Jumat, 23 Okt 2026
light_mode

Pengeroyokan Terus Terjadi: Islam Solusi Hakiki

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 30 Mei 2023
  • print Cetak

Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd
Aktivis Dakwah

Hari ini kita dikejutkan dengan banyaknya berita pengeroyokan anak dibawah umur. Bukan hanya anak yang menjadi korban tetapi pelakunya juga seorang anak dibawah umur. Seperti kasus pengeroyokan anak laki-laki kelas dua SD berinisial MHD, usia 9 tahun, warga Sukaraja, Kabutapen Sukabumi, Jawa Barat yang tewas akibat dikeroyok oleh 3 orang kakak kelasnya. (TribunTangerang.com, 21/05/23)

Pengeroyokan itu terjadi bukan hanya sekali saja. Tetapi dua kali dalam waktu yang berurutan. Akibat dari pengeroyokan itu korban mengalami kejang-kejang dan setelah divisum korban ternyata mengalami luka pecah pembuluh darah, dada retak, dan tulang punggung retak (Kompas.com, 20/05/23). Mengerikan sekali perilaku anak sekarang ini. Terkadang tidak masuk akal sehat kita, mengapa anak dibawah umur sudah kepikiran menganiaya orang lain? Sungguh ironis memang tetapi inilah kenyataannya. Kenyataan dimana anak-anak mengalami gangguan mental akibat permainan game kekerasan, tontonan, perilaku orang sekitar atau orang tua yang mungkin kasar dan bisa juga akibat kekurangan kasih sayang dari orang tua yang sibuk mencari uang setiap hari.

Melihat pelakunya adalah anak-anak, maka bisa jadi perilaku kekejaman itu berasal dari pengasuhan dalam keluarga, termasuk interaksi dengan orang tua dan anggota keluarga lainnya. Seperti kita ketahui bahwa keluarga adalah sekolah pertama untuk anak-anak, dimana sangat berperan penting dalam membangun karakter anak. Penanaman keimanan dan akhlak oleh orang tua akan menjadi dasar kepribadian anak yang baik. Namun, fakta yang kita dapati hari ini nyatanya menunjukkan para ibu juga harus berjuang mencari nafkah, bahkan menjadi buruh migran di luar negeri demi menjaga agar dapur tetap ‘ngebul’. Akibatnya, peran ibu sebagai pendidik generasi terabaikan. Sementara itu, ayah pun tak punya waktu untuk mendidik anak-anaknya karena mengejar setoran.

Belum lagi kurikulum pendidikan sekuler yang makin kuat dengan moderasi beragama, membuat anak makin jauh dari tuntunan agama. Negara membiarkan berbagai tayangan yang tak layak anak, menjadikan kekerasan terus merasuk dalam benak anak yang masih berkembang, tak mampu membedakan benar salah, terpuji dan tercela. Semua faktor tersebut menjadi pembentuk pola pikir anak, sehingga anak menganggap bahwa kekerasan adalah hal biasa. Maka rusaklah akhlak dan fitrah kepolosan dan kebaikan anak.

Ini semua adalah buah dari pengaruh sistem kapitalisme, dimana manusia tidak lagi mencampurkan aturan Islam dalam kehidupannya. Islam hanya dijadikan sebagai agama ritual semata. Sistem kapitalisme membuat manusia tidak lagi peduli dengan keadaan orang lain. Yang terpenting itu mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan. Walaupun atas perilakunya bisa merugikan orang lain. Dan hal inilah yang mendarah daging dalam tubuh anak ketika dalam mendidik mereka pada orang tua tidak mencampurkan agama.

Oleh karenanya, untuk menyelesaikan semua persoalan ini kita butuh penerapan sistem Islam secara kaffah. Karena sistem Islam adalah sistem yang berasal dari Allah yang menciptakan manusia. Sistem Islam akan menjaga keimanan seseorang kepada Allah sehingga menjadi asas semua perbuatan manusia, termasuk menjadi asas negara. Negara yang menerapkan aturan Islam akan memenuhi seluruh kebutuhan manusia dengan cara yang mulia, tidak hanya fisik tapi juga psikis dan spiritualnya agar sesuai dengan fitrah dan martabat kemanusiaan yang mulia. Sehingga anak-anak akan terjaga fitrahnya dan tumbuh dengan siraman kebaikan agar menjadi anak yang beriman dan berakhlak mulia.

