Selasa, 3 Nov 2026
light_mode

Puluhan Sopir Anatra Trayek 03 Panyabungan-Kotanopan Mogok

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 17 Okt 2012
  • print Cetak

Anatra mogok jalan 161012
PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Puluhan sopir angkutan pedesaan Anatra trayek 03 jurusan Panyabungan-Kotanopan-Muara Sipongi, melakukan aksi mogok, Selasa (16/10). Aksi mogon ini menyebabkan ratusan penumpang yang mempergunakan angkutan pedesaan, terlantar

Informasi yang dihimpun di lapangan, aksi mogok ini di picu adanya pungutan liar yang di lakukan oleh para agen penumpang diluar pungutan resmi di terminal Pasar Baru Panyabungan.

Aksi mogok berlangsung mulai pagi hingga siang hari dengan titik kumpul di Jembatan Merah, Kecamatan Lembah Sorik Merapi atau persimpangan menuju Pantai Barat Kabupaten Mandailing Natal. Mogok ini sempat mengundang perhatian para pengguna jalan dan juga menyebabkan antrian panjang di jalan Lintas Sumatera titik Jembatan Merah.

Sejumlah supir yang dijumpai mengatakan, banyaknya pungutan liar di sekitar terminal Panyabungan sangat meresahkan mereka. Apalagi dalam kondisi beberapa bulan terakhir ini, di mana penumpang sangat sepi.

“Untuk mengejar setoran saja kita kewalahan, ditambah lagi adanya kutipan-kutipan lain yang tidak resmi. Padahal, sudah ada kutipan resmi yang diberlakukan pihak agen di terminal tersebut,” ungkap salah satu supir yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

Aksi mogok ini hanya berlangsung setengah hari, Kasat Lantas Polres Madina AKP Pranggono bersama Kanit Pos Kota Panyabungan, Ipda Kholid Hasibuan, Kanit Lantas Kotanopan Bripka Jafar Lubis memediasi dengan melakukan musyawarah bersama untuk mencari jalan terbaik agar para sopir kembali beraktivitas.

Dalam pertemuan itu dihasilkan kuputusan bahwa semua kutipan liar yang ada selama ini di terminal Panyabungan ditiadakan. Sementara kutipan resmi yang diberlakukan kepada sopir sebesar Rp.2000 setiap kali berangkat dari lokasi terminal dan Rp. 4000 untuk sopir yang berangkat tidak pada gilirannya, tetap diberlakukan.

Setelah diperoleh kesimpulan, kesepakatan tersebut dibacakan di hadapan para sopir. Sekira pukul 12.00 WIB para supir membubarkan diri dan sebagian diantaranya kembali melakukan aktivitas mencari penumpang dan sebagian lagi pulang ke rumah.

Kasat Lantas AKP Pranggono dalam kesempatan itu mengharapkan agar hasil rapat yang telah dicapai agar dipatuhi semua sopir dan agen dengan sebaik-baiknya.

“Apabila ada kutipan lain di luar kesepakatan ini, tolong disampaikan kepada kami agar kami berikan tindakan,”. katanya. (lkt)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Contohlah Istri Bupati Tanah Longsor

    Contohlah Istri Bupati Tanah Longsor

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Dahlan Batubara Namanya Eka Dessy Dahlia. Dia adalah istri Raja Pege, bupati Kabupaten Tanah Longsor. Meski istri seorang bupati, Eka tak mau melibatkan diri dalam pemerintahan kabupaten. Dia tak mau memanfaatkan jabatan suaminya itu menimbun harta bagi keluarganya. Toh, gaji suaminya sudah lebih dari cukup untuk keluarga. Eka tak mau jabatan ketua PMI. […]

  • BREAKING NEWS: Siswi Kelas 2 SD di Bukit Malintang Ditemukan Meninggal di Belakang Rumah

    BREAKING NEWS: Siswi Kelas 2 SD di Bukit Malintang Ditemukan Meninggal di Belakang Rumah

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online – Warga Desa Pasar Baru Malintang, Kecamatan Bukit Malintang, Mandailing Natal, digegerkan dengan penemuan seorang siswi sekolah dasar meninggal dunia di belakang rumahnya, Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Korban diketahui berinisial NAL, siswi Kelas II SD Negeri 048 Malintang, putri dari Nur Ainun. Informasi tersebut dibenarkan Kepala Desa Pasar Baru Malintang saat […]

  • Pekan Budaya Memalukan

    Pekan Budaya Memalukan

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        Oleh : Dahlan Batubara   Nama kegiatannya : Pekan Kebudayaan Mandailing Natal 2019. Lazimnya pekan budaya itu lamanya sepekan atau hampir sepekan atau lebih dari sepekan. Tapi hanya 1 hari. Sewajibnya pekan budaya itu diisi ragam kegiatan : festival, pagelaran, pameran, forum kajian hingga ragam perlombaan. Ternyata kegiatan-kegiatan itu tak ada. Alhasil acara […]

  • DCS Dapil 5 PKS Madina

    DCS Dapil 5 PKS Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 5 dari PKS Madina. Memperebutkan 9 kursi Meliputi Kecamatan Panyabungan Utara, Siabu, Bukit Malintang, Huta Bargot dan Naga Juang.

  • Jadi Pelacur di Panyabungan Gara-gara Butuh Biaya Operasi Orang Tua

    Jadi Pelacur di Panyabungan Gara-gara Butuh Biaya Operasi Orang Tua

    • calendar_month Senin, 18 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seeorang wanita terpaksa jadi pelacur di Panyabungan gara-gara kebutuhan biaya operasi orang tuanya. Wanita dari Kecamatan Panyabungan Barat berumur sekitar 20 tahun ini terjaring razia pelacur di Panyabungan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Mandailing Natal, Sabtu malam atau Minggu dinihari (17/04) di satu cafe di Panyabungan. Menjawab wartawan, dia […]

  • Pemkab Madina dan Polisi Diminta Tak Kaku Soal Petani Bakar Hutan

    Pemkab Madina dan Polisi Diminta Tak Kaku Soal Petani Bakar Hutan

    • calendar_month Senin, 19 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Daerah dan kepolisian diminta tak terlalu kaku menyoal petani kampung yang membakar hutan. Type hutan di wilayah Mandailing Godang dan Mandailing Julu bukan jenis gambut, sehingga tak ada kasus fatal hutan terbakar sejak ratusan tahun. “Dari zaman nenek moyang, petani kampung di Mandailing Julu dan Mandailing Godang selalu membakar lahan […]

expand_less