Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Tambang Rakyat Lebih Potensial bagi Kesejahteraan Dibandingkan Perusahaan Raksasa

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Minggu, 2 Jan 2022
  • print Cetak

Ketua MPC Pemuda Pancasila Madina Akhmad Arjun Nasution/Istimewa.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pertambangan rakyat dinilai lebih potensial dalam menunjang kesejahteraan masyarakat dibandingkan tambang yang dikelola oleh perusahaan raksasa.

Penilaian itu disampaikan Ketua MPC Pemuda Pancasila Mandailing Natal (Madina) Akhmad Arjun Nasution pada Sabtu (1/1) malam di Panyabungan.

“Pertambangan emas yang dikelola rakyat ini lebih potensial dan bermanfaat ketimbang perusahaan raksasa yang mengeruk habis kekayaan emas Madina, meninggalkan bencana dan merusak hutan serta hanya memperkaya segelintir orang,” katanya.

Arjun menyampaikan, pemerintah dan masyarakat harus adil dalam memberikan stigma terhadap pekerja tambang karena sengketa lahan, konflik sosial, dan kerusakan lingkungan tidak selamanya benar.

“Kalau pemerintah mengurus tambang rakyat ini dengan baik, potensinya sangat luar biasa. Termasuk terhadap PAD. Dampak negatif yang selama ini disematkan pun akan bisa diminimalisir,” jelasnya.

Arjun menambahkan, kalau pemerintah jeli dan melihat ke lapangan ada ribuan masyarakat yang menggantungkan mata pencaharian pada sektor tambang rakyat.

“Silakan cek ke lapangan, ribuan orang  menggantungkan mata pencaharian dari pertambangan emas ini. Hal ini membuka  lapangan kerja dan meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan rakyat,” tegas Arjun.

Mantan anggota DPRD Madina ini mengusulkan agar pemerintah melegalkan tambang rakyat dengan mengedepankan kajian objektif dan peraturan perundang-undangan yang jelas sebagai payung hukumnya.

“Kita khawatir apabila pemerintah kekeh menutup pertambangan rakyat ini akan berpotensi menciptakan konflik sosial dan masalah baru,” sebutnya.

Arjun memberikan apresiasi kepada Pemkab Madina yang telah mengusulkan WPR dan berharap dalam waktu dekat Perda dan izin pertambangan rakyat bisa segera terbit.

Dengan pengusulan tersebut, terang Arjun, kegiatan pertambangan rakyat menjadi legal, aman, resmi, dan ramah lingkungan.

Arjun mengungkapkan, hal paling penting adalah pembinaan berkelanjutan dari pemerintah, termasuk sosialisasi dan pengawasan rehabilitasi lahan bekas tambang.

”Tentu tidak diperbolehkan menambang dengan menggunakan bahan berbahaya seperti merkuri dan sianida. Ketika itu tercapai akan berkontribusi positif dalam kegiatan sosial dan pembangunan seperti perbaikan sekolah, masjid, jalan, jembatan, dan lainnya,” tambah Arjun.

Dengan tegas Arjun mengatakan ketika hal-hal tersebut telah dipenuhi oleh pemerintah, tapi masih ditemukan penambang yang menyalahi aturan, maka pemerintah harus bertindak tegas, termasuk menyeret pelakunya ke ranah hukum.

“Bila solusi penataan tambang rakyat berjalan dan masih ada pelaku tambang yang bandel dan melakukan hal ilegal, kita sepakat pemerintah memberikan tindakan tegas. Termasuk diseret ke ranah hukum,” pungkasnya.

 

Peliput: Roy Adam

 

 

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rela Antri Belasan Jam

    Rela Antri Belasan Jam

    • calendar_month Jumat, 7 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Langkanya minyak tanah di Mandailing Natal masyarakat rela antri belasan jam untuk mendapatkan jatah lima liter minyak tanah. Hal ini terpaksa dilakukan warga karena sulitnya memperoleh minyak tanah dalam satu bulan terakhir. Dalam satu bulan terakhir minyak tanah bersubsidi langka di Madina akibat adanya program pemerintah memberlakukan konversi minyak tanah ke gas yang rencananya […]

  • Relawan Desa Sinunukan I dan II Siapkan Strategi Menangkan Paslon 1 pada Pilkada Madina

    Relawan Desa Sinunukan I dan II Siapkan Strategi Menangkan Paslon 1 pada Pilkada Madina

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Sinunukan ( Mandailing Online ): 3 pekan jelang pencoblosan pemilihan kepala daerah di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ). Calon Bupati dan Wakil Bupati mulai mempertajam strategi pemenangnan. Di Kecamatan Sinunukan, relawan desa Sinunukan I dan Sinunukan II melakukan deklarasi untuk memenangkan paslon nomor urut 1 yang memiliki jargon  “On Ma” H Harun Mustafa Nasution […]

  • Pemkab Madina Bagikan Bea siswa

    Pemkab Madina Bagikan Bea siswa

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Pemkab Mandailing Natal membagikan Beasiswa bagi mahasiswa Putra Daerah yang kuliah di Perguruan Tinggi Negeri yang ada, Rabu (5/2) di lapangan SMA Negeri I panyabungan. penyerahaan beasiswa ini langsung diserahkan oleh oleh Bupati Madina Drs. Dahlan Hasan Nasution.Pada kesempatan itu jumlah mahasiswa yang mendapat beasiswa dari Pemkab Madina pada tahun anggaran 2013 sebanyak 280 orang.(hol)

  • Seputar Pembangunan Masjid Qurrotul Qolbi Mompang Julu, Bukan Penggelapan Dana

    Seputar Pembangunan Masjid Qurrotul Qolbi Mompang Julu, Bukan Penggelapan Dana

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – KA alias Khoirul Anwar Hasibuan, anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dari Partai Hanura membantah menggelap dana hibah untuk pembangunan Mesjid Qurrotul Qolbi Mompang Julu, Panyabungan Utara. KA menyatakan bahwa masalah ini bukanlah penggelapan dana. Dia menyatakan harus meluruskan kesalahfahaman yang beredar selama ini yang sangat menyudutkannya. Bantahan itu disampaikan Khoirul […]

  • Oknum Polisi Sabhara Polda Cekik Wartawan TV One

    Oknum Polisi Sabhara Polda Cekik Wartawan TV One

    • calendar_month Jumat, 28 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, (MO)- Polisi lagi-lagi bertindak arogan. Seorang oknum anggota Sabhara Polda Sumatera Utara mencekik leher seorang jurnalis televisi yang akan meliput calon jamaah haji di Asrama Haji Medan, Jalan AH Nasution, Medan, Kamis (27/09/2012). Brigadir Irvansyah yang saat itu menjaga gerbang masuk pintu gerbang asrama haji sempat berdebat dengan sejumlah kerabat calhaj yang ingin masuk […]

  • ARSIP: MENJAGA KEHIDUPAN MANUSIA

    ARSIP: MENJAGA KEHIDUPAN MANUSIA

    • calendar_month Jumat, 22 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    ARTIKEL (Mandailing Online) – Beberapa tahun yang silam, Kabupaten Pringsewu di Lampung mendadak heboh. Seorang pemuda berkebangsaan Belanda bertemu dengan ibu kandungnya yang berwarga negara Indonesia setelah berjuang mencari informasi terkait ibunya selama bertahun tahun. Pertemuan yang mengharukan seluruh perasaan warga dari kedua bangsa, meluluhlantakkan segala emosi dan perasaan sebagai manusia biasa. Setelah berpisah kurang […]

expand_less