Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Aksi Tari Ular, Ketua DPRD Madina Harusnya Arif dan Bijaksana

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 28 Jan 2022
  • print Cetak

Miswaruddin Daulay

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Persoalan tari ular di restauran Dapoer Nenek, Panyabungan yang menghebohkan Kabupaten Madina dalam dua hari ini terus memunculkan stigma baru.

Sudah banyak yang mengklarifikasi dan memohon maaf. Tetapi beberapa oknum memplintir persoalan tari ular tersebut sebagai kelalaian Pemkab Madina.

“Perlu diketahui bersama, Saudara Ketua DPRD Madina yang hadir di acara tersebut seharusnya memberikan contoh yang baik dan mendidik. Dengan menasehati penyelenggara acara,” kata Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Madina, Miswaruddin Daulay dalam rilis pers diterima Mandailing Online, Jum’at (28/1/2022).

Menurut Miswar, logikanya kecil kemungkinan Ketua DPRD Madina tidak mengetahui bentuk acara tersebut, dan sangat tidak mungkin beliau tidak melihat orang-orang yang hadir di acara tersebut berikut dengan gaya pakaian masing-masing.

“Mengapa para tamu tidak diingatkan oleh Saudara Ketua DPRD Madina selaku perpanjangan lidah rakyat dengan menegor penyelenggara?”.

Meskipun Madina sudah zona hijau, namun dengan adanya lagi varian virus Corona yaitu varian Omicron. Tentunya keramaian seperti pesta ular tersebut sangat berbahaya.

“Karena berdasarkan investigasi di lapangan. Para tamu undangan tersebut banyak dari luar Madina. Sementara keadaan dan kondisi para tamu tidak diketahui, ditambah prokes tidak diterapkan,” ungkap Miswar.

Meskipun pemilik acara sudah meminta maaf, namun Miswar menyayangkan adanya beberapa oknum yang menggiring dan memplintir persoalan ini sebagai kelalaian Pemkab Madina.

“Yang menjadi pertanyaan adalah orang nomor satu di gedung parlemen Madina, dimana sikap dan tanggungjawabnya. Baiknya sebelum menghadiri acara tersebut saudara ketua DPRD Madina meng-crosscek di lapangan. Ini kami duga bukan murni kelalaian, tapi lebih kepada pembiaran,” katanya.

“Kita sangat takut, dengan kejadian ini akan mengundang murka Allah SWT. Semoga kita diberikan hidayah agar selalu menjaga diri dari hal-hal yang tidak baik. Karena tidak semua harus dijadikan objek politik”.

Sementara itu, Anggota Dewan Pendidikan Madina, Herman Birje Nasution menyambung pernyataan Miswar, mendesak Ketua Mahkamah Kehormatan DPRD Madina memanggil dan memeriksa Ketua DPRD Madina karena diduga melanggar kode etik anggota legislatif.

“Kode etik anggota DPRD sesuai Peraturan DPR RI Nomor 1 Tahun 2015 pasal 3 ayat 1 yang berbunyi “anggota harus menghindari perilaku tidak pantas atau tidak patut yang dapat merendahkan citra dan kehormatan DPR, baik di dalam gedung DPR maupun di luar gedung DPR menurut pandangan etika dan norma yang berlaku dalam masyarakat”, ujar Birje.

Hal ini, kata Birje tidak boleh dibiarkan karena mencoreng nama baik lembaga legislatif Madina.

Di hari yang sama, Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis menyatakan bahwa dia tidak mengetahui sama sekali susunan acara di restauran Dapoer Nenek sebelum menghadiri acara itu.

“Yang saya tahu acara ulang tahun itu adalah ulang tahun warga biasa,” kata Erwin menjawab pertanyaan yang dilansir StartNews melalui sambungan telepon, Jumat (28/1/2022).

Bahkan, untuk meyakinkan konten pidatonya pada acara tersebut, Erwin mengirimkan rekaman video keberadaannya di acara itu.

“Yang saya ketahui acara itu ulang tahun saudara Rihanna, dan undangannya tertuju kepada anak dan keluarga saya. Siapapun yang mengundang saya di hal positif selagi ada waktu saya hadir,” katanya.

Erwin menyayangkan beredarnya informasi yang menggiring acara itu ke acara LGBT. Pasalnya, banyak tamu undangan acara ultah itu mengenakan hijab dan para orangtua yang membawa keluarganya. Itu sebabnya, Erwin tidak menyangka bakal ada pertunjukan tari ular di acara ultah itu.

