Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Tambang Rakyat Lebih Potensial bagi Kesejahteraan Dibandingkan Perusahaan Raksasa

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Minggu, 2 Jan 2022
  • print Cetak

Ketua MPC Pemuda Pancasila Madina Akhmad Arjun Nasution/Istimewa.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pertambangan rakyat dinilai lebih potensial dalam menunjang kesejahteraan masyarakat dibandingkan tambang yang dikelola oleh perusahaan raksasa.

Penilaian itu disampaikan Ketua MPC Pemuda Pancasila Mandailing Natal (Madina) Akhmad Arjun Nasution pada Sabtu (1/1) malam di Panyabungan.

“Pertambangan emas yang dikelola rakyat ini lebih potensial dan bermanfaat ketimbang perusahaan raksasa yang mengeruk habis kekayaan emas Madina, meninggalkan bencana dan merusak hutan serta hanya memperkaya segelintir orang,” katanya.

Arjun menyampaikan, pemerintah dan masyarakat harus adil dalam memberikan stigma terhadap pekerja tambang karena sengketa lahan, konflik sosial, dan kerusakan lingkungan tidak selamanya benar.

“Kalau pemerintah mengurus tambang rakyat ini dengan baik, potensinya sangat luar biasa. Termasuk terhadap PAD. Dampak negatif yang selama ini disematkan pun akan bisa diminimalisir,” jelasnya.

Arjun menambahkan, kalau pemerintah jeli dan melihat ke lapangan ada ribuan masyarakat yang menggantungkan mata pencaharian pada sektor tambang rakyat.

“Silakan cek ke lapangan, ribuan orang  menggantungkan mata pencaharian dari pertambangan emas ini. Hal ini membuka  lapangan kerja dan meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan rakyat,” tegas Arjun.

Mantan anggota DPRD Madina ini mengusulkan agar pemerintah melegalkan tambang rakyat dengan mengedepankan kajian objektif dan peraturan perundang-undangan yang jelas sebagai payung hukumnya.

“Kita khawatir apabila pemerintah kekeh menutup pertambangan rakyat ini akan berpotensi menciptakan konflik sosial dan masalah baru,” sebutnya.

Arjun memberikan apresiasi kepada Pemkab Madina yang telah mengusulkan WPR dan berharap dalam waktu dekat Perda dan izin pertambangan rakyat bisa segera terbit.

Dengan pengusulan tersebut, terang Arjun, kegiatan pertambangan rakyat menjadi legal, aman, resmi, dan ramah lingkungan.

Arjun mengungkapkan, hal paling penting adalah pembinaan berkelanjutan dari pemerintah, termasuk sosialisasi dan pengawasan rehabilitasi lahan bekas tambang.

”Tentu tidak diperbolehkan menambang dengan menggunakan bahan berbahaya seperti merkuri dan sianida. Ketika itu tercapai akan berkontribusi positif dalam kegiatan sosial dan pembangunan seperti perbaikan sekolah, masjid, jalan, jembatan, dan lainnya,” tambah Arjun.

Dengan tegas Arjun mengatakan ketika hal-hal tersebut telah dipenuhi oleh pemerintah, tapi masih ditemukan penambang yang menyalahi aturan, maka pemerintah harus bertindak tegas, termasuk menyeret pelakunya ke ranah hukum.

“Bila solusi penataan tambang rakyat berjalan dan masih ada pelaku tambang yang bandel dan melakukan hal ilegal, kita sepakat pemerintah memberikan tindakan tegas. Termasuk diseret ke ranah hukum,” pungkasnya.

 

Peliput: Roy Adam

 

 

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tambang Emas Ilegal Masih Marak di Madina, Ketua DPRD Minta Pemerintah Permudah Izin Tambang Rakyat

    Tambang Emas Ilegal Masih Marak di Madina, Ketua DPRD Minta Pemerintah Permudah Izin Tambang Rakyat

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA-Mandailing Online: Tambang emas ilegal masih menjadi masalah serius di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ). Dari data yang didapat, ada 9 kecamatan dari 23 Kecamatan  yang ada di Kabupaten ini yang menjadi lahan empuk bagi para penambang emas ilegal. Daerah itu seperti di Kecamatan Kotanopan, Muarasipongi, Muarabatanggadis, Linggabayu, Sinunukan, Rantobaek dan Batang Natal. Selain […]

  • Tekan Inflasi Gubsu Salurkan Saprodi ke Petani

    Tekan Inflasi Gubsu Salurkan Saprodi ke Petani

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Guna menekan inflasi, 10 kelompok tani yang tersebar di 23 kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mendapat perhatian khusus dari Pj. Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Agus Fatoni. Perhatian itu diwujudkan dengan pemberian bantuan bibit bawang merah, pupuk organik, dan pupuk cair. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Adri Nasution dari Dinas […]

  • Presiden Larang Ekspor CPO dan Minyak Goreng

    Presiden Larang Ekspor CPO dan Minyak Goreng

    • calendar_month Minggu, 24 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Presiden Joko Widodo melarang ekspor bahan baku minyak goreng/ crude palm oil (CPO) dan minyak goreng dalam rapat bersama menterinya. Larangan yang mulai berlaku pada Kamis (28/4/2022) itu dimaksudkan supaya harga minyak goreng di dalam negeri murah dan pasokan kembali melimpah. “Dalam rapat saya putuskan melarang ekspor bahan baku minyak goreng […]

  • Sejumlah Makna di Kunjungan Silaturrahim Mandailing Malaysia

    Sejumlah Makna di Kunjungan Silaturrahim Mandailing Malaysia

    • calendar_month Minggu, 25 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – “Kunjungan kali ini memiliki makna banyak dalam usaha mempererat hubungan persaudaraan antara etnis Mandailing di Malaysia dengan saudara mereka di tanah leluhur Mandailing yang sudah lama terpisahkan oleh dua negara,” kata Kuasa Perwakilan Mandailing Malaysia di Madina, Dahlan Batubara, Jum’at (23/11). Kunjungan silaturrahim sekitar 90 orang etnis Mandailing di Malaysia itu […]

  • Air PAM Tirta Madina 2 Minggu Tak Ngalir, Kinerja Managemen Dipertanyakan

    Air PAM Tirta Madina 2 Minggu Tak Ngalir, Kinerja Managemen Dipertanyakan

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): Pelanggan Perusahaan Air Minum ( PDAM ) Tirta Madina mulai mengeluh, pasalnya 2 pekan terakhir, pelanggan di wilayah perumahan cemara, dalan lidang, parbangunan dan panyabungan jarang menikmati aliran air dari PDAM Tirta Madina. Siketahui kebutuhan akan air ini merupakan kebutuhan mendasar bagi setiap manusia. Namun tampaknya hal ini tidak bagi […]

  • 20% Pelamar CPNS Absen

    20% Pelamar CPNS Absen

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Berkas Ujian soal CPNS Pemko Medan dan lembar jawaban yang tersisa telah dimusnahkan agar masyarakat yakin Seleksi CPNS Pemko Medan benar-benar bersih dan transparan. Demikian dikatakan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Medan Lahum Lubis kepada wartawan di Medan, Kamis (16/12/2010). Menurutnya, jumlah peserta ujian CPNS Kota Medan yang tidak ikut tes sebanyak 3.707 peserta. Mereka […]

expand_less