Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Penyakit Merkuri tidak Spontanitas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 12 Jan 2012
  • print Cetak

MADINA-Merkuri (air raksa) adalah hasil dari proses pengelolaan batuan emas. Merkuri biasanya akan menimbulkan berbagai penyakit, namun tidak datang secara spontanitas tapi terlihat beberapa tahun kemudian.
Hal ini dikatakan Kabid Pengendalian Kesehatan Masyarakat Dinkes Madina, Marah Rusli Harahap kepada METRO di ruang kerjanya, Rabu (11/1). Dia menjelaskan itu, sehubungan dengan maraknya penamabanagn emas di Hutabargot.
Dijelaskan Rusli, kadar merkuri di tiga sungai di Hutabargot sudah melewati batas standar. Namun, penyakit yang ditimbulkan mercuri akan muncul beberapa tahun kemudian setidaknya dua tahun kemudian. Indikasi penyakit awal munculnya penyakit iritasi dan gatal-gatal pada kulit
”Lama-kelamaan akan menjamur ke gigi dengan mudah rapuh, kemudian tulang juga akan tidak kuat, lalu penyakit akan menuju ginjal.” jelasnya.
Dijelaskannya, merkuri merupakan logam berat yang dapat ditemukan dalam beberapa bentuk seperti organik. Misalnya, cairan yang dicampur dengan senyawa karbon-metyl merkuri, dan anorganik seperti gas metalik merkuri yang menguap, cairan metalik merkuri, dan garam dicampur dengan sulfur, klorine dan oksigen.
Diungkapkannya juga cara merkuri masuk ke dalam tubuh manusia itu dapat terjadi melalui menghirup udara yang terkontaminasi, kemudian mengkonsumsi makanan dan minuman terkontaminasi serta penyerapan melalui kulit.
”Bahaya utama terhadap kesehatan meliputi keluhan pada saluran pencernaan berupa mual, muntah, keram perut dan diare, kerusakan sistem saraf pusat, kemudian kelaianan pada ginjal dan efek kejiwaan, defresi, mudah marah, cemas dan nafsu makan menurun. Sedangkan gejala yang harus diwaspadai yakni mati rasa pada tangan dan kaki, kulit merah dan gatal dan gangguan penglihatan. Sedangkan untuk kadar maksimum yang diperbolehkan untuk merkuri ini sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan adalah 0,001 mg/1, sedangkan hasil penelitian yang difasilitasi oleh PT Sorikmas Mining (SM) dan melibatan pemerintah untuk 2011 kondisinya adalah kadar nya 0,002 mg/1,” bebernya.
Kabag Humas Pemkab Madina, M Haposan yang dikonfirmasi METRO mengenai belum dilakukannya penelitian dari Pemkab Madina, karena belum ada sarana untuk itu. Msalnya, laboratorium dan sebagainya.
Namun Pemkab Madina tuturnya, dalam waktu dekat sudah berencana melakukan penelitian, tetapi masih harus berkoordinasi dengan seluruh unsur muspida.
Sementara salah satu staf di Badan Lingkungan Hidup membidangi masalah merkury ini, Edi Nasution menyebutkan seyogyanya penelitian ini dilakukan berkala atau rutin.
”Kalau standarnya harus dilakukan sekali dalam tiga bulan untuk mengetahui kondisi kadarnya,” sebutnya. (wan/mer.metrotabagsel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dealer Mitsubishi Buka Cabang di Panyabungan

    Dealer Mitsubishi Buka Cabang di Panyabungan

    • calendar_month Senin, 9 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dealer Mitsubishi resmi dibuka di Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal. Gedungnya berada di Jl. Willem Iskander,  Wek 8, Panyabungan. Pihak Mitsubishi menghunjuk PT. Sutan Kasim yang menjadi distributor di Panyabungan, termasuk untuk Spart Part Mitsubishi. Kehadiran perusahaan ini akan menambah jumlah perusahaan yang membuka kantor di Panyabungan serta menambah lapangan kerja bagi […]

  • E-KTP di Sidimpuan Diperkirakan Molor

    E-KTP di Sidimpuan Diperkirakan Molor

    • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan. Pemko Padangsidimpuan diperkirakan tidak mampu memenuhi target penyelesaian perekaman data peserta E-KTP secara nasional pada April 2012. Pasalnya, perangkat perekaman belum seluruhnya didistribusikan pihak konsorsium ke masing-masing kecamatan. Selain itu, para operator yang akan melakukan proses perekaman data belum juga mendapat pelatihan dari pihak konsorsium. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Padangsidimpuan, […]

  • UMAT HANYA BUTUH ISLAM

    UMAT HANYA BUTUH ISLAM

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) tengah diusung DPR untuk disahkan. Namun, RUU ini mendapat penolakan keras dari masyarakat, khususnya elemen kaum Muslim. MUI, Muhammadiyah dan NU sepakat menolak pengesahan RUU tersebut. Penolakan ini diikuti dengan pernyataan sikap serupa oleh berbagai ormas dan MUI di berbagai daerah. Menurut Sekretaris Jenderal MUI Anwar Abbas, RUU […]

  • Obama Bantah Rencanakan Bunuh Muamar Khaddafi

    Obama Bantah Rencanakan Bunuh Muamar Khaddafi

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Washington. Meski menghajar Libya lewat serangan udara, termasuk ke kediaman Presiden Libya Muamar Khaddafi, Presiden Amerika Serikat Barack Obama kukuh mengatakan kepada Kongres bahwa Amerika tidak berencana untuk menggunakan militer guna membunuh orang kuat Libya Muamar Khaddafi. Surat kabar Politico mengutip sumber-sumber yang akrab dengan Gedung Putih Jumat waktu setempat. “Ini bukan peran kami untuk […]

  • Daftar parpol yang dicoret ikut Pemilu 2014

    Daftar parpol yang dicoret ikut Pemilu 2014

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mendiskualifikasi atau mencoret sejumlah partai peserta Pemilu 2014. Otomatis, partai-partai ini nantinya tidak bisa ikut Pemilu 2014. Hanya, pencoretan dilakukan pada beberapa daerah, tidak bersifat nasional. Pencoretan lantaran terlambat menyerahkan dana kampanye dari jadwal yang sudah ditentukan. Ada sembilan partai yang dicoret dari sejumlah daerah. Diantara partai-partai itu adalah […]

  • PKS Tetap Komit Sebagai Partai Penyeimbang

    PKS Tetap Komit Sebagai Partai Penyeimbang

    • calendar_month Senin, 22 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – PKS tetap teguh pada sikapnya sebagai partai penyeimbang (oposisi-red) di Indonesia. Jika tidak ada penyeimbang, ibarat kapal, negara bisa oleng, dan arah kebijakan negara juga bisa melenceng dari kepentingan rakyat. Itu dinyatakan Kordinator Wilayah Tabagsel DPTD PKS Sumatera Utara, H. Awaluddin, Senin (22/2/2021) dalam sambutannya pada reses TS II 2020-2021 anggota […]

expand_less