Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Penyakit Merkuri tidak Spontanitas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 12 Jan 2012
  • print Cetak

MADINA-Merkuri (air raksa) adalah hasil dari proses pengelolaan batuan emas. Merkuri biasanya akan menimbulkan berbagai penyakit, namun tidak datang secara spontanitas tapi terlihat beberapa tahun kemudian.
Hal ini dikatakan Kabid Pengendalian Kesehatan Masyarakat Dinkes Madina, Marah Rusli Harahap kepada METRO di ruang kerjanya, Rabu (11/1). Dia menjelaskan itu, sehubungan dengan maraknya penamabanagn emas di Hutabargot.
Dijelaskan Rusli, kadar merkuri di tiga sungai di Hutabargot sudah melewati batas standar. Namun, penyakit yang ditimbulkan mercuri akan muncul beberapa tahun kemudian setidaknya dua tahun kemudian. Indikasi penyakit awal munculnya penyakit iritasi dan gatal-gatal pada kulit
”Lama-kelamaan akan menjamur ke gigi dengan mudah rapuh, kemudian tulang juga akan tidak kuat, lalu penyakit akan menuju ginjal.” jelasnya.
Dijelaskannya, merkuri merupakan logam berat yang dapat ditemukan dalam beberapa bentuk seperti organik. Misalnya, cairan yang dicampur dengan senyawa karbon-metyl merkuri, dan anorganik seperti gas metalik merkuri yang menguap, cairan metalik merkuri, dan garam dicampur dengan sulfur, klorine dan oksigen.
Diungkapkannya juga cara merkuri masuk ke dalam tubuh manusia itu dapat terjadi melalui menghirup udara yang terkontaminasi, kemudian mengkonsumsi makanan dan minuman terkontaminasi serta penyerapan melalui kulit.
”Bahaya utama terhadap kesehatan meliputi keluhan pada saluran pencernaan berupa mual, muntah, keram perut dan diare, kerusakan sistem saraf pusat, kemudian kelaianan pada ginjal dan efek kejiwaan, defresi, mudah marah, cemas dan nafsu makan menurun. Sedangkan gejala yang harus diwaspadai yakni mati rasa pada tangan dan kaki, kulit merah dan gatal dan gangguan penglihatan. Sedangkan untuk kadar maksimum yang diperbolehkan untuk merkuri ini sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan adalah 0,001 mg/1, sedangkan hasil penelitian yang difasilitasi oleh PT Sorikmas Mining (SM) dan melibatan pemerintah untuk 2011 kondisinya adalah kadar nya 0,002 mg/1,” bebernya.
Kabag Humas Pemkab Madina, M Haposan yang dikonfirmasi METRO mengenai belum dilakukannya penelitian dari Pemkab Madina, karena belum ada sarana untuk itu. Msalnya, laboratorium dan sebagainya.
Namun Pemkab Madina tuturnya, dalam waktu dekat sudah berencana melakukan penelitian, tetapi masih harus berkoordinasi dengan seluruh unsur muspida.
Sementara salah satu staf di Badan Lingkungan Hidup membidangi masalah merkury ini, Edi Nasution menyebutkan seyogyanya penelitian ini dilakukan berkala atau rutin.
”Kalau standarnya harus dilakukan sekali dalam tiga bulan untuk mengetahui kondisi kadarnya,” sebutnya. (wan/mer.metrotabagsel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mandailing Natal Awal Tahun 1900

    Mandailing Natal Awal Tahun 1900

    • calendar_month Selasa, 7 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan: Askolani Nasution Budayawan Tanggal 11 Januari 1859, Asisten Residen Mandailing Angkola, A.P. Godon pensiun. Ia kemudian digantikan oleh B. Zellner. Tanggal 13 Juni 1860, Zelner digantikan oleh W.A. Henny. Mr. Henny kemudian digantikan oleh P. Severijn pada tanggal 10 Desember 1860. Pergantian itu karena Henny diangkat sebagai sekretaris Gubernur Militer Sumatera. Tanggal 29 April […]

  • Kemarau, Sumur Penduduk Menyusut

    Kemarau, Sumur Penduduk Menyusut

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Oline) – Sekitar dua bulan dilanda kemarau, sumur penduduk di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengalami penyusutan. Banyak sumur rumah tangga sudah lebih sering keruh saat ditimba berakibat tak layak minum. Masitoh Lubis (30) seorang ibu rumah tangga di Panyabungan, Kamis (20/2/2014) mengaku bahwa sumur yang ada di rumahnya sudah mulai menyusut. Akibatnya mudah […]

  • Warga Hanyut di Natal Belum Ditemukan

    Warga Hanyut di Natal Belum Ditemukan

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NATAL (Mandailing Online) – Hingga kini seorang warga yang hanyut di Natal belum ditemukan. Warga yang hanyut itu bernama Zein Bisri berumur sekira 45 tahun, penduduk Desa Setia Karya, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Dia hanyut terbawa arus sungai di titik muara Natal (muara Sungai Batang Natal), Minggu sore (19/12/2021) saat memeriksa kapal penangkap […]

  • Tak Takut Polisi, Tambang Emas Ilegal di Sipogu Bebas Beroperasi

    Tak Takut Polisi, Tambang Emas Ilegal di Sipogu Bebas Beroperasi

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): seolah tidak takut pada Polisi, pelaku penambang emas ilegal di ujung kampung desa sipogu tepatnya berbatas dengan desa ampung siala Kecamatan Batang Natal terus beroperasi. Pelaku tambang ini leluasa menggunakan alat berat jenis excavator padahal lokasi aktifitas tidak jauh dari jalan lintas provinsi Panyabungan-Natal. Informasi dari warga menyebut, aktifitas penambang […]

  • Mutasi Jabatan di Pemkab Madina

    • calendar_month Rabu, 5 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mutasi jabatan dilakukan di lingkungan Pemkab Mandailing Natal, Rabu (4/6/2013). Pelantikan berlangsung di gedung serba guna, Parbangunan, Panyabungan dipimpin Sekretaris Daerah M Daud Batubara atas nama bupati Madina Hidayat Batubara. Sebanyak 169 PNS yang ikut dalam rotasi jabatan itu terbagi dalam dua surat keputusan. Untuk eselon II terdapat 6 nama yang […]

  • Koum Bobby Nasution Berharap Calon Bupati Madina Kedepan Miliki Program Seperti Walikota Medan

    Koum Bobby Nasution Berharap Calon Bupati Madina Kedepan Miliki Program Seperti Walikota Medan

    • calendar_month Kamis, 16 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Perhelatan Pemilu Kepala Daerah di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) sudah semakin dekat, sejumlah kandidat mulai muncul dengan mendekati partai politik sebagai salah satu prasyarat pencalonan. Ada nama Ivan Iskandar Batubara, Saifullah Nasution, Dahlan Nasution, Endar Lubis, Atika Azmi Utammi Nasution dan Fahrizal Efendi. Nama nama tersebut semakin bergaung sebagai […]

expand_less