Rabu, 18 Mar 2026
light_mode

Aksi Tari Ular, Ketua DPRD Madina Harusnya Arif dan Bijaksana

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 28 Jan 2022
  • print Cetak

Miswaruddin Daulay

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Persoalan tari ular di restauran Dapoer Nenek, Panyabungan yang menghebohkan Kabupaten Madina dalam dua hari ini terus memunculkan stigma baru.

Sudah banyak yang mengklarifikasi dan memohon maaf. Tetapi beberapa oknum memplintir persoalan tari ular tersebut sebagai kelalaian Pemkab Madina.

“Perlu diketahui bersama, Saudara Ketua DPRD Madina yang hadir di acara tersebut seharusnya memberikan contoh yang baik dan mendidik. Dengan menasehati penyelenggara acara,” kata Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Madina, Miswaruddin Daulay dalam rilis pers diterima Mandailing Online, Jum’at (28/1/2022).

Menurut Miswar, logikanya kecil kemungkinan Ketua DPRD Madina tidak mengetahui bentuk acara tersebut, dan sangat tidak mungkin beliau tidak melihat orang-orang yang hadir di acara tersebut berikut dengan gaya pakaian masing-masing.

“Mengapa para tamu tidak diingatkan oleh Saudara Ketua DPRD Madina selaku perpanjangan lidah rakyat dengan menegor penyelenggara?”.

Meskipun Madina sudah zona hijau, namun dengan adanya lagi varian virus Corona yaitu varian Omicron. Tentunya keramaian seperti pesta ular tersebut sangat berbahaya.

“Karena berdasarkan investigasi di lapangan. Para tamu undangan tersebut banyak dari luar Madina. Sementara keadaan dan kondisi para tamu tidak diketahui, ditambah prokes tidak diterapkan,” ungkap Miswar.

Meskipun pemilik acara sudah meminta maaf, namun Miswar menyayangkan adanya beberapa oknum yang menggiring dan memplintir persoalan ini sebagai kelalaian Pemkab Madina.

“Yang menjadi pertanyaan adalah orang nomor satu di gedung parlemen Madina, dimana sikap dan tanggungjawabnya. Baiknya sebelum menghadiri acara tersebut saudara ketua DPRD Madina meng-crosscek di lapangan. Ini kami duga bukan murni kelalaian, tapi lebih kepada pembiaran,” katanya.

“Kita sangat takut, dengan kejadian ini akan mengundang murka Allah SWT. Semoga kita diberikan hidayah agar selalu menjaga diri dari hal-hal yang tidak baik. Karena tidak semua harus dijadikan objek politik”.

Sementara itu, Anggota Dewan Pendidikan Madina, Herman Birje Nasution menyambung pernyataan Miswar, mendesak Ketua Mahkamah Kehormatan DPRD Madina memanggil dan memeriksa Ketua DPRD Madina karena diduga melanggar kode etik anggota legislatif.

“Kode etik anggota DPRD sesuai Peraturan DPR RI Nomor 1 Tahun 2015 pasal 3 ayat 1 yang berbunyi “anggota harus menghindari perilaku tidak pantas atau tidak patut yang dapat merendahkan citra dan kehormatan DPR, baik di dalam gedung DPR maupun di luar gedung DPR menurut pandangan etika dan norma yang berlaku dalam masyarakat”, ujar Birje.

Hal ini, kata Birje tidak boleh dibiarkan karena mencoreng nama baik lembaga legislatif Madina.

Di hari yang sama, Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis menyatakan bahwa dia tidak mengetahui sama sekali susunan acara di restauran Dapoer Nenek sebelum menghadiri acara itu.

“Yang saya tahu acara ulang tahun itu adalah ulang tahun warga biasa,” kata Erwin menjawab pertanyaan yang dilansir StartNews melalui sambungan telepon, Jumat (28/1/2022).

Bahkan, untuk meyakinkan konten pidatonya pada acara tersebut, Erwin mengirimkan rekaman video keberadaannya di acara itu.

“Yang saya ketahui acara itu ulang tahun saudara Rihanna, dan undangannya tertuju kepada anak dan keluarga saya. Siapapun yang mengundang saya di hal positif selagi ada waktu saya hadir,” katanya.

Erwin menyayangkan beredarnya informasi yang menggiring acara itu ke acara LGBT. Pasalnya, banyak tamu undangan acara ultah itu mengenakan hijab dan para orangtua yang membawa keluarganya. Itu sebabnya, Erwin tidak menyangka bakal ada pertunjukan tari ular di acara ultah itu.

