Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

Kades Sirambas Tidak Berniat Cabut Laporan Polisi Terkait Pengrusakan Kantor Desa

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
  • print Cetak

Kantor Kepala Desa Sirambas 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masih ingat kasus warga desa Sirambas, Panyabungan Barat, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) yang telah dilaporkan Kepala Desa nya sendiri ke Polisi dengan tuduhan pengerusakan kantor desa. Kabarnya Kades Sirmbas tidak berniat mencabut laporan. Kades menilai perlakuan warganya itu sebagai konsekuensi apa yang telah dilakukan.

” untuk niat cabut lapiran polisi belum ada. Namun, pihaknya masih menunggu berjalannya proses yang sedang terjadi, lantaran perkara itu telah diserahkan pada Pendamping Hukum untuk menangani persoalan tersebut, ” Jata Ilman Suhdi pada Mandailing Online Minggu 8/9/2024.

Secara pribadi Ilman Suhdi mengaku tidak ada niat untuk memenjarakan warganya. Namun, ini kebijakan yang ia ambil sebagai Kades di Desa Sirambas.

Ia juga menjelaskan, pelaporan warganya untuk memberikan pemahaman, bahwa setiap perbuatan itu ada konsekuensinya.

” Kan, mereka melakukan pengerusakan kantor Desa, biar nanti tidak ada lagi hal hal serupa yang terjadi maupun arogansi lainnya,” Ujar Kades.

Sejauh ini kata Ilman Suhdi, peristiwa pengerusakan kantor desa itu telah dilakukan gelar perkara dan olah TKP oleh Polisi.

Sementara itu, Plt Kasi Humasy Polres Madina Ipda Bagus Seto yang dikonfirmasi membenarkan bahwa proses penyelidikan kasus pengrusakan kantir desa Sirambas sedang berjalan.

“Ya benar, Masih dalam proses penyelidikan. Kita sudah menjadwalkan panggilan untuk para saksi saksi,” Jelas IPDA Bagus Seto

Diberitakan sebelumnya Sesuai surat laporan bernomor STPL/238/B/VIII/2024/SPKT/POLRES MANDAILING NATAL/ POLDA SUMUT. Kepala Desa Sirambas telah melaporkan tindak pidana pengerusakan UU Nomor 01 Tahun 1946 tentang KUHP. Berdasarkan surat laporan tersebut. Kades Sirambas Ilman Suhdi laporkan warga nya atas nama Junaidi, Ahmad Riadi, Sari, Nisma, Linda, dan Riski.

Pelaporan ini sendiri berawal dari protes warga desa sirambas ke Kepala Desa minggu lewat terkait pengelolaan dana desa yang membuat warga melempari kantor desa dengan tomat dan merusak sejumlah pasilita desa. ( fikri)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus di Dinas Kesehatan Madina, Jaksa Jangan Main Mata

    Kasus di Dinas Kesehatan Madina, Jaksa Jangan Main Mata

    • calendar_month Kamis, 30 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejumlah kalangan di Mandailing Natal mengharapkan Kejakasaan Negeri  Mandailing Natal (Madina) tidak main mata dengan oknum-oknum di Dinas Kesehatan Madina terkait kasus karupsi yang kini ditangani Kejaksaan Agung. “Saya mengharapkan agar tidak ada yang bermain di kasus Dinas Kesehatan itu. Sebab, pihak Aliansi Masyarakat Peduli  Madina sudah bekerja keras membersihkan koruptor […]

  • Lebaran, BBM dan Listrik Aman

    Lebaran, BBM dan Listrik Aman

    • calendar_month Kamis, 11 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Menjelang Lebaran, pemerintah terus mematangkan persiapan pengamanan sektor energi, khususnya BBM dan listrik. Menteri ESDM Darwin Z Saleh mengatakan, untuk BBM, pemerintah sudah menginstruksikan kepada Pertamina dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) untuk berkoordinasi dalam penyediaan BBM. Adapun untuk listrik, PLN sudah diinstruksikan untuk menjaga pasokan. “Jadi, secara umum BBM […]

  • Kasus Newmont, pemerintah lakukan kekerasan

    Kasus Newmont, pemerintah lakukan kekerasan

    • calendar_month Senin, 9 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Peran pelobi dalam setiap kegiatan bisnis adalah hal yang wajar, termasuk juga peran Karen Brooks yang ditengarai sebagai pelobi dalam kepentingan usaha Amerika Serikat di Indonesia. Namun, jika lobi yang dilakukan ternyata membuat pemerintah mengabaikan kesejahteraan rakyatnya inilah yang patut dipermasalahkan. Menurut Ekonom, Ichsanuddin Noorsy, pemerintah pusat kembali menunjukkan arogansinya. Hal ini terindikasi […]

  • Badan Pemangku Adat Akan Memprotes Bupati Madina

    Badan Pemangku Adat Akan Memprotes Bupati Madina

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Buntut pembekuan Badan Pemangku Adat (BPA) oleh Bupati Bupati Mandailing Natal (Madina) berbuntut panjang. Pengurus BPA akan memprotes keputusan itu. “Pembekuan itu cacat hukum dan tidak sesuai dengan anggaran dasar BPA Madina,” kata Ketua BPA Madina, Baginda Mangaraja Soaloon Nasution kepada wartawan, Senin (10/11) di Panyabungan. Diungkapkannya, bahwa pihak pemangku […]

  • Ketua DPRD dituding berbohong

    Ketua DPRD dituding berbohong

    • calendar_month Sabtu, 27 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANGSIDIMPUAN – Ketua DPRD Padangsidimpuan, Aswar Syamsi, dituding melakukan pembohongan publik, karena menyebut isi surat mosi tidak percaya yang dilayangkan 15 anggota dewan sebagai fitnah. “Tidak ada fitnah dalam mosi tidak percaya kami kepada Ketua DPRD, ” kata Ketua Fraksi Gabungan Karya Bersatu, Erwin Nasution, pagi ini. Erwin merupakan seorang dari 15 anggota dewan yang […]

  • Honor 2000-an guru Madrasah di Madina Belum Dicairkan Sejak Januari, Dimana Sembunyi Uang Senilai 4,2 Milyar Itu?

    Honor 2000-an guru Madrasah di Madina Belum Dicairkan Sejak Januari, Dimana Sembunyi Uang Senilai 4,2 Milyar Itu?

    • calendar_month Selasa, 16 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para guru madrastah di Kabupaten Mandailing Natal belum menerima honor mereka sejak Januari 2016 alias 7 bulan. Kemana uang mereka? Tak diketahui.  Yang jelas, gaji dalam bentuk honor itu bersumber dari APBD Kabupaten Mandailing Natal yang dikelola Pemkab Madina. Jumlah guru madrastah ini tak tanggung-tanggung, sekitar 2000-an orang. Tiap guru […]

expand_less