Kamis, 29 Okt 2026
light_mode

Warga 6 Kecamatan Mengeluh, Pelayanan Publik Madina Tak maksimal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
  • print Cetak


PANYABUNGAN :
Setidaknya banyak keluhan yang dilontarkan pemerintah dan warga dari enam kecamatan di wilayah Mandailing Julu kepada anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) asal daerah pemilihan (dapil) II yang memusatkan kegiatan resesnya di aula kantor Camat Puncak Sorik Marapi.

Lima anggota dewan asal dapil II itu, M Jafar Rangkuti (Partai Golkar), Samsul Anwar Lubis (PKS), Zubeir Lubis (PKB),Rahmad Rizki Daulay (Demokrat) dan Siti Aminah Ismail Lubis (Republikan). Sementara dua anggota dewan lainnya,Zulfahri Batubara (PBR) dan Abdul Kholil Nasution tidak hadir.

Keluhan itu berupa ketidakpuasan pelayanan publik pemerintah saat ini. Soal kesehatan, pendidikan dan insfrastruktur masih dikeluhkan warga di enam kecamatan di wilayah itu,masing Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Tambangan, Kotanopan, Ulupungut, Muarasipongi dan Pakantan.

Pemkab Madina dan Pemprovsu diminta memprioritaskan pembangunan pendidikan, pembangunan kesehatan, serta menyiapkan sarana infrastruktur. Sebab dengan tiga aspek pembangunan ini sangat membantu masyarakat di distrik dan kampung-kampung.

Disamping akses pendidikan dan kesehatan sebagai cerminan kualitas hidup dan modal peningkatan masyarakat, aparat pemerintah kecamatan dan warga juga masih dihadapkan kepada permasalahan PT Sorik Mas Mining (SMM), Taman Nasional Batang Gadis (TNBG), dan hutan lindung yang perlu dicarikan solusinya.

Camat Puncak Sorik Marapi, Yahya, menjelaskan pembangunan di desa- desa di kaki Gunung Sorik Marapi itu, masih jauh tertinggal,sehingga ke depan perlu mendapat perhatian dari pemerintah.

“Saya menyadari untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi bukanlah suatu pekerjaan yang mudah, namun berdasarkan perkembangan situasi, kondisi serta dikaitkan dengan sumber daya perlu diperhatikan prioritas pembangunan ke depan secara spesifik,” katanya.

Warga kecamatan itu juga berharap agar jalan kabupaten mengelilingi kawasan Sibanggor mulai dari Tano Bato hingga Pasar Maga diperlebar,karena kondisinya saat ini terlalu kecil dan sudah tidak memungkinkan lagi menampung arus kenderaan yang terus meningkat.

Bahkan warga disana berharap p emerintah daerah segera memperbaiki jalan menghubungkan Puncak Sorik Marapi,karena kondisinya sudah sangat memprihatinkan dan di beberapa titik badan jalan ditutupi semak belukar sehingga sangat rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Badan jalan menghubungkan Desa Huta Baringin Jae- Desa Huta Baringin Julu yang panjangnya dua kilometer, kini kondisinya juga sudah hancur,sehingga apabila musim penghujan badan jalan tidak bisa lagi dilalui kendaraan mengakibatkan anak-anak yang ingin bersekolah ke luar desa terpaksa jalan kaki sejauh dua kilometer,” kata Kepala Desa Huta Baringin Julu.

Camat Kotanopan Awaluddin Lubis bersama dua tokoh masyarakat, Amin Lubis dan Amiruddin Nasution, berharap agar pembangunan Pasar Kotanopan dapat ditindaklanjuti dalam upaya meningkatkan perekonomian warga.

Mereka juga meminta anggota dewan agar dapat memperjuangkan pengadaan truk sampah, mobil pemadam kebakaran, pembangunan lapangan bola, jembatan gantung menuju lima desa di seberang Batang Gadis dan pemindahan lokasi kantor Camat Kotanopan agar lokasinya dapat dijadikan lokasi parkir.

