Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Sukhairi-Atika Perjuangkan Investasi Pabrik Sawit Bersama Koperasi Petani

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 25 Jan 2023
  • print Cetak

Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintahan Sukhairi-Atika saat ini tengah berupaya keras menghadirkan investasi pendirian Pabrik Minyak Sawit Tanpa Uap (PMTU) di Mandailing Natal (Madina), Sumut.

Pabrik ini kelak akan didirikan satu perusahaan (investor) bersama sejumlah koperasi yang dibentuk para petani sawit.

Sejauh ini tim dari Pemkab Madina telah melakukan komunikasi dengan PT. Nusantara Green Energy (NGE) anak perusahaan PT. Agro Investama selaku investor.

Di sisi lain, tim Pemkab Madina juga tengah melakukan inventarisir para petani yang akan menjadi cikal bakal sejumlah koperasi di kawasan Pantai Barat untuk menjadi bagian pemegang saham pabrik.

Ini merupakan upaya meningkatkan nilai tambah bagi keluarga petani sawit, karena selain memperoleh hasil dari kebun juga menerima tambahan pendapatan yang berasal dari keuntungan pabrik.

Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution yang dihubungi Mandailing Onlina, Rabu (24/1/2023), menyatakan bahwa selama tujuannya untuk peningkatan perekonomian, pemerintahan Sukhairi-Atika akan terus membuat terobosan dgn tetap mengedepankan potensi daerah.

“Terobosan terobosan seperti ini kadang butuh waktu, sehingga kami berharap koordinasi yang bagus dan support dari masyarakat”, katanya.

“Mohon doanya tidak ada kendala yang terlalu berarti sehingga dapat segera terbangun apa yang kita canangkan”, imbuh Atika.

Secara terpisah di hari yang sama,
Staf Khusus Bupati Madina Bidang Ekonomi, Irwan H. Daulay bersama Ketua Dewan Riset dan Inovasi Daerah, Irwansyah Nasution menjawab Mandailing Online, menyatakan jika tidak ada kendala, pembangunan pabrik akan dimulai sejak pertengahan 2023.

Irwan Hamdani Daulay

Irwansyah Nasution

PMTU ini berbeda dengan PKS (Pabrik Kelapa Sawit) konvensional yang menghasilkan CPO. PMTU ini disebut dengan istilah SPOT & IRU (Steam-less Palm Oil Teknologi & Impurities Removal Unit), yaitu menggunakan metode dry process (bukan wet process sebagaimana PKS konvensional).

Teknologi PMTU ini tidak menghasilkan POME (limbah cair sawit). Emisi karbon yang dihasilkan berkisar 79,1% lebih rendah dibandingkan dengan proses model PKS. Produk yang dihasilkan disebut SPO (Super Palm Oil) dengan kandungan vitamin dan gizi tertinggi diantara semua minyak makan yang ada di bumi ini. Turunan dari SPO ini disebut “functional products” karena berkemampuan untuk menurunkan masyarakat kekurangan gizi dan stunting (kerdil).

Saat ini pabrik pertama yang dikembangkan PT. NGE sedang dalam tahap pembangunan di Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi bersama dengan koperasi yang didirikan para petani sawit dan ditargetkan tahun 2023 sudah berproduksi.

Irwan mengungkap, berdasar komunikasi dengan PT NGE, beberapa tahapan yang perlu segera dipersiapkan Pemkab Madina adalah pembentukan tim dari unsur pemerintah daerah terdiri dari OPD dan instansi yang berurusan dengan perencanaan daerah, kebun sawit rakyat, pendurian koperasi petani sawit, sisi perdagangan, pertanahan dan perizinan.

Tim tersebut bertugas untuk mendata luasan kebun sawit rakyat yang berstatus Tanaman Menghasilkan (TM). Sebab, untuk pendirian satu pabrik membutuhkan kebun seluas 3.500 hektar dengan harapan tingkat produktivitas tanaman sawit itu berkisar diatas 20 ton TBS per hektar per tahun. Kalau belum tercapai di level itu, maka perlu langkah-langkah remediasi, agar para petani itu bisa memperolah pendapatan yang baik (Poverty Alleviation).

Sesuai data Dinas Pertanian Madina tahun 2021, Madina memiliki kebun rakyat seluas 15.912 hektar yang berstatus TM dari luas keseluruhan 19.086 hektar.

