Kamis, 4 Jun 2026
light_mode

Apresiasi Terhadap Bupati Madina Terus Mangalir

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 25 Apr 2022
  • print Cetak

Pegawai honorer (ilustrasi)

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Apresiasi terhadap Bupati Madina, Ja’far Sukhairi Nasution terus mengalir menyusul penandatanganan perpanjangan SK honorer dan TKS hari ini.

Setidaknya apresiasi itu datang dari pihak legislatif, advokad hingga kalangan pegawai honor.

Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) Erwin Efendi Lubis mengapresiasi kearifan Bupati  Ja’far Sukhairi Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution terkait perpanjangan SK TKS dan honorer.

“Kita apresiasi Pak Bupati dan Wakil Bupati yang telah begitu arif dan membuat keputusan itu,” katanya ketika dihubungi Mandailing Online via seluler, Senin (25/4/2022).

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Advokad Indonesia (Peradi) Tabagsel, Ridwan Rangkuti, SH, M.Hum, menyatakan keputusan bupati itu merupakan keputusa yang arif dan bijaksana.

“Kita mendukung dan mengapresiasi keputusan bupati tersebut,” katanya melalui pesan WhatsAap, Senin.

Dia berharap momentum ini mendorong para pegawai honorer semakin giat bekerja, disiplin dan menjaga nama baik bupati.

Sementara itu, Heri Gunawan seorang pegawai honorer mengucapkan terimakasih kepada bupati Madina.

“Saya ucapkan terimakasih karena SK kami alhamdulillah sudah ditandatangani”, ujar Heri Gunawan kepada Mandailing Online di Panyabungan, Senin (25/4/2022).

“Terimakasih kepada pak bupati dan bu wakil bupati Madina, kami akan kerja keras dalam menjalankan tugas-tugas yang diamanahkan”, imbuhnya.

Penandatanganan Surat Keputusan (SK) itu otomatis nasib honorer dan TKS (Tenaga Kerja Sukarela) telah memperoleh kepastian positif, termasuk potensi kepastian pencairan gaji menjelang lebaran.

Bupati Mandailing Natal (Madina) Ja’far Sukhairi Nasution telah menanda-tangani SK perpanjangan kontrak kerja para TKS dan honorer, Senin (25/4/2022).

“Alhamdulillah, pada prinsipnya semua kita tempatkan kembali. Hari ini kita tandatangani. Insha Allah selama satu atau dua hari ini proses pencairan honor bisa dinikmati masyarakat Madina, ini sudah termasuk TKS,” kata Sukhairi sambil menandatangani SK para TKS.

Menurut kader PKB ini, semua TKS sudah ditempatkan seperti semula, termasuk yang bertugas di sekretariat masing-masing dinas. Sukhairi juga menegaskan tidak ada pemotongan TKS.

“Sudah dilakukan kajian, Insha Allah perinsipnya pemotongan itu tidak ada. Barangkali pemotongan yang bolos. Yang tidak efektif jam kerjanya kita coba hentikan. Kalau yang produktif tidak kita hentikan,” papar Sukhairi.

Bupati Sukhairi  kembali menegaskan tidak ada masalah lagi terkait perpanjangan masa kerja para TKS dan pegawai honor di lingkungan Pemkab Madina, yakni satu tahun dan diperpanjang setiap tahun.  

“Kita sudah tandatangan hari ini. Pada prinsipnya semua sudah kita posisikan kembali. Gambarannya hampir sama. Jika pun ada pengurangan, karena sudah lulus PPPK,” jelas Sukhairi.

Mengenai penghapusan pegawai honor, Sukhairi menjelaskan masalah itu hanya persoalan bahasa. Sebab, untuk tahun 2023 akan ada pegawai yang sifatnya outsourcing. Bedanya, beban pekerjaan pegawai outsourcing ini berbeda dengan pegawai honor selama ini.

“Pegawai outsourcing lebih cenderung kepada posisi jam kerja dan kemampuan,” katanya.

