Jumat, 28 Agu 2026
light_mode

Gandeng Akademisi, Madina Perkuat Petani di Budidaya Pisang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
  • print Cetak

 

​MEDAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berupaya memperkuat kalangan petani dalam pengembangan budidaya pisang dari sisi transfer pengetahuan.

Bupati Madina, H. Saipullah Nasution, yang di dampingi Wakil Atika azmi Utammi serta Kadis pertanian,Taufik zulhandra melakukan diskusi mendalam bersama jajaran pakar dari Universitas Medan Area (UMA) guna membahas strategi pengembangan budidaya pisang unggulan di wilayah Madina.

​Pertemuan yang berlangsung di salah satu hotel di Medan pada Sabtu (31/1/26) tersebut fokus pada pemanfaatan teknologi pertanian modern untuk meningkatkan kualitas hasil panen petani lokal. Bupati Saipullah menegaskan bahwa Madina memiliki sejarah panjang sebagai pusat produksi pisang, namun kejayaan tersebut perlahan meredup akibat kendala teknis.

​”Kita ingin petani kita tidak hanya sekadar menanam, tapi memiliki pemahaman ilmiah mulai dari pemilihan bibit unggul, perawatan tanah, hingga penanganan pasca-panen. Kehadiran para profesor dari UMA diharapkan memberikan bantuan teknis dan pendampingan nyata bagi masyarakat,” ujar Saipullah.

​Sebagai langkah awal, Pemkab Madina telah menyiapkan lahan percontohan seluas 5 hektar di wilayah Panyabungan Barat. Lahan ini akan menjadi pusat pembibitan dan pelatihan bagi petani lokal dengan sistem learning by doing (belajar sambil bekerja) di bawah pengawasan langsung tim ahli dari UMA.

​Para akademisi UMA, yang dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Suswati, MP. dan Prof. Zulkarnain Lubis, Ph.D., memaparkan beberapa varietas pisang bernilai ekonomi tinggi seperti Pisang Barangan, Cavendish, Pisang Kepok Kuning, hingga Pisang Mulyo.

​Prof. Suswati menjelaskan bahwa timnya telah menyiapkan paket teknologi khusus untuk mengatasi penyakit darah bakteri dan layu fusarium yang selama ini menjadi momok bagi petani.

“Teknologi ini dirancang agar budidaya kembali sehat dan mampu mengembangkan circular economy berbasis sumber daya lokal,” tambahnya.

​Bupati Saipullah menambahkan bahwa kerja sama ini tidak hanya berhenti di level budidaya. “Kita akan kawal dari hulu ke hilir. Mulai dari teknologi penanaman, produksi, agribisnis, agroindustri, hingga potensi agrowisata. Tujuannya adalah rebounding atau melahirkan kembali kejayaan pisang Madina demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Ditempat yang sama Prof. Suswati mengatakan Kabupaten Madina secara historis merupakan pusat pisang. Namun, belakangan ini mengalami penurunan luas lahan dan produksi akibat kendala penyakit darah bakteri atau fusarium.

Dia menjelaskan bahwa tim dari UMA telah menyiapkan berbagai paket teknologi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Teknologi ini diharapkan dapat membantu petani memulai kembali budidaya pisang yang lebih sehat dan bernilai tambah.

​”Dengan paket-paket teknologi yang dihasilkan oleh tim UMA, kiranya dapat bermanfaat untuk memulai kembali budidaya yang sehat, bermartabat, dan mampu mengembangkan circular economy berbasis sumber daya alam lokal, yaitu pisang unggul nasional,” tambahnya

​Kolaborasi ini rencananya akan diperkuat melalui nota kesepahaman (MoU) formal guna memastikan keberlanjutan riset terapan dan pengabdian masyarakat di sektor perkebunan Mandailing Natal. (rel/dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proyek Pemkab Madina Dikhawatirkan  Tidak Selesai Tepat Waktu