Perwakilan warga juga mengungkapkan berbagai persoalan pendidikan yang perlu segera ditindak lanjuti pemerintah daerah. Tidak terkecuali sarana transportasi berupa jembatan gantung ke sentra produksi warga Kelurahan Tamiang yang sudah hancur, namun belum mendapatkan sentuhan dari pemerintah daerah. (mag)
Sumber : Beritasore

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 500 Lebih Nelayan Tradisional Belawan Tidak Melaut

    500 Lebih Nelayan Tradisional Belawan Tidak Melaut

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Medan – Hari ini, Kamis (19/3), sekira 500 lebih nelayan tradisional Belawan tidak melaut. Hal itu dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap terbitnya Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) Nomor 2 Tahun 2015. "Para nelayan tidak melautnya selama sehari penuh Kamis, karena para nelayan merayakan atau mensyukuri terbitnya Permen KP No 2 Tahun 2015," kata […]

  • Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014. Ruang I. (Sesi II) Hari : Kamis, Pukul : 10.15 s/d 12.15 wib Tanggal : 11 desember 2014   NO.   RUANG UJIAN   NO. PESERTA   NAMA PESERTA 1 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 1 52132000205 MIRA FATIMAH 2 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 1 […]

  • Wewenang Polri Terbitkan SIM dan STNK Digugat ke MK

    Wewenang Polri Terbitkan SIM dan STNK Digugat ke MK

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA,  — Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Polri (Koreksi) meminta Mahkamah Konstitusi (MK) membatalkan kewenangan Polri soal registrasi, identifikasi kendaraan bermotor, serta menerbitkan surat izin mengemudi. Apa tanggapan Polri atas gugatan itu? Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Polri Brigjen (Pol) Agus Rianto mempertanyakan mengapa wewenang Polri tersebut digugat. “Apa tanggung jawab yang selama […]

  • Tak Berkategori

    Pasca Penangkapan Bupati, Daerah Harus Tetap Kondusif

    • calendar_month Kamis, 16 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasca penangkapan Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara oleh KPK, masyarakat diminta tetap tenang dan menjaga kekondusifan daerah. “Saya menghimbau kepada PNS dan masyarakat Madina agar tetap tenang dan kondusif, laksanakan kegiatan sehari hari sebagai PNS sesuai tupoksi masing-masing sebagaimana biasanya,” kata Ketua Peradi Tabgsel, Ridwan Rangkuti,SH.MH, Kamis (16/5/2013). Ridwan juga […]

  • Kadis PMD Minta Maaf dan Usulkan Jadwal Ulang RDP

    Kadis PMD Minta Maaf dan Usulkan Jadwal Ulang RDP

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Dinas PMD Madina, Sahnan Batubara minta maaf tertulis kepada Komisi 4 DPRD Madina, Rabu (8/7/2020), serta mengusulkan penjadwalan ulang RDP. Permintan maaf itu disertai alasan alasan ketidakhadiran Sahnan Batubara memenuhi undangan Rapat Dengar Pendapat (RDP) penyebab RDP gagal terlaksana pada Selasa (7/7/2020). Surat itu tertanggal 28 Juli 2020 ditujukan kepada […]

  • Puluhan Sopir Anatra Trayek 03 Panyabungan-Kotanopan Mogok

    Puluhan Sopir Anatra Trayek 03 Panyabungan-Kotanopan Mogok

    • calendar_month Rabu, 17 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Puluhan sopir angkutan pedesaan Anatra trayek 03 jurusan Panyabungan-Kotanopan-Muara Sipongi, melakukan aksi mogok, Selasa (16/10). Aksi mogon ini menyebabkan ratusan penumpang yang mempergunakan angkutan pedesaan, terlantar Informasi yang dihimpun di lapangan, aksi mogok ini di picu adanya pungutan liar yang di lakukan oleh para agen penumpang diluar pungutan resmi di terminal […]

expand_less