Kelak, para pemilik kebun akan berhimpun dalam satu atau dua koperasi yang nantinya berperan sebagai pemasok TBS dan sekaligus turut sebagai pemilik usaha PMTU ini bersama PT. Agro Investama.

Kehadiran pabrik ini kelak diharapkan akan meningkatkan pendapatan petani sawit baik dari harga TBS yang lebih stabil di atas harga pasar maupun keuntungan sebagai pemilik saham bersama pihak PT. NGE Agro Investama.

Demikian juga bagi Kabupaten Madina dapat memenuhi kebutuhan sendiri minyak sawit bermutu tinggi bermerek lokal ramah lingkungan dan memasarkannya bagi daerah sekitar dan pasaran luar negeri.

Peliput: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • MARSIDAO-DAO (episode 36)

    MARSIDAO-DAO (episode 36)

    • calendar_month Senin, 15 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

     Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara I ari Kamis i, maradian do alak mangomo. Soni muse Si Siti ngada kehe marsidao-dao. Jaru pe songoni, na kehe do ia tu saba pambaenan ni alai i, paampe aek harana nangkan manajak boti manyabur ma alak parsaba. Nibaen nangkan namanajak i, nangkan manajak do ia tingon ancogot santak […]

  • Kasus ” Ibu Kubur Bayinya ” di Madina Seolah Diam

    Kasus ” Ibu Kubur Bayinya ” di Madina Seolah Diam

    • calendar_month Minggu, 23 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Kasus ibu kubur banyi nya di lorong Aek Galoga, Desa Pidoli Dolok, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) sampai hari ini Polisi belum menetapkan tersangka, padahal pelaku pengubur bayi nya sendiri sudah di ketahui polisi, demikian juga ayah sang bayi yang namanya sudah di kantongi. Kasat Reskrim yang dikonfirmasi […]

  • Rajut Silaturahmi, Karang Taruna Panyabungan Barat Gelar Coffee Inspirasi

    Rajut Silaturahmi, Karang Taruna Panyabungan Barat Gelar Coffee Inspirasi

    • calendar_month Minggu, 14 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebagai upaya meningkatkan kesolidan di antara pemuda, Karang Taruna Panyabungan Barat menggelar Coffee Inspirasi. Kegiatan yang dilaksanakan di D’ Urban Cafe ini menghadirkan Kepala Desa Hutabaringin Miswaruddin, SE. Miswaruddin merupakan kepala desa milenial dengan usia yang relatif muda. Sekretaris Karang Taruna Panyabungan Barat Ridwan Nasution menjelaskan kegiatan ini merupakan bentuk silaturahmi […]

  • Jalan Seperti Kubangan Kerbau

    Jalan Seperti Kubangan Kerbau

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATAHAN Kondisi jalan lintas penghubung 18 desa di Kecamatan Batahan sangat memprihatinkan. Pasalnya, hingga saat ini jalan tersebut belum diaspal dan sangat menyulitkan transportasi warga, baik dari Batahan ke Kecamatan Sinunukan maupun Batahan ke Natal. Kepada METRO, Minggu (3/4), sejumlah warga merasa mereka dianaktirikan oleh pemerintah. Akibat kondisi ini, warga merasa kesulitan dalam menjalankan usahanya, […]

  • Angka Stunting Turun 13,5% di Madina

    Angka Stunting Turun 13,5% di Madina

    • calendar_month Kamis, 26 Jan 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut berhasil menurunkan angka stunting. Berdasar data SSGI (Survei Status Gizi) tahun 2022, Madina menunjukkan keberhasilan menurunkan angka stunting menjadi 34,2%, atau mengalami penurunan 13,5% dari tahun 2021 yang masih 47,7 %. Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution menyatakan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang sudah […]

  • Ahli Waris Penemu Padi Siganteng Dapat Deposito 60 Juta

    Ahli Waris Penemu Padi Siganteng Dapat Deposito 60 Juta

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Siabu (Mandailing Online) – Plt Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution menyatakan Pemkab Madina sudah berencana memberikan dana pendidikan dalam bentuk deposito sebesar 60 juta rupiah untuk ahli waris penemu varietas padi Siganteng. Uang itu akan dikucurkan dari APBD 2015 dan didepositokan atas nama Siganteng di salah sautu bank di Panyabungan. Dan deposito ini […]

expand_less