    Proyek Pemkab Madina Dikhawatirkan Tidak Selesai Tepat Waktu

    • calendar_month Senin, 7 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Beberapa proyek Dinas Pekerjaan Umum Mandailng natal dikhawatirkan  tidak selesai pada tepat waktu. Utamanya proyek-proyek yang ditenderkan. Sebab, sampai pekan pertama Desember masih ada beberapa proyek yang belum dikerjakan. “Salah satunya pekerjaan Peningkatan Jalan Muara Sipongi-Huta Julu sepanjang sekitar 1.400 meter,” ujar  Ketua DPP Himpunan Pemuda Mandailing, M.Suhairy Lubis,S.Fil kepada wartawan, […]

  • Mengapa Barus Menjadi Titik Nol Masuknya Islam ke Indonesia? (bagian 2-selesai)

    Mengapa Barus Menjadi Titik Nol Masuknya Islam ke Indonesia? (bagian 2-selesai)

    • calendar_month Rabu, 22 Mar 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

                        Disebutkan pula bahwa di perkampungan-perkampungan ini, orang-orang Arab bermukim dan telah melakukan asimilasi dengan penduduk pribumi dengan jalan menikahi perempuan-perempuan lokal secara damai. Mereka sudah beranak-pinak di sana. Dari perkampungan-perkampungan ini mulai didirikan tempat-tempat pengajian al-Qur’an dan pengajaran tentang Islam sebagai cikal bakal madrasah dan […]

  • Pemda Dilarang Angkat Guru jadi Pejabat Struktural

    Pemda Dilarang Angkat Guru jadi Pejabat Struktural

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Pemerintah daerah dilarang keras melakukan mutasi terhadap tenaga pendidik. Kepala daerah (Kada) juga diminta tidak menempatkan guru di jabatan struktural kecuali masih dalam ruang lingkup pendidikan seperti kadis pendidikan. Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (SesmenPAN-RB) Tasdik Kinanto menyikapi minimnya tenaga guru di daerah-daerah. “Bagaimana tidak […]

  • Diduga Makam Tua, Ditemukan di Lokasi Proyek Panas Bumi, Dipindahkan Berdasar Syariat Agama

    Diduga Makam Tua, Ditemukan di Lokasi Proyek Panas Bumi, Dipindahkan Berdasar Syariat Agama

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN SELATAN (Mandailing Online) – Sebanyak empat unit yang diduga kuburan tua ditemukan di lokasi proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi PT.Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) di Desa, Roburan Dolok, Kecamatan Panyabungan Selatan, Mandailing Natal (Madina),Sabtu (25/7) lalu. Penemuan ini masih dugaan sebagai kuburan tua, sebab hingga kini bukti konkritnya belum mengarah sebagai kuburan, […]

  • Tukang : Bangunan Taman Kota Panyabungan Ada Yang Sengaja Merusak

    Tukang : Bangunan Taman Kota Panyabungan Ada Yang Sengaja Merusak

    • calendar_month Kamis, 13 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) bangunan taman median jalan sepanjang pusat kota Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) belum selesai di kerjakan sudah rusak, rusaknya bangunan dari pengakuan tukang bukan karena tidak baik nya pemasangan tetapi dugaan sengaja di rusak orang tak di kenal. ” tiap hari pasti ada yang rusak, kami pekerja juga heran, […]

  • Atika Santuni 261 Yatim di Kotanopan

    Atika Santuni 261 Yatim di Kotanopan

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution menyantuni 261 anak yatim di Kelurahan Pasar Kotanopan, Selasa (25/3/2025). Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Al Muhtadin, Desa Jambur Tarutung, ini dihadiri unsur Forkopincam Kotanopan, kepala OPD, tokoh masyarakat H. Khoiruddin Nasution, dan tokoh masyarakat lainnya. Penyaluran santunan anak yatim ini juga […]

expand_less