Terkait masalah kerumunan dan protokol kesehatan pada masa pandemi Covid-19, Erwin mengaku saat memberikan sambutan telah mengimbau para tamu menerapkan protokol kesehatan.

“Saya menganjurkan para tamu undangan agar tetap mengikuti protokol kesehatan sewaktu saya ada kesempatan menyampaikan pidato di acara itu,” ujarnya.

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN Gratiskan Penambahan Daya

    PLN Gratiskan Penambahan Daya

    • calendar_month Minggu, 6 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    jakarta : PT PLN (Persero) melalui unit pelayanan yang tersebar di seluruh Indonesia menyediakan layanan tambah listrik (tambah daya) gratis bagi pelanggan dengan daya tersambung 450 VA dan 900 VA. Siaran pers PLN, Minggu (6/3) menyebutkan setiap pelanggan dengan daya tersambung 450 VA dan 900 VA yang naik daya atau tambah listriknya ke 1300 VA […]

  • Pelantikan Oji Ganding Menjadi Anggota DPRD Masih Belum Jelas

    Pelantikan Oji Ganding Menjadi Anggota DPRD Masih Belum Jelas

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kehadiran Ali Makmur Nasution alias Oji Ganding di DPRD Mandailing Natal (Madina) untuk pelantikan dan pengambilan sumpah menjadi anggota DPRD Madina besok Selasa (2/9/2014) masih belum jelas. Oji Ganding masih menghadapi kendala izin keluar dari Lembaga Pemasayarakatan Sipapaga Panyabungan, sebab hingga malam ini pihak penjara mengaku belum ada menerima permohonan izin […]

  • PPK Proyek Jalan Nasional di Madina Diduga Perintahkan PT Jaya Kontruksi Bongkar Ulang Bangunan Drainase Tak Sesuai Bestek

    PPK Proyek Jalan Nasional di Madina Diduga Perintahkan PT Jaya Kontruksi Bongkar Ulang Bangunan Drainase Tak Sesuai Bestek

    • calendar_month Jumat, 15 Des 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Proyek Draninase satu paket dengan pengerjaan jalan proyek jalan nasional yang dikerjakan oleh PT Jaya Kontruksi ( Jakon ) di Kabupaten Mandailing kerap bermasalah. Drainase jalan nasional di wilayah pidoli dolok contoh ya, meski drainase itu sudah selesai dikerjakan namun dua hari terakhir kembali di bongkar, ada dugaan PPK ( Pejabat […]

  • Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan di Sumut Tinggi

    Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan di Sumut Tinggi

    • calendar_month Selasa, 27 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN, (MO) – Kasus kekerasan seksual terhadap perempuan di Indonesia masih tinggi, termasuk di Sumatera Utara (Sumut). Berdasarkan data Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) yang dikumpulkan dari 34 lembaga di Sumut,selama tahun 2011 saja,ada 344 dari 8.277 kasus kekerasan terhadap perempuan yang merupakan kekerasan seksual. “Kasus kekerasan dalam rumah tangga ada 7.120 […]

  • Penerimaan CPNS 2013, tak Ada Istilah Putra Daerah

    Penerimaan CPNS 2013, tak Ada Istilah Putra Daerah

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulawesi Tenggara (Sultra), Nur Endang Aburaera mengatakan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kali ini menghilangkan kesan putra daerah. Menurutnya, tak ada lagi prioritas warga lokal untuk diterima jadi CPNS karena semuanya memiliki peluang yang sama. Nur Endang menjelaskan penentuan kelulusan CPNS berdasarkan rangking penilaian yang dilakukan secara […]

  • Sidang MK Pilkada Madina: Mutasi di PU Madina, Saksi Ungkap  Nota Dinas Tanggal Mundur

    Sidang MK Pilkada Madina: Mutasi di PU Madina, Saksi Ungkap  Nota Dinas Tanggal Mundur

    • calendar_month Minggu, 28 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Seperti sudah diduga, proses surat-menyurat penggantian Ahmad Rizal Efendi (ARE) dari jabatan kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air pada Dinas PUPR Madina, Sumut menggunakan tanggal mundur. Setidaknya hal itu terucap dari seorang saksi pada persidangan di Ruang Panel II Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (25/2-2021). Sidang berlangsung mulai 13.30 sampai 18.16. […]

expand_less