Senin, 24 Agu 2026
light_mode

Bupati Madina : Sipir Lapas Natal Main Cekik Leher Pelajar SD Itu Tindakan Biadab

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Selasa, 29 Agt 2023
  • print Cetak

Bupati Madina H.M.Ja’far Sukhairi Nasution

PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Kasus penganiayaan oleh oknum Sipir Lapas Kelas IIB Natal, Kecamatan Natal, Mandailing Natal ( Madina )  kembali terjadi. Penganiayaan dilakukan oleh Taufik sipir lapas Natal kepada pelajar Sekolah Dasar berinisial NV pada senin 28/8/2023 kemaren.

Kasus penganiayaan ini sendiri telah dilaporkan orang tua korban ke Polres Madina.

” ia salaku ayah korban, kasus ini saya laporkan ke Polres, dan tadi malam saya sudah diperiksa selaku pelapor, anak saya juga sudah di periksa tadi malam” kata Irsan ayah korban Selasa 29/8/2023.

Terkait motif penganiayaan terhadap anak nya, Irsan mengaku dari cerita anaknya NV, anaknya di cekek oknum Sipir tersebut gegara dituduh melempari atap rumah Sipir LP Kelas IIB Natal dengan batu.

” awal nya laporkan dugaan penganiyaan kami lapor ke Polsek Natal. Namun, karena di sana tidak ada unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak), sehingga penanganan perkara ini dilimpahkan ke Polres Madina” kata Irsan.

Sementara itu, Penyidik Satreskrim Polres Madina tadi malam 28/8/2023 juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap Taufik Sipir Lapas Kelas IIB Natal selaku terlapor.

Namun sejauh ini, belum terkonfirmasi, apakah Sipir Lapas yang diperiksa dilakukan penahanan atau tidak.

Menyikapi aksi premanisme oknum Lapas tersebut, Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jakfar Sukhairi Nasution geram. Bupati yang saat ini berada di Jakarta mengutuk keras tindakan penganiayaan yang diduga dilakukan Taufik, sipir Lapas Kelas II-B Natal, kepada anak murid kelas empat SD bernisial NV pada Senin (28/8//2023) siang tersebut.

“Penganiayaan anak di bawah umur yang dilakukan sipir Lapas Natal sudah dua kali terjadi. Ini tindakan biadab dan di luar batas,” kata Sukhairi di Jakarta saat dimintai StArtnews tanggapannya atas kasus penganiayaan anak di bawah umur itu melalui sambungan telepon seluler, Selasa (29/8/2023) pagi.

Seperti kasus penganiayaan yang dialami seorang santri Ponpes Musthafawiyah Purbabaru pada Senin, 20 September 2021, Sukhairi juga berjanji akan mengawal proses hukum kasus ini hingga pelaku dijatuhi hukuman yang setimpal dengan perbuatannya.

“Kita percayakan kepada pihak berwajib untuk (menjalankan) proses hukum yang seadil-adilnya,” tutur Sukhairi.

Menurut dia, pelaku tidak hanya pantas dihukum pidana atas perbuatannya, tetapi juga harus mendapat sanksi pemecatan sebagai pegawai Lapas Kelas II-B Natal.

“Pemerintah daerah akan membuat surat (permohonan kepada Dirjen Pemasyarakatan) agar pelaku tidak hanya mendapat hukuman (pidana), tetapi juga mendapat sanksi pemecatan,” tutur Sukhairi.

Menurut Sukhairi, perilaku sipir Lapas Kelas II-B Natal itu berbahaya dan tidak bisa dibiarkan tanpa proses hukum. Apalagi, kata dia, kasus penganiayaan terhadap anak di bawah umur sudah dua kali terjadi dengan pelaku yang berstatus pengawai Lapas Kelas II-B Natal.

“Pemerintah akan mengawal proses hukum yang seadil-adilnya,” ujarnya. ( Red/ StartNews )

Keterangan Photo Tampilan adalah Ilustrasi Kekerasan terhadap anak

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Massa DPD IMM Minta Polisi Tangkap Dalang Penculikan

    Massa DPD IMM Minta Polisi Tangkap Dalang Penculikan

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Selain mendesak Kapolda Sumut, Irjend Pol Eko Hadi Sutedjo untuk menangkap Plt Bupati Tapteng Syukran Jamilan Tanjung, massa dari Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sumatera Utara (DPD IMM Sumut) juga meminta polisi untuk menangkap dalang penculikan dua anggota IMM. Hal itu disampaikan massa ketika menggelar aksi di depan Mapolda Sumut. "Kami mendesak […]

  • Gen Z Menganggur, Antara Keahlian dan Pasar Kerja

    Gen Z Menganggur, Antara Keahlian dan Pasar Kerja

    • calendar_month Rabu, 5 Jun 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Hadi Kartini Pengangguran merupakan masalah yang tidak pernah selesai di negeri ini. Angka pengangguran mengalami peningkatan dari hari ke hari. Mahalnya biaya pendidikan tinggi mengakibatkan banyak anak-anak lulusan SMA/SMK tidak melanjutkan pendidikan. Menambah daftar panjang pengangguran usia produktif. Generasi muda lulusan pendidikan SMA/SMK dan perguruan tinggi yang baru lulus sulit mendapatkan pekerjaan. Ini disebabkan […]

  • MASUKKAN BERKAS

    MASUKKAN BERKAS

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sejumlah pelamar yang ingin memasukkan berkas di Kantor Pos Panyabungan terlihat kondusif dan santai tanpa harus antri panjang serta menunggu waktu lama seperti yang terjadi selama ini jika lamaran tersebut langsung di antar ke Kantor Badan Kepegawaian Daerah Madina. ( medanbisnis / henri)

  • Tim Medis Posko Covid-19 Perbatasan Bisa Makan Karena Ditanggulangi Para Kepdes

    Tim Medis Posko Covid-19 Perbatasan Bisa Makan Karena Ditanggulangi Para Kepdes

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARASIPONGI (Mandailing Online) – Fakta baru diperoleh lagi. Biaya makan petugas di posko pemeriksaan Covid di perbatasan Muarasipongi harus ditanggulangi para kepala desa dan camat. Kini setelah para kepala desa tak lagi patungan, uang makan tak ada lagi. Beruntung pemilik warung makan di dekat posko bersedia menghutangkan makanan. Fakta ini memperkuat asumsi bahwa pemerintah Kabupaten […]

  • SI OLO-OLO

    SI OLO-OLO

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Adong sada carito. Ninna najolo ni najolo, dompak sihim dope panganon ni kudo, adong mada sada bayo ama na lobi malo marcarito. Ning ia, i sada maso kehe mada sada bayo tu sabania get mamuro. Bo, ngadiambang-ambang boto, pasuo mada ia dohot sada bayo alak na ro sian Padang Mandepo. Alakna boto na ringgasan mangomo […]

  • Madina Pemilik Laut, Tetapi Ikan Laut Dari Luar

    Madina Pemilik Laut, Tetapi Ikan Laut Dari Luar

    • calendar_month Senin, 10 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – “Ini memalukan. Ibaratnya padi dipasok ke sawah. Kabupaten kita (Madina-red) pemilik terpanjang pantai laut di Sumatera Utara, kok ikan dari provinsi lain,” ujar Sutan Mangkutur, pengamat Madina menjawab wartawan, Senin (10/6/2013) di Panyabungan. Itu dikatakan Sutan terkait sekitar 1,7 ton ikan laut per hari dipasok pedagang dari Sumatera Barat ke Kecamatan […]

expand_less