Sabtu, 15 Agu 2026
light_mode

Puluhan Sopir Anatra Trayek 03 Panyabungan-Kotanopan Mogok

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 17 Okt 2012
  • print Cetak

Anatra mogok jalan 161012
PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Puluhan sopir angkutan pedesaan Anatra trayek 03 jurusan Panyabungan-Kotanopan-Muara Sipongi, melakukan aksi mogok, Selasa (16/10). Aksi mogon ini menyebabkan ratusan penumpang yang mempergunakan angkutan pedesaan, terlantar

Informasi yang dihimpun di lapangan, aksi mogok ini di picu adanya pungutan liar yang di lakukan oleh para agen penumpang diluar pungutan resmi di terminal Pasar Baru Panyabungan.

Aksi mogok berlangsung mulai pagi hingga siang hari dengan titik kumpul di Jembatan Merah, Kecamatan Lembah Sorik Merapi atau persimpangan menuju Pantai Barat Kabupaten Mandailing Natal. Mogok ini sempat mengundang perhatian para pengguna jalan dan juga menyebabkan antrian panjang di jalan Lintas Sumatera titik Jembatan Merah.

Sejumlah supir yang dijumpai mengatakan, banyaknya pungutan liar di sekitar terminal Panyabungan sangat meresahkan mereka. Apalagi dalam kondisi beberapa bulan terakhir ini, di mana penumpang sangat sepi.

“Untuk mengejar setoran saja kita kewalahan, ditambah lagi adanya kutipan-kutipan lain yang tidak resmi. Padahal, sudah ada kutipan resmi yang diberlakukan pihak agen di terminal tersebut,” ungkap salah satu supir yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

Aksi mogok ini hanya berlangsung setengah hari, Kasat Lantas Polres Madina AKP Pranggono bersama Kanit Pos Kota Panyabungan, Ipda Kholid Hasibuan, Kanit Lantas Kotanopan Bripka Jafar Lubis memediasi dengan melakukan musyawarah bersama untuk mencari jalan terbaik agar para sopir kembali beraktivitas.

Dalam pertemuan itu dihasilkan kuputusan bahwa semua kutipan liar yang ada selama ini di terminal Panyabungan ditiadakan. Sementara kutipan resmi yang diberlakukan kepada sopir sebesar Rp.2000 setiap kali berangkat dari lokasi terminal dan Rp. 4000 untuk sopir yang berangkat tidak pada gilirannya, tetap diberlakukan.

Setelah diperoleh kesimpulan, kesepakatan tersebut dibacakan di hadapan para sopir. Sekira pukul 12.00 WIB para supir membubarkan diri dan sebagian diantaranya kembali melakukan aktivitas mencari penumpang dan sebagian lagi pulang ke rumah.

Kasat Lantas AKP Pranggono dalam kesempatan itu mengharapkan agar hasil rapat yang telah dicapai agar dipatuhi semua sopir dan agen dengan sebaik-baiknya.

“Apabila ada kutipan lain di luar kesepakatan ini, tolong disampaikan kepada kami agar kami berikan tindakan,”. katanya. (lkt)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ternyata Berkas Beasiswa Miskin 2015 Masuk ke BNI Awal Januari 2016

    Ternyata Berkas Beasiswa Miskin 2015 Masuk ke BNI Awal Januari 2016

    • calendar_month Kamis, 28 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Pihak BNI Cabang Panyabungan mengaku belum mencairkan beasiswa miskin tahun 2015. Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menghunjuk BNI Cabang Panyabungan sebagai bank penyalur beasiswa tersebut. Pencairan beasiswa kepada ratusan mahasiswa ini tergolong terlambat, karena sudah memasuki tahun 2016. Pihak BNI mengaku, berkas para peserta baru mereka terima dari Pemkab Madina […]

  • Pernikahan Beda Agama Legal, Tuntunan Agama Diabaikan Negara?

    Pernikahan Beda Agama Legal, Tuntunan Agama Diabaikan Negara?

    • calendar_month Sabtu, 8 Jul 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dewi Soviariani Pemerhati Umat “Amin kita sama, tapi iman kita berbeda”, begitu kira-kira semboyan generasi milennial dan generasi z dalam mewacanakan kehidupan mereka dalam bingkai liberalisasi beragama. Bebasnya interaksi pergaulan lawan jenis menempatkan hubungan perasaan pada batasan yang sudah melewati rambu rambu akidah. Tak sedikit dari milenial maupun gen z menyatukan perbedaan keyakinan tersebut […]

  • DPRD Madina: Pengawasan Proyek Pemkab Buruk

    DPRD Madina: Pengawasan Proyek Pemkab Buruk

    • calendar_month Rabu, 11 Nov 2015
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Mandailing Natal Syahriwan Nasution, Rabu (11/11) menilai Pemkab Madina buruk dalam pengawasan pengerjaan pembangunan irigasi di Panyabungan Timur. Itu dikatakannya terkait bangunan jaringan irigasi di Gunung Baringin, Panyabungan Timur sudah hancur, padahal baru selesai dikerjakan 1,5 bulan lalu. Jaringan irigasi yang rubuh tersebut membuktikan bobroknya pelaksanaan […]

  • BPN Madina Didemo Mahasiswa

    BPN Madina Didemo Mahasiswa

    • calendar_month Rabu, 28 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar tiga puluh mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Pemuda Indonesia (IKAMPI) melakukan unjukrasa di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Mandailing Natal (Madina), Selasa (27/10). Unjuk rasa mahasiswa ini merupakan kali ke 2 ke BPN Madina. Kali pertama dilakukan pada 21 Oktober lalu. Dalam orasi di halaman kantor Badan Pertanahan Nasional […]

  • Syamsir KDI Meriahkan Pelantika PAC PP 1959 Siabu

    Syamsir KDI Meriahkan Pelantika PAC PP 1959 Siabu

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) – Pelantikan Pimpinan Anak Cabang Pemuda Pancasila 1959 Kecamatan Siabu, Mandailing Natal dimeriahkan oleh artis Ibukota Syamsir KDI, Sabtu (22/11). Sejumlah lagu dilantunkan Syamsir di sela-sela acara pelantikan di lapangan Siabu yang tak jauh dari kampong halaman Syamsir sendiri. Pelantikan tersebut dihadiri Ketua DPP PP 1959 Rudi Hartawan Tampubolon, DPW Provinsi […]

  • Diduga Terlibat Percaloan CPNS

    Diduga Terlibat Percaloan CPNS

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Mantan Kepala BKD Terancam Dipenjara TANJUNGBALAI (Mandailing Online) – Setelah dicopot dari jabatannya, dan gagal menjadi staf ahli Walikota karena tidak hadir saat pelantikan, BAS,SSos, mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Diklat dikabarkan terancam terjerat hukum. Beredar kabar, BAS terlibat percaloan CPNS formasi 2012 lalu. Sumber terpercaya di Mapolres Tanjungbalai, Selasa (15/10) mengatakan, belum […]

expand_less