Jumat, 6 Mar 2026
light_mode

Lima Desa di Madina Belum Dialiri Listrik

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 15 Feb 2011
  • print Cetak

Puluhan Tahun Warga Tak Pernah Nonton TV
MADINA-
Sedikitnya lima desa di Kabupaten Mandailing Natal belum dialiri listrik sejak Indonesia merdeka 65 tahun lalu. Selama itu pula, warga yang berdomisili di sana memanfaatkan obor dan lampu teplok saat malam hari.
“Jadi, selama puluhan tahun terakhir hingga hari ini , kami sama sekali tidak pernah menonton (siaran) televisi,” kata warga Desa Simandolam, M Akhiruddin Lubis, kepada METRO, belum lama ini.
Lubis menambahkan, selain desa tempat tinggalnya, ada empat desa lain yang juga belum dialiri listrik, yakni Desa Aek Marian, Gunung Tua, di Kecamatan Batahan. Lalu, Desa Aekmata dan Sopo Sorik Monang di Kecamatan Panyabungan.
Untungnya, sambung Lubis, ada beberapa orang yang memiliki cukup uang untuk membeli genset. “Dengan mengeluarkan uang Rp15 ribu hingga Rp20 ribu per bulan, sebagian kecil warga bisa menikmati listrik. Itu pun hanya untuk malam hari dari pukul 18.30 WIB sampai 22.00 WIB, dan yang diizinkan hanya untuk lampu. Untuk alat elektronik, pemilik genset tak dibolehkan maka warga tak pernah mengetahui infiormasi,” ujarnya.
Menyikapi hal ini, Pemkab Madina akan terus berupaya untuk menempuh jalan lain, yakni dengan menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Listrik (PLTS), meski anggarannya belum ditampung untuk APBD tahun 2011. Tapi diharapkan bisa dianggarkan untuk perubahan APBD.
Demikian disampaikan Kepala Dinas PU Kabupaten Madina, Nasrin Lubis melalui Kabid Pertambangan, Pamonangan Hutasuhut ST.
Menurut Monang, salah satu cara agar desa-desa yang tak dimasuki listrik PLN itu bisa terang adalah dengan PLTS. Dan untuk mengadakan PLTS ini masih membutuhkan biaya yang cukup besar. “Di tahun 2010 sudah kita adakan PLTS di Desa Aek Olbung Kecamatan Batang Natal dan anggarannya sebesar Rp200 juta,” katanya, Senin (14/2).
Rp200 juta itu, lanjut Monang, adalah untuk pengadaan alat-alat yang dibutuhkan sedangkan jumlah alat yang diadakan dan dipasang tersebut sebanyak 20 unit untuk seluruh warga di desa tersebut.
”Jumlah alat yang kita anggarkan sebanyak 20 unit meskipun belum maksimal namun untuk penerangan sudah lumayan cukup bagi warga. Jadi, untuk desa yang lain, kita masih menunggu anggaran,” tukasnya. (wan)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Legenda Si Penguasa Kerangkeng, Akankah Kebenaran Terungkap?

    Legenda Si Penguasa Kerangkeng, Akankah Kebenaran Terungkap?

    • calendar_month Minggu, 30 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Sadis! Horor! Tidak Manusiawi! Itulah sederatan kata-kata yang pastinya muncul di benak setiap orang yang telah mengetahui kasus seorang bupati salah satu kabupaten di Provinsi Sumatera Utara. Kisah tragis yang dikabarkan menimpa anak manusia dalam satu ruangan illegal bersama rantai kerangkeng yang sampai pemberitaan terkini belum ada […]

  • KOPINTA Mandheling Coffee Wakili Produk Madina di Mandalika

    KOPINTA Mandheling Coffee Wakili Produk Madina di Mandalika

    • calendar_month Rabu, 2 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masyarakat Mandailing Natal (Madina) patut berbangga dengan produk KOPINTA Mandheling Coffee. Pasalnya brand ini akan mewakili Madina pada ajang MotoGP Mandalika tahun ini. Hal itu sesuai dengan surat Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif nomor: B/UM.07.01/52/DP.6/2022 tentang Pengumuman Lulus Seleksi Event Planogram Goes to Mandalika 2022. Produk KOPINTA Mandheling […]

  • Ketua KPPG Madina Sampaikan Bela Sungkawa untuk Korban Tertimbun Longsor

    Ketua KPPG Madina Sampaikan Bela Sungkawa untuk Korban Tertimbun Longsor

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Kesatuan Perempuan Partai Golkar Mandailing Natal (KPPG Madina) Zubaidah Nasution menyampaikan bela sungkawa atas kejadian yang menimpa belasan perempuan di Desa Banjar Limabung, Kecamatan Linggabayu. “Saya sedih dan prihatin atas apa yang menimpa saudara-saudara kita di Linggabayu. Mudah-mudahan keluarga sabar menghadapi ini,” katanya ketika dihubungi Kamis (28/4) malam. Kejadian nahas […]

  • Silangitkoi Pilihan Tepat untuk Buka Bersama

    Silangitkoi Pilihan Tepat untuk Buka Bersama

    • calendar_month Minggu, 3 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wisata sawah tiga dimensi Silangitkoi Hutasiantar bisa menjadi pilihan tepat bagi Anda dan keluarga atau kolega untuk tempat berbuka puasa bersama. Tempat wisata yang belakangan viral di Mandailing Natal ini menawarkan berbagai makanan dan minuman yang tentunya menggugah selera, seperti asam padeh, ikan mas bakar, rendang belut, dan berbagai masakan khan […]

  • Usai Bedah Visi-Misi, Tomas Muarasipongi Sepakat Pilih SAHATA

    Usai Bedah Visi-Misi, Tomas Muarasipongi Sepakat Pilih SAHATA

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARASIPONGI (Mandailing Online) – Sejumlah tokoh masyarakat (Tomas) Desa Relokasi, Kecamatan Muarasipongi siap memilih dan memenangkan pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution – Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) pada Pilkada 2024. Mereka siap mendukung dan memilih SAHATA setelah memahami visi-misi Paslon ini yang tergolong realistis […]

  • Sosok Brigjend TNI (Purn) H. M. Sofwat Nasution

    Sosok Brigjend TNI (Purn) H. M. Sofwat Nasution

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hari ini Sabtu pagi (5/9/2020), pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina), H.M. Sofwat Nasution dan Ir. H. Zubeir Lubis (Sofwat-Beir) mendaftar di KPU Madina. Siapa sebenarnya Brigjend TNI (Purn) H. M. Sofwat Nasution? Ia adalah anak keempat dari pasangan Abdul Hamid Nasution (alm) dan Nur Azikin Siregar (almh). Sofwat lahir di […]

expand_less