Wallahu’alam bishowab.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Faslah: PKB Madina “Gasfull” Muhaimin Calon Presiden RI

    Faslah: PKB Madina “Gasfull” Muhaimin Calon Presiden RI

    • calendar_month Rabu, 19 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – PKB Mandailing Natal akan menancap gas secara penuh memperjuangkan Muhaimin Iskandar untuk maju sebagai calon presiden Indonesia di 2024. Itu ditegaskan Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Mandailing Natal (Madina), Khoiruddin Faslah Siregar dalam pidato pembukaan Muscab PKB Madina di Panyabungan, Rabu (19/1/2022). “PKB Madina gasfull menjadikan Muhaimin Iskandar calon presiden,” […]

  • Tahun Ini, Arus Mudik Lebaran Turun 50 Persen

    Tahun Ini, Arus Mudik Lebaran Turun 50 Persen

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jumlah arus mudik lebaran ke Mandailing Natal (Madina) tahun ini turun sekitar 50 persen dibanding lebaran tahun lalu. Demikian diungkapkan Wakil Ketua Organisasi Angkutan Daerah (Organda) Madina, Palit Nasution menjawab wartawan, Rabu (14/8/2013) di panyabungan. Palit mengatakan, jika melihat dari lebaran tahun kemarin, tiga hari lebaran para pengusaha angkutan telah disibukkan […]

  • Dana Pemilukada Sidimpuan Putaran II Cuma Rp44 Juta

    Dana Pemilukada Sidimpuan Putaran II Cuma Rp44 Juta

    • calendar_month Minggu, 1 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Padang Sidimpuan, Lembaga Institut Pemberdayaan Rakyat Untuk Pemantau Demokrasi (Interupsi) Kota Padang Sidimpuan menilai ada kejanggalan dan keanehan dalam penetapan anggaran Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kota Padang Sidimpuan oleh DPRD setempat. Faktanya, dalam sidang paripurna penetapan RAPBD menjadi APBD Padang Sidimpuan TA 2102 di aula rapat kantor dewan, Selasa (27/12/2011) malam, DPRD bersama pemerintah […]

  • ATLAS PENCIPTAAN

    ATLAS PENCIPTAAN

    • calendar_month Selasa, 31 Agt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bantahan atas Teori Darwin Para Darwinis menyatakan bahwa dengan mengalami perubahan-perubahan kecil, mahluk-mahluk hidup berevolusi dari satu spesies ke spesies lainnya selama jutaan tahun. Menurut pernyataan yang dibantah temuan-temuan ilmiah ini, ikan beralihrupa ke amfibi, dan reptil beralihrupa ke burung. Proses yang disebut alihrupa ini, yang dikatakan berlangsung jutaan tahun, seharusnya meninggalkan sangat banyak petunjuk […]

  • Pasar Beras Murah Diserbu Warga, Kadis Ketapang Madina : Beras Dipastikan Aman Meski Impor Dari Vietnam

    Pasar Beras Murah Diserbu Warga, Kadis Ketapang Madina : Beras Dipastikan Aman Meski Impor Dari Vietnam

    • calendar_month Senin, 16 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )- Dalam rangka hari Pangan Sedunia Sanin 16/10/2023, Desa Gunung Tua Raya, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal ( Madina ), dapat jatah Gerakan Pangan Murah Nasional dari Pemda Madina. lokasi pasar murah pangan yang berada di pelataran Masjid Raya Assyuhada’a itu pun langsung diserbu warga. Panitia dari Dinas Ketahanan Pangan Madina sendiri menurunkan […]

  • Real Count Data C-1 Pleno: SAHATA Menang 50,6 %, ONMA 49,4 %

    Real Count Data C-1 Pleno: SAHATA Menang 50,6 %, ONMA 49,4 %

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution – Atika Azmi Utammi Nasution mendeklarasikan kemenangan dalam Pilkada Madina 2024, Rabu (27/11/2024) malam. Dalam deklarasi itu, Paslon Saipullah-Atika (SAHATA) didampingi oleh Ketua Tim Pemenangan Khoiruddin Faslah Siregar, para pimpinan partai politik pengusung dan pendukung, […]

expand_less