi melanggar hukum.

Berdasarkan pengalaman sebelumnya dimana telah dilakukan beberapa kali bimtek dalam sejarah Dana Desa yang hampir semuanya dilakukan di luar daerah. Apakah pemerintah Kabupaten Mandailing Natal pernah melakukan evaluasi terhadap seluruh pelaksanaan bimtek tersebut? Sudah berapa total anggaran yang telah dihabiskan untuk bimtek? Dan apa hasil yg telah dicapai?

Menurutnya, bimtek di luar daerah bisa terindikasi melanggar UU nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi pasal 2 ayat 1 yang menyatakan tindakan memperkaya diri atau orang lain atau korporasi yang mengakibatkan merugikan keuangan negara.

Peliput: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Miniatur Mandailing Kian Diminati

    Miniatur Mandailing Kian Diminati

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Miniatur rumah adat mandailing dan gordang sambilan makin diminati masyarakat Mandailing Natal (Madina). Pesanan dan durasi pembelian minaitur dalam setahun terakhir kian meningkat kepada Kampoeng Kaos Madina (KKM) selaku produsen minatur mandailing yang bermarkas di Kelurahan Sipolu-polu, Panyabungan, Madina. Manajer KKM, Saad Lubis menjawab wartawan, Kamis (23/5/2013) mengakui sejak dibuatnya produk […]

  • Akar Persoalan Keterpurukan Bangsa

    Akar Persoalan Keterpurukan Bangsa

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PERTANYAAN mendasar yang sering muncul ke permukaan adalah: apakah negara yang sudah memproklamirkan kemerdekaannya 65 tahun lalu ini, benar-benar sudah merdeka? Merdeka dalam arti berdaulat dalam segala aspek kehidupan bernegara? Untuk menjawab pertanyaan sederhana tersebut, tentu kita harus melihat situasi global dan nasional saat ini. Situasi global saat ini ditandai pertarungan bangsa-bangsa dalam membangun pengaruh […]

  • AFC hanya akui PSSI

    AFC hanya akui PSSI

    • calendar_month Minggu, 21 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO)- PSSI menegaskan jika Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) hanya mengakui tim nasional (timnas) bentukan PSSI untuk berlaga di ajang Piala AFF 2012, November mendatang. Menurut Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Halim Mahfudz, penegasan itu disampaikan langsung oleh para petinggi AFC. Dua petinggi AFC yang dimaksud Halim adalah Wakil Presiden AFC HRH, Prince Abdullah, dan […]

  • Kepala Puskesmas Tabuyung Diangkat Jadi Pj Kepala Desa, Akreditasi Nasional Bisa Terancam?

    Kepala Puskesmas Tabuyung Diangkat Jadi Pj Kepala Desa, Akreditasi Nasional Bisa Terancam?

    • calendar_month Kamis, 14 Jul 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Puskesmas diangkat menjadi pejabat kepala desa. Ini terjadi di Desa Tabuyug, Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina). Pejabat kepala desa itu bernama dr Mahyuni. Dia dokter umum, juga kepala Puskesmas Tabuyung. Padahal, puskesmas ini sedang dihadapkan pada konsentrasi persiapan mengejar akreditasi nasional. Bisa jadi kelak rangkap jabatan sebagai kepala […]

  • KPK Temukan 17 Titik Rawan Korupsi Pengelolaan Hutan

    KPK Temukan 17 Titik Rawan Korupsi Pengelolaan Hutan

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menurut Wakil Ketua Bidang Pencegahan KPK M Jasin, kerentanan terjadinya tindak pidana korupsi itu akibat dari ketidakpastian hak, ruang investasi, lemahnya regulasi, dan tidak adanya pengelola kawasan hutan di lapangan. “Hasil kajian menemukan 17 kelemahan sistemik dalam aspek regulasi (sembilan temuan), aspek kelembagaan (tiga emuan), aspek tata laksana (empat temuan), aspek manajemen SDM […]

  • Gerindra Dijanjikan Kursi BK Pascaamendemen UU MD3

    Gerindra Dijanjikan Kursi BK Pascaamendemen UU MD3

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) menerima informasi keterlibatan Fraksi Gerindra di Badan Kehormatan (BK) DPR RI selepas amandemen Undang-Undang RI Nomor 27 Tahun 2009 tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (MD3). Itu berarti, nasib Fraksi Gerindra bakal ditentukan bulan Juni mendatang. “Buat Gerindra tidak […]

expand_less