Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode

Aktifitas Tambang Emas Ilegal di Kotanopan Dekat Kantor Polsek

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
  • print Cetak

Alat berat pelaku tambang emas ilegal di desa jambur tarutung, kecamatan kotanopan, madina ternyata tak jauh dari kantor Polsek dan Koramil ( fikri )

KOTA NOPAN – (Mandailing Online) – Aneh, Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Jambur Tarutung, Kecamatan Kota Nopan, Madina leluasa beraktivitas meski hanya sekitar ratusan meter dari polsek, Kantor Camat dan bahkan Kantor Koramil Kecamatan Kotanopan. Bebasnya aktifitas tambang emas ilegal menggunakan alat berat jenis excavator itu diduga memiliki jaringan kuat sehingga kelas Polisi dan TNI tak mampu mengehentikannya.

Dari hasil investigasi langsung di lapangan hari ini 30/4/2025, ada 5 unit alat berat dilokasi desa jambur tatutung. Namun posisi nya berbeda tempat. 1 unit diantaranya sedang beroperasi melakukan pengerukan material tanah yang diduga mengandung butiran emas. Alat berat tersebut diduga milik G atau oknum Kepala Desa di Kecamatan Kota Nopan.

Sumber Wartawan dilokasi mebenarkan bahwa praktek tambang emas ilegal di Kotanopan tak berhenti beroperasi diduga kuat dibekingi oleh yang berpengaruh di Wilayah tersebut. Rantai koordinasi untuk aktivitas ilegal itu juga diduga tersistematis.

“Kabarnya sih bang, pelaku tambang G dan P itu punya beking yang kuat makanya mereka seperti abai masalah hukumnya,” Beber Warga.

Polsek Kota Nopan yang berupaya di konfirmasi di kantor nya tak dapat ditemui lantaran Kata salah seorang personil kepolisian yang sedang jaga Kapolsek tengah berada Wilayah Padang Sidempuan.

Sama halnya, Camat Kota Nopan Muslih Lubis kata stafnya sedang berada di Kota Medan. Untuk diketahui Lokasi Tambang hanya berkisar 300 meter dari Kantor Kecamatan.

“Bapak sedang di Medan, mungkin hari senin baru masuk,” Ujar salah seorang Staf pada Wartawan. Rabu, (30/04/2025).

Tak hanya itu, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, SIK, MH telah berikan instruksi pada Kapolres Madina AKBP Arie Sopandi Paloh untuk menertibkan PETI. Hal itu disampaikan Kapolda pada sast kunjungan kerja di MakoPolres Madina pada Selasa Kemarin, (29/04).

“Saya perintahkan kepada Kapolres, agar menindak tegas para pelaku pelanggaran pertambangan emas yang ada di wilayah Mandailing Natal.” Ujar Kapolda Pada Wartawan.( fikri )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SK 44 Penghalang Perluasan Lahan Ubi Kayu

    SK 44 Penghalang Perluasan Lahan Ubi Kayu

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kesulitan bahan baku ubi kayu yang dialami pelaku industri keripik di Mandailing Natal (Madina) disebabkan peningkatan produk ubi kayu yang statis tak mampu mengikuti trend makin bertambahnya jumlah industri keripik. “Akibatnya, ubi kayu makin sulit memenuhi kebutuhan industri yang makin berkembang jumlah maupun produknya,” kata Sutan Mangkutur, pengamat Madina, menjawab Mandailing […]

  • Bidan Harus Contoh Ketauladanan Florence Nightigale

    Bidan Harus Contoh Ketauladanan Florence Nightigale

    • calendar_month Kamis, 14 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Capping Day merupakan upacara untuk mengenang Florence Nightingale, tokoh perintis keperawatan sejak tahun 1820. Para bidan didorong untuk mencontoh ketauladanan Florence Nightigale yang berkarakter selalu menolong orang yang membutuhkan kesehatan dengan rasa cinta kasih tanpa membedakan status ekonomi dan ras. Hal itu disampaikan Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara dibacakan […]

  • Sukhairi: Surat Peringatan Sudah Dua Kali Dilayangkan ke PT Rendi

    Sukhairi: Surat Peringatan Sudah Dua Kali Dilayangkan ke PT Rendi

    • calendar_month Rabu, 7 Jun 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal, Sumut Jafar Sukhairi Nasutiona dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution menerima ratusan warga Desa Singkuang 1, Kecamatan Muara Batang Gadis, yang berunjuk rasa di halaman kantor bupati, Rabu (7/6/2023) menuntut hak kebun plasma dari PT Rendi Permata Raya yang hingga kini belum terealisasi. Sukhairi memaparkan upaya dan […]

  • Warga Pertanyakan Tenaga Kerja China di Mandailing Natal

    Warga Pertanyakan Tenaga Kerja China di Mandailing Natal

    • calendar_month Kamis, 12 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah diminta memberikan penjelasan kepada publik terkait dugaan keberadaan pekerja asing berbahasa Cina di Mandailing Natal, Sumatera Utara. Pasalnya, banyak warga Panyabungan yang mempertanyakan keberadaan pria-pria bermata sipit itu yang diduga bekerja di lokasi pembangunan Pembangkit Litrik Tenaga Panas Bumi atau geothermal di kawasan Sibanggor. Sejauh ini belum diketahui berapa […]

  • Raja Raja Mandailing Minta Ivan Batubara Calon Bupati Madina

    Raja Raja Mandailing Minta Ivan Batubara Calon Bupati Madina

    • calendar_month Rabu, 17 Mei 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Raja-raja Mandailing meminta tokoh pengusaha asal Alahankae, Ulu Pungkut,  H. Ivan Iskandar Batubara berkenan tampil sebagai bakal calon (bakal calon) Bupati Madina di Pilkada 2024. Permintaan disampaikan pada pertemuan di Bagas Godang Alahankae, Kecamatan Ulu Pungkut, Mandailing Natal (Madina), Sumut, Jum’at (12/5/2023). Raja Panusunan Mandailing Godang, H Hasanul Arifin Nasution […]

  • Oww.. Ternyata Ini Modus DPRD Rajin Kunker ke Luar Daerah

    Oww.. Ternyata Ini Modus DPRD Rajin Kunker ke Luar Daerah

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Tak berlebihan jika rombongan DPRD kota maupun daerah sering mendatangi kementerian atau lembaga. Sebab, dari kunjungan kerja itu, mereka bisa mendapatakn tambahan pemasukan. “Ya memang rata-rata anggota DPRD 70-80 persen waktunya ada di luar daerah. Padahal harusnya mereka kan mengabdi di daerahnya. Bisa kunker tapi porsinya cukup 40 persen saja,” kata Bambang Riyanto, […]

expand_less