Sukhairi menambahkan, semua yang dilakukan Pemkab Madina saat ini demi mewujudkan slogan Madina Bersyukur dan Madina Berbenah.

Peliput: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gagalnya Revisi UU ITE

    Gagalnya Revisi UU ITE

    • calendar_month Kamis, 25 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Susi Ummu Ameera Pegiat literasi tinggal di Medan “Iklim demokrasi pasti mati” begitulah ungkapan Muslim Arbi sebagai pengamat sosial politik dalam menanggapi hasil survey Indikator Politik Indonesia yang memperlihatkan bahwa 53,7 persen anak muda setuju UU ITE direvisi. Ungkapan seperti ini adalah wajar. Kita bisa melihat semakin banyak masalah yang muncul dan demokrasi tidak […]

  • FPD Ngotot, Parpol Harus Didirikan 1.000 Orang

    FPD Ngotot, Parpol Harus Didirikan 1.000 Orang

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA: Fraksi Partai Demokrat (FPD) tetap ngotot syarat partai politik (parpol) harus didirikan minimal 1.000 orang. Namun, jika memang harus ada kompromi politik, FPD akan ikut usulan pemerintah, yakni 625 pendiri tetapi mewakili 33 provinsi. Sementara Fraksi Partai Golkar (FPG) minta syarat parpol mendapatkan badan hukum dari Kementerian Hukum dan HAM, harus memiliki kantor di […]

  • Jalan Terbangun, Kenderaan Sudah Mudah Ke Sawah

    Jalan Terbangun, Kenderaan Sudah Mudah Ke Sawah

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 7Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para petani senyum sumringah setalah jalan jenis rabat beton selesai dikerjakan pada jalur Saba Apas, Desa Gunung Tua Iparbondar, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina). Sarbein Lubis (53), seorang petani kepada wartawan, Selasa (8/10/2013) mengatakan, sejak selesainya pembangunan jalan ini, para petani sangat terbantu karena kenderaan sudah bisa langsung dibawa ke pinggir sawah […]

  • Visi Misi Pendidikan Gratis, Kesehatan Gratis dan Lapangan Kerja Baru Dikubur?

    Visi Misi Pendidikan Gratis, Kesehatan Gratis dan Lapangan Kerja Baru Dikubur?

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Plt Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution sejauh ini tak lagi pernah mengumandangkan visi misi utama Hidayat-Dahlan yakni Pendidikan Gratis, Kesehatan Gratis dan Lapangan Kerja Baru yang telah ditetapkan dalam dokumen Renstra Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Pada pidato resmi peringatan Ulang Tahun Kabupaten Madina bulan Maret tahun 2014 lalu, Dahlan Hasan […]

  • Pemkab Paluta Beres-beres Dapur, Kunjungan Kemenkes Sepi Publikasi

    Pemkab Paluta Beres-beres Dapur, Kunjungan Kemenkes Sepi Publikasi

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Ada suasana yang berbeda di Pemkab Paluta belakangan ini. Geraknya ada. Agendanya padat. Pejabat datang dan pergi. Birokrasi dirapikan. Tetapi semuanya berjalan dengan nada rendah — tidak terlalu gaduh di ruang publik. Termasuk saat tamu dari Kementerian Kesehatan RI datang ke Paluta. Aneh memang. Untuk ukuran daerah, kunjungan kementerian […]

  • TPID Bisa Meningkatkan Pendapatan Daerah

    TPID Bisa Meningkatkan Pendapatan Daerah

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      P Sidimpuan – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sibolga menggelar Rapat Kordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Tabagsel, di Aula Kantor Walikota Padangsidimpuan, Jumat (24/4). Rapat TPID itu digelar dalam rangka penguatan kerja sama perdagangan antar daerah dan sosialisasi ciri-ciri keaslian uang palsu. Rapat Kordinasi TPID ini dihadiri perwakilan kepala daerah Tapanuli Selatan (Tapsel), Padang […]

expand_less