Terkait masalah kerumunan dan protokol kesehatan pada masa pandemi Covid-19, Erwin mengaku saat memberikan sambutan telah mengimbau para tamu menerapkan protokol kesehatan.

“Saya menganjurkan para tamu undangan agar tetap mengikuti protokol kesehatan sewaktu saya ada kesempatan menyampaikan pidato di acara itu,” ujarnya.

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT Korpri ke-39 Pemko Santuni Anak Yatim dan Gelar Pengobatan Gratis

    HUT Korpri ke-39 Pemko Santuni Anak Yatim dan Gelar Pengobatan Gratis

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN- Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke-39, Pemerintah Kota Padangsidimpuan (Psp), menggelar upacara di Stadion HM Nurdin, Senin (29/11). Lalu, dirangkai dengan berbagai kegiatan. Di antaranya, penyerahan santunan kepada anak yatim yang orangtuanya terdaftar sebagai anggota Korpi Psp, memberikan bingkisan kepada 63 PNS golongan I yang berprestasi di bidangnya, dan […]

  • Ustadz dari PKS: Ya Tanda-tanda Kiamat Memang itu

    Ustadz dari PKS: Ya Tanda-tanda Kiamat Memang itu

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      JAKARTA – Kehebohan tentang suara mirip trompet dari langit di seluruh pelosok dunia seperti di Amerika, Kanada, Jerman, Hungaria, Ceko, Denmark, Swedia, Inggris, Kosta Rika, Ukraina, dan Prancis, ikut dikomentari oleh politikus PKS, Hidayat Nur Wahid. Sosok yang kini menjabat Wakil Ketua MPR RI itu mengatakan bahwa salah satu tanda-tanda kiamat adalah terdengarnya sangkakala […]

  • Salut! Eks Korban Gempa Yogya Kirim Bantuan ke Korban Banjir Jakarta

    Salut! Eks Korban Gempa Yogya Kirim Bantuan ke Korban Banjir Jakarta

    • calendar_month Senin, 21 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bantul, (MO) – Duka yang pernah dirasakan saat bencana gempa bumi melanda pada tahun 2006, membuat warga Dusun Bregan, Desa Wijirejo, Kecamatan Pandak, Bantul, DIY bersimpati atas bencana banjir di Jakarta. Sebagai bentuk kepedulian, mereka mengirim bantuan ke korban banjir, Senin (21/1/2013). “Kita di Bantul pernah merasakan penderitaan akibat gempa bumi. Dan saat menyaksikan tayangan […]

  • Fahrizal Efendi: Pesantren Harus Tampil Hapus Stigma Madina Daerah Ganja

    Fahrizal Efendi: Pesantren Harus Tampil Hapus Stigma Madina Daerah Ganja

    • calendar_month Minggu, 11 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut terlanjur populer sebagai daerah penghasil ganja di Indonesia. Bahkan nomor 2 setelah Aceh. Diperlukan upaya melibatkan semua pihak mengatasinya. Pesantren diharapkan tampil untuk perlahan merubah stigma itu. Karena mampu menjadi penggerak melawan peredaran narkoba dan budaya tanaman ganja. “Tanggung jawab kita semua menghapus stigma itu. Diharapkan para ulama, ustad dan […]

  • Bupati Didesak Instruksi PNS dan Siswa Test Urine Rutin

    Bupati Didesak Instruksi PNS dan Siswa Test Urine Rutin

    • calendar_month Rabu, 23 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANGSIDIMPUAN (Mandailing Online) – Seluruh Kepala Daerah di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) didesak mengeluarkan intruksi agar seluruh PNS/honorer, guru dan siswa dilakukan test urine mendeteksi narkoba. Dan test urine tersebut hendaknya dilakukan secara rutin agar pemakaian narkoba bisa dibasmi. Itu disampaikan Ketua Persatuan Advokad Indonesia (Peradi) Tabagsel, H.Ridwan Rangkuti, SH.MH melalui pers rilis yang […]

  • Saipullah Hadiri Pengajian Akbar di Siabu

    Saipullah Hadiri Pengajian Akbar di Siabu

    • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Calon bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution menghadiri undangan pengajian akbar di Kelurahan Siabu, Madina, Sabtu (19/10/2024). Saipullah Nasution tiba di pengajian akbar per tiga bulan sekali itu pukul 08.20 WIB. Paslon bupati Madina berpasangan dengan Atika Azmi Utammi ini didampingi sejumlah pengurus partai politik pengusung, yakni […]

expand_less