Jumat, 1 Mei 2026
light_mode

Pemkab Madina Gagal Tertibkan Penambang Liar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 15 Feb 2011
  • print Cetak


MADINA-
Meski menimbulkan protes dari masyarakat, namun pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sepertinya ‘membiarkan’ tambang emas tradisional liar itu beroperasi. Soalnya, penambang masih melakukan aktivitasnya di lokasi tambang.
Informasi dihimpun METRO, Senin (14/2) dari sejumlah warga, tambang emas masih sulit dihentikan kegiatannya karena beberapa warga sudah menikmati hasil dari tambang tersebut. Disusul dana penertiban penambang tidak ditampung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Padahal sebelumnya, Pemkab Madina mengucurkan dana sebesar Rp 50 juta sejak tahun 2008 hingga tahun 2010 untuk penertiban tambang illegal di 3 kecamatan yakni Siabu, Panyabungan dan Batang Natal.
Kepala Bidang (Kabid) Pertambangan dan Energi, Parmonangan Hutasuhut ST mengaku tambang tersebut tersebut masih beroperasi. Malah tahun 2011, katanya, jumlah penambang bertambah hampir mencapai ratusan hingga ribuan jiwa. Mereka menggunakan berbagai alat mirip kuali, dan Galundung. Sebagian lagi memakai dompeng, bahkan ada juga yang menggunakan papan pipih. Ironisnya, terang Hutasuhut, pengelola tambang tersebut tidak mengantongi izin dari pemerintah. Sementara diketahui selama tambang beroperasi, sudah banyak warga korban luka bahkan korban jiwa, akibat kecelakaan kerja.
Pemerintah berniat menertibkan lokasi tambang, tapi anggaran penertiban tahun 2011 tak dianggarkan. ”Bagaimana mau ditertibkan karena untuk tahun 2011 dananya tak ditampung,” sebut Monang, Senin (14/2).
Sedangkan anggaran tahun 2010, sebesar Rp 50 juta dikembalikan ke kas daerah dan yang dipakai hanya sekitar Rp 15 juta untuk biaya pembelian ATK dan biaya perjalanan dinas ke Pemprovsu. ”Untuk tahun 2010 kita masih peroleh sebesar Rp 50 juta, namun itu kita kembalikan sekitar Rp 35 juta dan sebagian yang lain untuk perjalanan dinas ke Medan untuk koordinasi dengan Pemprovsu,” terangnya.
Masih Monang mengatakan, penambang akhir-akhir ini bukan hanya masyarakat biasa, tetapi ‘kaum elit’ turut andil. Sementara, Sekretaris Eksekutif Madina Institute (MI), Ahmad Rijal Lubis kepada METRO mengatakan, kondisi masyarakat yang saat ini banyak sekali menjadi penambang ‘liar’ tak memiliki izin justru telah menimbulkan banyak masalah. Semisal pernah terjadi konflik yang sempat ke perkelahian antar sesama warga di Kecamatan Hutabargot, belum lagi persoalan dampak lingkungan yang diketahui akan merusak kesehatan masyarakat. (wan)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalan Hidayah Aktris Nollywood Menemukan Islam

    Jalan Hidayah Aktris Nollywood Menemukan Islam

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Aktris ternama Nigeria, Lizzy Anjorin mengejutkan jutaan fansnya. Ia menyatakan diri telah bersyahadat dan melabuhkan seluruh hatinya pada Islam. Pemenang berbagai penghargaan di dunia Nollywood itu pun kini mantab berislam dan telah berhijab. “Islam selalu ada di hatiku sejak aku kecil. Ibuku merupakan seorang muslim, dan aku selalu bermimpi suatu hari dapat mempraktikkan apa yang […]

  • Awal Tahun Sejumlah Harga Bahan Pokok di Madina Naik

    Awal Tahun Sejumlah Harga Bahan Pokok di Madina Naik

    • calendar_month Selasa, 2 Jan 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Berikut harga ecer sejumlah kebutuhan bahan komoditas yang dibutuhkan konsumen di Pasar Tradisional Pasar Baru Kota Panyabungan di Awal tahun 2024 Harga cabai kian pedas lantaran pasokan mulai berkurang. Cabe merah contohnya saat ini hatganya Rp.40.000 /kg harga lama sendiri diharga Rp. 30.000 /kg. Jenis cabe rawit harga si aaal tahun […]

  • Pugar Mentari Sumut Motivasi Siswa Raih Prestasi Olahraga

    Pugar Mentari Sumut Motivasi Siswa Raih Prestasi Olahraga

    • calendar_month Selasa, 14 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Pusat Kegiatan Olahraga Mengantar Prestasi (Pugar Mentari) Provinsi Sumatera Utara berkomitmen terus memotivasi siswa di seluruh kabupaten/kota di Sumut terutama di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) untuk lebih menekuni berolah raga sebagai upaya menerapkan jiwa kreasi bagi anak didik di sekolah. Hal ini disampaikan Ketua Pugar Mentari Provinsi Sumut, Panataran SH MHum saat ditemui METRO […]

  • Ekonomi Dunia Masih Pengaruhi Harga Karet Alam

    Ekonomi Dunia Masih Pengaruhi Harga Karet Alam

    • calendar_month Kamis, 20 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SUMUT (Mandailing Online) – Harga karet di pasar ekspor terus melemah dalam dua bulan terakhir. Ini terjadi akibat perlambatan ekonomi dunia yang mengakibatkan permintaan karet ikut berkurang. Sehingga, pabrikan juga mengikuti perkembangan pasar dengan menurunkan harga beli dan harga jual. Sekretaris Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Sumatra Utara Edy Irwansyah menggambarkan, pada akhir Mei lalu […]

  • Penonaktifan Pegawai Honor Pemkab Madina Tebang Pilih

    Penonaktifan Pegawai Honor Pemkab Madina Tebang Pilih

    • calendar_month Kamis, 5 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Surat Edaran Seketaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal yang menegaskan bahwa sejak 2 Januari 2012 tenaga sukarela dan tenaga tidak tetap dinonaktifkan, dinilai diskriminatif. Faktanya tenaga honor yang bertugas sebagai Ajudan Sekda per 2 Januari 2012 masih aktif bertugas begitu juga dengan Ajudan Bupati Madina. Adanya pilih kasih terhadap tenaga honor yang dilakukan Sekdakab Madina […]

  • Tak Takut Lagi ke Polisi, Tambang Emas Ilegal di Kotanopan Tetap Beroperasi

    Tak Takut Lagi ke Polisi, Tambang Emas Ilegal di Kotanopan Tetap Beroperasi

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    KOTA NOPAN – (Mandailing Online) – senin malam (05/05) redaksi Mandailing Online dapat kiriman photo aktivitas tambang emas ilegal di desa jambur tarutung, Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal ( Madina ). Aktifitas tambang emas menggunakan alat berat jenis excavator itu kembali meraung raung dikeheningan malam seolah dibiarkan aparat kepolisian dan kantir koramil setempat. Padahal jarak aktifitas […]

expand_less