Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Penyakit Merkuri tidak Spontanitas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 12 Jan 2012
  • print Cetak

MADINA-Merkuri (air raksa) adalah hasil dari proses pengelolaan batuan emas. Merkuri biasanya akan menimbulkan berbagai penyakit, namun tidak datang secara spontanitas tapi terlihat beberapa tahun kemudian.
Hal ini dikatakan Kabid Pengendalian Kesehatan Masyarakat Dinkes Madina, Marah Rusli Harahap kepada METRO di ruang kerjanya, Rabu (11/1). Dia menjelaskan itu, sehubungan dengan maraknya penamabanagn emas di Hutabargot.
Dijelaskan Rusli, kadar merkuri di tiga sungai di Hutabargot sudah melewati batas standar. Namun, penyakit yang ditimbulkan mercuri akan muncul beberapa tahun kemudian setidaknya dua tahun kemudian. Indikasi penyakit awal munculnya penyakit iritasi dan gatal-gatal pada kulit
”Lama-kelamaan akan menjamur ke gigi dengan mudah rapuh, kemudian tulang juga akan tidak kuat, lalu penyakit akan menuju ginjal.” jelasnya.
Dijelaskannya, merkuri merupakan logam berat yang dapat ditemukan dalam beberapa bentuk seperti organik. Misalnya, cairan yang dicampur dengan senyawa karbon-metyl merkuri, dan anorganik seperti gas metalik merkuri yang menguap, cairan metalik merkuri, dan garam dicampur dengan sulfur, klorine dan oksigen.
Diungkapkannya juga cara merkuri masuk ke dalam tubuh manusia itu dapat terjadi melalui menghirup udara yang terkontaminasi, kemudian mengkonsumsi makanan dan minuman terkontaminasi serta penyerapan melalui kulit.
”Bahaya utama terhadap kesehatan meliputi keluhan pada saluran pencernaan berupa mual, muntah, keram perut dan diare, kerusakan sistem saraf pusat, kemudian kelaianan pada ginjal dan efek kejiwaan, defresi, mudah marah, cemas dan nafsu makan menurun. Sedangkan gejala yang harus diwaspadai yakni mati rasa pada tangan dan kaki, kulit merah dan gatal dan gangguan penglihatan. Sedangkan untuk kadar maksimum yang diperbolehkan untuk merkuri ini sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan adalah 0,001 mg/1, sedangkan hasil penelitian yang difasilitasi oleh PT Sorikmas Mining (SM) dan melibatan pemerintah untuk 2011 kondisinya adalah kadar nya 0,002 mg/1,” bebernya.
Kabag Humas Pemkab Madina, M Haposan yang dikonfirmasi METRO mengenai belum dilakukannya penelitian dari Pemkab Madina, karena belum ada sarana untuk itu. Msalnya, laboratorium dan sebagainya.
Namun Pemkab Madina tuturnya, dalam waktu dekat sudah berencana melakukan penelitian, tetapi masih harus berkoordinasi dengan seluruh unsur muspida.
Sementara salah satu staf di Badan Lingkungan Hidup membidangi masalah merkury ini, Edi Nasution menyebutkan seyogyanya penelitian ini dilakukan berkala atau rutin.
”Kalau standarnya harus dilakukan sekali dalam tiga bulan untuk mengetahui kondisi kadarnya,” sebutnya. (wan/mer.metrotabagsel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengungsi Rohingya Berterimakasih Kepada Masyarakat Madina

    Pengungsi Rohingya Berterimakasih Kepada Masyarakat Madina

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      LANGSA, ACEH (Mandailing Online) –  "Terima kasih dan mohon sampaikan salam kami kepada masyarakat Madina" ujar Moehammed Turmuzy, salah seorang  perwakilan pengungsi muslim Rohingya, sebagaimana dikutip Ketua Karang Taruna Madina Al-Hasan Nasution, yang disampaikan kepada Mandailing Online via SMS, Minggu (14/6). Para pengungsi Rohingya yang terdampar dan ditampung di Kuala Langsa, Aceh merasa terharu […]

  • Putusan MK: PSU di 3 TPS Pilkada Madina

    Putusan MK: PSU di 3 TPS Pilkada Madina

    • calendar_month Senin, 22 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Mahkamah Konstitusi memerintahkan pemungutan suara ulang (PSU) pada 3 TPS di Mandailing Natal. TPS itu yakni TPS 1 Desa Bondar Panjang Tuo Kecamatan Muarasipongi. Kemudian TPS 1 dan 2 di Desa Kampung Baru Kecamatan Panyabungan Utara. Putusan itu dibacakan Ketua MK, Anwar Usman, Senin (22/3/2021) pada sidang pembacaan putusan sengketa Pilkada. […]

  • Kecurangan CPNS diusut

    Kecurangan CPNS diusut

    • calendar_month Rabu, 5 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Kalangan DPRD Kota Medan menunjukkan keseriusannya mengusut dugaan permainan dalam penerimaan CPNS Kota Medan 2010. Sejumlah anggota dewan mulai mengumpulkan tandatangan dukungan untuk menjalankan hak angket terhadap permasalah ini. Salah seorang inisiator hak angket DPRD Kota Medan, Ahmad Arif, mengatakan langkah ini dilakukan untuk memudahkan dilakukan investigasi atas dugaan kecurangan seleksi CPNS. “Hak […]

  • Oknum Pengurus Satu Ormas di Madina Minta Hentikan Pemberitaan PETI

    Oknum Pengurus Satu Ormas di Madina Minta Hentikan Pemberitaan PETI

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Maraknya pemberitaan Aktifitas penambangan emas tanpa izin ( PETI ) di Desa Lobung Kecamatan Lingga Bayu Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) yang terus beroperasi tanpa ada tindakan dari penegak hukum membuat seorang jurnalis yang bertugas di Madina merasa tertekan akibat adanya permintaan oknum pengurus salah satu organisasi masyarakat untuk […]

  • Proyek Jalan Usaha Tani di Desa Jambur Baru Batangnatal Mankrak. Garda Pantai Barat Akan Lapor Ke Tipikor

    Proyek Jalan Usaha Tani di Desa Jambur Baru Batangnatal Mankrak. Garda Pantai Barat Akan Lapor Ke Tipikor

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online-  Proyek jalan usaha tani di Desa Jambur Baru, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal, yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2024 dan 2025 diduga mangkrak dan belum memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Erisandi Nasution, Ketua Gerakan Pemuda Pantai Barat (Garda Pantai Barat), menyatakan bahwa proyek tersebut terindikasi mangkrak setelah melakukan konfirmasi langsung […]

  • Desakan PT SMGP Ditutup Datang Dari Mahasiswa

    Desakan PT SMGP Ditutup Datang Dari Mahasiswa

    • calendar_month Jumat, 23 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Desakan agar PT Sorik Marapi Geotermal Power ( SMGP ) ditutup pasca kerap terjadi kelalaian yang mengakibatkan masyarakat yang bermukim di areal perusahaan menjadi korbam muncul dari kalangan Mahasiswa. Farhan Donganta Jaya Mahasiswa asal STAIN Madina menilai PT SMGP telah membuat berkaki kali membuat kesalahan sehingga berakibat patal bagi masyarakat ” […]

expand_less