Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Sosok Atika di Mata Kawan Sebaya

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
  • print Cetak

 

KOTANOPAN (Mandailing Online) – Atika Azmi Utammi melanjutkan penyantunan anak yatim dan piatu di Desa Singengu dan Desa Tombang Bustak, Kecamatan Kotanopan, Rabu (16/10/2024). Ibaratnya, calon wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2 itu sedang pulang kampung.

Dari dua titik penyantunan, Atika memulai di Desa Singengu. Di sini dia bercerita tentang masa kecilnya. Ternyata desa ini sudah tidak asing bagi lulusan UNSW Australia itu. Selain karena keluarganya juga berasala dari sini, Desa Singengu merupakan tempat main Atika saat kecil.

“Di sini ada rumah nenek dan rumah Tulang. Saya juga sering makan pecal dan gorengan di desa ini,” katanya.

Atika mengungkapkan, dia juga sering menghabiskan libur lebaran di Desa Singengu. Bahkan semasa kanak-kanak dia acap mandi air leding. Biasaya selepas pulang sekolah dia main ke desa tersebut.

Namanya pulang kampung, Atika tak kuasa tidak menceritakan sedikit banyak masa kecilnya. Itu pula yang dia lakukan di titik ke dua penyantunan, Desa Tombang Bustak. Di desa ini bahkan ada beberapa kawan akrab wakil bupati Madina yang sedang cuti itu.

Desa Tombang Bustak boleh disebut sebagai jelajahan Atika di masa kecil. Di sini dia kerap memainkan permainan tradisional seperti petak umpet dan sebagainya. Tak hanya itu, Atika dan kawan-kawannya juga sering main ke sawah sebagaimana anak-anak pada masa itu.

Novianti, salah satu kawan sebaya Atika, menceritakan putri tokoh masyarakat H. Khoiruddin Nasution sosok yang rendah hati dan tak pilih-pilih kawan. “Semua dikawaninya,” kata Novi yang diamini beberapa ibu-ibu di lokasi.

Atika juga disebut sebagai sosok yang luwes. Mudah akrab dan menyenangkan. Dalam pergaulan, lulusan SMA Negeri 1 Kotanopan itu tak menunjukkan dirinya sebagai anak orang kaya.

Warga lain yang mengaku anaknya berkawan akrab dengan Atika mengungkapkan, meskipun lahir dari keluarga kaya, Atika tak merasa risih mendatangi rumah kawan-kawannya. “Dia sering datang ke rumah. Anak-anak saat itu belum pakai motor. Jalan kaki dia dari rumahnya ke sini,” katanya.

Ibu-ibu yang lain pun mengamini. Bagi mereka, Atika sama sekali tidak berubah sebelum dan setelah terpilih menjadi wakil bupati. “Masih sering datang ke sini. Bergaul,” sebut mereka.

Keakraban Atika dengan warga terlihat saat acara penyantunan selesai. Dia menjumpai beberapa orang. Tak hanya menyapa, calon wakil bupati yang berpasangan dengan Saipullah Nasution itu terlihat bercengkerama dan bercerita. (dahlan batubara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Modernisasi Pada Bentuk dan Tema Dalam Prosa-Prosa Willem Iskander (1840-1876) (bagian 2)

    Modernisasi Pada Bentuk dan Tema Dalam Prosa-Prosa Willem Iskander (1840-1876) (bagian 2)

    • calendar_month Rabu, 1 Feb 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

              Oleh: HARIS SUTAN LUBIS Fakultas Sastra Universitas Sumatera Utara    3. PEMBAHASAN Memberikan pengertian serta batasan-batasan apa dan bagaimana sebenarnya yang dikatakan sebuah cerita pendek adalah suatu pekerjaan yang rumit dan bahkan menjurus kepada kesia-siaan belaka. Ukuran panjang atau pendeknya sebuah cerita pun ternyata belum bisa memastikan apakah cerita tersebut […]

  • IPW: Kompol M Hasan Dicopot Karena Kasus SIM

    IPW: Kompol M Hasan Dicopot Karena Kasus SIM

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      Medan – Kasat Lantas Polresta Medan, Kompol M Hasan, dicopot dari jabatannya dan dimutasi sebagai Perwira Menengah (Pamen) di Rorena Polda Sumut. Hal itu tertuang dalam Telegram Rahasia Kapolda Sumut nomor ST/1208/X/2015, tertanggal 16 Oktober 2015. Menanggapi hal itu Ketua Presidium Indonesi‎a Police Watch (IPW), Neta S Pane, mengatakan bahwa Kompol M Hasan dimutasi, […]

  • Tak Berkategori

    Bupati Ditahan, Pejabat Mandailing Natal Ramai-ramai ke Jakarta

    • calendar_month Selasa, 21 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, – Enam hari usai penahanan Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), roda pemerintahan di kabupaten pemekaran Tapanuli Selatan itu berjalan normal. Namun, pejabat SKPD dijajaran Pemkab Madina banyak yang berangkat ke Jakarta. “Pelayanan berjalan normal, paling pejabatnya saja banyak yang ke Jakarta,” ujar Wakil Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution […]

  • DCS Dapil 2 PKP Madina

    DCS Dapil 2 PKP Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 2 PKP Madina

  • Pendaftaran CPNS Sibolga Dibuka

    Pendaftaran CPNS Sibolga Dibuka

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    SIBOLGA, – Besok, Senin (23/9) hingga 4 Oktober, Pemko Sibolga secara resmi membuka pendaftaran penerimaan CPNS Sibolga formasi TA 2013. Daerah ini menerima 70 orang dengan rincian 50 orang untuk tenaga guru, 9 orang tenaga kesehatan dan 11 orang tenaga teknis. Demikian diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sibolga Yahya Hutabarat kepada METRO, […]

  • Polsek Panyabungan Tangkap 12 Pelaku Kejahatan

    Polsek Panyabungan Tangkap 12 Pelaku Kejahatan

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polisi Sektor (Polsek)  Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berhasil menangkap 12 pelaku kejahatan dalam beberapa terakhir. Mereka ditangkap di berbagai tempat. Kapolsek Panyabungan, AKP Topan HT, Selasa (27/1) menyatakan masing-masing yang ditangkap berbeda tindak kejahatannya, mulai curas (pencurian dengan kekerasan), curanmor (pencurian kenderaan bermotor) dan curat (pencurian dengan pemberatan) serta […]

expand_less